CAMPUR ADUK

Monday, December 15, 2025

HOUSE OF SAND AND FOG

Setelah nonton Tv yang acaranya bagus dan menarik tentang seni dan kebudayaan Jawa Barat di chenel TVRI, ya Budi duduk santai di depan rumahnya. Malam hari, ya Budi melihat dengan baik langit, ya ada bulan dan bintang gitu. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu, ya Budi sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Ditinggal oleh suaminya, Kathy Nicolo, seorang pecandu narkoba yang sedang dalam masa pemulihan, tinggal sendirian di sebuah rumah kecil di dekat Wilayah Teluk San Francisco, mengabaikan surat perintah pengusiran yang salah dikirimkan kepadanya karena tidak membayar pajak bisnis. Dengan asumsi kesalahpahaman telah diselesaikan, ia terkejut ketika Deputi Sheriff Lester Burdon datang untuk mengusirnya secara paksa. Lester memberi tahu Kathy bahwa rumahnya akan dilelang, dan merasa simpati kepadanya, membantunya pindah, dan menyarankannya untuk mencari bantuan hukum untuk mendapatkan kembali rumahnya.

Mantan kolonel Angkatan Darat Kekaisaran Iran Massoud Behrani, yang melarikan diri dari tanah kelahirannya bersama keluarganya, sekarang tinggal di Bay Area dengan melakukan banyak pekerjaan kasar. Hidup di luar kemampuannya, ia mempertahankan kedok seorang pengusaha terhormat agar tidak mempermalukan istrinya Nadereh, putranya Esmail, dan putrinya Soraya. Ia membeli rumah Kathy dengan harga seperempat dari nilai sebenarnya, bermaksud untuk memperbaiki dan menjualnya. Kathy diusir dari motel tempat ia menginap. Karena tidak ada tempat lain untuk dituju, ia menghabiskan malam di mobilnya. Melihat renovasi dan bagaimana keluarga Behrani telah beradaptasi membuatnya bertekad untuk mendapatkan kembali rumahnya dan ia menemukan seorang pengacara, Connie Walsh, yang meyakinkannya bahwa karena kesalahan daerah itu, mereka akan mengembalikan uang Massoud dan mengembalikan rumah itu kepadanya.

Massoud, yang telah menghabiskan uang untuk memperbaiki rumah, tidak mau menerima harga yang lebih rendah dari harga properti yang lebih tinggi, yang tidak mau dibayar oleh pemerintah daerah. Connie menyarankan Kathy bahwa satu-satunya pilihannya sekarang adalah menuntut pemerintah daerah, meskipun itu akan memakan waktu berbulan-bulan. Kathy mencoba meyakinkan Massoud untuk menjual kembali rumah itu; Massoud juga menyarankannya untuk menuntut pemerintah daerah dan berjanji untuk menjual kembali rumah itu jika dia bisa membayarnya, tetapi Kathy membalas dengan mulai melecehkan Massoud dan keluarganya di depan calon pembeli. Karena sangat membutuhkan bantuan, Kathy dengan mudah berselingkuh dengan Lester, yang meninggalkan istri dan anak-anaknya dan menjadikan dirinya sebagai pelindung Kathy. Dengan menggunakan nama samaran, Lester mengancam akan mendeportasi Massoud dan keluarganya jika dia menolak menjual kembali rumah itu ke pemerintah daerah. Mengetahui bahwa Lester bertindak atas nama Kathy, Massoud melaporkan hal ini ke Internal Affairs, yang menegur Lester dengan keras, dan dengan marah memperingatkan Kathy untuk tidak mengganggu keluarganya. Kathy menelepon saudaranya Frank untuk meminta bantuan, tetapi tidak dapat mengakui bahwa dirinya tuna wisma.

Putus asa, Kathy mabuk dan mencoba bunuh diri di jalan masuk dengan pistol Lester. Massoud mendapati Kathy mabuk dan tidak dapat melepaskan pistolnya, dan membawanya masuk. Kathy mencoba bunuh diri lagi dengan pil, tetapi Nadereh menyelamatkannya. Saat dia dan suaminya menggendong Kathy ke kamar tidur, Lester menerobos masuk dan melihat Kathy pingsan. Dalam kemarahan xenofobia, Lester mengunci keluarga Behrani di kamar mandi mereka sendiri, menolak untuk membiarkan mereka keluar sampai Massoud setuju untuk melepaskan rumah itu. Massoud menawarkan untuk menjual rumah itu dan akan memberikan uang kepada Kathy sebagai imbalan atas tindakannya untuk menjadikan rumah itu atas namanya. Lester membawa Massoud ke kantor daerah untuk menyelesaikan transaksi.

Di luar kantor, Lester mulai menganiaya Massoud dan Esmail mengambil pistol Lester dan mengarahkannya kepadanya. Massoud menangkap Lester dan mulai meminta bantuan dari petugas polisi di dekatnya, tetapi mereka salah menafsirkan situasi dan menembak Esmail, bukan Lester. Massoud ditangkap tetapi dibebaskan setelah Lester mengakui kejahatannya dan ditahan.

Massoud memohon kepada Tuhan untuk menyelamatkan putranya, tetapi Esmail tidak selamat. Karena yakin mereka tidak punya alasan untuk hidup lagi, Massoud membunuh Nadereh dengan mencampur pil ke dalam tehnya. Ia kemudian mengenakan seragam militer lamanya, menutupi kepalanya dengan penutup debu plastik, dan mencekik dirinya sendiri sambil memegang tangan istrinya. Kathy menemukan pasangan itu dan dengan panik mencoba menyadarkan Massoud, tetapi ia terlambat. Saat jasad Massoud dan Nadereh dibawa pergi oleh paramedis, seorang polisi bertanya kepada Kathy apakah rumah itu miliknya. Setelah jeda yang lama, ia mengakui bahwa rumah itu bukan miliknya.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

“Hidup ini…tetap sama kan Budi?” kata Eko.

“Yaaa hidup ini…tetap sama sih…Eko. Yaaa antara baik dan buruk perilaku manusia gitu…antara paham agama dan tidak paham agama, yaaa 6 ajaran agama yang berkembang dengan baik sih di Indonesia,” kata Budi.

“Manusia yang perilaku baik dan paham agama, yaaa tidak ada masalah sih. Berdasarkan berita di Tv tentang musibah bencana banjir, yaaa manusia yang baik dan paham agama……menolong dengan baik sih manusia yang lain yang mengalami ujian musibah bencana banjir,” kata Eko.

“Realita hidup ini berdasarkan berita Tv dan artikel-artikel di media ini dan itu….memang menceritakan dengan baik sih tentang manusia yang baik dan paham agama…..menolong dengan baik sih…manusia yang lain yang mengalami ujian musibah bencana banjir gitu,” kata Budi.

“Manusia yang perilaku buruk dan tidak paham agama, yaaa masalah sih. Berdasarkan berita Tv tentang musibah bencana banjir, ya manusia yang perilaku buruk dan tidak paham agama….kelakuaannya memanfaatkan keadaan dari berita Tv tentang musibah bencana banjir….manusia tersebut melakukan penggalangan dana untuk manusia yang mengalami bencana banjir…dan hasil penggalangan dana itu di makan sama manusia yang perilaku buruk,” kata Eko.

“Manusia yang perilaku buruk dan tidak paham agama, yaaa memang masalah sih. Manusia yang perilaku buruk….lebih baik di tangkap dan penjara sama polisi karena menipu manusia lain dengan cara penggalangan dana musibah bencana banjir,” kata Budi.

“Polisi bekerja dengan baik menangkap dan memenjarakan….penipu,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Sekedar bahan obrolan lulusan…SMA kan Budi?” kata Eko.

“Memang sih…Eko…sekedar bahan obrolan lulusan…SMA!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Main permainan Monopoli saja Budi!” kata Eko.

