CAMPUR ADUK

Sunday, July 13, 2025

DOUBLE XL

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Ya setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...di chenel Allplay Ent, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya, yaaa sambi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan di baca dengan baik cerpen gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Rajshri Trivedi tinggal di Meerut bersama orang tua dan neneknya. Ibunya ingin dia menikah, tetapi dia terus-menerus dicap "sehat" karena gemuk. Dia bercita-cita menjadi Presenter Olahraga tetapi ibunya menentang keinginannya. Di sisi lain, ada Saira Khanna yang tinggal di New Delhi dan bercita-cita menjadi perancang busana dan membuka lini busananya sendiri, meskipun dia dicap "sehat" karena gemuk. Dia memiliki pacar yang hanya mengincar uangnya dan memberinya harapan palsu bahwa dia akan mewujudkan mimpinya. Suatu hari, dia mengejutkan pacarnya dengan datang ke rumahnya, hanya untuk mengetahui bahwa dia bersama wanita lain dan bercinta dengannya. Saira patah hati. Segera setelah itu, Saira meninggalkannya dan pergi ke London. Sementara itu, Rajshri mendapat tawaran sebagai presenter olahraga di London. Segera, setelah kejadian itu, keduanya bertemu dan berbagi masalah hidup mereka. Mereka kemudian memutuskan untuk mewujudkan impian mereka dan menjadi sukses.

***

Budi selesai baca cerpen, ya baca cerpen yang lain dengan judul Dabangg 3, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

 Cerita polisi korup namun sangat dicintai, ASP Chulbul Pandey, mencegah perampokan di sebuah pernikahan, dan memukuli para penjahat dan pemimpin mereka, Gullu, hingga babak belur. Gullu kemudian setuju untuk kembali ke pekerjaan paruh waktunya sebelumnya sebagai pemain terompet band pernikahan, dan Chulbul Pandey terlihat menghadapi kehidupan sehari-hari istrinya Rajjo, saudara laki-laki Makhanchand "Makkhi" Pandey, juga seorang polisi, dan putranya, sementara ayahnya Prajapati Pandey tinggal di rumah bersama Rajjo. Makkhi tampaknya menikmati gaya hidup mewah hampir sepanjang waktu. Suatu hari yang menentukan, seorang gadis putus asa, mungkin terluka, tiba dengan tergesa-gesa di stasiun Makkhi setelah melarikan diri dari suatu tempat dan mencari bantuan; Makkhi, yang berharap untuk menghukum para penculiknya, yang mencoba menjual dirinya dan gadis-gadis lain, bergabung dengan Chulbul, dan setelah perkelahian, kedua bersaudara itu menangkap Chinti Walia, yang menjalankan jaringan prostitusi.

Saat mencoba memaksa Chinti untuk mengaku di kantor polisi, Chulbul mencegat seorang pengacara dan beberapa penjahat yang datang untuk membebaskan Chinti. Namun, ia merobek surat perintah pengadilan, dan dalam keputusasaan, pemimpin penjahat itu tetap melanjutkan panggilan videonya meskipun Chulbul tersenyum ke layar. Beberapa menit kemudian, pemimpin itu menunjukkan panggilan video itu ke Bali Singh, yang melihat Chulbul, yang kembali melihat ke kamera ponsel untuk mengunjungi Bali. Terkejut tak terlukiskan, ia mengenang masa mudanya, mengingat nasibnya bersama Bali.

Bertahun-tahun yang lalu, ketika ia masih muda, Chulbul, yang nama aslinya adalah Dhaakad Chand Pandey, jatuh cinta dengan seorang gadis, Khushi, yang awalnya dianggap sebagai calon istri Makkhi, setelah ia melihat foto Khushi di tangan Makkhi, dan memberi tahu ibunya, Naini Devi, bahwa ia akan cocok untuk menggantikan Makkhi; beberapa hari kemudian, paman dari pihak ibu Khushi, Prabhat, dan bibi dari pihak ibu, Janki, menyetujui perjodohan antara Dhaakad dan Khushi, dan keduanya mulai saling mendekati. Pada saat yang sama, Bali, seorang preman yang kejam dan kejam, mengincar Khushi dan mulai mengatur pernikahannya dengannya. Namun, ketika ia melihat Dhaakad bersama Khushi, ia memutuskan untuk membunuh Khushi dan keluarganya tepat di depan mata Dhaakad setelah membujuknya ke tempat itu. Prabhat dan Janki terbunuh, dan Khushi terlempar dari tebing hingga mati. Akibatnya, Hariya dan putrinya Rajjo yang terungkap sebagai teman Khushi, sangat terpengaruh; Hariya menjadi pecandu alkohol, sementara Dhaakad, yang dijebak oleh Bali dan menghabiskan banyak waktu di penjara atas kematian tersebut, dirawat oleh Komisaris Satendar Singh setelah menyelamatkannya dari para penyerang, dan berubah menjadi polisi yang tegang, menamai dirinya Chulbul, untuk mengenang Khushi, yang membentuk kejadian-kejadian.

Saat ini, Chulbul, setelah menyampaikan seluruh episode ini kepada Prajapati dan Rajjo, memutuskan bahwa ia sudah muak, dan ia perlu menutup bab ini sekali dan untuk selamanya. Sementara itu, Makkhi yang tidak menarik disesatkan oleh Bali agar berbalik melawan Chulbul, hampir menamparnya setelah ia juga dipromosikan ke pangkat ASP. Tindakan itu menyebabkan ia diusir dari rumah oleh Prajapati, dan ia bekerja sama dengan Bali secara aktif. Bali, yang akan menjadi politisi dan menteri dalam pemilihan mendatang, berencana untuk membawa truk berisi uang. Dengan demikian, ia memindahkan Makkhi dan banyak polisi lain di lingkarannya ke satu lokasi bersama untuk memudahkan transportasi. Chulbul mencegat truk itu dan membuat mata-mata Bali di kepolisian melawan Bali sendiri. Sebagai balas dendam, Bali menculik beberapa rekan Chulbul dan memukulinya dengan brutal hingga hampir mati sampai Chulbul masuk lagi dan membebaskan mereka semua, bahkan ketika Bali telah melarikan diri bersama Makkhi dan beberapa kaki tangannya yang dapat diandalkan.

Berusaha memancing Bali agar melakukan tindakan yang kontraproduktif, Chulbul menculik Menteri SS Sharma dan saudara iparnya dengan melakukan taktik dengan bantuan Gullu dan memaksa mereka untuk mengaku, yang kemudian menjadi viral. Bali menyadari hal yang sama, dan Makkhi membantunya melacak mereka karena ia mengenali tempat persembunyian itu. Sesampainya di sana, Bali membunuh Sharma dan melukai saudara iparnya; sebagai balasan, ia mengirim pegulat untuk menyerang Rajjo dan putranya, tetapi Chulbul tiba tepat waktu untuk menyelamatkan keduanya.

Beberapa waktu kemudian, Chulbul menerima telepon dari Prajapati, yang memberi tahu bahwa Rajjo belum pulang. Merasakan campur tangan Bali dalam masalah ini, ia menyerbu tambang tempat Bali menyandera Rajjo, dan yang mengejutkan, Makkhi sendiri – Makkhi selalu berada di pihak Chulbul, dan itu adalah permainan saudara-saudara untuk membakar dupa di Bali; setelah pertarungan yang sengit, Chulbul membunuh Bali dengan menusuknya di paku logam. Ia kemudian mengubur Bali di reruntuhan.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasanya isinya air panas gitu, ada piring yang ada singkong rebus, ada mainan topeng yang terbuat dari kardus, yaaa dan buku gambar gitu. 

"Kopi," kata Eko.

"Eko mau kopi. Ya Eko buat sendiri!" kata Budi.

Budi memberikan satu bungkus sachet kopi ABC pada Eko, ya Eko mengambil satu bungkus sachet kopi ABC gitu.

"Kopi ABC," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kopi ABC beli di warung kan Budi...?" kata Eko.

"Ya iyalah Eko...kopi ABC...beli di warung!" kata Budi.

"Warung Jawa apa warung Padang?" kata Eko.

"Warung China," kata Budi.

"Beneran apa tidak Budi....warung China?" kata Eko.

"Sekedar becandaan saja aku beli warung China. Warung dekat rumah warung Jawa!" kata Budi.

"Warung Jawa," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Zaman sekarang sih....ngetrennya sih toko ini dan itu...berdasarkan film juga sih. Hal biasa untuk masyarakat zaman dulu sampai sekarang sih...warung ini dan itu," kata Eko.

"Hal biasa...untuk masyarakat zaman dulu dan sekarang sih...warung ini dan itu," kata Budi.

"Permodalan juga dari sekala kecil sampai sekala besar urusan usaha warung atau toko," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih...urusan modal usaha warung atau toko.....sekala kecil dan sekala besar," kata Budi.

"Demi hidup ini....roda ekonomi di gerakan dengan baik...sama orang-orang yang menjalankan usaha warung atau toko," kata Eko.

"Memang realitanya memang begitu sih...roda ekonomi di gerakan dengan baik sama orang-orang yang menjalankan usaha warung dan toko," kata Budi.

"Cerita misteri....tetap kan Budi...cerita orang-orang yang menjalankan usaha warung atau toko...pake ilmu ini dan itu tujuannya usaha warung atau toko yang di jalankan laris manis?" kata Eko.

"Dari zaman dulu sampai zaman sekarang, ya tetap sih...cerita misteri tentang orang-orang pake ilmu ini dan itu tujuannya usaha warung atau toko...laris manis, ya seperti cerita film dan sinetron...misteri gitu," kata Budi.

"Nama juga manusia. Ada yang paham agama dan ada yang tidak paham agama," kata Eko.

"Yaaa bener sih...omongan Eko!" kata Budi.

"Bagi yang paham agama, ya tetap berjalan di jalan baik demi kebaikan bersama!" kata Eko.

"Bener omongan Eko!" kata Budi.

"Buat kopi ABC!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuat kopi ABC dengan baik. Singkat cerita sih, ya kopi jadi dan Eko meminum kopi ABC dengan baik gitu.

"Kopi ABC...enak rasa!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum kopi, ya gelas yang berisi kopi di taruh di meja gitu.

"Andai-andai," kata Eko.

"Obrolan andai-andai kan Eko?" kata Budi.

"Iya Budi...obrolan andai-andai!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Andai-andai yang aku inginkan minum kopi dengan artis Arie Kriting di warung kopi sambil ngobrol urusan sepak bola sampai urusan politik yang ada di Papua," kata Eko.

"Oke juga sih...andai-andai Eko...minum kopi di warung kopi dengan artis Arie Kriting," kata Budi.

"Kalau Budi...andai-andai minum kopinya...dengan siapa?" kata Eko.

"Dengan Presiden Gusdur!" kata Budi.

"Kalau andai-andai minum kopi di warung kopi dengan Presiden Gusdur sih...berarti sih hantunya. Kan Presiden Gusdur telah lama meninggal gitu," kata Eko.

"Ya kalau cerita misteri kan tidak ada masalah kan Eko...minum kopi di warung kopi...sama hantu Presiden Gusdur?" kata Budi.

"Memang tidak ada masalah sih...kalau cerita cerita misteri. Budi minum kopi di warung kopi dengan hantu Presiden Gusdur. Orang-orang takut hantu, ya pergi meninggalkan warung kopi dengan baik," kata Eko.

"Nama juga manusia....ada rasa berani dan ada rasa takut," kata Budi.

"Omongan Budi benar sekali!" kata Eko.

"Sebenarnya sih...andai-andai yang aku inginkan sih...minum kopi di warung kopi dengan Gubernur gitu," kata Budi.

"Gubernur yang mana Budi?" kata Eko.

"Berdasarkan berita Tv sih...Gubernur Jawa Barat gitu....Dedi Mulyadi!" kata Budi.

"Mengikuti berita di Tv toh. Jadi Budi ingin minum kopi di warung kopi...dengan Gubernur Jawa Barat....Dedi Mulyadi!" kata Eko.

"Paling obrolan di warung kopi kan dari urusan sosial masyarakat sampai urusan politik," kata Budi.

"Rasa senang dan bangga ada kan Budi...minum kopi di warung kopi dengan Gubernur gitu?" kata Eko.

"Sebagai rakyat kecil...sih....ada rasa senang dan bangga seperti cerita orang-orang terdahulu tentang Raja yang merakyat dengan baik, ya berarti rakyat kecil pun senang dan bangga dengan Gubernur Jawa Barat yang merakyat dengan baik...sekedar minum kopi di warung kopi," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!. Karena dunia ini ada yang lebih baik lagi...obrolan gitu, ya seperti acara Tv yang ini dan itu," kata Budi.

"Memang obrolan di acara Tv ini dan itu...lebih baik, ya berkaitan dengan baik urusan ekonomi," kata Eko.

"Nama juga orang-orang kerja di stasiun-stasiun Tv ini dan itu...berkaitan dengan ekonomi dan ekonomi," kata Budi.

