CAMPUR ADUK

Monday, March 30, 2026

BATLA HOUSE

Malam hari yang gelap, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton acara Tv yang menarik dan bagus...Indonesian Idol di chenel RCTI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran.

Isi cerita yang di baca Budi :

Wakil Komisaris Polisi Sanjeev Kumar Yadav diberitahu bahwa timnya telah menyudutkan 5 mahasiswa di L-18, BATLA House, yaaa yang mungkin terlibat dalam pengeboman Delhi pada 13 September 2008, yang tanggung jawabnya diklaim oleh organisasi teroris "Mujahidin India" (IM). Sanjeev memerintahkan untuk tidak terlibat sampai dia tiba, tetapi Inspektur Mohan Chand Sharma alias MC yang gigih , melanjutkan dengan beberapa petugas. Sanjeev tiba dan, setelah mendengar suara tembakan, memutuskan untuk terlibat. Bangunan itu dikosongkan, dan MC ditemukan tertembak. Sanjeev memasuki ruangan, dan terjadi lagi penembakan, yang mengakibatkan dua mahasiswa, Adil Ameen & Sadiq Khan, tewas, dan Tufail Khan ditangkap hidup-hidup. Dilshad Ahmed dan Javed Ali melarikan diri dan Sanjeev sekarang mulai menghadapi tekanan dari media dan politisi, yaaa yang mulai menagih pertemuan itu sebagai pertemuan palsu. Mereka bergabung dengan seluruh bangsa dalam mengutuk Kepolisian Dehli, yaaa dan semua orang mulai menuntut keadilan bagi para pelajar yang diduga tewas untuk mempertanggungjawabkan pengeboman tersebut. Istri Sanjeev, Shobhna Yadav, seorang pembawa berita, yaaa tidak mau menerima hal ini dan memutuskan untuk tinggal bersama Sanjeev, yang segera didiagnosis dengan gangguan stres pascatrauma, yaaa sering berhalusinasi tentang ditembak oleh para teroris. Shobhna entah bagaimana menghentikannya setiap kali dia ingin bunuh diri. 

Sanjeev kini mulai mencari Dilshad dan Javed yang hilang dan menemukan salah satu dari mereka bersembunyi di Nizampur, Uttar Pradesh. Ia diberi tahu oleh komisaris polisi bahwa ia akan diberi penghargaan atas pertemuan itu dan ia harus merayakannya. Menyadari bahwa ia tidak diberi tahu di mana harus merayakannya, ia menuju ke Nizampur, di mana ia berhasil menemukan Dilshad. Semua orang mencoba menghentikan Sanjeev, yang mengejar, memukuli, dan hampir menangkap Dilshad, tetapi ia justru terpojok oleh para politisi dan masyarakat yang membiarkannya melarikan diri tetapi tanpa Dilshad.

Setelah dianugerahi Medali Presiden, Sanjeev memulai perburuannya lagi dan kali ini, melalui pacar Dilshad, Victoria alias "Huma", menipunya agar datang ke Nepal. Dia bekerja sama dengan petugasnya sekali lagi dan mengirim sebuah mobil van untuk menjemput Dilshad, sebagai bagian dari rencananya. Namun, yang terakhir mengirim orang lain untuk memeriksa sesuatu yang mencurigakan. Sanjeev berlari untuk menghentikan petugasnya agar tidak terlibat setelah menyadari Dilshad tidak ada di dalam mobil van dan membiarkannya melarikan diri. Mengetahui tidak ada yang mencurigakan, Dilshad memberi tahu pengemudi mobil van bahwa dia akan berangkat keesokan harinya, dan setelah mendarat di Nepal, dihentikan, dipukuli, dan ditangkap oleh Sanjeev dan timnya.