“Okey…main permainan Monopoli!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Galaksi tinggal dengan baik di Sumatra Utara gitu. Ya memang Galaksi yatim piatu gitu, ya kedua orang tua Galaksi telah lama meninggal dunia gitu. Demi hidup yang penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Sumatra Utara gitu, ya Galaksi menjalankan dengan baik toko kelontongannya yang ada di pasar gitu. Teman baik Galaksi yang bernama Kenzi. Ya Kenzi memang tinggal bersama Ibu tercinta yang bernama Wulan gitu. Ayah Kenzi yang bernama Epy telah lama meninggal dunia gitu. Ya Kenzi menjalankan usaha jualan ikan di pasar gitu. Usaha yang di jalankan Galaksi dan Kenzi di syukurin dengan baik gitu, ya memang uang ada yang di tabung dengan baik gitu. Galaksi pernah menjalankan hubungan kisah cinta dengan cewek yang bernama Amanda gitu. Galaksi kecewa sama Amanda karena Amanda menipu Galaksi, ya uang Galaksi untuk menikah sama Amanda di bawa lari sama Amanda dan entah kemana kabarnya Amanda gitu. Ya kabar burung sih….tentang Amanda sih, ya Amanda dari agama Islam pindah ke Kristen dan Amanda menikah dengan orang China yang bernama Tony Lee yang beragama Kristen dan tinggal dengan baik sih di Singapura gitu. Galaksi memang sampai sekarang kesal sih di tipu sama Amanda gitu. Kenzi sebagai teman baik Galaksi, ya Kenzi memberikan masukkan baik sama Galaksi dengan tujuannya Galaksi tenang gitu. Ya Galaksi menjalankan usaha toko kelontongnya dengan baik gitu, ya demi hidup ini. Kenzi memang pernah menjalankan kisah cinta dengan Mawar yang beragama Kristen gitu. Ya hubungan Kenzi dan Mawar putus sih…..karena perbedaan agama, ya Kenzi agama Islam dan Mawar agama Kristen gitu. Mawar sebenarnya ada keinginan sih masuk Islam tapi karena kedua orang tua Mawar jadinya Mawar tetap menetapi dengan baik agama Kristen gitu. Ardian dan Victoria adalah orang tuanya Mawar gitu. Hubungan pertemanan Kenzi dan Mawar tetap baik sih. Kenzi sekarang ini telah melupakan cinta sama Mawar karena Mawar telah menikah dengan Jhon gitu. Ya Jhon memang orang Amerika yang tinggal dengan baik di Sumatra Utara gitu, ya agama Jhon adalah Kristen dan Jhon menjalankan dengan baik usaha restoran gitu. Rumah tangga yang di jalankan Mawar dan Jhon……baik, ya bahagia dengan anak bernama Jelita gitu. Ya Jelita masih bayi gitu. Kenzi menjalankan dengan baik usaha jualan ikannya dengan baik di pasar gitu. Galaksi sekarang ini dekat dengan cewek yang bernama Aluna gitu. Ya Aluna menjalankan usaha jualan sayur di pasar gitu. Memang Aluna baik sih, ya mengangkat anak yatim piatu yang bernama April menjadi anak angkat Aluna gitu. Ya April umurnya sekarang lima tahun gitu. Andre dan Ayu adalah orang tua Aluna gitu. Orang tua kandungnya April meninggal dunia gitu karena kecelakaan motor gitu. April di sayang dengan baik sama Aluna gitu dan kedua orang tua Aluna gitu. Galaksi yang berteman baik sama Aluna, ya Galaksi ingin jadian sama Aluna karena Aluna baik sih perilakunya gitu dan Galaksi suka dengan anak angkatnya Aluna gitu. Kenzi teman baiknya Galaksi, ya Kenzi mendukung dengan baik sih…keinginan Galaksi untuk jadian sama Aluna gitu. Yang nama musibah tidak ada yang tahu gitu, ya jadi terjadi musibah bencana banjir di Sumatra Utara gitu. Rumah Galaksi, ya toko kelontong hancur karena musibah bencana banjir gitu. Rumah Kenzi juga hancur karena musibah bencana banjir. Rumah Aluna…hancur karena musibah bencana banjir gitu. Masyarakat yang terkena musibah bencana banjir….rumahnya…..pada hancur gitu. Pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah menanggulangi dengan baik musibah bencana banjir gitu dan juga menggalang dana dengan baik sih untuk membantu masyarakat yang terkena musibah bencana banjir dengan tujuannya meringankan beban sih masyarakat yang terkena musibah bencana banjir gitu. Galaksi yang punya tabungan dari usaha yang di jalankan, ya Galaksi memperbaiki toko kelontongan adalah rumah Galaksi gitu dan memang sih Galaksi dapat bantuan dari pemerintahan pusat dan daerah karena kena musibah bencana banjir gitu. Kenzi yang punya tabungan dari usaha yang di jalankan, ya Kenzi memperbaiki dengan baik rumahnya gitu dan Kenzi mendapatkan bantuan dari pemerintahan pusat dan daerah karena Kenzi kena musibah bencana banjir gitu. Aluna yang tabungan sedikit, ya bingung memperbaiki rumahnya yang rusak. Maklum sih Aluna punya tabungan sedikit karena uang dari hasil usaha di gunakan dengan baik untuk membiayai hidupnya April gitu. Aluna senang sih bantuan dari pemerintahan pusat dan daerah memperbaiki rumah Aluna gitu dan masyarakat yang kesulitan dalam memperbaiki rumahnya dapat bantuan juga dari pemerintahan pusat dan daerah gitu. Orang-orang yang tinggal dengan baik di Sumatra Utara….belajar dengan baik dari musibah bencana banjir untuk mengatur dengan baik lingkungan dengan baik agar tidak terjadi lagi…musibah bencana banjir gitu. Cerita di buat dengan baik sih, ya musibah bencana banjir selesai gitu. Galaksi, Kenzi, dan Aluna menjalankan dengan baik usaha masing-masing gitu. Roda ekonomi di jalankan dengan baik sama masyarakat yang tinggal dengan baik di Sumatra Utara, ya jadi…perekonomian Sumatra Utara pulih dengan baik gitu. Kompetisi tetap terjadi dengan baik sih urusan ekonomi di Sumatra Utara gitu. Galaksi yang suka dengan Aluna, ya Galaksi menikahi Aluna dengan baik gitu. April senang karena punya Ayah yang baik…Galaksi gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Galaksi dan Aluna gitu, ya bahagia dengan April gitu. Kenzi senang dengan rumah tangga yang di jalankan Galaksi dan Aluna gitu. Ya Kenzi menyukai cewek yang bernama Mutiara gitu. Mutiara kerjaannya guru TK gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Kenzi dan Mutiara, ya keduanya saling suka sih jadinya jadian dan menikah dengan baik sih. Galaksi dan Aluna senang sih dengan rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih…Kenzi dan Mutiara gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah persahabatan yang baik tokoh Galaksi dan tokoh Kenzi, ya ada kisah cinta gitu,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Ceritanya di kaitkan dengan berita di Tv…tentang musibah bencana banjir di Sumatra Utara,” kata Eko.

“Memang ceritanya di kaitkan dengan berita Tv…tentang musibah bencana banjir di Sumatra Utara,” kata Budi.

“Musibah…adalah ujian hidup ini,” kata Eko.

“Yaaa memang sih Eko….musibah adalah ujian hidup ini,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik main permainan Monopoli gitu.

“Kalau seadainya,” kata Eko.

“Kalau seadainya…apa…Eko?” kata Budi.

“Budi membut cerita dengan baik dan di publikasikan dengan baik di jaringan internet,” kata Eko.

“Kan cuma hoby…membuat cerita dengan baik dan di publikasikan dengan baik di jaringan internet,” kata Budi.

“Ya aku mengerti…cuma hoby…..Budi….membuat cerita!” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Kalau seandainya….ada orang yang suka dengan cerita di buat Budi dan ingin di angkat dengan baik ke film, ya keinginan orang yang punya uang tersebut cerita di ubah dengan baik…menjadi cerita yang berkaitan dengan agama Kristen dengan tujuannya menaikkan citra agama Kristen….gimana Budi?” kata Eko.

“Bisnis is bisnis,” kata Budi.

“Aku paham omongan Budi!” kata Eko.

“Biasanya orang asing…kan Eko…tujuannya menaikin citra agama Kristen?” kata Budi.

“Yaaa memang biasanya sih…orang asing sih…Budi!” kata Eko.

“Orang asing berkaitan dengan orang-orang pribumi yang beragama Kristen, ya kan Eko?” kata Budi.

“Yaaa iya sih Budi….orang asing berkaitan dengan orang-orang pribumi yang beragama Kristen,” kata Eko.

“Kerja sama yang baik sih, ya keuntungan aku dan orang asing tersebut,” kata Budi.

“Mitra kerja yang baik…urusan hidup ini,” kata Eko.

“Urusan agama sih. Hidup ini….masih pilihan manusia yang menjalankan hidup ini,” kata Budi.

“Memang…Budi, ya urusan agama….hidup ini…masih pilihan manusia yang menjalankan hidup ini,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Obrolan…kalau seandainya…selesai!” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik sih…main permainan Monopoli gitu.

PLAYING WITH FIRE

Malam yang gelap, ya bulan dan bintang ada di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa sih Budi duduk di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik sih.

Isi cerita yang di baca Budi :

Inspektur Jake Carson adalah komandan sekelompok pekerjaan payung di hutan terpencil California. Carson mampu menghadapi krisis dan sangat bangga dengan pekerjaannya, terjun ke situasi berbahaya untuk menyelamatkan warga sipil bersama timnya Mark Rogers, Rodrigo Torres, dan "Axe".

Setelah menyelamatkan tiga anak dari kabin yang terbakar, Carson dihubungi oleh Komandan Divisi Richards. Richards memuji pekerjaannya dan memasukkannya ke dalam daftar pilihan untuk menjadi penggantinya, pekerjaan impian Carson.