"Obrolan andai-andai selesai Budi!" kata Eko.

"Okey....obrolan andai-andai selesai!" kata Budi.

Eko mengambil topeng di meja gitu.

"Budi buat topeng Kamen Rider Horobi Sting Scorpion yang terbuat kardus," kata Eko.

"Iya aku memang membuat topeng Kamen Rider Horobi Sting Scorpion yang terbuat dari kardus, ya seperti biasa sih...nilai kreatifitas aku saja," kata Budi.

"Memang sih...nilai kreatifitas Budi sih...buat topeng Kamen Rider Sting Scorpion yang terbuat dari kardus," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Ceritanya sih...Kamen Rider Horobi Sting Scorpion...adalah musuh Kamen Rider Zero-One," kata Eko.

"Kamen Rider Horobi Sting Scorpion...memang cerita jadi penjahat," kata Budi.

"Memang cerita Kamen Rider Horobi Sting Scorpion...bagus sih," kata Eko.

"Penilaian penonton yang menonton acara Tv....cerita Kamen Rider Horobi Sting Scorpion...bagus. Ya aku juga menilainya...bagus!" kata Budi.

"Acara Tv...kan hiburan!" kata Eko.

"Memang Eko....acara Tv...hiburan!" kata Budi.

"Topeng...mainan anak-anak tapi tujuannya happy-happy saja!" kata Eko.

"Bener omongan Eko!" kata Budi.

"Topeng Kamen Rider Horobi Sting Scorpion yang terbuat dari kardus....topeng yang di buat Budi...bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menaruh topeng di meja gitu, ya Eko mengambil buku gambar gitu.

"Buku gambar. Gambar apa yang di buat Budi di buku gambar?" kata Eko.

"Yaaa buka saja Eko...buku gambar! Ya Eko akan tahu sendiri apa yang aku gambar di buku gambar?" kata Budi.

Eko membuka buku gambar dengan baik, ya Eko melihat dengan baik gambar-gambar yang di buat Budi gitu.

"Budi buat gambar di buku gambar Doyok, Otoy, dan Ali Oncom," kata Eko.

"Memang aku buat dengan baik di buku gambar...Doyok, Otoy, dan Ali Oncom karena aku suka dengan film dan animasi gitu," kata Budi.

"Karena rasa suka jadi Budi...menggambar dengan baik...di buku gambar Doyok, Otoy, dan Ali Oncom," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Memang sih...bagus sih...cerita film dan animasi....Doyok, Otoy, dan Ali Oncom...menghibur penonton yang menonton gitu," kata Eko.

"Penilaian penonton yang baik seperti Eko, ya bagus. Aku juga menilainya sebagai penonton yang baik, ya bagus juga film dan animasi...Doyok, Otoy, dan Ali Oncom!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menutup buku gambar dan buku gambar di taruh di meja gitu.

"Main kartu Domino saja Budi!" kata Eko.

"Okey main kartu Domino!" kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu. Ya Eko dan Budi main kartu Domino dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. SINAR gitu, ya pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Aqeela sekretarisnya Fattah gitu. Ya Aqeela suka sama Fattah karena Fattah ganteng, pinter, dan baik gitu. Rasa suka Aqeela, ya di simpan dengan baik gitu. Fattah sebenarnya suka Aqeela, ya tapi Fattah di jodohkan orang tuanya dengan cewek cantik yang bernama Victoria gitu. Kerjaan Victoria model gitu. Fattah belum iya sih urusan perjodohan dengan Victoria gitu. Ya Victoria yang suka dengan Fattah, ya Victoria selalu dekat dengan Fattah dengan tujuan perjodohan berhasil gitu. Gema memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. SINAR gitu. Ya Gema kebiasaan ke kafe yang ada live musik gitu. Di kafe, ya Gema bertemu teman lama masa SMA, ya Gibran gitu. Ya Gibran kerja dengan baik di perusahaan PT. CAHAYA gitu, ya pemilik perusahaan adalah Irsyad gitu. Ya Irsyad menjalankan rumah tangga dengan baik sama Naura gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Gibran baik gitu. Gema memang nanyain hubungan kisah cinta Gibran dengan Adara gitu. Gibran pada masa SMA, ya memang berpacaran dengan Adara gitu. Putus hubungan pacaran Adara dan Gibran pada masa kuliah gitu. Gema pada masa SMA suka dengan Adara, ya tapi karena Adara sudah jadian sama Gibran, ya sudahlah Gema fokus sekolah SMA dengan baik gitu. Sekarang Adara dan Gibran sudah putus pacaran gitu, ya Gema masih menyimpan rasa suka jadi Gema ingin jadian sama Adara gitu. Ya Adara menjalankan usaha butik dengan temannya bernama Kiara gitu. Fattah tidak jadi dengan Victoria gitu, ya Fattah memilih Aqeela karena memang Fattah suka dengan Aqeela gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Fattah dan Aqeela gitu. Victoria memang kesal karena perjodohan batal dengan Fattah, ya Victoria memutuskan menjalin hubungan dengan Adit gitu. Ya Adit pemilik perusahaan PT. SENTOSA gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Victoria dan Adit berjalan dengan baik gitu. Gema menjalankan niatnya untuk jadian sama Adara gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Adara tetap baik gitu. Gibran yang tahu Gema dekat dengan Adara dengan tujuan Gema jadian sama Adara gitu. Gibran merasakan dengan baik rasa cinta pada Adara, ya Gibran tidak rela jika Adara jadian sama Gema gitu. Ya Gibran tahu kesukaan Adara, ya jadi Gibran mengirimkan paket pada Adara, ya isi paket adalah benda-benda kesukaan Adara gitu. Adara memang menerima dengan baik paket dari Gibran, ya paling di sukai dengan baik adalah kiriman dari Gibran...bunga melati karena Adara suka dengan bunga melati yang harumnya mewangi banget gitu. Gema berusaha dengan baik untuk jadian sama Adara gitu. Pada waktunya Gema menyatakan cinta pada Adara gitu. Ya Adara yang merasakan cinta lagi karena paket-paket kiriman dari Gibran gitu, ya yang paling utama sih....kiriman bunga melati yang harum wangi gitu, ya jadi Adara tidak bisa menerima cinta cowok lain termasuk Gema gitu. Adara menolak cinta Gema gitu. Gema menerima cintanya di tolak Adara gitu. Untuk menghilangkan rasa kecewa karena di tolak Adara, ya Gema ke karokean sama Gibran gitu. Pemilik karokean adalah Ayu gitu. Rumah tangga Ayu dan Andre baik gitu. Gema nyanyi-nyanyi di karokean dengan baik, ya di temani Gibran gitu. Rasa kecewa hilang, ya Gema happy-happy gitu di tempat karokean gitu. Gema seperti biasa kerja di perusahaan gitu. Ya Gibran juga seperti biasa kerja di perusahaan gitu. Gibran yang cinta Adara, ya Gibran menemui Adara gitu sambil membawa bunga melati kesukaan Adara gitu. Gema dan Adara saling cinta, ya keduanya menjalin kisah cinta kembali gitu...semua berkat bunga melati yang harumnya mewangi, ya bisa di bilang sih....cinta seharum melati...kisah cinta Gibran dan Adara gitu. Gema sampai tahu kalau Adara balikan sama Gibran gitu. Jadi Gema mengerti dengan baik kenapa Adara menolak Gema? Karena Adara cintanya Gibran gitu. Ya Gema menerima dengan baik keadaannya gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Adara dan Gibran baik dan baik, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Gema tetap berteman baik sama Gibran dan Adara gitu. Ya Gema suka dengan Kiara gitu, ya memang sih hubungan pertemanan Gema dan Kiara baik gitu. Kiara suka dengan Gema gitu. Gema sudah melupakan rasa sukanya pada Adara, ya Gema menyatakan cinta pada Kiara gitu. Ya Kiara menerima cinta Gema gitu. Hubungan kisah cinta berjalan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Gibran dan Adara menikah dengan baik. Di acara pernikahan berjalan dengan baik Adara dan Gibran gitu. Gema dan Kiara hadir di acara pernikahan Gibran dan Adara yang penuh dengan kebahagian gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cinta seharum melati....kisah cinta tokoh Gibran dan tokoh Adara, ya karena Adara suka dengan bunga melati yang harum mewangi gitu," kata Eko.

"Cinta seharum melati," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main kartu Domino gitu.

Saturday, July 12, 2025

PREMATHO RAA

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acara menari dan bagus di chenel Allplay Ent, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Chandu dan Vijay adalah saudara laki-laki. Mereka berasal dari keluarga kaya, di mana sang kakak, Vijay, bertanggung jawab untuk mengurus bisnis. Sang adik, Chandu, adalah anak manja dan tukang selingkuh.

Vijay jatuh cinta pada Sandhya. Chandu kebetulan mengunjungi Ooty dan jatuh cinta pada seorang gadis, Geeta. Namun Geeta tetap bersikap acuh tak acuh. Jadi, dia melakukan berbagai trik untuk menarik perhatiannya. Suatu hari, dia mengungkapkan cintanya padanya dan benar-benar menidurinya. Keesokan harinya, dia naik kereta ke Hyderabad tanpa memberi tahu Geeta dan menghadiri pernikahan saudaranya, Vijay, dan Sandhya. Pada saat pernikahan, Sandhya muncul di hadapan Geeta dan mengklaim bahwa Geeta adalah adik perempuannya dan Geeta diperalat oleh Chandu untuk memuaskan nafsunya. Sandhya memutuskan pernikahan dengan Vijay.

Chandu menyadari kesalahannya dan menyesalinya. Ia mendekati Sandhya dan memohon padanya. Sandhya memberinya kesempatan untuk berubah. Jika Sandhya menyadari bahwa Chandu telah berubah setelah enam bulan, maka ia akan mendukung pernikahan Chandu dan Geeta. Sisa film ini adalah tentang seberapa efektif Chandu meyakinkan Geeta.

***

Budi selesai baca cerpen, ya baca cerpen yang lain dengan judul Malam Jumat Kliwon, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang baca Budi :

Pada tahun 1990, terjadi peristiwa pembantaian seorang wanita oleh warga setempat yang menduganya sebagai dukun santet. Kemudian cerita berlanjut di rumah sakit di mana wanita itu berhasil dievakuasi oleh pihak berwenang, lalu para suster di rumah sakit yang membawa mayatnya sangat terkejut melihat wanita itu bangun dan segera mengutuk rumah sakit itu. Akibat kutukan itu, para suster di rumah sakit saling membunuh satu sama lain.

Pada tahun 2007, Dhika dan Joana bersama sahabat mereka, Sheila dan Ramon, pergi ke sebuah klub malam di malam Jumat Kliwon. Selesai dari klub malam, mereka menaiki mobil Ramon dan pulang. Di tengah jalan, mereka dihadang oleh razia narkoba. Ramon yang ingin memberikan STNK-nya terkejut karena di balik lipatan STNK-nya terdapat narkoba. Ramon segera masuk ke mobil dan mengendarainya dengan cepat, kabur dari razia polisi. Kabur dengan buru-buru, Ramon mengambil jalan yang ternyata menuju ke pedalaman kompleks kota yang sudah lama tidak dihuni. Berada di tengah jalan sepi, seorang wanita tiba-tiba ada di depan mereka. Ramon segera membanting setir hingga mobilnya menabrak pohon. Wanita itu bernama Vina, seorang wanita yang kehilangan kekasihnya di sebuah gedung tua. Mereka berempat, tidak mempunyai tujuan dan mobil mereka rusak, pergi ke gedung tua yang sepertinya sebuah rumah sakit yang sudah lama tidak ditempati. Setelah beristirahat sejenak, Ramon dan Dhika pergi bersama untuk mencari telepon di tempat itu. Namun, terjadi sesuatu yang membuat mereka berlima terpisah hingga sendirian. Tentu saja mereka berlima mulai mengalami pengalaman yang menakutkan dari macam-macam hantu, mulai dari kuntilanak, suster ngesot, kakek-kakek tua hingga pengalaman poltergeist.

