CAMPUR ADUK

Thursday, March 26, 2026

MOHABBATEIN

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....musik dangdut di chenel Indosiar, yaaa Budi duduk di depan rumah sedang baca cerpen yang ceritanya menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Narayan telah menjadi kepala sekolah yang ketat di Gurukul, sebuah perguruan tinggi khusus laki-laki yang bergengsi, selama 25 tahun. Narayan percaya bahwa hal terbaik dari para siswanya harus ditekankan pada kehormatan, tradisi, dan disiplin. Ia membenci kesenangan dan sangat tidak toleran terhadap percintaan dan mengancam akan mengeluarkan siswa mana pun yang ketahuan berselingkuh. Meskipun ada peraturan ini, tiga siswa Gurukul—Sameer, Vicky, dan Karan—jatuh cinta. Sameer jatuh cinta pada Sanjana, teman masa kecilnya; Vicky tertarik pada Ishika, seorang siswa di perguruan tinggi khusus perempuan di dekatnya; dan Karan tergila-gila pada Kiran, seorang janda muda yang ditemui Karan sendirian suatu malam di stasiun kereta.

Narayan mempekerjakan Raj Aryan sebagai guru musik baru Gurukul. Raj percaya pada kekuatan cinta dan memutuskan untuk menyebarkan cinta di seluruh Gurukul. Dia bersimpati dengan kesulitan Sameer, Vicky, dan Karan, dan mendorong mereka untuk bertahan dan tetap setia pada cinta mereka. Raj berhasil membantu ketiga anak laki-laki itu menjangkau orang-orang yang mereka cintai dengan: memberi Sameer pekerjaan paruh waktu di sebuah kafe di pasar di luar Gurukul agar lebih dekat dengan Sanjana yang tinggal di sana, mengizinkan Vicky menghadiri sesi dansa dengan Ishika di perguruan tinggi khusus perempuan, dan memberikan pelajaran piano privat kepada Karan untuk membuat Kiran dan keluarganya terkesan. Raj memberi tahu ketiga siswa itu bahwa dia memiliki cinta khusus untuk dirinya sendiri dan bahwa meskipun dia sudah meninggal, dia menemaninya setiap hari, sebagai hantu. Suatu hari, sebagai bagian dari rencananya, Raj mengadakan pesta, yang mengundang para siswa dari perguruan tinggi khusus perempuan itu. Narayan mengetahui pesta itu dan mengancam akan memecat Raj. Pada titik ini, Raj mengungkapkan bahwa ia pernah menjadi mahasiswa di Gurukul lebih dari satu dekade sebelumnya dan bahwa ia telah jatuh cinta pada Megha, putri tunggal Narayan. Narayan telah mengeluarkan Raj dari kampus dan Megha yang putus asa telah bunuh diri. Raj kembali ke Gurukul untuk menghormati kenangan Megha dengan membalikkan kebijakan kampus yang tidak menoleransi percintaan; ia berjanji akan memenuhi sekolah dengan cinta dan Narayan tidak akan mampu menghentikannya. Narayan terkejut; ia menganggap ini sebagai tantangan dan mengizinkan Raj untuk tetap tinggal.

Sameer, Vicky, dan Karan berhasil mengalahkan Sanjana, Ishika, dan Kiran, tetapi Narayan membalas dengan memperketat peraturan kampus setelah ia memergoki Vicky datang larut malam tetapi diselamatkan oleh Raj. Namun, para siswa, yang didorong oleh Raj, terus menentang peraturan dan dalam upaya terakhir untuk mempertahankan suasana sekolah yang telah ia bangun selama 25 tahun, Narayan mengeluarkan ketiga siswa tersebut. Raj berbicara atas nama mereka, menyatakan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dengan jatuh cinta dan menuduh Narayan menyebabkan kematian putrinya sendiri dengan ketidaktoleransiannya terhadap cinta. Raj mengatakan bahwa ia merasa Narayan kalah dalam tantangan tersebut karena putrinya meninggalkannya dan sekarang Raj, yang menganggap Narayan lebih tua, juga meninggalkannya. Kata-kata Raj menyakiti Narayan, yang menyadari bahwa kebijakannya yang ketat terhadap hubungan asmara adalah salah arah. Narayan meminta maaf kepada para siswa, mengundurkan diri sebagai kepala sekolah Gurukul, dan mencalonkan Raj sebagai penggantinya. Raj menerima dan berdamai dengan Narayan.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada anglo di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa sih berisi air panas gitu, ya dan juga toples-toples yang berisi kue-kue lebaran gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Ular Tangga...Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Ular Tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu. 

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya hidup ini tetap sama sih Eko!" kata Budi.