Rogers memperingatkan Carson bahwa mereka bertanggung jawab atas kesejahteraan anak-anak (Brynn yang berusia 15 tahun, Will yang berusia 10 tahun, dan Zoey yang berusia 3 tahun (kemudian berusia 4 tahun)) berdasarkan "Safe Haven Laws", yang mengharuskan penegak hukum dan responden pertama untuk merawat anak-anak sampai mereka diserahkan kepada orang tua atau wali. Dia meninggalkan pesan suara untuk ibu anak-anak yang membalas pesan teks dengan mengatakan bahwa mereka sedang dalam perjalanan. Upaya Carson untuk menyelesaikan lamarannya sebagai komandan divisi dirusak oleh anak-anak yang berlarian tak terkendali di sekitar stasiun, dan kedatangan mantannya, pencinta lingkungan setempat Dr. Amy Hicks yang memprotes para penerjun payung yang mengambil air dari habitat kodok yang terancam punah untuk memadamkan api. Dia menolak upaya Carson untuk menyerahkan anak-anak kepadanya.

Meskipun terjadi kekacauan, para penerjun payung lainnya mulai akrab dengan anak-anak: balita Zoey mulai akrab dengan Axe yang kasar dan Torres mengajari Will cara menghadapi situasi berbahaya. Brynn hanya berpura-pura kagum dengan Carson, lalu melarikan diri dengan ATV stasiun, menumpahkan minyak dan merusak ban untuk mencegah pengejaran. Carson menangkap mereka dengan mengendarai sepeda seorang gadis kecil, dan memojokkan anak-anak di jalan tanah. 

Will meminta Brynn untuk mengakui bahwa mereka adalah anak yatim piatu yang melarikan diri dari panti asuhan, sehingga terhindar dari perpisahan. Pesan teks itu berasal dari Brynn sendiri. Kelompok itu berkemah semalaman dan Carson berjanji untuk menunda menelepon Layanan Anak hingga setelah ulang tahun Zoey yang ke-4 dalam dua hari.

Kelompok itu berusaha keras mempersiapkan ulang tahun Zoey, dan keempat smokejumper membeli hadiah untuk Brynn dan Will juga. Carson kemudian menceritakan kepada Will sebuah cerita pengantar tidur tentang seorang yeti yang menikah dengan pekerjaannya, memiliki seorang putra dan kemudian meninggal saat bekerja karena dia terganggu oleh memiliki keluarga. Brynn dan Hicks sama-sama tersentuh oleh kisah hidup Carson yang terselubung tipis. Pesta ulang tahun yang jatuh ke laut terganggu oleh kedatangan Richards dan Layanan Anak yang tak terduga. Anak-anak melarikan diri dengan mobil Richards, menabraknya dari jalan tepat di tebing. Brynn terjebak di sabuk pengamannya. Carson terjun payung untuk menyelamatkan mereka dan dengan bantuan Will, dia membebaskan Brynn sebelum mobil berguling dari tebing.

Kembali di stasiun, Hicks dan para penerjun payung lainnya mengucapkan selamat tinggal yang mengharukan kepada anak-anak. Richards memberi tahu Carson bahwa keluarga dapat menjadi sumber dukungan dan bahwa hidup ini lebih dari sekadar bekerja. Terinspirasi, Carson menolak untuk melepaskan anak-anak ke Layanan Anak berdasarkan undang-undang Safe Haven dan mengusulkan rencana untuk mengadopsi ketiganya. Beberapa waktu kemudian, Carson dan Hicks menikah dengan dihadiri para smokejumper dan anak angkat mereka.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Yaaa hidup ini tetap sama sih Eko!" kata Budi.

"Orang-orang yang beragam Kristen tetap membuat citra yang baik dengan tujuannya agama Kristen umatnya banyak seperti umat agama Kristen di negara ini dan itu," kata Eko.

"Realita dan artikel-artikel media ini dan itu...yang menceritakan dengan baik kegiatan dari umat agama Kristen yang ada di Indonesia tujuannya citra yang baik?" kata Budi.

"Memang sih...Budi...dasarnya dari realita dan artikel-artikel media ini dan itu!" kata Eko.

"Seperti omongan orang tua yang biasa di omongin sama orang tua sih..."Niat baik harus di jalankan dengan baik demi kebaikkan bersama". Niat baiknya orang-orang yang beragama Kristen tetap membuat citra yang baik dengan tujuannya agama Kristen umatnya banyak seperti umat agama Kristen di negara ini dan itu.....silakan di jalan dengan baik demi kebaikkan umat agama Kristen," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Hidup ini kan urusan agama tetap pilihan manusia yang menjalankan hidup ini," kata Budi.

"Memang sih hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini," kata Eko.

"Tetap saja ada ujian ini dan itu di dalam gitu, yaaa ujian ini dan itu di luar," kata Budi.

"Realitanya memang begitu sih...tentang ujian hidup ini urusan agama di dalam maupun di luar. Sama halnya dengan ujian dari agama lain gitu di dalam dan di luar," kata Eko.

"Ujian itu bisa bilang sih...bisikan Setan," kata Budi.

"Serem sih....bisikan Setan!!!" kata Eko.

"Yang kuat tetap menetapi. Yang tidak kuat, ya lemah...jadinya meninggalkan dan keluar deh," kata Budi.

"Omongan Budi benar sih!!!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Okey....main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Budi.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Galaksi tinggal dengan baik di Sumatra Barat. Hidup di Sumatra Barat penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha orang-orang yang tinggal dengan baik di Sumatra Barat gitu, ya Galaksi menjalankan usaha toko pakaian yang berada di pasar gitu. Orang tua Galaksi yang bernama Epy dan Wulan telah lama meninggal gitu. Sedangkan Mbaknya Galaksi yang bernama Jelita tinggal dengan baik di Batam dengan suaminya bernama Devan gitu. Memang sih Devan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Jelita dan Devan masih tinggal di rumah kontrakan gitu. Ya pemilik rumah kontrakan adalah Valen gitu. Ya Valen menjalankan rumah tangga dengan baik sih sama Tasya, ya bahagia dengan anak bernama April gitu. Ya April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Teman sekelas April yang bernama Robi…menyukai April dengan baik gitu. Devan memang kerja dengan baik di perusahaan dengan tujuannya punya rumah sendiri, ya tidak selamanya tinggal di rumah kontrakan gitu. Jelita sedang mengandung anak gitu, ya jadi Jelita lebih banyak di rumah kontrakan gitu. Devan mengerti dengan keadaan Jelita yang hamil, ya biasa sih Jelita ngidam ini dan itu jadi di usaha sih sama Devan memenuhi ngidamnya Jelita karena bayi yang di kandung Jelita gitu. Galaksi punya teman baik sih yang bernama Kenzi gitu. Ya Kenzi tinggal bersama Ayahnya yang bernama Andre gitu. Ayu adalah Ibu Kenzi telah lama meninggal gitu. Kenzi menjalankan usaha daging potong ayam gitu. Memang sih hasil dari usaha yang di jalankan Galaksi dan Kenzi di tabung dengan baik sih. Galaksi pernah gagal menikah sih dengan cewek yang bernama Amanda gitu karena Amanda lebih memilih Rangga gitu. Ya memang Rangga kaya sih dari Galaksi gitu, ya Rangga menjalankan usaha dealer motor gitu. Rangga dan Amanda menikah dengan baik gitu. Galaksi kesal karena Amanda lebih memilih Rangga gitu. Kenzi teman baik Galaksi, ya Kenzi memberikan masukkan baik sama Galaksi jadi Galaksi menjadi tenang gitu. Galaksi sekarang ini telah melupakan dengan baik cintanya pada Amanda gitu. Rumah tangga yang di jalankan Rangga dan Amanda tetap baik gitu. Galaksi dan Kenzi, ya biasa sih ngobrol dan main catur bergantian di rumah Galaksi dan Kenzi gitu. Kenzi sekarang ini masih mengenang dengan baik cinta sama Tiara gitu. Ya Tiara meninggal karena penyakit kanker gitu. Kenzi dan Tiara memang ada rencana menikah gitu. Kenzi sedang dekat dengan cewek yang bernama Mutiara. Rupa Mutiara mirip Tiara gitu. Mutiara berjualan sayur di pasar gitu. Andhika dan Hesti adalah orang tuanya Mutiara gitu. Kenzi suka banget sama Mutiara gitu. Memang sih…Kenzi mengalami dilema karena rupa Mutiara mirip dengan Tiara gitu. Tiara telah lama meninggal jadi Kenzi mengenang saja Tiara dan Mutiara di usahakan dengan baik sama Kenzi untuk jadian karena Mutiara bisa jadi masa depan Kenzi gitu. Galaksi teman baiknya Kenzi gitu, ya Galaksi mengetahui dengan baik sih Kenzi suka dengan Mutiara gitu. Galaksi mendukung dengan baik sih…Kenzi untuk jadian sama Mutiara gitu. Yang namanya musibah tidak ada yang tahu, ya terjadi musibah bencana banjir di Sumatra Barat gitu. Galaksi dan Kenzi terkena musibah bencana banjir…rumahnya hancur gitu. Rumahnya Mutiara hancur terkena juga dengan musibah banjir gitu. Masyarakat yang tinggal dengan baik di Sumatra Barat…terkena dengan baik musibah banjir, ya rumahnya hancur gitu. Jelita yang dapat kabar dari Galaksi bahwa Galaksi terkena musibah bencana banjir gitu, ya jelita kaget banget karena Galaksi terkena dengan musibah bencana banjir yang terjadi di Sumatra Barat gitu. Jelita dan Devan mengirimkan uang untuk Galaksi untuk memperbaiki rumah gitu. Galaksi dan Kenzi memang punya tabungan dari usaha yang di jalankan dengan baik, ya jadi dengan tabungan tersebut untuk memperbaiki rumah yang rusak gitu. Mutiara memang punya tabungan sedikit sih, ya Mutiara berusaha dengan baik untuk memperbaiki rumah yang rusak gitu. Pemerintahan pusat dan daerah menanggulangi musibah banjir yang terjadi di Sumatra Barat gitu. Bantuan-bantuan dari pemerintahan pusat dan daerah di berikan dengan baik pada masyarakat yang tertimpa musibah bencana banjir dengan tujuan meringankan beban penderitaan yang terkena musibah bencana banjir gitu. Galaksi, Kenzi, dan Mutiara mendapatkan bantuan dari pemerintahan pusat dan daerah karena terkena musibah bencana banjir gitu. Dari bencana musibah bencana banjir jadi belajar dengan baik untuk mengatur dengan baik lingkungan Sumatra Barat dengan baik, ya agar tidak terjadi lagi musibah bencana banjir gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih, ya musibah bencana banjir telah selesai gitu. Galaksi, Kenzi, dan Mutiara menjalankan hidup dengan baik, ya rumah sudah bangus dan usaha yang di jalankan masing-masing berjalan dengan baik gitu. Masyarakat Sumatra Barat menggerakkan dengan baik roda ekonomi dengan baik sih, ya bisa di bilang sih…perekonomian di Sumatra Barat berjalan dengan baik seperti biasanya gitu. Memang terjadi dengan baik kompetisi sih urusan ekonomi di Sumatra Barat gitu. Kenzi yang menyukai Mutiara, ya Kenzi berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Mutiara gitu. Usaha Kenzi berhasil jadian sama Mutiara karena Mutiara suka dengan Kenzi. Ya Kenzi dan Mutiara menikah dengan baik gitu. Acara pernikahan Kenzi dan Mutiara berjalan dengan baik gitu. Galaksi senang dengan baik sih dengan pernikahan Kenzi dan Mutiara yang bahagia gitu. Mutiara punya teman yang bernama Aluna gitu. Ya Aluna kerjaannya guru TK gitu. Memang Aluna hadir di pernikahannya Kenzi dan Mutiara gitu. Galaksi yang bertemu Aluna di pernikahan Kenzi dan Mutiara, ya Galaksi jatuh hati dengan baik pada Aluna gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Kenzi dan Mutiara gitu. Galaksi yang suka dengan Aluna, ya Galaksi berusaha dengan baik untuk jadian sama Aluna. Kenzi dan Mutiara mendukung saja sih Galaksi jadian sama Aluna gitu. Usaha Galaksi berhasil jadian sama Aluna, ya keduanya menikah gitu. Acara pernikahan Galaksi dan Aluna berjalan dengan baik sih. Kenzi dan Mutiara senang dengan pernikahan Galaksi dan Aluna gitu. Jelita, Devan, dan Rara menghadiri dengan baik sih pernikahan Galaksi dan Aluna gitu. Rara anaknya Jelita dan Devan, ya Rara balita gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Galaksi dan Aluna gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan yang baik sih...tokoh Galaksi dan tokoh Kenzi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