Mulanya, para hantu itu hanya meneror mereka saja. Tetapi, semakin lama, para hantu itu mulai mencari korban. Vina dicekik dan Ramon dilempar ke kaca hingga pecahan kacanya menusuk tangannya. Dalam kesendirian, akhirnya Sheila dan Joana bertemu. Ramon, diserang oleh Desta yang kesurupan dan ingin membunuh Ramon, padahal di leher Desta, Ramon menemukan pisau yang tertancap. Desta pun membelalakkan matanya, Ramon tiba-tiba mendapat adegan di mana sang penyantet dulu dihakimi warga, lalu Ramon kesurupan. Mulailah kematian. Vina dilempari pisau oleh Ramon. Sementara Joana yang sering mendengar berita perselingkuhan Dhika, mengetahui bahwa Sheila adalah orang ketiga. Joana segera pergi dari Sheila dan bertemu dengan Dhika. Joana berkata bahwa ia hamil dan sudah menggugurkan kandungannya. Ramon lalu pergi mencekik Joana yang lari dari Dhika. Dhika menyerang Ramon dan terjadi adegan perkelahian yang brutal sehingga Joana kabur dan bertemu dengan Sheila, lalu mereka mencari pintu keluar. Dhika berhasil memukul kepala Ramon dengan besi hingga Ramon meninggal. Namun, Dhika ditarik oleh hantu dukun santet, ia meninggal saat sebuah kipas angin besi menghantam lehernya. Sheila dan Joana berhasil keluar setelah mendobrak pintu. Namun mereka berdua diserang oleh sekumpulan arwah-arwah bergentayangan dan mengepung mereka. Joana terbangun dan sedih karena Sheila menghilang dan menyisakan dirinya, Joana lalu menemukan sebuah mobil yang dikemudikan oleh seorang pria tua yang aneh. Orang itu bersedia mengantar mereka pulang. Cerita ini berakhir dengan pria tua itu menceritakan kemistikan Malam Jumat Kliwon dan bernyanyi sebuah gending Jawa, serta hantu perempuan di depan gedung rumah sakit hanya menyaksikan korbannya lolos dari pembunuhannya.

***

Budi selesai baca cerpen ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu. Di meja ada mainan yang terbuat dari kardus, ya Eko mengambil mainan tersebut. 

"Senjata ini," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Senjata ninja," kata Eko. 

"Memang senjata ninja," kata Budi. 

"Senjata ninja yang di pakai Sasuke. Fūma Shuriken," kata Eko. 

"Fūma Shuriken," kata Budi. 

"Keren senjata ini," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Budi membuat senjata ninja dari kardus, ya kan Budi?" kata Eko. 

"Iya aku membuat senjata ninja dari kardus," kata Budi. 

Eko menaruh senjata ninja di meja. 

"Nilai kreatifitas Budi buat mainan senjata ninja dari kardus," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Ada kemauan pasti bisa membuat sesuatu yang di sukai," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Cerita di buat dengan baik Gema tinggal di kota Bangkok, ya negara Thailand. Ya Gema hidup di jalanan menjadi preman gitu. Ayah Gema tidak di ketahui dengan baik, ya Ibunya Gema mantan pelacur gitu, ya namanya Jihan dan Jihan telah meninggal karena penyakit yang ia derita gitu. Gema menjadi preman, ya demi hidup ini...untuk mendapatkan uang demi kebutuhan sehari-hari gitu. Rangga memang preman gitu. Gema dan Rangga berselisih karena uang dan wilayah gitu, ya keduanya bertarung dengan baik gitu. Gema kalah dari Rangga gitu. Keadaan Gema babak belur gitu, ya karena berkelahi sama Rangga gitu. Kiara cewek bisu gitu. Ya Kiara teman baiknya Gema gitu. Kiara merawat Gema dan Kiara mengobati luka Gema dengan baik gitu. Hubungan Gema dan Kiara teman baik gitu. Kiara tinggal bersama Ayahnya yang bernama Andre dan Ayu, ya Ibunya Kiara telah lama meninggal dunia gitu. Andre kerjaannya jualan buah di pasar, ya Kiara membantu kerjaan Ayahnya dengan baik gitu. Gema yang di rawat Kiara, ya Gema menjadi baik gitu. Ya Gema kembali menjalankan dengan baik kerjaan jadi preman gitu. Gema yang ingin bales dendam kekalahannya belajar ilmu bela diri dengan baca buku gitu. Gibran muridnya biksu Darma gitu. Ya bisa di bilang sih Gibran biksu gitu. Orang tua Gibran tidak di ketahui gitu, ya karena dari bayi Gibran telah tinggal bersama biksu Darma gitu. Gibran yang telah dewasa, ya keinginan tahunya tinggi gitu, ya kenapa dirinya terlahir dan kenapa dirinya jadi biksu?. Gibran memang menguasai ilmu bela diri, ya mengajarkan adalah biksu Darma gitu. Adara kerjaannya di klab malam gitu. Ya Gibran bertemu dengan cewek cantik, ya cewek cantik yang maksud Adara gitu. Ya Gibran berkenalan dengan Adara jadinya temanan gitu. Ya Gibran jatuh hati pada Adara gitu. Gibran ingin bersama Adara selalu gitu. Gema bertemu dengan Gibran gitu. Gema tertarik dengan ilmu bela diri yang di kuasai Gibran gitu. Jadi Gema belajar ilmu bela diri pada Gibran. Usaha yang di lakukan Gema, ya menguasai ilmu bela diri dengan baik, ya berkat bimbingan Gibran gitu. Gema dan Gibran berteman baik gitu. Gema memang tetap menjalankan kerjaannya jadi preman gitu. Ya Gema dan Rangga tetap terjadi perselisihan gitu, ya jadi keduanya bertarung dengan baik gitu. Kali ini yang menang adalah Gema, ya Rangga kalah gitu. Gema dan Gibran tetap berteman baik gitu. Gema mengajarkan tentang kehidupan yang di jalankan manusia setiap hari pada Gibran, ya karena Gibran yang ingin tahu banyak tentang kehidupan yang di jalankan manusia gitu. Gibran yang seorang biksu, ya jadinya terpengaruh urusan duniawi jadinya tidak jadi biksu lagi gitu dan juga Gibran ingin bersama Adara gitu. Gibran yang bersama Gema berteman baik dan keduanya menjalankan kerjaan jadi preman gitu. Ya usaha Gibran pun berhasil jadian dengan Adara gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Gibran dan Adara baik gitu, ya keduanya menikah gitu. Rangga yang bales dendam dengan kekalahannya sama Gema, ya Rangga bekerja sama dengan Ardian untuk mengalahkan Gema gitu. Ardian punya anak buah tiga orang gitu. Rangga, Ardian, dan tiga anak buah Ardian...menyerang Gema dan Gibran gitu. Pertarungan sengit banget gitu. Gema dan Gibran bekerja sama dengan baik, ya keduanya bisa mengalahkan Rangga, Ardian, dan tiga anak buah Ardian gitu. Gema membuat dirinya jadi bos, ya Rangga, Ardian, dan tiga orang....jadi anak buah Gema gitu. Ya Gema jadi bos preman menjalankan kerjaannya dengan baik gitu. Adara menjalin hubungan dengan Dhika, ya Dhika kerjaannya menjalankan usaha restoran gitu. Gibran dan Adara cekcok gitu karena Dhika gitu. Adara menginginkan hidup yang baik bersama Dhika dari pada hidup dengan Gibran yang kerjaannya preman gitu. Gibran sakit hati di tinggal Adara gitu. Ya Adara menjalankan hidup dengan baik sama Dhika, ya keduanya menikah gitu. Gema main narkotika, ya narkotika di jual dengan baik gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!, ya polisi telah mengumpulkan bukti ini dan itu...jadi Gibran, Gema, ya beserta anak buahnya di tangkap gitu. Gibran, Gema, ya beserta anak buahnya di penjara dengan baik di penjara Thailand gitu. Penjara memang pait...di rasakan Gibran dan Gema gitu. Ceritanya di buat dengan baik, ya Gibran dan Gema telah menyelesaikan masa hukumannya di penjara jadi Gema dan Gibran keluar dari penjara gitu. Gibran sadar bahwa dirinya banyak bersalah jadi memutuskan untuk kembali menjadi biksu gitu. Gibran menemui biksu Darma gitu, ya Gema ikut Gibran gitu. Ya Gema memang banyak salah karena menjadi preman dan menjual narkotika gitu, ya pada akhirnya di penjara, yaaa memang penjara Thailand pait gitu. Gibran meminta maaf sama biksu Darma karena Gibran memilih meninggalkan biksu demi urusan duniawi gitu. Biksu Darma memaafkan Gibran gitu. Gibran kembali menjadi biksu, ya di bimbing dengan baik sama biksu Darma gitu. Gema mau mengikuti Gibran dan biksu Darma gitu. Setelah di coba dengan baik mengikuti ajaran Budha, ya Gema tidak jadi biksu gitu...Gema masih ada urusan dengan Kiara gitu. Gema pun menemui Kiara gitu. Selama ini Kiara menunggu Gema dengan baik gitu. Gema dan Kiara bertemu, ya keduanya saling cinta gitu. Gema kerja dengan baik di pasar, yaaa jualan buah bersama Kiara gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan dengan baik Gema dan Kiara, ya keduanya menikah gitu. Biksu Darma dan Gibran yang menjadi biksu menghadiri dengan baik acara pernikahannya Gema dan Kiara gitu. Gema dan Kiara yang menjadi umat Budha berjalan di jalan baik demi kebaikan lingkungan sosial masyarakat gitu. Gibran memahami dengan baik kenapa dirinya terlahir, ya kenapa dirinya menjadi biksu?. Ya Gibran yang belajar dengan baik dari biksu Darma, ya Gibran yang menjadi biksu mendapatkan pencerahan dengan baik, ya jadi Gibran..membimbing dengan baik umat Budha untuk berjalan di jalan baik demi kebaikan sosial masyarakat gitu, ya urusan duniawi adalah ujian dalam menjalankan hidup ini. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi. 

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran gitu," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Keputusan Budi sih...membuat cerita di buat daerah Bangkok, ya Thailand....dan juga berkaitan dengan ajaran Budha. Berdasarkan media ini dan itu...sih...memang Thailand mayoritas ajaran Budha gitu dan Islam di Thailand... minoritas," kata Eko.

"Memang keputusan aku yang membuat cerita!" kata Budi.

"Preman," kata Eko.

"Ya memang Preman....cerita tokoh Gema dan tokoh Gibran," kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan Digimon Adventure saja Budi!" kata Eko.

"Oke. Main permainan Digimon Adventure!" kata Budi.

Budi mengambil permainan dari bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Digimon Adventure dengan baik gitu. 

THE GREAT INDIAN FAMILY

Malam hari yang tenang dan keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel MAXStream, ya seperti biasanya Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai dengan kisah masa lalu Ved Vyas Tripathi di sekolah. Ia jatuh cinta pada seorang gadis di sekolahnya, bernama Aishwarya. Aishwarya adalah putri seorang pengusaha terkenal, Maalpani, yang mengundang Ved ke pesta ulang tahunnya. Tanpa sepengetahuannya, ayah Aishwarya punya rencana lain. Ia mengundang ayah Ved, yang merupakan seorang pendeta Hindu, untuk menyanyikan bhajan di puja ulang tahun Aishwarya . Ved mengejutkan semua orang di pesta itu dengan tiba-tiba menyanyikan bhajan.

Sejak saat itu, Ved menjadi penyanyi religi terkenal dengan nama "Bhajan Kumar". Ia seorang bujangan, dan karena kepribadiannya yang religius, semua gadis memandangnya sebagai seorang pendeta, dan meminta restunya. Ia mengikuti seorang gadis bernama Jasmeet ke daerah komunitas Muslim setempat dan mengetahui bahwa Jasmeet adalah seorang penyanyi. Ketika ia tanpa sadar menakuti musisi mereka, Abdul, Jasmeet memaksa mereka untuk tampil di acara menyanyi, di mana Ved naik panggung. Ved pergi berkencan minum kopi dengan Jasmeet. Ada sebuah pernikahan besar (pernikahan Aishwarya) di mana Siyaram Tripathi (ayah Ved) dan Mishra bersaing untuk mendapatkan kontrak pendeta. Ketika Tripathi melakukan perjalanan religi selama 2 minggu, seseorang mengantarkan surat ke rumahnya. Surat itu mengatakan bahwa Ved bukanlah putra Tripathi, dan bahwa ia sebenarnya seorang Muslim. Mata Ved telah dilapisi dengan kohl hitam pekat dan Ved juga telah berpakaian seperti seorang Muslim: Kurta Pyjama hijau, Taqiyah-nya dan matanya yang dilapisi kohl. Sementara paman Ved mencoba untuk melindungi kehormatan keluarga mereka, Mishra mencoba untuk menghancurkan Ved dan citra keluarganya. Siyaram mengungkapkan kebenaran tentang identitas Ved dan seluruh keluarga bersatu untuk mendukung Ved.