"Orang-orang yang kerja di pemerintahan sudah enak kerjanya karena kerjaannya di program dengan baik sama orang-orang pemerintahan dan juga gaji juga baik gitu," kata Eko.

"Omongan Eko bener sih, ya sama sih seperti omongan orang-orang pemerintahan yang kerjaannya ngobrol di mana pun gitu sambil makan dan minum gitu," kata Budi.

"Cerita pedagang di pasar tetap sih ceritanya keluh kesah karena...hasil dari usahanya yang pasang surut seperti air laut karena kompetisi dengan jenis usaha yang sama dan beda," kata Eko.

"Omongan Eko benar sih, ya berdasarkan realita kehidupan orang-orang yang tinggal dengan baik di Lampung yang kerjaannya pedagang," kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Randa dan Selfi menjalankan rumah tangganya dengan baik dasarnya cinta. Anaknya Randa dan Selfi ada dua sih. Anak pertama Randa dan Selfi adalah Adam. Anak keduanya Randa dan Selfi adalah Mentari. Hidup di Palembang penuh dengan kompetisi urusan usaha yang di jalankan orang-orang. Randa yang menjalankan usaha kelontongan demi hidup dan demi istri dan anak, ya Randa merasakan dengan baik sih dari kompetisi urusan usaha orang-orang yang tinggal dengan baik di Palembang gitu. Cerita tentang orang-orang pemerintahan di Palembang sama saja dengan cerita orang-orang pemerintahan yang tinggal di daerah lain gitu, yaaa gaji di atur dengan baik dan program kerja di buat dengan baik gitu. Tetap sih namanya masyarakat mengkritik kerja orang-orang pemerintahaan ini dan itu dengan tujuannya agar masalah yang terjadi gitu harus di selesaikan dengan baik gitu. Randa dan Selfi bersyukur dengan baik dari kerja keras usaha toko kelontongan...bisa membiayai Adam sampai selesai kuliah gitu. Memang sih Mentari masih menjalankan sekolah SMA gitu. Adam memanng berusaha dengan baik kerja di pemerintahan dan perusahaan gitu, ya memang kompetisi sih dengan orang-orang yang ingin kerja di pemerintahan dan perusahaan gitu. Inginnya Adam kerja di Palembang karena bisa bersama orang tua dan adik gitu. Namanya rezeki ternyata Adam mendapatkan kerja di Jakarta Selatan gitu. Ceritanya Adam yang berada di Jakarta Selatan, ya Adam kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU yang ada di Jakarta Selatan gitu. Randa, Selfi, dan Mentari senang sih Adam kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. Memang Adam tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Trian dan Adila. Rumah tangga yang di jalankan Trian dan Adila baik gitu, ya bahagia dengan anak bernama Eby. Ya Eby memang kerjaannya tentara gitu. Zahra yang kerja di surat kabar Suara Rakyat. Ya Eby dan Zahra memang berpacaran sih. Rumah Zahra tidak jauh dari rumah Eby gitu. Hary dan Aulia adalah orang tuanya Zahra gitu. Hary menjalankan usaha toko pakaian gitu. Zahra memang banyak membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat Zahra bercerita tentang penjahat yang menculik anak yang bernama Tony dan penjahat meminta tebusan pada orang tua Tony gitu. Dimitri dan Diandra adalah orang tuanya Tony. Memang Dimitri kaya karena pengusaha gitu. Dimitri bersama polisi untuk menyelesaikan masalah penculikan Tony. Usaha polisi berhasil membebaskan Tony dan penjahat di tangkap di masukkan ke penjara sama polisi gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Adam kerja dengan baik sih di perusahaan gitu demi dirinya dan juga demi kedua orang tua dan adik gitu. Gaji dari kerja di perusahaan, ya Adam mengirim sih untuk orang tua sih karena Adam mengerti dengan baik keadaan orang tua yang usahanya toko kelontongan gitu...hasilnya...pasang surut seperti air laut karena kompetisi dengan usaha lain yang sama atau beda gitu. Mentari yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya Mentari berteman baik dengan teman sekolah yang bernama Bulan. Ya Bulan anaknya Faul dan Nia gitu. Faul menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Pertemanan Mentari dan Bulan yang baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Adam yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Adam berteman baik dengan teman kerja yang bernama Tono. Ya Tono anaknya Ayu dan Ivan gitu. Ivan menjalankan usaha toko mainan gitu. Pertemanan Adam dan Tono yang baik, ya keduanya biasa sih ke Warkop gitu. Pemilik Warkop sih bernama Tessy gitu. Ya Tessy menjalankan hidupnya dengan baik dan sudah tobat dari kelakuannya pada masa lalu yang jadi banci gitu. Tessy menjalankan dengan baik usaha Warkop gitu. Tessy memang punya istri sih yang bernama Juminten dan anak bernama Toto gitu. Toto menjalankan sekolah SD gitu. Adam dan Tono berpendapat dengan baik