Eko dan Budi, yaaa tetap asik sih main permainan ular tangga gitu.

Saturday, December 13, 2025

THE MAGICIAN OF LUBLIN

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus tentang seni dan kebudayaan suku Kamoro dari Papua di chenel TVRI gitu. Seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Yasha Mazur adalah pesulap panggung Yahudi, tukang selingkuh, penipu, dan mistikus pada pergantian abad ke-20. Ambisinya adalah untuk mengetahui cara terbang. Dia melakukan tur di wilayah barat Kekaisaran Rusia lama. Yasha menikah dengan Esther, tetapi dia jarang di rumah di Lublin, dan mereka belum dapat memiliki anak. Gundiknya termasuk Zeftel dan Magda, yang melakukan tur dan tampil bersamanya. Cinta terbesar dalam hidup Yasha adalah janda bangsawan tetapi miskin Emilia dan putri Emilia Halina yang dia anggap sebagai putrinya sendiri. Halina sakit dan membutuhkan perawatan medis, dan Emilia tahu Yasha tidak akan pernah mampu menyediakannya; jadi dia harus tetap bebas untuk menikahi seseorang yang dapat membayar perawatan medis yang dibutuhkan putrinya.

Terobosan besar Yasha sudah di depan mata. Ia meyakinkan manajer/impresarionya Wolsky bahwa ia bisa terbang. Wolsky mengatur pemesanan di teater Alhambra yang bergengsi di Warsawa. Yasha mengantisipasi kesuksesan, tetapi Zeftel mengumumkan bahwa ia akan beremigrasi ke Amerika – ke "Buenos Aires" – di mana seorang pria telah menjanjikannya pekerjaan. Yasha tahu bahwa Buenos Aires ada di Argentina, bukan Amerika. Ia juga tahu bahwa pria yang akan membawanya ke sana adalah seorang germo, yang menjualnya sebagai budak seks. Untuk menyelamatkan Zeftel, Yasha melakukan pertunjukan sulap dan trik kartu khusus untuk germo tersebut dan memberinya uang.

Keesokan paginya, Yasha mengetahui bahwa Zeftel telah berbohong kepadanya, setelah ia mencoba dan gagal membobol rumah Count Zaruski untuk mencuri uang yang dibutuhkan Emilia guna membawa Halina ke Italia untuk berobat, dan agar Emilia mau menikah dengannya, bukan Count. Upayanya membobol rumah itu gagal karena ia melihat pemandangan kekerasan yang mengganggu. Yasha rapuh secara emosional, mengetahui bahwa ia telah kehilangan Emilia dan Halina, serta kariernya. Ia kembali ke kamarnya dan menemukan bahwa Magda bunuh diri.

Benar-benar hancur, Yasha kembali ke rumah Esther. Visi mistiknya tentang kematian menjadi kenyataan, ia mengurung diri di gubuk bata dengan hanya sebuah jendela, yang melaluinya ia menerima makanan dan berkomunikasi dengan orang-orang sebagai orang suci, menyebarkan kebijaksanaan dan berkat. Wolsky tiba, setelah membaca di koran Warsawa tentang orang suci Lublin yang tinggal di kuburan. Ia membawa Emilia bersamanya, yang meminta maaf kepada Yasha dan memintanya untuk berdoa bagi Emilia. Emilia sekarang menjadi Countess Zaruski, dan Halina setidaknya berada di sanatorium di Italia untuk menjalani perawatan.

Pengunjung lain dari jauh juga datang. Dia adalah seorang janda, bercadar tebal dalam duka mendalam, yang juga telah mendengar tentang orang suci di gubuk bata yang menghabiskan hari-harinya dalam doa dan mempelajari Taurat . Dia datang untuk meminta nasihatnya tentang apa yang harus dilakukan: berduka atas kehilangan putrinya yang bunuh diri karena cinta pada seorang pria, dia tidak bisa memaafkan pria itu. Tiba-tiba dia menarik kembali cadarnya dan mengungkapkan bahwa dia adalah Elzbieta, datang bersama Bolek dan beberapa teman untuk membalas kematian Magda dengan membunuh Yasha. Sebuah pendobrak dibawa dan menyerang gubuk bata berulang kali sampai dindingnya runtuh dan gubuk itu terbuka. Elzbieta dan Bolek siap membunuh pria yang mereka salahkan atas bunuh diri Magda. Yasha tidak ada di dalam bata. Dia tidak terlihat di mana pun. Semua jatuh tercengang oleh keajaiban yang nyata, dan kemudian mereka melihat sekawanan angsa di langit, dan satu angsa khususnya, mengejarnya.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja ada kliping.

“Kliping,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko mengambil kliping di meja gitu.

“Budi buat kliping lagi, ya kan Budi?” kata Eko.

“Ya aku memang membuat kliping lagi sih. Biasa sih…nilai kreatifitas aku dan nilai belajar aku,” kata Budi.

“Aku buka saja kliping!” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko membuka kliping dengan baik sih, ya di lihat dan di baca dengan baik sih…artikel-artikel koran di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih…Eko cukup lama sih membaca artikel-artikel koran di kliping gitu, ya pada akhirnya selesai gitu.

“Kliping yang di buat Budi bagus!” kata Eko.

“Terima kasih Eko…pujiannya!” kata Budi.

“Budi buat kliping…kumpulan…artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih…bank-bank yang ada di Batam,” kata Eko.

“Ya memang sih…Eko…aku membuat kliping dengan baik sih…kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih…tentang bank-bank yang ada di Batam…karena berurusan dengan ekonomi,” kata Budi.

“Memang sih bank-bank berkaitan dengan ekonomi,” kata Eko.

“Orang-orang yang kerja dengan baik di bank-bank, ya mendapatkan uang dan uang di gunakan dengan baik sih….untuk ini dan itu,” kata Budi.