Selama klimaks, Ved menjalani tes darah tetapi melihat ketidaknyamanan ayahnya dan mengakui bahwa ia memang terlahir sebagai seorang Muslim tetapi didikan yang membuatnya menjadi seorang Hindu. Ia kemudian memberikan monolog tentang bagaimana semua orang sama dan diskriminasi itu buruk di era ini. Ia juga mengungkap Mishra dan putranya TD (Tulsidas). Pada akhirnya, Ved bangga dengan "Keluarga Besar India" miliknya.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Langsung saja....main permainan Jumanji saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan Jumanji!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal dengan baik di Bekasi dengan Ibunya yang bernama Ayu gitu. Ayahnya Victoria yang bernama Andre telah lama meninggal gitu. Memang asal Victoria dari Solo gitu. Ya Victoria kerja dengan baik di restoran, ya pemilik restoran adalah Fattah gitu. Ya Fattah seorang duda gitu. Kenapa Fattah menjadi duda? Karena istri tercinta Fattah yang bernama Aqeela meninggal kecelakaan motor gitu. Fattah menjalankan usaha restoran dengan baik gitu. Gema dan Gibran memang berasal dari Solo, ya keduanya tinggal dengan baik di Bekasi gitu. Ya Gema kerja dengan baik sih jadi wartawan gitu. Dengan kegigihan Gema dalam bekerja, ya Gema mendapatkan dengan baik berita ini dan itu di lingkungan sosial masyarakat jadi Gema yang buat berita dengan baik dan di publikasikan dengan baik berita gitu. Masyarakat yang suka membaca, ya membaca dengan berita di media cetak dan media elektronik gitu...jadi masyarakat mengetahui dengan baik tentang keadaan lingkungan sosial masyarakat yang begini dan begitu. Gibran kerja dengan baik di stasiun radio yang ada di Bekasi. Kerjaan yang di jalankan Gibran sebagai penyiar radio di jalankan dengan baik, ya banyak orang-orang yang suka dengan acara radio yang di bawa Gibran gitu. Gema dan Gibran memang berteman dengan baik dengan Victoria dari masa SMA di Solo sampai sekarang tinggal di Bekasi gitu. Gema dan Victoria senang sih dengan acara radio yang di bawain Gibran gitu, ya Gema dan Victoria sering menelpon Gibran yang sering siaran radio jadi Gema dan Victoria request pada Gibran untuk memutarin lagu kesukaan Gema dan Victoria gitu. Gibran dengan senang hati mengikuti maunya Gema dan Victoria gitu. Ya Gema dan Victoria mendengarkan dengan baik lagu bagus di radio gitu. Fattah sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Jolina gitu. Ya Jolina kerjaannya menjalankan usaha butik gitu. Victoria sebenarnya suka dengan Fattah gitu, ya rasa suka Victoria di simpan dengan baik sama Victoria di dalam hati gitu. Hubungan pertemanan Fattah dan Jolina dekat banget gitu. Victoria yang memendam rasa suka sama Fattah, ya Victoria tidak suka dengan kedekatan Fattah sama Jolina gitu. Ya nama juga Victoria manusia, ya terjadi perdebatan antara sisi baik dan sisi buruk gitu. Sisi baik Victoria harus sadar dengan keadaan Victoria yang menyukai bos seperti Fattah gitu. Sisi buruk menyuruh Victoria untuk pergi ke dukun tujuannya mempelet Fattah, ya agar Victoria bersama Fattah dan menyingkirkan Jolina dengan cara di santet gitu. Victoria memilih sisi baik karena Victoria didik dengan baik sama Ayu tentang pemahaman agama yang di yakini agama Islam gitu. Victoria tetap kerja dengan baik di restoran miliknya Fattah gitu. Ada kejadian di lingkungan sosial masyarakat tentang mobil truk menabrak rumah warga gitu, ya Gema yang kerjaannya wartawan...memberitakan baik tentang mobil truk menabrak rumah warga, ya untungnya pemilik rumah tidak mati karena mobil truk menabrak rumah gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak! mengusut dengan baik mobil truk yang menabrak rumah warga gitu, ya setelah di usut dengan baik...mobil truk...remnya blong gitu. Sopir truk memang melarikan diri gitu, ya polisi segera menangkap sopir truk gitu karena menyebabkan kerugian pada rumah yang di tabrak mobil truk gitu. Sopir truk di penjara sama polisi gitu. Gibran menjalankan dengan baik kerjaan sebagai penyiar radio gitu, ya kerjaan penyiar radio di nikmati dengan baik sama Gibran gitu demi hidup ini gitu. Gibran sering bertemu dengan Gema, ya keduanya sering sih ke warung kopi tujuannya menikmati makan dan minuman di warung kopi sambil ngobrol ini dan itu. Pemilik warung kopi adalah Kiara gitu. Gema suka dengan Kiara gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Gema dan Kiara gitu. Adit yang kerjaannya menjalankan usaha bengkel motor gitu, ya Adit sering sih ke warung kopi Kiara gitu. Ya Adit suka dengan Kiara gitu. Gema dan Adit bersaing dengan baik untuk jadian sama Kiara gitu. Gibran selalu mendukung dengan baik, ya Gema untuk jadian sama Kiara gitu. Gibran sebenarnya suka dengan cewek cantik yang bernama Adara gitu. Adara tetangga depan rumah Gibran gitu. Ya Adara kerjaannya guru SD gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik gitu Gibran dan Adara gitu. Gema teman baik Gibran, ya Gema mendukung dengan baik sih...Gibran jadian sama Adara gitu. Adara pernah gagal menikah sama Dhika karena Dhika lebih memilih Stevani gitu. Rumah tangga yang di jalankan Dhika dan Stevani baik gitu. Kerjaan Dhika guru SMP dan kerjaan Stevani guru SD gitu. Fattah dan Jolina ternyata hanya teman baik saja gitu. Ya Jolina di jodohkan orang tuanya dengan cowok yang bernama Noel gitu. Ya Noel pemilik hotel Melati gitu. Jolina suka dengan Noel, ya begitu juga Noel suka sama Jolina gitu. Perjodohan Noel dan Jolina berhasil jadi keduanya menikah dengan baik gitu. Fattah hadir ke pernikahan Jolina dan Noel gitu. Acara pernikahan Jolina dan Noel berjalan dengan baik, ya bahagia gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Noel dan Jolina gitu. Victoria tetap suka sama Fattah gitu. Ya Fattah memang selama ini memperhatikan Victoria karena kecantikanya, perilaku yang baik, dan Victoria menjalankan kerjaannya di restoran baik gitu. Fattah suka dengan Victoria gitu, ya jadi Fattah menyatakan cinta sama Victoria gitu. Yang diinginkan Victoria bersama Fattah gitu, ya Fattah menyatakan cinta pada Victoria gitu jadi Victoria memutuskan untuk menerima cinta Fattah gitu. Hubungan kisah cinta terjalin dengan baik sih Fattah dan Victoria gitu. Gema dan Gibran sebagai teman baik Victoria, ya Gema dan Gibran senang sih... Victoria jadian sama Fattah gitu. Gema yang bersaing dengan Adit untuk jadian sama Kiara gitu, ya Gema berhasil jadian sama Kiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Adit tidak bisa bersama Kiara tidak ada masalah sih, ya Adit memutuskan jadian sama Vio gitu. Kerjaan Vio penjual jamu gendong gitu. Hubungan kisah cinta Adit dan Vio di jalankan dengan baik gitu. Gibran dan Victoria senang sih kisah cinta yang di jalankan Gema dan Kiara baik gitu. Sedangkan cerita kisah cinta Gibran, ya Gibran jadian dengan baik sama Adara gitu. Adara di ajak Gibran untuk berkunjung di stasiun radio...tempat kerja Gibran gitu. Adara suka dengan kerjaan Gibran di stasiun radio sebagai penyiar radio gitu. Hubungan kisah cinta Gibran dan Adara berjalan dengan baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Gema dan Victoria senang sekali dengan kisah cinta.....Gibran dan Adara baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, yaaa dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita masih di daerah Bekasi," kata Eko.

"Ya aku yang membuat cerita jadi aku yang memutuskan dengan baik...daerahnya Bekasi!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Jumanji gitu.

KABHI KHUSHI KABHIE GHAM...

Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel Allplay Ent, ya Budi duduk santai di depan rumahnya gitu. Malam yang bertabur bintang di langit, ya Budi melihat dengan baik dan sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Yashvardhan "Yash" Raichand adalah seorang taipan bisnis multijutawan. Ia tinggal di Dehli bersama istrinya Nandini, kedua putranya Rahul dan Rohan serta ibu dan ibu mertuanya. Rumah tangga mereka sangat patriarkal dan sangat mengikuti tradisi karena garis keturunan mereka. Yash mempercayakan kedua putranya untuk mengikuti tradisi patriarkal seperti; bersekolah di asrama di usia muda, melanjutkan ke universitas untuk meraih gelar MBA, dan orang tua memilih pasangan anak-anak mereka dari kelas pendapatan yang sama. Rahul diadopsi oleh Yash dan Nandini di usia muda. Hal ini diketahui oleh semua orang di rumah tangga kecuali Rohan.

Rahul yang sudah dewasa kembali ke rumah setelah menyelesaikan studinya di London, yaaa dan jatuh cinta pada Anjali yang periang dari Chandni Chowk. Rahul segera mengetahui bahwa Anjali membalas cintanya. Namun, karena Anjali berasal dari keluarga miskin, ayahnya tidak akan pernah menyetujui perjodohan itu. Selama masa ini, Rohan, yang masih anak-anak, dikirim ke sekolah asrama sebagai bagian dari tradisi keluarga mereka. Yash mengumumkan keinginannya agar Rahul menikahi Naina, teman masa kecil Rahul yang berasal dari kelas atas. Naina kemudian mengetahui bahwa Rahul lebih mencintai Anjali dan bukan dirinya.

Setelah mengetahui tentang Anjali, Yash marah besar karena statusnya. Rahul berjanji tidak akan menikahinya. Namun, ia mengetahui bahwa ayah Anjali dan saudara perempuannya, Pooja, telah meninggal, meninggalkan mereka berdua sebagai yatim piatu. Ia menikahinya secara spontan meskipun Yash menentangnya. Ketika ia membawa Anjali pulang, Yash tidak mengakui Rahul dan mengingatkannya bahwa ia anak adopsi. Terluka oleh hal ini, Rahul mengucapkan selamat tinggal sambil menangis kepada Nandini dan meninggalkan rumah. Rohan tidak pernah mengetahui kebenaran mengapa Rahul meninggalkan rumah.

10 tahun kemudian, Rohan pulang dari sekolah asrama; ia akhirnya mengetahui dari neneknya mengapa Rahul pergi dan fakta bahwa ia diadopsi. Melihat kepedihan yang ditimbulkan perpisahan ini pada orang tuanya, Rohan bersumpah untuk menyatukan kembali keluarga itu. Ia mengetahui bahwa Rahul, Anjali, dan Pooja telah pindah ke London; ia pergi ke sana, berbohong kepada Yash dengan melanjutkan studinya untuk meraih gelar MBA. Rahul dan Anjali memiliki seorang putra muda, Krish.

Pooja adalah seorang diva ultra-modern yang belajar di King's College London. Ia dan Rohan, yang dulunya adalah teman masa kecil setelah Rahul dan Anjali jatuh cinta, bersatu kembali. Ia mendukungnya dalam usahanya untuk membawa Rahul dan Anjali kembali ke rumah. Rohan menyamar sebagai saudara laki-laki teman Pooja dari India. Rahul membiarkannya tinggal bersama mereka setelah Rohan memperkenalkan dirinya sebagai "Yash" untuk menyembunyikan kebenaran: Rahul tidak mengenali saudara laki-lakinya yang kini sudah dewasa dan sangat berubah setelah melihatnya setelah bertahun-tahun.

Sementara itu, Rohan dan Pooja semakin dekat dan mengembangkan perasaan satu sama lain. Akhirnya, Rahul menyadari bahwa Rohan alias "Yash" adalah saudaranya setelah ia memberi Krish nasihat yang sama seperti yang diberikan Rahul beberapa tahun lalu. Rohan memohon padanya untuk pulang tetapi ia menolak, mengingatkannya tentang apa yang dikatakan Yash. Rohan mengundang Yash dan Nandini ke London dan mengatur reuni rahasia untuk membawa mereka semua ke mal yang sama. Nandini dan Rahul bertemu kembali secara emosional. Rahul menolak untuk bertemu ayahnya. Namun, Yash marah pada Rohan ketika ia melihat Rahul, Anjali dan Pooja bersamanya dan konfrontasi mereka tidak berjalan baik. Yash marah pada Rohan dan menamparnya karena mengejeknya tentang egonya dan bersikap tidak berperasaan terhadap Rahul.

Nandini melawan Yash untuk pertama kalinya, mengatakan kepadanya bahwa dia melakukan kesalahan dengan tidak mengakui Rahul dan menghancurkan keluarga. Setelah kematian nenek mereka, Rohan dan Pooja meyakinkan Rahul dan Anjali untuk pulang. Nandini memberi mereka sambutan yang layak; Ketika Rahul menghampiri Yash, Yash mengakui kesalahannya karena tidak mengakui Rahul dan sambil menangis meminta maaf, mengatakan kepada Rahul bahwa dia selalu mencintainya. Rahul memaafkan Yash, yang kemudian meminta maaf kepada Rohan karena menjauhkannya dari Rahul selama bertahun-tahun, dan Anjali karena tidak menyetujui pernikahan mereka saat itu. Rohan dan Pooja yang telah jatuh cinta, kemudian menikah. Keluarga itu mengadakan perayaan pernikahan Rahul dan Anjali yang terlambat—dengan demikian hidup bahagia bersama dan juga merayakan pernikahan Rohan dan Pooja.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya baca cerpen yang lain dengan judul Heart, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

Isi cerita yang di baca Budi :

Rachel adalah gadis yang tomboy, enerjik, berpenampilan cuek dan penuh inisiatif. Rachel hidup di pegunungan Puncak yang asri, dan meskipun bukan orang terkaya di daerahnya, Rachel hidup dengan bahagia bersama sahabatnya sejak kecil, Farel. Kegiatan mereka sehari-hari diisi dengan kebanyakan bermain bola basket, kegiatan yang mereka sangat nikmati sejak kecil. Mereka juga membuat sebuah rumah pohon, di mana Rachel pernah diam-diam mengukir sesuatu pada pohonnya. Farel tidak pernah tahu apa yang Rachel ukir di sana.