Proses pengadilan dimulai, di mana pengacara lawan, Shailesh Arya, mengemukakan argumen untuk membantah kebenaran Sanjeev dan cerita paralel tentang pertemuan palsu, seperti yang terjadi pada MC dan anak buahnya yang membawa para siswa di L-18 dalam keadaan disiksa, dan memutuskan untuk membunuh mereka ketika mereka diperintahkan untuk tidak melakukannya, setelah itu MC ditembak oleh salah satu petugasnya. Namun, Sanjeev mengungkapkan kebenaran bahwa sebenarnya, petugasnya telah mengawasi para siswa dengan seksama dan menyadari bahwa mereka adalah anggota IM. Baku tembak yang sebenarnya kemudian terjadi, menampilkan MC dan timnya terlibat selama penembakan para siswa, dan fakta bahwa MC meninggal saat memberikan argumen Sanjeev dukungan yang kuat ketika dia memberi tahu semua orang bahwa tidak ada petugas yang pernah meninggal dalam pertemuan palsu. Argumennya meyakinkan pengadilan untuk menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada 2 teroris, sementara yang terakhir entah bagaimana melarikan diri dari negara itu.

Sementara sebagian media masih menentang putusan tersebut dan meyakini polisi sebagai pelakunya, sebuah klip video yang muncul pada tahun 2016 menampilkan pengakuan dari teroris Javed yang berhasil lolos dari pertemuan tersebut, tentang bagaimana ia berhasil melakukannya dan kemudian bergabung dengan ISIS, yang selanjutnya menegaskan kredibilitas pertemuan tersebut.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Ular Tangga...Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Ular Tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik! Aku mendengarkan dengan baik cerita Budi seperti mendengarkan sandiwara radio!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen tinggal dengan baik di rumah yang di wariskan padanya. Selfi dan Randa adalah orang tuanya Valen gitu. Orang tua Valen telah lama meninggal gitu. Valen demi hidup ini kerja dengan baik sih sopir angkot gitu. Pemilik mobil angkot adalah Ridwan. Ya Ridwan menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Rara gitu. Syifa anaknya Ridwan dan Rara. Ya Syifa menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Adam yang rumahnya tidak jauh dari rumah Syifa gitu. Adam dan Syifa menjalin hubungan pacaran gitu. Ya kerjaannya Adam tentara. Hary dan Aulia adalah orang tua Adam. Hary menjalankan usaha bengkel motor gitu. Valen menjalankan dengan baik sopir angkot. Hasil dari supir angkot di syukurin dengan baik sama Valen gitu. Valen suka dengan musik dangdut, ya memang Valen bisa bernyanyi dan main alat musik gitar. Valen berteman baik dengan Tono yang memiliki usaha orgen tunggal gitu. Melati kerja dengan Tono, ya Melati jadi penyanyi di orgen tunggal Tono gitu. Tono dan Melati saling suka sih, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Valen dan Tono yang berteman baik banget gitu. Valen terkadang ikut Tono ketika Tono dapat kerjaan mengisi acara di pernikahaan gitu. Valen bernyanyi dengan baik di panggung untuk menyalurkan hobynya gitu. Tono senang sih Valen yang pinter bernyanyi dan main musik gitar gitu. Kerjaannya Valen sopir angkot tetap di jalankan dengan baik gitu. Suatu hari, ya Valen menolong cewek yang di ganggu preman gitu. Memang preman di hajar Valen dan teman-teman Valen yang kerjaannya sopir angkot gitu. Preman di serahkan pada polisi dan polisi memasukkan preman ke penjara gitu. Cewek yang di tolong Valen, ya ceweknya berterima kasih gitu. Valen memang berkenalan dengan cewek yang di tolongnya, ya nama cewek adalah Mila gitu. Pertemanan Valen dan Mila baik sih. Mila kerja di Apotik gitu. Faul dan Nia adalah orang tua Mila. Faul kerjaannya tukang bangunan gitu. Valen suka sih dengan Mila gitu. Sebenarnya ada cowok yang suka dengan Mila, ya cowok itu bernama Jhon gitu. Ya Jhon kerjaannya menjalankan usaha dealer motor gitu. Jhon yang suka dengan Mila, ya Jhon berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Mila gitu. Mila tidak suka dengan Jhon gitu. Jhon punya pacar sih yang bernama Sandra gitu. Sandra sangat mencintai Jhon gitu. Ya Sandra menjalankan usaha butik gitu. Ketika Sandra tahu bahwa Jhon menyukai cewek bernama Mila, ya