“Orang-orang yang kerja memang berharap mendapat uang, ya uang di gunakan dengan baik untuk ini dan itu,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Roda ekonomi di gerakkan dengan baik,” kata Eko.

“Memang roda ekonomi di gerakkan dengan baik,” kata Budi.

“Kompetisi tetap terjadi,” kata Eko.

“Persaingan memang terjadi dengan baik sih….urusan bank-bank,” kata Budi.

“Hasil…sih rezeki masing-masing,” kata Eko.

“Omongan Eko benar sekali!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja dengan baik.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya yang bernama Epy dan Wulan gitu. Epy menjalankan usaha rumah kontrakan lima pintu dan terisi semua sih gitu. Ya Valen kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Teman baik Valen yang bernama Robi. Ya Robi menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi dan Valen satu fakultas gitu. Orang tua Robi adalah Gery dan Wulan gitu. Ya Gery menjalankan usaha bengkel motor dan mobil gitu. Memang sih Robi membantu dengan baik sih kerjaan Gery yang menjalankan dengan baik usaha bengkel motor dan mobil gitu. Valen dan Robi biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor, ya ke tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Di mall Orchard Park….Valen dan Robi berada gitu karena keduanya suka film jadi keduanya nonton film yang bagus di bioskop gitu. Film yang di tonton Valen dan Robi, ya pokoknya bagus gitu. Film-film seperti biasa sih berkaitan dengan ekonomi jadi roda ekonomi di gerakkan dengan baik sih demi hidup ini gitu. Memang sih nyaman dan aman berada di mall Orchard Park gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih, ya nonton film di bioskop selesai sih. Valen dan Robi yang ingin keluar dari mall gitu…bertemu dengan Mawar dengan pacarnya yang bernama Rangga gitu. Memang sih Rangga dan Mawar kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Rangga dan Mawar ke mall Orchard Park untuk nonton film yang bagus gitu. Mawar sebenarnya mantannya Valen gitu. Ya Valen masih kesal sih tapi bersikap tenang sih bertemu dengan Mawar dan Rangga, yaaa tidak sengaja bertemu gitu. Hubungan Valen dan Mawar putus karena Rangga gitu. Robi dan Valen meninggal mall Orchard pack gitu. Rangga dan Mawar sesuai dengan rencananya menonton film di bioskop gitu. Robi mengerti dengan baik keadaan Valen yang masih kesal dengan Mawar dan Rangga gitu, ya Robi memberikan masukkan baik pada Valen untuk melupakan dengan baik kisah cinta Valen dengan Mawar gitu. Ya Valen menerima dengan baik sih masukan dari Robi gitu. Robi dan Valen makan di pinggir jalan, ya dekat Alfamart. Memang Robi dan Valen kenal sih dengan pemilik usaha makanan pinggir jalan, ya namanya Ardian gitu. Ya Ardian pernah kerja sih di rumah makan pemiliknya orang China yang bernama Tony Lee gitu. Ardian mendapatkan ilmu memasak makanan yang enak gitu dan uang dari kerja di rumah makan Tony lee, ya jadi Ardian memutuskan membuat dengan baik usaha sendiri gitu. Usaha menjual makanan dan minuman pinggir jalan yang di jalankan Ardian yang di anggap sukses sih karena banyak orang-orang yang menikmati makanan dan minuman yang di buat dengan baik sama Ardian gitu. Memang sih usaha yang di jalankan Ardian, ya di bantu dengan dua orang sih….Toto dan Tono gitu. Ya Toto dan Tono bisa bilang sih mantan anak jalan sih jadi sekarang sih kerja dengan baik sih sama Ardian gitu. Valen dan Robi memang sih berpendapat dengan baik sih…makanan dan minuman yang di buat Ardian enak gitu. Setelah membayar makanan dan minuman sama Ardian, ya Valen dan Robi pulang ke rumah masih-masing gitu. Seperti biasa sih….Robi dan Valen menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. Melati dan April menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi yang suka dengan Melati, ya inginnya Robi jadian sama Melati gitu. Karena Melati jadian sama Devan gitu, ya jadi Robi tidak bisa jadian sama Melati gitu. Memang sih Devan kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU gitu. Robi kesal sih Melati jadian sama Devan gitu. Valen yang mengerti dengan baik keadaan Robi yang tidak bisa jadian sama Melati karena Melati jadian sama Devan gitu, ya Valen memberikan masukkan baik sama Robi gitu untuk melupakan saja Melati gitu. Ya Robi menerima masukkan baik Valen gitu, ya Robi melupakan Melati gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya kok….Robi ada rasa dengan April gitu. Ya Robi mengikuti dengan baik rasa sukanya sama April gitu. Ya April suka dengan Robi gitu. Usaha di jalankan dengan baik sih Robi untuk jadian sama April gitu. Karena April suka dengan Robi, ya makanya Robi berhasil dengan baik sih jadian sama April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Valen senang sih Robi menjalankan kisah cinta dengan baik sih sama April gitu. Ya nama juga pacaran sih Robi dan April gitu, ya jadinya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam gitu. Memang sih Robi dan April ke mall Orchard Park gitu, ya keduanya nonton film di bioskop gitu. Ya film yang di tonton Robi dan April di bioskop…bagus gitu. Setelah nonton film di bioskop sih…Robi dan April pulang ke rumah masing-masing gitu. Seperti biasa sih…Robi dan April menjalankan kuliah dengan baik dan pacaran dengan baik gitu. Valen memang iri sih dengan kisah cinta yang di jalankan Robi dan April baik gitu karena Valen masih jomlo gitu. Sampai suatu hari, ya Valen bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Mila gitu, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Mila tidak kuliah karena keadaan gitu, ya Mila kerja dengan baik di tempat makan yang bernama Mie Cekban yang berada di mall Nagoya gitu. Valen dan Mila hubungan pertemanannya baik sih. Ya Valen suka sih sama Mila, ya jadi keinginan Valen jadian sama Mila gitu. Ya Mila sebenarnya pernah berpacaran dengan Arbil gitu. Arbil menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Hubungan Mila dan Arbil putus karena Arbil menjalin kisah cinta dengan Zahra gitu. Ya Zahra kerjaannya model gitu. Demi kebaikkan Mila sih…melupakan dengan baik Arbil gitu. Mila memang menyukai dengan baik sih Valen dari masa SMA sih, ya sekarang sih Mila masih suka sama Valen gitu. Valen yang ingin jadian sama Mila, ya usaha Valen berhasil sih jadian sama Mila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Valen dan Mila gitu. Robi dan April senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih…Valen dan Mila gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan yang baik tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Monopoli saja Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Monopoli!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.

Friday, December 12, 2025

FIRE SALE

"Malam yang gelap bertabur bintang di langit," kata Budi.

Memang seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Benny Fikus memutuskan untuk menguangkan asuransi kebakaran bisnisnya dengan melakukan pembakaran. Benny berencana agar Sherman, yang berada di rumah sakit jiwa dan meyakini bahwa Perang Dunia II masih berlangsung, melarikan diri dan membakar toko pakaian Benny yang bangkrut yang menurutnya merupakan markas militer Nazi.

Selama liburan bersama Marion, Benny terkena serangan jantung, dan kedua putranya, Ezra dan Russell, mengambil alih toko tersebut. Russell yang rendah diri ingin memperluas toko dan menikahi pacarnya , sementara Ezra membutuhkan uang untuk mengadopsi seorang remaja Afrika-Amerika yatim piatu setinggi 6'8" bernama Booker T. Ezra membutuhkan Booker T. untuk bermain di tim basket sekolah menengah yang dilatihnya karena dia - Ezra - telah memenangkan total dua pertandingan dalam tujuh tahun sebagai pelatih dan terancam kehilangan pekerjaannya.

Russell mengetahui bahwa ayahnya bangkrut, dengan satu-satunya asetnya adalah nilai tunai pada polis asuransi kebakaran toko. Russell mencairkan polis asuransi dan membaginya dengan Ezra, menggunakan uang tersebut untuk membeli lebih banyak saham. Kembali di rumah, Benny hampir koma setelah serangan jantungnya. Marion yang "menyangkal" diberi tahu oleh pelukis rumah yang membantu proyek dekorasi ulang rumah bahwa suaminya "sangat sakit" yang ditafsirkannya sebagai Benny yang sudah meninggal. Dia kemudian memutuskan untuk mengubah rencana dekorasi ulang untuk mempersiapkan upacara pemakaman.

Sementara itu, Sherman telah melarikan diri dan sedang dalam perjalanan untuk membakar "markas besar Nazi" (menurutnya toko itu adalah markas besar Nazi). Benny pulih dari serangan jantungnya, dan memberi tahu Russell bahwa Sherman sedang dalam perjalanan untuk membakar toko itu sehingga mereka dapat memperoleh asuransi kebakaran yang sudah tidak mereka miliki lagi.

Kekonyolan terjadi saat Ezra meminta istrinya untuk menjalankan tim basketnya sementara dia dan Russell berusaha menghentikan Sherman dari upayanya untuk melawan bangsa Hun "dengan cara apa pun".