sih tentang makanan dan minuman di Warkop...enak gitu. Di Warkop, ya Adam dan Tono ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang masuk kerja di pemerintahan pake orang dalem dan uang gitu berdasarkan cerita orang-orang dan juga media ini dan itu sih. Keinginan Adam dan Tono sih ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang organisasi-organisasi agama berkaitan dengan orang-orang politik tujuannya kedudukan di pemerintahan gitu. Memang sih obrolan Adam dan Tono di Warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta Selatan gitu. Adam dan Tono seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Mentari dan Bulan tetap berteman baik dan sekolah SMA dengan baik. Mentari suka sih dengan cowok yang bernama Joko gitu. Ya Joko memang satu kelas dengan Mentari dan Bulan gitu. Joko anaknya Rani dan Jhon gitu. Jhon menjalankan usaha dealer mobil gitu. Joko memang punya mantan yang bernama Sandra gitu. Sandra anaknya Devan dan Aliya gitu. Devan menjalankan usaha dealer motor gitu. Sandra satu kelas dengan Joko gitu. Putusnya hubungan Joko dan Sandra? Karena Joko capek dengan sifat Sandra yang mengatur Joko jadi Joko tidak punya kebabasan gitu. Joko yang berteman baik sama Mentari, ya Joko suka dengan Mentari. Sandra masih cinta Joko, ya Sandra berusaha untuk balikan dengan Joko gitu. Adam dan Tono tetap seperti biasa sih ke Warkop gitu. Di Warkop, ya Adam dan Tono ngobrol dengan baik sih urusan kerjaan di perusahaan dan juga tentang orang-orang yang kerja di pemerintahan dengan statusnya sih masih PPPK (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) berdasarkan berita di media ini dan itu......dan juga cerita orang-orang yang pensiunan pegawai negeri dan orang yang biasa-biasa saja gitu. Keinginan Adam dan Tono sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang perusahaan-perusahaan asing yang cabangnya di Jakarta berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta karena kebaikan dari pertumbuhan ekonomi sih yang nganggur bisa kerja gitu. Memang sih obrolan Adam dan Tono di Warkop sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta Selatan gitu. Adam dan Tono tetap seperti biasa sih kerja di perusahaan gitu. Joko berusaha dengan baik untuk jadian dengan Mentari, ya karena Joko suka dengan Mentari gitu. Sandra yang ingin balikan dengan Joko, ya Sandra tidak suka jika Joko jadian dengan Mentari jadi Sandra berusaha menggagalkan usaha Joko yang jadian dengan Mentari gitu. Joko tetap jadian dengan Mentari karena keduanya saling suka gitu. Sandra gagal sih balikan dengan Joko karena Mentari gitu. Sandra memutuskan fokus sekolah SMA saja gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Joko dan Mentari. Bulan senang saja sih dengan kisah cinta Joko dan Mentari gitu. Joko dan Mentari jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Adam yang kerja dengan baik di perusahaan, ya sebenarnya Adam suka dengan teman kerja yang bernama Syifa gitu. Ya Syifa anaknya Kenzo dan Mutiara gitu. Kenzo menjalankan usaha toko pakaian gitu. Adam yang suka dengan Syifa, ya Adam berusaha dengan baik untuk jadian dengan Syifa sih. Memang sih Adam dan Syifa sering sih ke kafe sih dengan tujuannya pendekatan Adam dengan Syifa baik gitu. Usaha Adam sih berhasil sih jadian dengan Syifa gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Adam dan Syifa gitu. Tono senang sih hubungan kisah cinta Adam dan Syifa gitu. Ya Adam dan Syifa jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus!" kata Eko.

"Sekedar cerita saja," kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik sih tokoh Mentari dan tokoh Bulan," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, ya asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

"Ngomong-ngomong Eko....perdebatan tentang agama ini dan itu....masih kan?" kata Budi.

"Berdasarkan media ini dan itu....dan juga realita sih tetap sih perdebatan agama," kata Eko.

"Para pemimpin agama ini dan itu....kemungkinan...masih ingin sih mencapai kemampuan sih seperti pemuda yang dapat melampaui batasannya mendengarkan Roh," kata Budi.

"Demi untuk kemajuan kelompok agama dengan baik dengan tujuan hidup ini, ya kemungkinannya sih...para pemimpin agama ini dan itu...ingin mencapai kemampuan seperti pemuda yang dapat melampaui batasan manusia mendengarkan Roh," kata Eko.

"Kejayaan agama yang di yakini," kata Budi.

"Memang sih urusan dunia ini penting sih kejayaan agama," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

MOHABBATEIN

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....musik dang...

CAMPUR ADUK