jadinya Sandra tidak suka dengan Mila gitu. Jhon berusaha untuk jadian dengan Mila, ya Sandra berusaha dengan baik menggagalkan usaha Jhon untuk jadian dengan Mila gitu. Jhon tidak berhasil jadian dengan Mila, ya karena Sandra gitu. Mau tidak mau sih...Jhon bersama Sandra saja gitu. Hubungan Jhon dan Sandra kembali baik gitu. Valen yang berteman baik sama Mila, ya keduanya saling suka gitu. Tono memang membuat dengan baik vidio Valen ketika bernyanyi dari panggung satu ke panggung yang lainnya, ya ternyata vidionya viral gitu. Valen jadi terkenal sih karena vidionya viral gitu. Valen dapat banyak kerjaan untuk menyanyi di acara ini dan itu, ya Tono senang sik kerjaan orgen tunggalnya laris manis gitu. Valen terus terkenal dengan kerjaannya menyanyi gitu dan bekerja sama dengan produses musik yang bernama Rizky. Ya Rizky menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Lesti gitu. Aqella adalah anaknya Rizky dan Lesti. Aqella menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Aqella berpacaran dengan Fattah gitu. Ya Fattah anaknya Trian dan Adila. Trian pemilik perusahaan PT. CAHAYA. Fattah dan Aqella urusah kisah cinta berjalan dengan baik dan urusan sekolah SMA keduanya juaga baik gitu. Valen yang bekerja sama dengan Rizky, ya jadinya Valen mengeluarkan lagu sendiri gitu. Tono senang sih dengan Valen yang benar-benar jadi penyanyi terkenal gitu dan Valen tidak kerja sopir angkot gitu. Terkenalnya Valen dengan kerjanya penyanyi dangdut, ya sampai-sampai Valen di undang di acara Radio dan acara Tv gitu. Tasya menjalankan dengan baik kerjaan penyanyi dangdut gitu. Tasya memang berpacaran dengan Budi. Ya Budi kerjaannya dosen di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Tasya ada kerjaan untuk mengisi acara dangdutan gitu, ya Tasya berkolaborasi dengan penyanyi baru yang lagi naik daun...Valen gitu. Valen senang bekerja sama dengan Tasya gitu. Tasya memang mengakui dengan baik sih Valen ganteng, ya banyak penggemar cewek suka dengan Valen dan Tasya juga suka dengan Valen karena perilaku Valen yang baik gitu. Acara dangdutan Tasya dan Valen berjalan dengan baik, ya semua orang senang termasuk penggemar Tasya dan Valen gitu. Budi yang melihat vidio di Hp, ya Budi tidak suka dengan kedekatan Tasya dan Valen gitu. Budi cemburu dengan kedekatan Tasya dan Valen. Urusan kerjaan Tasya dan Valen tetap berjalan dengan baik, ya keduanya sering sih mengisi acara dangdutan gitu. Budi memang ngobrol dengan baik sih sama Tasya urusan Valen gitu. Tasya senang sih sama Budi yang cemburu karena kedekatan Tasya dengan Valen gitu tandanya Budi cinta sama Tasya, ya Budi takut kehilangan Tasya gitu. Budi dan Tasya yang ngobrol dari hati ke hati, ya jadi hubungan kisah cinta keduanya tetap baik gitu. Tasya tetap profesional sih urusan kerja sama dengan Valen gitu. Valen memang suka sih dengan Tasya karena cantik dan perilakunya baik gitu. Ya Valen sadar sih dengan baik bahwa Tasya punya pacar gitu. Pertemanan Valen dan Tasya tetap baik, ya urusan kerjaan sih Valen profesional dengan Tasya gitu. Valen yang berteman baik sama Mila, ya keduanya saling suka jadinya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Valen dan Mila. Tono senang sih dengan kisah cinta Valen dan Mila. Dari hasil kerja jadi penyanyi dangdut...Valen membeli mobil angkot Ridwan karena Valen awalnya sopir angkot gitu jadi Valen menghargai dengan baik awal dirinya kerja gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja! Dunia ini ada yang lebih baik bercerita dari pada aku, ya lebih baik bercerita adalah sinetron dan fim!" kata Budi.

"Yaaa aku paham omongan Budi. Memang film dan sinetron...ceritanya bagus dan berkaitan dengan baik sih dengan urusan ekonomi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah cinta Valen," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi.

"Tokoh Budi...cemburu dengan baik tokoh Tasya dekat dengan tokoh Valen," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

BATLA HOUSE

Malam hari yang gelap, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton acara Tv yang menarik dan bagus...Indonesian Idol di chenel RCTI, ya se...

CAMPUR ADUK