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik sih di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu. Memang Eko melihat di meja ada kliping gitu.

“Emmm,” kata Budi.

“Kliping,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Kliping di ambil Eko dengan baik gitu.

“Budi buat kliping lagi, ya kan Budi?” kata Eko.

“Ya aku memang membuat kliping lagi…Eko. Seperti biasa sih…aku buat kliping tujuannya nilai kreatifitas dan nilai belajar,” kata Budi.

“Aku buka saja kliping….untuk mengetahui…..kliping apa yang di buat?” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko membuka kliping dengan baik sih, ya di lihat dan di baca artikel-artikel koran dengan baik di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca artikel-artikel di kliping gitu, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Cukup lama Eko membaca artikel-artikel koran di kliping, ya pada akhirnya selesai juga gitu.

“Kliping yang di buat Budi…bagus!” kata Eko.

“Terima kasih Eko…pujiannya!” kata Budi.

“Budi buat….kliping…kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih tentang anggota-anggota DPRD….Batam,” kata Eko.

“Ya memang sih…aku memang membuat dengan baik sih…kliping, ya kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih…..tentang anggota-anggota DPRD…Batam karena masih berkaitan dengan ekonomi,” kata Budi.

“Ekonomi,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Anggota-anggota DPRD…Batam di gaji dengan baik, ya uang di gunakan dengan baik sih….untuk keperluan sehari-hari ini dan itu jadi benar-benar…berkaitan dengan ekonomi,” kata Eko.

“Manusia menggerakkan roda ekonomi dengan baik, ya anggota-anggota DPRD…Batam,” kata Budi.

“Roda ekonomi di gerakkan dengan baik sama manusia,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Urusan ekonomi…dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Batam sih…tetap berkompetisi dengan baik,” kata Eko.

“Persaingan memang sengit,” kata Budi.

“Hasil…rezeki…masing-masing,” kata Eko.

“Omongan Eko benar!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.

“Kritik,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Anggota-anggota DPRD…Batam…harus di kritik dengan baik kan Budi?” kata Eko.

“Yaaa harus sih…Eko…anggota-anggota DPRD…Batam di kritik!” kata Budi.

“Kritik yang tajam seperti setajam silet,” kata Eko.

“Hidup di negeri ini yang menjalankan demokrasi dengan baik. Kritik yang tajam seperti setajam silet. Apakah mentalnya anggota-anggota DPRD….Batam…kuat atau lemah karena kena kritik yang tajam seperti setajam silet?” kata Budi.

“Jawabannya sih.....anggota-anggota DPRD…Batam yang terkena kritik yang tajam seperti setajam silet,” kata Eko.

“Kalau anggota-anggota DPRD…Batam…tidak mampu dalam menjalankan kerjaannya, ya generasi sekarang di picu dengan baik untuk pinter dengan baik karena kompetisi hidup ini…jadi….siap menggantikan dengan baik anggota-anggota DPRD…Batam,” kata Budi.

“Generasi sekarang….di picu kepintarannya tujuan kompetisi hidup ini…kemungkinannya sanggup menggantikan dengan baik sih kalau anggota-anggota DPRD…Batam tidak mampu kerja menjalankan kerjannya,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Kritik tetap tujuannya membangun kan Budi?” kata Eko.

“Ya bagi yang belajar di bangku kuliah sampai lulus kuliah dan mendapatkan gelar dengan baik sih….tujuan kritik tetap sama sih…untuk membangun,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Eko.

“Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Main permainan ular tangga saja…Budi!” kata Eko.

“Okey…main permainan ular tangga saja!” kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan ular tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.

“Budi….mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Kenzi tinggal dengan baik di Batam, ya tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Valen gitu. Ya Valen menjalankan dengan baik sih rumah tangga dengan April gitu. Sebenarnya April istri keduanya Valen gitu. Istri pertama Valen adalah Mila gitu. Ya Mila meninggal karena takdir gitu. Zahra anaknya Valen dan Mila gitu. Memang sih Valen tidak dapat anak dari April…karena April yang tidak bisa, ya mandul gitu. April sayang Zahra dan Zahra sayang April gitu. Valen senang sih hubungan yang baik April dan Zahra gitu. Zahra menjalankan sekolah SMA dengan baik sih yang ada di Batam gitu. Robi teman kelas Zahra gitu. Ya Robi suka dengan Zahra. Arbil tetangganya Zahra gitu, ya rumah Arbil tidak jauh dari rumah Zahra gitu. Arbil menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Ya Arbil suka dengan baik sama Zahra, ya keinginannya Arbil sih jadian dengan Zahra gitu. Robi yang suka dengan baik sama Zahra, ya Robi ingin jadian sama Zahra gitu. Arbil sering sih ngantar Zahra ke sekolah SMA…pake motor Arbil gitu. Robi tahu kedekatan Zahra dengan Arbil gitu. Zahra sukanya Arbil gitu. Robi yang ingin bersaing dengan Arbil sih, ya Robi takut kalah sih karena kedekatan Arbil dan Zahra dekat banget gitu. Nama cowok sih suka dengan cewek jadi harus berani dengan baik sih jadi Robi memberanikan diri untuk bersaing dengan Arbil tujuannya jadian sama Zahra gitu. Memang sih Arbil sering ngajak Zahra sih ketika malam minggu dengan motor sih…ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Makan dan minum di pinggir jalan di jalankan dengan baik sih Arbil dan Zahra gitu. Usaha Arbil yang ingin jadian sama Zahra, ya Arbil berhasil jadian sama Zahra. Robi yang tahu sih bahwa Zahra jadian sama Arbil, ya Robi sadar diri saja bahwa yang di sukai Zahra adalah Arbil gitu. Robi fokus menjalankan sekolah SMA saja gitu. Hubungan kisah cinta Arbil dan Zahra di jalankan dengan baik gitu. Kenzi memang berasal dari Padang gitu. Ya Kenzi yang lulusan Universitas di Padang, ya jadi kerja dengan baik di Batam di perusahaan PT. MAJU gitu. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Devan gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih…Devan dengan Tasya gitu, ya bahagia dengan anak bernama Muti gitu. Ya Muti menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Teman baiknya Kenzi yang bernama Galaksi, ya panggilannya Gala gitu. Gala memang asalnya dari Padang dan memang sih Gala lulusan Universitas yang ada di Padang gitu….jadinya Gala kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Gala tinggal di rumah kontrakan, ya pemilik rumah kontrakan adalah Epy gitu. Ya Epy menjalankan rumah tangga dengan baik sama Wulan, ya bahagia dengan anak bernama Aluna gitu. Aluna kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Kenzi dan Gala sering jalan-jalan dengan baik sih dengan motor sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Kenzi pernah pacaran di Padang sih dengan cewek yang bernama Melati. Hubungan Kenzi dan Melati putus karena Melati menikah dengan Rangga gitu. Rangga menjalankan usaha restoran Rasa Nusantara gitu. Kenzi telah melupakan dengan baik Melati karena Melati sudah jadi istrinya Rangga gitu. Sekarang ini…Kenzi dekat dengan cewek yang bernama Jelita gitu. Ya Jelita kerja dengan baik sih di bandara Hang Nadim gitu. Karena rasa suka sih….Kenzi berusaha dengan baik untuk jadian sama Jelita gitu. Sebenarnya sih…Jelita sukanya dengan cowok yang bernama Ardian gitu. Ya Ardian kerjaannya pilot Super Air Jet gitu. Hubungan Jelita dengan Ardian dekat sih. Kenzi memang bersaing sih dengan Ardian urusan dengan Jelita gitu. Jelita dan Ardian jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Jelita dan Ardian gitu. Kenzi yang gagal jadian sama Jelita karena Ardian gitu, ya Kenzi menerima dengan baik sih…nama juga usaha gitu. Memang sih Kenzi bercerita sih sama Gala sih tentang Kenzi yang gagal jadian sama Jelita gitu. Gala mengerti sih dengan baik sih….Kenzi yang gagal jadian sama Jelita gitu. Gala dan Kenzi jalan-jalan saja dengan baik pake motor ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Gala dan Kenzi ke SNL FOOD Grocery & Gourment Market gitu, ya di tempat tersebut sih Gala dan Kenzi menikmati keadaan dengan baik…makan, minum, ya dan juga belanja sih…untuk kebutuhan sehari-hari dalam seminggu gitu. Seperti biasa sih Kenzi dan Gala kerja dengan baik di perusahaan gitu. Gala memang menyukai dengan baik sih sama Aluna gitu. Hubungan pertemanan Gala dan Aluna baik sih. Aluna pernah pacaran sih dengan cowok yang bernama Jhon gitu. Putusnya Aluna dan Jhon karena Rara gitu. Hubungan kisah cinta Jhon dan Rara di jalankan dengan baik sih dan keduanya kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Sekarang ini…Aluna sudah melupakan dengan baik Jhon demi kebaikan Aluna gitu. Gala yang suka sama Aluna, ya Gala berusaha jadian sama Aluna gitu. Memang sih Gala mengajak Aluna jalan-jalan dengan baik pake motor sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Gala dan Aluna ke SNL FOOD Grocery & Gourment Market gitu, ya di tempat tersebut sih…Gala dan Aluna makan dan minum dengan baik sih. SNL FOOD Grocery & Gourment Market suasana bagus dan juga pelayanannya juga bagus dengan baik gitu. Usaha Gala yang ingin jadian sama Aluna berhasil sih karena Aluna suka dengan Gala gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Gala dan Aluna gitu. Memang sih Gala dan Kenzi kerja dengan baik di perusahaan gitu. Kenzi jadi tahu sih Gala menjalankan kisah cinta sama Aluna gitu, ya karena Gala cerita sama Kenzi. Ya Kenzi senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih Gala dan Aluna gitu. Kenzi sekarang ini dekat dengan cewek yang bernama Mutiara, ya panggilannya Ara gitu. Ara kerja dengan baik di SNL FOOD Grocery & Gourment Market gitu. Rumah Ara sih tidak jauh dari rumah kontrakan Kenzi gitu. Mutiara anaknya Andre dan Ayu gitu. Kenzi yang suka dengan Ara, ya Kenzi berusaha jadian sama Ara gitu. Ara suka dengan Kenzi karena perilaku Kenzi baik dan kerjaannya Kenzi di perusahaan baik gitu. Kenzi menyatakan cinta sama Ara, ya cinta Kenzi di terima Ara karena Ara suka Kenzi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Kenzi dan Ara gitu. Gala senang saja sih dengan kisah cinta yang di jalankan Kenzi dan Ara gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Kisah persahabatan yang baik sih…tokoh Kenzi dan tokoh Galaksi,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik sih main permainan ular tangga gitu.