Suatu hari di toko buku, Farel secara tidak sengaja bertemu dengan Luna, gadis cantik, feminin dan lembut. Farel seketika jatuh cinta pada Luna dan meskipun pertemuan mereka berlangsung canggung, Luna setuju untuk bertemu dengan Farel lagi. Farel mengharapkan bantuan dari Rachel untuk meluluhkan hati Luna, tetapi Rachel merasakan sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya, yaitu rasa cemburu. Meskipun begitu demi nama sahabat, Rachel setuju untuk membuat rencana-rencana untuk meluluhkan hati Luna.

Rencana-rencana mereka pun berhasil, Luna semakin luluh hatinya dan semakin menyukai Farel, tetapi membuat Rachel semakin terluka. Lambat laun, Rachel mengubah penampilannya. Ia mencoba memakai dress seperti Luna, dan memakai berbagai macam aksesoris seperti anting-anting dan gelang, dan memakai make-up. Farel pun menyadari perubahan dari Rachel, tetapi bukannya tertarik pada Rachel seperti yang diharapkannya, Farel malah merasa bahwa Rachel menjadi aneh dan telah berubah. Rachel, semakin terluka, berpura-pura meyakinkan Farel bahwa ia tetaplah Rachel yang dulu dan tidak berubah.

Hari demi hari berlalu dan Farel bersama Luna kian dekat. Rachel jadi sangat jarang bertemu Farel, bahkan untuk bermain basket bersama. Farel pun mengajak Luna untuk berperahu di danau, tetapi perahu mereka oleng dan mereka terjatuh. Farel yang merasa semuanya lucu tertawa, tetapi berhenti ketika ia sadar bahwa Luna menggigil tidak berhenti. Farel pun sadar bahwa Luna sebenarnya sedang sakit. Di tempat lain, Rachel yang sendirian dengan kesal menusuk-nusuk tanah dengan sebilah pisau, bahkan juga menusuk bola basket dari tim yang sedang bermain sampai kempis.

Pada hari lain, Farel sedang bersama Luna di sebuah taman. Rachel melihat mereka berjauhan dan mendapati Farel berciuman dengan Luna, menghancurkan hatinya seutuhnya dan membuat ia berlari tak tentu arah. Yang Rachel tidak tahu adalah, bahwa saat berciuman dengan Farel, Luna memuntahkan darah dari mulutnya, dan harus segera dirawat di rumah sakit. Rachel yang berlari tanpa tujuan, jatuh di sekitar lereng gunung kearah jurang dan dikirim pula ke rumah sakit yang sama dengan Luna. Rachel pun mengetahui kenyataan pahit bahwa kakinya harus segera diamputasi karena bisa membahayakan hidupnya.

Farel setiap hari menjenguk Luna dan Rachel di rumah sakit, tetapi Rachel sadar bahwa ia hanya menjenguknya sesekali dan lebih sering menjenguk Luna. Rachel menjadi semakin marah pada Farel, tetapi Rachel dan Farel menyadari bahwa Luna sakit parah dan benar-benar membutuhkan donor hati agar bisa bertahan hidup. Ayah Luna, Adam, dan Farel berusaha mencari donor kesana kemari tetapi tidak berhasil mendapatkannya. Waktu Luna pun semakin tipis dan Luna pun mendekati kematiannya.

Farel lalu diperlihatkan berjalan kesebuah pemakaman menuju sebuah makam yang masih baru, dan di sebuah twist cerita dilihatkan kalau itu adalah makam Rachel, bukan Luna yang tadi sekarat. Ternyata Rachel mendonorkan hatinya kepada Luna, bukan untuk menyelamatkan nyawa Luna yang sangat ia benci karena mencuri Farel darinya, tetapi agar ia bisa terus hidup di tubuh Luna sebagai hati yang memikirkan dan mencintai Farel sampai mati. Rachel juga meninggalkan pesan agar Farel melihat ke rumah pohon mereka, tempat Rachel kecil mengukir sesuatu di awal cerita.

Farel yang telah menikah dengan Luna dan memiliki anak, pergi ke tempat mereka biasa bermain basket dan naik ke atas rumah pohon. Di sanalah Farel menyadari bahwa Rachel pernah mengukir "Rachel love Farel", dan ia pun menyadari betapa Rachel mencintainya sejak ia kecil. Farel pun menangis keras di rumah pohon itu karena keterlambatannya menyadari ketulusan hati Rachel padanya.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas gitu, ya ada piring yang ada singkong rebus, ya dan mainan yang terbuat dari kardus gitu.

"Ngopi," kata Eko.

"Eko mau ngopi....buat sendiri, ya Eko!" kata Budi.

Budi memberikan satu bungkus sachet kopi Luwak White Koffie pada Eko, ya Eko mengambil dengan baik satu bungkus kopi sachet Luwak White Koffie gitu.

"Kopi...Luwak White Koffie," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuat kopi dengan baik. Singkat waktu, ya kopi jadi dan kopi di minum dengan baik gitu.

"Enak kopi Luwak White Koffie," kata Eko.

"Emmm," kata Gema.

Eko selesai minum kopi, ya gelas berisi kopi di taruh di meja gitu.

"Main permainan ular tangga saja Budi!" kata Eko. 

"Ok. Main permainan ular tangga!" kata Budi. 

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita. Ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. CAHAYA gitu, ya pemilik perusahaan adalah Adit gitu. Ya Adit menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Victoria gitu. Kiara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Adara yang kerja dengan baik di hotel Horison gitu, ya pemilik hotel adalah Noel gitu. Ya Noel menjalankan rumah tangganya dengan baik dengan istri tercinta Aqeela gitu. Gibran anaknya Noel dan Aqeela gitu. Ya Gibran kerja dengan baik di hotel Horison, ya sebagai bos baik yang mengelola hotel Horison dengan baik gitu. Gema dan Gibran berteman baik gitu, ya yang membedakan Gema dan Gibran adalah agama yang di yakini gitu, ya Gema agama Hindu dan Gibran agama Kristen gitu. Gema memang berpacaran dengan baik sama Kiara gitu. Gibran suka dengan Adara karena cantik, baik, dan kerjaannya di hotel baik gitu. Ya Gibran menjalankan pendekatan dengan baik sama Adara tujuan jadian, ya jadi hubungan pertemanan yang di jalankan Gibran dan Adara baik gitu. Gema ingin setia pada Kiara gitu, ya tapi Gema tertarik dengan cewek cantik yang bernama Vio gitu. Ya Vio teman kuliahnya Kiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik gitu Gema dan Vio secara diam-diam, ya agar Kiara tidak tahu gitu. Gibran teman baik Gema, ya Gibran tahu sih...Gema menjalin kisah cinta dengan dua cewek, ya Kiara dan Vio gitu. Gibran tidak peduli urusan Gema yang punya pacar dua gitu. Gema menjalankan kisah cinta dengan baik dengan Kiara dan Vio gitu. Gibran yang suka sama Adara, ya Gibran berhasil jadian sama Adara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Kiara yang tidak tahu hubungan kisah cinta Gema dan Vio, ya akhirnya tahu gitu. Kiara kesal dengan perselingkuhan dengan Gema dengan Vio, ya Kiara kecewa dengan Vio karena berpacaran dengan Gema gitu. Kiara memutuskan putus hubungan kisah cinta sama Gema gitu. Gema menerima putus sama Kiara gitu. Ya Kiara fokus kuliah di Universitas dengan baik gitu. Gema tetap menjalin kisah cinta dengan Vio gitu. Ya Gema masih cinta sih sama Kiara, ya maka di pikirkan dengan baik gitu Kiara sama Gema gitu. Noel tidak suka dengan hubungan Gibran dan Adara gitu, ya karena Noel inginnya Gibran dengan Indah gitu. Ya Indah anaknya Surya dan Bulan gitu. Surya pemilik restoran, ya Indah sebagai bos baik mengelola restoran dengan baik gitu. Noel dan Surya berteman baik gitu. Hubungan Gibran dan Adara putus juga, ya karena Adara yang menginginkan putus gitu dari Gibran, ya Adara sadar siapa dirinya? Ya dari keluarga biasa-biasa saja gitu, ya orang tua Adara adalah Ayu dan Andre gitu. Ya Andre masih menjalankan kerjaannya dengan baik narik mobil angkot gitu. Gibran menerima sih putus dari Adara karena Gibran di desak sama Noel gitu, ya Gibran harus jadian sama Indah gitu. Gibran dan Indah yang di jodohkan, ya menjalankan proses dengan baik....dengan pertemanan yang baik gitu. Memang sih...Gibran dan Indah saling suka gitu. Gema yang menjalin kisah cinta dengan Vio, ya Gema selalu memikirkan Kiara gitu. Gibran yang masih cinta Adara, ya Gibran masih memikirkan Adara dengan baik gitu. Gema dan Vio putus juga karena keduanya sering cekcok gitu. Vio putus dari Gema, ya Vio menjalin hubungan kisah cinta dengan Rakha gitu. Ya Rakha menjalankan usaha kafe gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Vio dan Rakha baik gitu. Gibran yang dekat dengan Indah, ya Gibran tetap tidak bisa untuk jadian sama Indah karena yang di cintai Gibran adalah Adara gitu. Perjodohan Gibran dan Indah, ya batal gitu. Ya Indah yang tidak bisa bersama Gibran, ya Indah menjalin kisah cinta dengan Devan. Ya Devan pemilik perusahaan PT. MAJU gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Devan dan Indah gitu. Gibran yang cinta sama Adara, ya Gibran berusaha balikan sama Adara gitu. Gema yang masih cinta pada Kiara, ya Gema berusaha balikan sama Kiara gitu, ya Gema meminta maaf dengan baik sama Kiara gitu. Adara yang masih cinta sama Gibran gitu, ya Adara berkata "Mencintaimu sekali lagi". Ya Adara dan Gibran kembali bersama, ya keduanya menjalin hubungan kisah cinta yang baik gitu. Gema berusaha dengan baik untuk balikan sama Kiara gitu. Ya Kiara luluh juga dengan usaha Gema yang ingin balikan sama Kiara gitu, ya Kiara berkata "Mencintaimu sekali lagi". Kiara dan Gema kembali menjalin hubungan kisah cinta dengan baik gitu. Gibran dan Adara dapat restu juga dari Noel, ya Gibran dan Adara yang beragama Kristen jadi keduanya menikah di gereja gitu. Gema dan Kiara kisah cinta berjalan dengan baik, ya keduanya memutuskan menikah dengan baik gitu. Ya Gema dan Kiara agama Hindu, ya menjalankan pernikahan dengan baik dengan cara ajaran Hindu gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Keputusan tokoh Adara pada tokoh Gibran....mencintaimu sekali lagi. Keputusan tokoh Kiara pada tokoh Gema....mencintaimu sekali lagi," kata Eko.

"Mencintaimu sekali lagi," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik main permainan ular tangga gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Hidup ini tetap sama sih....Eko!" kata Budi.

"Demi hidup ini...manusia tetap menjalankan dengan baik....konsep-konsep dari 6 ajaran agama yang berkembang di Indonesia," kata Eko.

"Ya memang realitanya memang begitu sih....demi hidup ini...tetap menjalankan dengan baik....konsep-konsep dari 6 ajaran agama yang berkembang di Indonesia," kata Budi.

"Agama keyakinan, ya 6 ajaran agama," kata Eko.

"Memang agama keyakinan manusia, ya 6 ajaran manusia," kata Budi.

"Sudah di teliti dengan baik sama orang-orang yang lahir duluan, ya tentang 6 ajaran agama...tetap ajaran keyakinan manusia," kata Eko.

"Memang sudah di teliti dengan baik 6 ajaran agama...tetap ajaran keyakinan manusia," kata Budi.

"Bagi yang tidak mempelajari 6 ajaran agama, ya lebih cenderung satu saja gitu....tetap buta kan Budi?" kata Eko.

"Memang Eko.....bagi yang tidak mempelajari 6 ajaran agama, ya lebih cenderung satu saja....tetap buta karena....contohnya orang-orang yang fanatik ini dan itu....ujung-ujung timbul perselisihan dan akhirnya pertikaian," kata Budi.