“Ngomogin acara Tv,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Acara DA7…TOP 3….bagus kan Eko?” kata Budi.

“Yaaa memang bagus sih….acara DA7…TOP 3!” kata Eko.

“Hiburan,” kata Budi.

“Memang hiburan,” kata Eko.

“Acara Tv menghibur dengan baik penonton di rumah,” kata Budi.

“Realitanya memang begitu,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik sih….main permainan ular tangga gitu.

Thursday, December 11, 2025

CALYPSO HEAT WAVE

"Malam hari," kata Budi.

Memang Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja," kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Semuanya berjalan baik di Disco Records, di mana penyanyi Johnny Conroy populer dan kepala publisitas Marty Collins pandai dalam pekerjaannya, serta jatuh cinta pada bos perusahaan Mack Adams.

Semuanya berubah saat Barney Pearl muncul. Pearl adalah seorang pengusaha kasar yang memasok rekaman ke jukebox dari pantai ke pantai. Dia menuntut untuk dijadikan mitra penuh di Disco Records atau dia akan menarik cakram mereka dari jukebox di mana-mana. Lebih jauh, dia bersikeras agar pacar penyanyi Mona De Luce membuat rekamannya sendiri.

Dimohon untuk tidak setuju, Mack pun menurutinya. Pearl terus menekan, mengganti nama perusahaan dengan namanya sendiri. Johnny berhenti dan pergi dengan perahu layarnya ke tempat yang tidak diketahui. Sementara itu, Mona adalah penyanyi yang jauh lebih baik dari yang diharapkan. Rekamannya menjadi hit besar, membuat Barney kesal, yang ingin Mona bergantung sepenuhnya padanya. Barney menuntut agar kariernya berakhir.

Marty, Mack, dan Mona semuanya pergi ke Hindia Barat, tempat Johnny sekarang menikmati matahari, kesenangan, dan musik. Johnny menyarankan mereka mulai merekam lagu-lagu calypso. Semuanya berjalan dengan sempurna, dan ketika Pearl mencoba menyela, mereka menemukan cara untuk mencegahnya.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu. Memang Eko melihat dengan baik sih ada kliping di meja gitu.

“Kliping,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko mengambil kliping dengan baik sih. 

“Budi buat kliping lagi?” kata Eko.

“Aku memang membuat kliping lagi!” kata Budi.

“Tujuan Budi buat kliping sih, ya seperti biasa sih….nilai kreatifitas dan nilai belajar….kan Budi?” kata Eko.

“Benarlah omongan Eko!!!” kata Budi.

“Aku buka saja kliping…..karena aku ingin tahu sih kliping apa yang di buat Budi?” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Kliping di buka dengan baik sama Eko, ya di lihat dan di baca dengan baik sih….artikel-artikel koran gitu. Budi menunggu Eko selesai baca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Cukup lama Eko membaca artikel-artikel koran di kliping dan akhirnya selesai gitu.

“Kliping yang di buat Budi….bagus!” kata Eko.

“Terima kasih….Eko…pujiannya!” kata Budi.

“Kliping yang di buat Budi….kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih…tentang organisasi-organisasi agama yang ada di Batam, ya 6 ajaran agama yang berkembang dengan baik sih di Indonesia,” kata Eko.

“Aku memang buat kliping, ya kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih…tentang organisasi-organisasi agama yang ada di Batam, ya 6 ajaran agama karena masih berkaitan dengan ekonomi,” kata Budi.

“Memang sih…organisasi-organisasi agama, ya 6 ajaran agama….memang masih berkaitan dengan urusan ekonomi,” kata Eko.

“Manusia menggerakkan roda ekonomi dengan baik,” kata Budi.

“Roda ekonomi di gerakkan dengan baik sama manusia dan manusia,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Kompetisi tetap terjadi dengan baik,” kata Eko.

“Persaingan sengit,” kata Budi.

“Dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Batam yang berkaitan dengan organisasi-organisasi agama, ya 6 ajaran agama gitu….hasil…rezeki masing-masing!” kata Eko.

“Omongan Eko…benar sekali!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.

“Hidup ini antara baik dan buruk perilaku manusia,” kata Eko.

“Ya realitanya sih…memang begitu sih hidup ini….antara baik dan buruk perilaku manusia,” kata Budi.

“Di dalam organisasi-organisasi agama, ya 6 ajaran agama gitu…ada permasalahan ini dan itu,” kata Eko.

“Internal…organisasi-organisasi agama, ya 6 ajaran agama gitu…ya ada dengan baik sih permasalahan ini dan itu,” kata Budi.

“Masalah besar atau kecil sebaiknya di selesai dengan baik sampai tidak terjadi masalah,” kata Eko.

“Omongan Eko benar sekali!” kata Budi.

“Di luar organisasi-organisasi agama, ya 6 ajaran agama gitu….ada orang-orang yang tidak suka,” kata Eko.

“Memang sih…di luar organisasi-organisasi agama, ya 6 ajaran agama gitu….ada orang-orang yang tidak suka. Ya biasanya orang-orang yang tidak suka sih…orang-orang yang jauh dari agama sih, ya orang-orang tidak suka itu biasanya sih kerjaanya sih….masih main dukun dan juga ada yang kerjaannya…pencuri dan penipu gitu,” kata Budi.

“Orang-orang yang buruk sih…lebih baik di tangkap polisi dan orang-orang buruk di masukan ke penjara sama polisi!” kata Eko.

“Aku setuju dengan omongan Eko!!!” kata Budi.

“Lingkungan sosial masyarakat jadi baik sih…karena orang-orang buruk di penjara sama polisi,” kata Eko.

“Omongan Eko benar sekali!!!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Gesekan perbedaan antar organisasi agama yang satu dengan organisasi agama yang lain…tetap ada kan Budi?” kata Eko.

“Yaaa nama juga perbedaan…pastinya ada gesekan lah!” kata Budi.

“Orang-orang pemerintahan yang ngurus dengan baik sih…permasalahan terjadi gesekan karena perbedaan antar organisasi agama yang satu dengan organisasi agama dengan lain,” kata Eko.

“Ya memang lebih baik yang ngurus orang-orang pemerintahan tentang permasalahan gesekan karena perbedaan antar organisasi agama yang satu dengan organisasi agama dengan lain…..jadi hasilnya kembali rukun dan saling menghormati dengan baik perbedaan,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Eko.

“Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Main permainan ular tangga saja!” kata Eko.