"Orang-orang fanatik...orang-orang gila," kata Eko.

"Tua muda...fanatik..., ya bisa di bilang orang-orang gila sih," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan ular tangga gitu.

Friday, July 11, 2025

SONTHAM

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema misteri di chenel ANTV, yaaa seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik sambil minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Vamsy, Nandu, dan Bose adalah sahabat masa kecil. Vamsy dan Nandu tumbuh sangat dekat. Bose jatuh cinta pada Sowmya, salah satu teman kuliah mereka. Ketika Bose memberi tahu Vamsy tentangnya, ia menganggap itu sebagai kisah cinta yang pasti akan gagal. Vamsy merasa bahwa persahabatan lebih berharga daripada cinta dan bahwa cinta merusak persahabatan. Nandu, yang ingin menunjukkan cintanya kepada Vamsy di hari ulang tahunnya, kembali ke tempat penampungan karena ia merasa Vamsy mungkin akan tersinggung.

Vamsy berangkat ke Selandia Baru untuk mengawasi operasi luar negeri perusahaan ayahnya. Di Selandia Baru, Vamsy menyadari bahwa ia jatuh cinta pada Nandu melalui seorang rekan kerja, Maggy. Ketika Vamsy kembali ke India, ia mengetahui bahwa Nandu telah bertunangan dengan Venkat. Tepat sebelum pernikahannya, Nandu menerima karangan bunga dari Maggy dari Selandia Baru yang ditujukan kepada Vamsy dan Nandu untuk mengucapkan selamat atas pernikahan mereka. Menyadari bahwa Vamsy mencintainya, Nandu mengejarnya ke bandara dan bertemu dengannya.

***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

"Eko belum datang juga, ya kalau begitu...baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil koran di bawah meja, ya koran di baca dengan baik gitu. Ya berita di koran bagus-bagus sih, ya dari berita pemerintahan luar negeri, berita pemerintahan dalam negeri, berita sosial, berita budaya, berita agama, berita olahraga, ya sampai berita artis luar negeri dan dalam negeri gitu. Cukup lama Budi membaca berita, ya Eko datang juga gitu. Eko memarkirkan motornya di depan rumah Budi gitu. Budi selesai baca koran dan koran di taruh di bawah meja dengan baik gitu. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Yaaa Eko melihat dengan baik di meja ada anglo kecil yang di atasnya ada tekok kaleng seperti biasa berisi air panas gitu, ya ada piring yang ada singkong rebus, ada buku gambar, ya dan juga ada mainan topeng yang terbuat dari kardus gitu.

"Mainan," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil mainan topeng gitu.

"Budi buat mainan topeng yang terbuat dari kardus....topeng Kamen Rider Jin Burning Falcon," kata Eko.

"Aku buat topeng yang terbuat dari kardus...Kamen Rider Jin Burning Falcon...nilai kreatifitas aku saja!" kata Budi.

"Nilai kreatifitas Budi...buat topeng yang terbuat dari kardus...topeng Kamen Rider Jin Burning Falcon," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Cerita Kamen Rider Jin Burning Falcon...bagus kan Budi?" kata Eko.

"Yaaa memang sih...Eko....cerita Kamen Rider Jin Burning Falcon...bagus!" kata Budi.

"Hiburan acara Tv Kamen Rider," kata Eko.

"Memang hiburan acara Tv Kamen Rider," kata Budi.

"Acara Tv tetap berkaitan dengan urusan ekonomi," kata Eko.

"Memang sih...Eko...acara Tv tetap berkaitan dengan urusan ekonomi," kata Budi.

Eko memakai topeng gitu.

"Gimana Budi...aku keren pake topeng Kamen Rider Jin Burning Falcon?" kata Eko.

"Keren!" kata Budi.

Eko melepas topeng gitu.

"Mainan anak-anak...mainan topeng... tujuannya happy-happy," kata Eko.

"Memang mainan anak-anak....mainan topeng...tujuan happy-happy," kata Budi.

"Topeng yang di buat Budi bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

Eko menaruh topeng di meja.

"Acara Tv...tetap berkompetisi dengan baik...luar negeri dan dalam negeri," kata Eko.

"Ya acara Tv... berkaitan dengan ekonomi gitu, ya acara Tv...tetap berkompetisi dengan baik...luar negeri dan dalam negeri," kata Budi.

"Hasil...dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang berkaitan dengan acara Tv...luar negeri dan dalam negeri, yaaa rezeki masing-masing," kata Eko.

"Omongan Eko benar sekali!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil buku gambar gitu.

"Budi gambar apa di buku gambar?" kata Eko.

"Yaaa buka saja buku gambar! Eko akan tahu sendiri apa yang aku gambar?" kata Budi.

"Aku buka buku gambar!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Buku gambar di buka dengan baik sama Eko, yaaa Eko melihat dengan baik gambar-gambar yang di buat Budi gitu.

"Budi buat gambar artis dangdut cewek yang karirnya lagi bagus-bagusnya," kata Eko.

"Becanda kan Eko?" kata Budi.

"Aku cuma becanda saja Budi. Ya di buat Budi di buku gambar, ya gambar-gambar Ejen Ali dan kawan-kawan," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Budi buat gambar Ejen Ali dan kawan-kawan...karena Budi suka acara Tv...animasi Ejen Ali...kan Budi?" kata Eko.

"Memang sih...Eko...aku buat gambar Ejen Ali dan kawan-kawan karena aku suka dengan acara Tv...animasi Ejen Ali," kata Budi.

"Cerita Ejen Ali...bagus, ya terhibur dengan baik yang menonton acara Tv animasi Ejen Ali," kata Eko.

"Memang sih....Eko...cerita Ejen Ali bagus, yang menonton acara Tv...animasi Ejen Ali...terhibur dengan baik," kata Budi.

"Animasi Ejen Ali...berasal dari Malaysia," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Hubungan kerja terjalin dengan baik...urusan ekonomi...Malaysia dan Indonesia," kata Eko.

"Animasi Ejen Ali di produksi di Malaysia...di pasarkannya dengan baik ke Indonesia. Memang terjadi hubungan kerja yang baik...urusan ekonomi....Malaysia dan Indonesia," kata Budi.

"Roda ekonomi di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Eko.

"Roda ekonomi," kata Budi.

"Gambar-gambar yang di buat Budi bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menutup buku gambar dan buku gambar di taruh di meja dengan baik.

"Main permainan kartu Domino saja Budi!" kata Eko.

"Okey...main permainan kartu Domino!" kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik gitu dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu Domino dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal dengan baik di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Asal Victoria dari Bekasi. Hidup di Malaysia penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang demi hidup ini. Ya demi hidup ini...Victoria kerja dengan baik di perusahaan PT. PRIMA gitu. Eca Aura teman kerja Victoria di perusahaan gitu. Ya Eca Aura keturunan Tionghoa gitu, ya agama yang di yakini...berdasarkan orang tua adalah Kristen gitu. Pacar Eca Aura...keturunan Tionghoa...namanya Boy gitu. Ya Boy memang beragama Kristen Katolik, ya awalnya sih agama Boy Konghucu gitu...bisa di bilang sih Boy masuk agama Kristen Katolik dasar keinginan sendiri gitu. Ya Boy menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Eca Aura dan Boy baik gitu. Victoria dan Eca Aura yang berteman baik, ya keduanya sering jalan bersama ke tempat-tempat yang baik yang ada di Kuala Lumpur tujuannya happy-happy gitu. Suatu tempat favorit Victoria dan Eca Aura gitu...di sebuah kafe yang ada live musik gitu. Pemilik kafe adalah Fattah gitu, ya Fattah...asli orang Malaysia gitu. Penyanyi di kafe adalah Aqeela, ya memang Aqeela asli orang Malaysia gitu. Ya Aqeela menjalin kisah cinta dengan Adit gitu. Ya Adit kerja di bank, ya Adit asli orang Malaysia gitu. Eca Aura dan Victoria berteman baik sih dengan Fattah gitu. Fattah suka dengan Victoria karena Victoria cantik dan perilaku baik gitu. Ya Fattah sadar sih...dengan keadaannya sih bahwa dirinya di jodohkan dengan baik sama orang tuanya dengan cewek yang bernama Siti gitu. Ya Siti asli orang Malaysia, ya kerjaan Siti menjalankan usaha rumah makan gitu.
Fattah telah setuju sih perjodohan dengan Siti gitu, ya jadi Fattah harus menjalankan dengan baik keputusannya untuk menikah dengan Siti gitu. Hubungan Fattah dan Victoria jadinya teman baik gitu. Di kafe, ya Victoria dan Eca Aura dapet kenalan cowok gitu, ya nama cowok adalah Noel gitu. Ya Noel asli orang Malaysia dan Noel kerja dengan baik di perusahaan PT. ASTRO gitu. Hubungan pertemanan baik sih Noel, Victoria, dan Eca Aura gitu. Eca Aura tertarik dengan Noel yang ganteng gitu. Victoria biasa saja dengan Noel gitu. Ya Noel suka dengan Victoria gitu, ya keinginan Noel sih jadian sama Victoria gitu. Noel dan Victoria yang berteman baik, ya keduanya jalan bareng sih, ya Noel ngajak Victoria ke tempat makan favorit Noel gitu. Di sebuah rumah makan, ya Noel dan Victoria berada gitu, ya keduanya menikmati makan yang enak termasuk minumnya gitu. Makan andalan di rumah makan Rakha adalah nasi lemak gitu. Memang Rakha asli orang Malaysia gitu. Rumah tangga yang di jalankan Rakha dengan Naura baik gitu. Gema dan Gibran yang berasal dari Bekasi, ya memang tinggal di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Demi hidup di Malaysia penuh dengan kompetisi gitu, ya Gema dan Gibran kerja dengan baik di rumah makan Rakha gitu. Victoria senang bertemu Gema dan Gibran karena sama-sama dari Bekasi gitu. Hubungan pertemanan terjalin sih... Victoria, ya Gema dan Gibran gitu. Noel sering makan di tempat Rakha, ya memang Noel berteman baik sama Gema dan Gibran gitu. Gema dan Gibran masih jomblo gitu. Noel yang suka sama Victoria, ya Noel berusaha dengan baik untuk jadian sama Victoria gitu. Mantan Noel yang bernama Vio gitu. Ya Vio orang asli Malaysia gitu dan kerjaan Vio model gitu. Vio meninggalkan Noel karena Vio ingin bersama William gitu. Ya William orang asli Malaysia, ya William kaya...pemilik hotel gitu. Vio dan William menikah gitu. Di malam pertama William meninggal karena serangan jantung gitu. Vio bersedih karena William meninggal gitu. Memang William di makam dengan baik gitu. Vio memang masih perawan, ya status janda kaya gitu. Hidup sendiri membuat diri Vio tidak enak gitu, ya karena Vio masih ada rasa suka sama Noel jadi Vio ingin balikan sama Noel gitu. Vio dan Noel bertemu dengan baik, ya keduanya sering jalan bareng sih. Vio ingin balikan sama Noel gitu. Ya Noel yang suka sama Victoria, ya Noel ingin jadian sama Victoria gitu. Victoria sampai tahu sih...Noel dekat mantannya...Vio gitu. Ya Victoria lebih baik menjauh dari Noel gitu, ya Victoria fokus kerja di perusahaan dan Victoria seperti biasa sering jalan bareng sama teman baik Eca Aura gitu. Vio berusaha dengan baik untuk jadian sama Noel gitu. Ya Noel merasa bimbang gitu untuk memutuskan untuk memilih Vio apa Victoria gitu?. Noel punya teman baik bernama Salman gitu. Ya Salman kerja dengan baik perusahaan PT. ASRO gitu. Ya Salman orang keturunan India yang tinggal di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Agama yang yakini Salman...agama Hindu. Memang Salman punya istri sih yang bernama Neetii gitu, ya rumah tangga di jalankan dengan baik sih Salman dan Neetii gitu. Noel bercerita sama Salman tentang urusan milih cewek antara Vio dan Victoria gitu. Sebagai teman baik sih Salman memberikan masukan baik pada Noel untuk memilih cewek yang di sukai dengan hati gitu. Noel menerima dengan baik masukan baik dari Salman gitu. Noel merasakan dengan baik gitu, ya untuk mengenang kebersamaan Vio dan Victoria gitu. Kenangan dan kenangan yang baik di rasakan dengan baik sama Noel gitu. Kenangan Noel merasa senang banget bersama Victoria gitu, ya jadi Noel memilih dengan hatinya...memilih Victoria gitu. Noel pun bertemu dengan Vio untuk membicarakan dengan baik bahwa Noel tidak bisa bersama Vio karena alasannya Noel cinta Victoria gitu. Vio sadar sih tidak bisa balikan sama Noel gitu. Noel menemui Victoria dengan baik gitu. Noel dan Victoria bertemu di kafe gitu, ya Victoria dan Eca Aura biasa ke kafe gitu. Noel menyatakan cinta pada Victoria gitu. Eca Aura menyuruh Victoria untuk menerima cinta Noel gitu. Victoria memang suka sama Noel gitu, ya jadi Victoria menerima cinta Noel gitu. Noel senang di terima cinta sama Victoria gitu. Hubungan kisah cinta terjalin dengan baik Victoria dan Noel gitu. Eca Aura senang banget Victoria jadian sama Noel gitu. Noel dan Victoria sering jalan bareng gitu, ya ke tempat-tempat yang baik tujuannya happy-happy, ya kedua ada rencana menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah tokoh Victoria yang tinggal baik di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu dan juga kisah cinta tokoh Victoria dengan tokoh Noel...asli orang Malaysia," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main kartu Domino gitu.

83

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus di chenel Allplay Ent, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sambil minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai dengan adegan pembukaan hitam-putih dari Final Piala Dunia Kriket 1983 pada tanggal 25 Juni 1983 antara India dan Hindia Barat. Selama babak kedua ketika India melakukan fielding, Madan Lal melempar bola ke arah Viv Richards yang sedang melakukan strike. Richards mengangkat bola ke udara untuk mendapatkan six tetapi akhirnya tertangkap oleh Kapil Dev.

Cerita kemudian beralih ke tanggal 30 Mei 1983 di kantor BCCI di Mumbai, tempat para pejabat BCCI mendapat undangan ke Piala Dunia Kriket. Sunil Gavaskar dicopot dari jabatan kapten dan Kapil Dev diangkat menjadi kapten. Para pemain kriket yang ada dalam skuad, yaitu Dev, Mohinder Amarnath, Kirti Azad, Madan Lal, dan Sunil Valson, sudah berada di Inggris dan bermain di Country Circket.

Bersama manajer tim PR Man Singh, anggota tim lainnya yang meliputi Gavaskar, Krishnamachari Srikkanth, Syed Kirmani, Sandeep Patil, Dilip Vengsarkar, Yashpal Sharma, Roger Binny, Ravi Shastri, dan Balwimder Singh Sandhu tiba di London di mana mereka menyaksikan Tim Kriket Hindia Barat, pemenang Piala Dunia dua kali, diburu oleh para fotografer di bandara. Setelah mereka tiba di hotel, mereka bergabung dengan anggota tim lainnya.

Tim gagal total selama empat pertandingan pemanasan yang menyebabkan keraguan tentang kinerja tim India di babak penyisihan grup Piala Dunia itu sendiri. Selama konferensi pers, Dev dengan percaya diri memberi tahu para wartawan bahwa timnya ada di sini untuk menang. Selama sesi pelatihan tim Hindia Barat, tim India menyaksikan empat bowler cepat mematikan mereka yaitu Michael Holding, Andy Roberts, Malcolm Marshall, dan Joel Garner yang dikenal karena memberikan bouncer mematikan kepada para batsman. Pada upacara di Istana Buckingham, Ratu mengucapkan semoga sukses kepada tim dan tim melanjutkan untuk foto bersama. Dalam perjalanan kembali ke hotel mereka di bus, Dev memberikan pidato inspiratif selama pertemuan tim dalam bahasa Inggris yang beraksen.

Piala Dunia dimulai dengan India yang ditempatkan di Grup B bersama tim-tim kuat Australia dan Hindia Barat. Zimbabwe yang ternyata akan memulai debut Piala Dunia mereka juga ditempatkan di grup yang sama. India secara tak terduga memenangkan pertandingan pertama mereka melawan Hindia Barat dengan 34 run di Old Trafford Circket Ground dengan Yashpal Sharma menjadi Pemain Terbaik Pertandingan atas kontribusinya sebesar 89 run (yang juga merupakan skor individu tertinggi yang dibuat oleh pemain kriket India saat itu).

Rekan setim kemudian merayakan kemenangan di sebuah bar malam itu. Mereka juga berhasil memenangkan pertandingan berikutnya melawan Zimbabwe dengan 5 wickets di Grace Road, Leicester sehingga meningkatkan harapan para penggemar India. Patil mencetak gol setengah abad dan Madan Lal dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan.

Namun, tim menjadi terlalu percaya diri dan kalah dalam pertandingan berikutnya melawan Australia dengan selisih besar 162 run. Dev kecewa dengan penampilan tim, terutama penampilan Roger, dan Gavaskar tidak dapat bermain karena cedera kaki.

Dengan absennya Gavaskar, pertandingan berikutnya dengan Hindia Barat ternyata menjadi pertandingan yang brutal karena pada babak pertama, Viv Richards mengalahkan para bowler India dengan telak sehingga mencetak 119 run dari 146 bola. Babak kedua tampaknya lebih keras ketika Malcolm Marshall melempar bola pantul yang mematikan ke batsman India dan salah satu bouncer mengenai dagu Dilip Vengsarkar, melukainya. Mohinder Amarnath mencetak 80 run dengan berani menghadapi para bouncer tetapi India kalah dalam pertandingan dengan selisih 66 run. Pertandingan kriket ini tampak lebih seperti medan perang berdarah daripada permainan kriket.

Moral tim hancur. Moral tim semakin hancur karena Vengsarkar tidak dapat mengikuti pertandingan Piala Dunia yang tersisa karena cedera yang mengakibatkan tujuh jahitan. Tim yang putus asa di dalam bus terjebak di rute karena kerumunan orang Hindia Barat merayakan dan menghalangi jalan. Namun, mereka melihat seorang anak laki-laki India melambaikan bendera India buatan sendiri yang membuat tim menangis dan membangkitkan semangat mereka.

Pertandingan berikutnya melawan Zimbabwe pada tanggal 18 Juni di Nevill Ground adalah pertandingan hidup-mati karena India akan tersingkir dari turnamen jika kalah. Para istri pemain kriket juga muncul untuk menunjukkan dukungan mereka karena pertandingan ini dianggap sebagai pertandingan terakhir mereka. Gavaskar kembali ke tim untuk memulihkan diri dari cederanya. India mengawali pertandingan dengan awal yang buruk, mencetak 9 run dengan kehilangan 4 wicket. Dev melangkah tergesa-gesa ke lapangan tanpa helm karena ia sedang mandi. Saat berjalan ke lapangan, ia melihat kerumunan orang India yang putus asa. Ia kemudian mulai mencetak run tetapi wicket terus berjatuhan. Selama istirahat makan siang, Dev mengeluarkan tongkat Mongoose yang memungkinkannya untuk melakukan pukulan yang lebih kuat dan memberikan serangan balik yang lebih baik kepada para bowler. Ia kemudian mulai memukul batas secara terus-menerus. Dev kemudian membuat rekor dunia 175 run (yang sebelumnya 171 run dibuat oleh Glenn Turner di Piala Dunia 1975) dan disambut dengan tepuk tangan meriah dari penonton dan wasit. India mencetak 266 run yang gagal dicapai Zimbabwe sehingga India memenangkan pertandingan dengan selisih 31 run dan mempertahankan tempat mereka di turnamen. Ini juga pertama kalinya pemain India mencetak century dalam pertandingan ODI, dengan Kapil Dev menjadi yang pertama.

Sebuah pesta diadakan oleh Komisioner Tinggi, di mana semua anggota tim hadir kecuali Binny yang tidak muncul karena ia kecewa dengan Dev yang terus-menerus menegurnya atas penampilannya dalam latihan bowling. Di pesta itu, Srikkanth bercanda dan dengan nada bercanda mengatakan kepada orang banyak bahwa Dev sudah gila karena ia mengatakan kepada mereka bahwa mereka akan mengalahkan Hindia Barat yang merupakan tim terkuat di dunia kriket, tetapi kemudian ia mengatakan bahwa ia percaya kepada kaptennya dan ia hanya akan pulang dengan memenangkan Piala Dunia.

Pertandingan Babak Grup terakhir dengan Australia di County Ground, Chelmsford pada tanggal 20 Juni merupakan kemenangan mudah bagi India karena mereka menang dengan selisih besar 118 run dengan Binny menjadi Pemain Terbaik Pertandingan atas kontribusinya mengambil 4 wicket, puji Kapten. India lolos ke semifinal dan ini menciptakan gelombang kegembiraan di seluruh negeri karena India berhasil lolos ke semifinal untuk pertama kalinya. Perdana Menteri Indira Gandhi memerintahkan kementeriannya untuk memastikan bahwa setiap kota dan desa di negara itu mendapatkan layanan televisi sehingga pertandingan semifinal dapat disiarkan.

Selama semifinal dengan Inggris, para batsman Inggris mencetak banyak run di awal. Sandhu tidak dapat melempar dengan baik karena ia kecewa karena pertunangannya dengan tunangannya Simran dibatalkan sehari sebelum semifinal karena kondisi tempat tinggalnya dan gajinya yang rendah. Amarnath dan Kirti Azad menghentikan pasokan run Inggris dengan mengambil wicket. Azad mengambil wicket Ian Botham di mana bola secara mengejutkan berputar rendah ke tanah. Inggris dibatasi pada skor 213 all out. Di inning kedua Amarnath dan Sharma membangun run untuk India, namun, Amarnath kehabisan run. Selama kemitraan Dev dan Patil ketika 4 run dibutuhkan untuk menang, ada invasi prematur di lapangan oleh penggemar India. Hal ini menyebabkan kapten Inggris Bob Willis menempatkan fieldernya di sisi kiri sehingga mereka dapat melarikan diri jika ada invasi lain. Patil memukul empat dan India lolos ke final Piala Dunia 1983. Amarnath dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan.

Hal ini menciptakan kegembiraan lebih lanjut di India karena kemenangan ini tampak sebagai sesuatu yang tidak terduga. Pada tanggal 25 Juni di Lords, India menghadapi Hindia Barat lagi untuk final dengan yang terakhir memenangkan undian dan memilih untuk melakukan bowling. Pada awalnya, batsman India dibatasi secara ketat oleh para bowler dengan Gavaskar yang dikeluarkan karena 2 run, tetapi Srikkanth secara agresif mencetak 38 run menjadikannya pencetak skor tertinggi untuk tim India. Namun, tim tersebut habis-habisan untuk 183 yang menjadikannya skor terendah di final Piala Dunia. Dev menginspirasi timnya untuk membatasi batsman Hindia Barat dari mencetak run.

Tim melangkah ke lapangan dengan sambutan meriah di ruang umum. Pada inning kedua, Sandhu mengambil wicket dari Gordon Greenidge yang memberi India keunggulan. Namun, Richards meluncurkan rentetan batas terutama saat Madan Lal sedang melempar. Madan Lal meminta Dev untuk membiarkannya melempar over lainnya karena Richards meremehkannya dan Dev memberinya over lain untuk melempar. Dia melempar ke Richards dan Richards melambung di udara untuk enam (seperti yang ditunjukkan dalam urutan pembukaan film) tetapi ditangkap oleh Dev. Ini terbukti menjadi titik balik pertandingan. Dengan Richards dikeluarkan, wicket Hindia Barat jatuh dengan cepat dengan Amarnath mengambil 3 wicket. Ketika Hindia Barat tertinggal 9 wicket, Amarnath melempar ke Holding yang merupakan batsman terakhir. Holding meleset dan bola mengenai bantalannya. Amarnath dan seluruh tim mengajukan banding untuk pemecatan dan Holding diberikan keluar yang menyebabkan India memenangkan Piala Dunia. Tim bergegas menuju ruang ganti dan kerumunan yang gembira berhamburan ke lapangan dan perayaan dimulai di India. Sachin Tendulkar muda di Mumbai berjanji akan bermain untuk tim kriket India. Amarnath dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan dan Dev mengangkat trofi bersama tim India.

Saat kredit bergulir, Kapil Dev yang asli diperlihatkan tengah berbagi pengalamannya memenangkan Piala Dunia bersama dengan montase foto-foto lama tim tersebut.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik, ya baca cerpen lain yang judulnya Dilwale Dulhania Le Jayenge, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Raj Malhotra dan Simran Singh adalah warga India yang tinggal di London. Simran dibesarkan oleh ayahnya yang keras dan konservatif, Baldev Singh, sementara ayah Raj, Dharamvir Malhotra, ya sangat bersikap liberal. Simran selalu bermimpi bertemu dengan pria idamannya; ibunya, Lajjo, mengingatkannya bahwa mimpi itu baik, tetapi kita tidak boleh percaya begitu saja bahwa mimpi itu akan menjadi kenyataan. Suatu hari, Baldev menerima sebuah surat dari temannya, Ajit, yang tinggal di Punjab, India. Ajit ingin menepati janji yang dia dan Baldev buat pada 20 tahun yang lalu—agar Simran menikahi putranya, Kuljeet. Simran kecewa, karena ia tidak ingin menikahi seseorang yang belum pernah ia temui sebelumnya.

Suatu malam, Raj memasuki toko Baldev setelah waktu tutup untuk membeli bir. Baldev menolaknya, tetapi Raj mengambil bir, melemparkan uangnya ke meja, dan kemudian melarikan diri. Baldev yang marah menyebut Raj sangatlah memalukan. Sementara itu, ayah Raj menyetujui permintaan anaknya untuk melakukan perjalanan ke Eropa bersama teman-temannya, dan teman-teman Simran telah mengundang Simran untuk melakukan perjalanan yang sama. Simran meminta kepada ayahnya untuk membiarkannya melihat dunia sebelum pernikahannya, dan ayahnya pun menyetujuinya.

Di perjalanan, Raj dan Simran bertemu. Raj terus-menerus menggoda Simran, hingga membuat Simran jengkel. Akhirnya, merekapun ketinggalan kereta yang menuju ke Zurich dan terpisah dari teman-teman mereka, tetapi mereka mulai berpergian bersama dan akhirnya merekapun berteman. Raj jatuh cinta pada Simran pada saat perjalanan, dan ketika mereka berpisah di London, Simran menyadari bahwa ia juga jatuh cinta padanya. Di rumah, Simran bercerita kepada ibunya tentang laki-laki yang ia temui pada saat di perjalanan; Baldev tak sengaja mendengar percakapan itu dan menjadi marah kepada putrinya. Baldev mengatakan bahwa mereka akan pindah ke India pada hari berikutnya. Sementara itu, Raj memberi tahu ayahnya tentang Simran dan bahwa gadis itu akan segera menikah. Raj mengira bahwa Simran juga mencintainya, sehingga ayahnya mendorongnya untuk mengejarnya.

Di India, Baldev bertemu kembali dengan kerabatnya dan temannya, Ajit. Simran dan adik perempuannya, Chutki langsung tak menyukai tunangannya Simran, Kuljeet, karena sifatnya yang sombong. Simran rindu kepada Raj, tetapi ibunya menyuruhnya untuk melupakan lelaki itu, karena sang ibu tahu kalau Baldev tidak akan pernah menerima hubungan Simran dan Raj. Pagi berikutnya, Raj tiba di luar rumah tempat Simran tinggal dan mereka berduapun bertemu kembali. Raj berteman dengan Kuljeet dan dengan cepat diterima oleh kedua keluarga. Kemudian, ayah Raj tiba di India dan juga berteman dengan keluarga Simran dan Kuljeet. Alhasil, Lajjo dan Chutki mengetahui bahwa Raj adalah laki-laki yang Simran cintai di Eropa. Lajjo juga memberitahu agar Raj dan Simran melarikan diri, tetapi dia menolaknya. Baldev mengenali Raj dari insiden bir tetapi akhirnya menerimanya. Namun, setelah ia menemukan foto Raj dan Simran bersama-sama di Eropa, ia menampar dan menghina Raj dan menyuruhnya pergi.

Ketika Raj dan ayahnya sedang menunggu kereta di stasiun, Kuljeet, yang marah akibat perasaan cinta Raj kepada Simran, tiba dengan teman-temannya dan menyerang mereka. Akhirnya, Baldev dan Ajit tiba dan menghentikan perkelahian itu, dan Raj naik kereta dan berangkat dengan ayahnya. Simran kemudian tiba dengan ibunya dan saudara perempuannya; dia mencoba ikut dengan Raj di kereta, tetapi Baldev menghentikannya. Simran memohon pada ayahnya untuk membiarkannya pergi, dengan mengatakan bahwa dia tidak bisa hidup tanpa Raj. Baldev, menyadari tidak ada yang lebih mencintai putrinya daripada Raj, kemudian ia membiarkannya pergi, dan Simran-pun berlari mengejar Raj yang ada di kereta dan meraih tangannya.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. 

"Emmm," kata Budi.

"Ngomong-ngomong Budi masih kan ngumpulin data ini dan itu....berkaitan dengan pendidikan tingkat SD sampai SMA?" kata Eko.

"Aku menjalankan penelitian dengan baik, ya aku masih mengumpulkan data ini dan itu....berkaitan dengan pendidikan tingkat SD sampai SMA!" kata Budi.

"Masih...toh!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Data ini dan itu...ada yang ini dan itu kan Budi?" kata Eko.

"Ada sih...Eko...data ini dan itu yang di kumpulkan....ada yang ini dan itunya," kata Budi.

"Manusia dan manusia," kata Eko.

"Ya memang manusia dan manusia," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main kartu remi saja Budi!" kata Eko.

"Oke....main kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu remi dengan baik, ya main permainan cangkulan gitu. 

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita. Ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Andre dan Ayu punya anak bernama Gema gitu. Surya dan Amanda punya anak bernama Kiara gitu. Andre bertanggaan dengan Surya gitu. Karena perselisihan Andre dan Surya dari masa kuliah sampai sekarang gitu, ya jadi Andre dan Ayu tidak membolehkan Gema berteman baik sama anaknya Surya dan Amanda gitu. Ya Surya dan Amanda tidak membolehkan Kiara berteman baik dengan anaknya Andre dan Ayu gitu. Gema dan Kiara diam-diam saja berteman gitu. Cerita sih buat Gema dan Kiara dewasa gitu, ya keduanya menjalankan kuliah di Universitas gitu. Andre tetap melarang Gema untuk berteman dengan anaknya Surya. Ya Surya tetap melarang Kiara berteman sama Gema gitu. Ya Gema dan Kiara berteman diam-diam saja gitu. Gema mulai merasakan rasa suka sama Kiara gitu. Kiara sedang dekat dengan Harry gitu. Ya Harry menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Ya Kiara yang dekat dengan Harry, ya Kiara cuek sama Gema gitu. Gema berteman baik sama Gibran. Ya Gibran kuliah dengan baik di Universitas gitu dan Gibran berpacaran dengan Stevani gitu. Gema yang suka dengan Kiara, ya Gema bersama Gibran berbuat sesuatu...agar Kiara tidak jadian sama Harry gitu. Usaha yang di lakukan Gema dan Gibran berhasil sih, ya membuat Harry tidak menyukai Kiara jadi Harry menjalin cinta sama Victoria gitu. Ya Victoria menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Kiara sampai tahu yang membuat Harry tidak suka dengan Kiara karena ulah Gema dan Gibran gitu. Kiara marah sama Gema gitu. Ya Gema berusaha dengan baik meminta maaf sama Kiara gitu. Ya Kiara tidak memaafkan Gema dan Gema terus meminta maaf sama Kiara gitu. Surya dan Amanda menjodohkan Kiara dengan Fattah anaknya Mohan dan Aqeela gitu. Ya Fattah menjalankan usaha dealer mobil gitu. Memang terjadi pertemuan sih Fattah dan Kiara gitu. Fattah suka dengan Kiara dan Kiara suka dengan Fattah gitu. Gema dengan Gibran berusaha dengan baik untuk menggagalkan perjodohan Kiara dan Fattah gitu. Usaha yang di lakukan Gema dan Gibran berhasil sih membuat perjodohan Kiara dan Fattah gagal gitu. Ya Kiara sampai tahu sih yang membuat perjodohan Kiara dan Fattah gagal karena Gema dan Gibran gitu. Kiara marah sama Gema dan Gibran gitu. Ya Gema meminta maaf sama Kiara gitu. Ya Kiara tidak memaafkan Gema gitu. Gibran memberitahukan dengan baik sama Kiara...kenapa Gema membuat rencana dengan baik bersama Gibran...untuk Harry tidak suka dengan Kiara dan juga perjodohan Kiara dengan Fattah di buat gagal? Karena Gema suka dengan Kiara gitu. Kiara kaget sih penjelasan Gibran bahwa Gema suka dengan Kiara gitu. Ya Gema pun berkata dengan baik pada Kiara bahwa Gema suka dengan Kiara gitu. Kiara yang tadinya tidak memaafkan Gema, ya Kiara memaafkan Gema karena Gema suka dengan Kiara gitu. Ya Kiara suka dengan Gema gitu. Hubungan kisah cinta Kiara dan Gema tidak akan bisa bersatu gitu, ya karena Andre dan Surya gitu. Gibran menyarankan dengan baik sama Gema dan Kiara....untuk Kiara pura-pura hamil karena Gema gitu. Gema dan Kiara tidak setuju saran Gibran gitu. Setelah di pikirkan dengan baik gitu, ya Gema dan Kiara menerima saran Gibran gitu...Kiara pura-pura hamil gitu. Rencana pun di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Andre dan Surya kaget gitu, ya bahwa Kiara hamil karena Gema gitu. Andre dan Surya yang masih berselisih...menolak Gema dan Kiara bersatu gitu. Ayu berusaha meluluhkan hati Andre yang keras untuk menyatukan Gema dan Kiara demi anak yang di kandung Kiara gitu. Amanda berusaha meluluhkan hati Surya dengan tujuan Kiara bersatu dengan Gema demi anak yang di kandung Kiara gitu. Andre dan Surya bertemu untuk bermaafan karena perselisihan keduanya karena ceweknya Andre yang bernama Zahra di rebut Surya dan pada akhirnya Zahra meninggalkan Surya, ya karena Zahra materialistis gitu...jadi Zahra bersama dengan Noel gitu. Ya Noel pemilik perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Hubungan Andre dan Surya baik gitu jadi Andre dan Surya menyatukan Gema dan Kiara demi anak yang di kandung Kiara gitu. Gema dan Kiara senang sih hubungan Andre dan Surya baik gitu. Ya Gema dan Kiara memberitahukan dengan baik pada orang tua masing-masing bahwa Kiara tidak hamil gitu. Andre bersama Ayu dan Surya bersama Amanda senang sih...Kiara tidak hamil karena Gema gitu. Gema dan Kiara yang saling cinta, ya keduanya meminta restu orang tua masing-masing...untuk Gema dan Kiara bisa bersama gitu. Andre dan Surya yang menjadi teman baik, ya Andre dan Surya merestui Gema dan Kiara untuk menjalin kisah cinta dengan ikatan pernikahan gitu karena Andre dan Surya ingin cucu gitu. Gema dan Kiara senang sih di restui dengan baik sama orang tua masing-masing gitu. Urusan menikah, ya Gema dan Kiara selesai kuliah gitu. Gibran senang dengan baik kisah cinta Gema dan Kiara baik gitu. Hubungan kisah cinta Gibran dengan Stevani putus gitu karena Stevani memutuskan bersama Afan gitu. Ya Afan kerjaannya pengacara yang terkenal gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Afan dan Stevani baik gitu. Gema mengerti dengan baik keadaan Gibran yang hubungan kisah cinta dengan Stevani berakhir putus gitu. Ya Gema mengajak Gibran ke acara dangdutan tujuannya happy-happy gitu. Gibran menerima ajakan Gema ke acara dangdutan gitu. Ya ceritanya Gema dan Gibran telah berada di acara dangdutan gitu. Di sebuah gedung gitu, ya acara dangdutan berjalan dengan baik...acara dangdutannya Tv INDOSIAR gitu...DA7 gitu. Kiara tidak ikut Gema dan Gibran ke acara dangdutan karena Kiara ada urusan keluarga gitu. Gema dan Gibran happy-happy dengan acara dangdutan, ya begitu juga dengan orang-orang yang suka dengan musik dangdut gitu. Gibran yang telah happy jadi Gibran melupakan dengan baik Stevani gitu. Ceritanya acara dangdutan berjalan dengan baik sampai selesai gitu. Gema dan Gibran pulang ke rumah masing-masing gitu. Seperti biasa sih Gema dan Gibran kuliah dengan baik di Universitas gitu. Hubungan kisah cinta Gema dan Kiara berjalan dengan baik gitu. Suatu hari, ya Gibran bertemu teman lama masa SMP gitu, ya Gibran bertemu dengan Adara gitu. Ya Adara kuliah dengan baik di Universitas gitu. Gibran dan Adara beda Universitas gitu. Hubungan pertemanan Gibran dan Adara baik gitu. Ya kisah cinta Adara, ya Adara pernah gagal urusan cinta karena Irsyad memutuskan untuk bersama Reina gitu. Irsyad kerja di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu dan Reina kerjaannya model gitu. Adara berusaha menjadi cewek yang tegar karena gagal cinta, ya jadi Adara melupakan Irsyad dengan baik demi kebaikan diri Adara gitu. Gibran yang suka dengan Adara, ya Gibran berusaha untuk jadian dengan Adara. Usaha Gibran berhasil jadian sama Adara gitu. Kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Gema dan Kiara senang dengan kisah cinta yang di jalankan Gibran dan Adara berjalan dengan baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik banget main kartu remi, ya main cangkulan gitu.

"Data ini dan itu yang di kumpulin dengan baik, ya penelitian Budi....tentang lapisan sosial masyarakat yang tinggal di Bandar Lampung....masih ada kan Budi....data yang begini dan begitu?" kata Eko.

"Masih Eko....data yang begini dan begitu," kata Budi.

"Manusia dan manusia," kata Eko.

"Memang manusia," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main kartu remi gitu, ya main cangkulan gitu.

CAMPUR ADUK

BAD NEWS BEARS

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa s...

CAMPUR ADUK