“Oke…main permainan ular tangga!” kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Galaksi tinggal dengan baik di Jakarta gitu, ya tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Valen. Ya Valen menjalankan rumah tangga dengan baik sih…sama Mila gitu, ya bahagia dengan anak bernama Aleta gitu. Ya Aleta menjalankan sekolah SD Negeri yang ada di Jakarta gitu. Valen memang membuat YouTobe sih bersama Mila dan Aleta gitu. YouTobe yang di buat Valen menceritakan tentang kehidupan rumah tangga Valen dan Mila, ya bahagia sih dengan Aleta, ya ceritanya di buat sih….ada kisah komedinya gitu. Dari membuat YouTobe, ya Valen mendapatkan uang gitu, yaaa uang di gunakan dengan baik sih sama Valen, Mila, dan Aleta sih…untuk membeli ini dan itu…keperluaan sehari-hari, ya infak, sodakoh, zakat, dan juga di tabung gitu. Galaksi memang berasal dari Padang sih. Di Jakarta cerita kehidupan orang-orang yang tinggal di Jakarta tetap sama sih…kompetisi sih urusan usaha-usaha yang di jalankan orang-orang gitu. Urusan ruang lingkup sosial masyarakat orang-orang yang tinggal di Jakarta, ya tetap sama sih….antara baik dan buruk perilaku manusia gitu…antara paham agama dan tidak paham agama gitu. Galaksi kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Pemilik perusahaan adalah Tasya gitu, yang menjalankan perusahaan adalah Devan gitu. Devan dan Tasya memang suami istri sih. Rumah tangga yang di jalankan Devan dan Tasya baik sih, ya bahagia sih dengan anak sih yang bernama Fattah gitu. Ya Fattah menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Devan pernah sih menjalin kisah cinta di belakang Tasya dengan cewek yang bernama Jelita gitu. Ya Jelita kerjaannya pramugari Super Air Jet gitu. Devan hampir ketahuan sama Tasya tentang hubungan Devan sama Jelita jadi Devan segera putus sama Jelita gitu. Ya Jelita sakit hati sih karena di putus sama Devan sih. Ada kebencian Jelita pada Devan gitu, ya Jelita ingin menghancurkan Devan gitu. Jelita memang berteman dengan Ardian gitu. Ya Ardian kerjaannya pilot Lion Air gitu. Ardian suka sama Jelita gitu. Jelita yang dekat sama Ardian, ya keduanya saling suka sih….sampai keduanya kebablasan sih hubungan intim gitu. Jelita hamil karena Ardian. Ya Ardian bertanggung jawab atas kehamilan Jelita gitu. Jelita yang ingin membalas sakit hatinya karena di putus Devan, ya Jelita tidak jadi gitu untuk membalas sakit hatinya pada Devan karena keadaan Jelita yang hamil karena Ardian gitu. Ya Ardian dan Jelita menikah dengan baik, ya rumah tangga di jalankan dengan baik sih. Galaksi senang sih kerja di perusahaan sih karena Tasya dan Devan baik sama karyawan dan karyawati, ya termasuk Galaksi gitu. Ya Galaksi punya teman baik sih yang bernama Kenzi, ya panggilannya Ken gitu. Ya Ken memang tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Robi. Ya Robi menjalankan rumah tangga dengan baik sih dengan April, ya bahagia dengan anak bernama Zahra gitu. Ya Zahra menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Zahra berpacaran dengan baik sama Arbil gitu. Ya Arbil menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Arbil dan Zahra satu kelas gitu. Ken memang berasal dari Padang gitu. Ya Ken lebih lama sih tinggal di Jakarta dari pada Galaksi gitu. Di rumah kontrakan yang di tempatin sama Ken sih pernah di tempati sama cewek yang bernama Amanda gitu. Ya Amanda mati di bunuh sama pacarnya yang bernama Rangga gitu. Ya Amanda jadi hantu penasaran sih…balas dendam sih pada Rangga gitu. Rangga mati kecelakaan mobil sih. Ken memang bertemu dengan hantu Amanda di rumah kontrakan gitu, ya Ken awalnya takut sih dengan hantu Amanda. Ken berusaha berani sih menghadapi hantu Amanda gitu, ya jadinya Ken tidak takut dengan hantu Amanda gitu. Berdasarkan cerita hantu Amanda sih, ya Rangga ketakutan bertemu dengan hantu Amanda dan akhirnya mati karena kecelakan mobil gitu. Ken meminta dengan baik sih…pada hantu Amanda untuk tidak tinggal di rumah kontrakan yang di tempati sama Ken gitu. Hantu Amanda mengerti sih dengan permintaan Ken, ya jadinya hantu Amanda pergi dengan cara menghilang sih dan bisa di bilang sih hantu Amanda telah tenang di alamnya gitu. Ken kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU gitu. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Jhon gitu. Ya Jhon menjalankan rumah tangga dengan baik sih sama Rara gitu, ya bahagia dengan anak bernama Tiara gitu. Tiara menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ken senang sih kerja di perusahaan gitu karena Jhon baik sih…sama karyawan dan karyawati…termasuk Ken gitu. Galaksi dan Ken biasa sih jalan-jalan di Jakarta dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Galaksi dan Ken ke kafe yang ada di mall gitu. Menikmati dengan baik sih Galaksi dan Ken…makanan dan minuman di kafe gitu. Galaksi yang suka dengan artis Roma Irama, ya jadi Galaksi menonton dengan baik sih acara Salute To Rhoma Irama di chenel Indosiar, ya nontonnya di Hp gitu. Ken juga menonton sih Rhoma Irama di Hp…Galaksi gitu. Ya Galaksi dan Ken berpendapat dengan baik sih…bahwa acara Salute To Rhoma Irama…bagus gitu….menghibur dengan baik gitu. Di mall, ya Ken bertemu dengan mantannya yang bernama Mawar gitu. Ya Mawar bersama temannya yang bernama Melati gitu. Kenapa Ken dan Mawar putus sih? Karena Mawar menjalin cinta sama Roy gitu. Mawar dan Melati kerjaanya model. Roy kerjaannya menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ken telah melupakan sakit hatinya pada Mawar karena Roy gitu, ya makanya hubungan pertemanan Ken dan Mawar baik gitu. Galaksi dan Ken seperti biasa sih…menjalankan kerjaan di tempat kerja di perusahaan masing-masing gitu. Galaksi sekarang ini sedang dekat dengan cewek yang bernama Melly gitu. Ya rumah Melly tidak jauh dari rumah kontrakan Galaksi gitu. Kerjaannya Melly menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Hubungan pertemanan Galaksi dan Melly baik sih. Keinginan Galaksi sih jadian sama Melly gitu. Melly suka dengan Fildan gitu. Ya Fildan dan Melly memang berteman dari masa kuliah sampai sekarang sih. Fildan menjalankan dengan baik sih usaha hotel Horison gitu. Galaksi yang suka dengan Melly, ya Galaksi berusaha dengan baik jadian sama Melly. Ya Galaksi harus menerima kenyataan sih di tolak sama Melly gitu. Fildan menyatakan cinta sama Melly, ya Melly menerima cinta Fildan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Fildan dan Melly gitu. Galaksi mengerti sih kenapa Galaksi di tolak sama Melly? Ya karena Melly suka dengan baik sama Fildan gitu. Galaksi berusaha menghapuskan rasa suka pada Melly gitu. Ken mengerti dengan baik sih keadaan Galaksi gitu, ya karena Galaksi cerita pada Ken tentang diri Galaksi di tolak sama Melly gitu. Hubungan pertemanan Galaksi dan Aluna tetap baik sih. Ya Galaksi merasa suka sih sama Aluna yang baik sih dengan Galaksi gitu. Galaksi dan Aluna memang jalan-jalan dengan menggunakan motor gitu, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Galaksi yang suka sama Aluna, ya Galaksi menyatakan cinta sama Aluna gitu. Ya Aluna telah lama suka sama Galaksi gitu, ya Galaksi menyatakan cinta sama Aluna jadi Aluna menerima cinta Galaksi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Galaksi dan Aluna gitu. Ken senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih Galaksi dan Aluna gitu. Ken sekarang ini sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Mutiara, ya panggilannya Ara gitu. Ya Mutiara anaknya Epy dan Wulan gitu. Ara kerja dengan baik sih di Indomaret gitu. Rumah Ara dekat sih dengan rumah kontrakan Ken gitu. Ya Ken suka sih dengan Ara sih, ya Ken berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Ara gitu. Memang sih Ara pernah berpacaran dengan Mohan gitu. Ya Ara dan Mohan putus sih karena Mohan menjalankan hubungan kisah cinta dengan Raisa gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Mohan dan Raisa gitu. Ara telah melupakan dengan baik Mohan demi kebaikan Ara gitu. Ketika pulang kerja sih keadaan malam sih…Ara bertemu dengan preman gitu. Ken menolong Ara yang di ganggu preman yang berjumlah dua orang gitu. Ken bertarung dengan dua preman gitu. Pertarungan sengit gitu. Ken yang masih melatih dengan baik ilmu bela diri silat, ya Ken berhasil sih mengalahkan dua preman gitu. Demi kebaikkan lingkungan sosial masyarakat sih, ya dua preman di serahkan sama Ken ke polisi kepolisian Lapor Pak! gitu. Polisi memasukkan dua preman ke penjara gitu. Ara berterima kasih di tolong Ken gitu. Hubungan pertemanan Ken dan Ara baik sih. Ken yang suka sama Ara, ya Ken berusaha jadian sama Ara gitu. Usaha Ken berhasil jadian sama Ara karena Ara suka sama Ken gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Ken dan Ara gitu. Galaksi senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih…Ken dan Ara gitu. Ken dan Ara jalan-jalan dengan baik sih dengan motor sih, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya sih happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Kisah persahabatan yang baik sih tokoh Galaksi dan tokoh Kenzi,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko. 

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih…main permainan ular tangga gitu. 

THE VILLAGE

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...FTV di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik

Isi cerita yang di baca Budi :

Di Pennsylvania abad ke-19 , sebuah desa kecil terpencil hidup dalam ketakutan terhadap makhluk-makhluk humanoid tak bernama yang menghuni hutan di sekitarnya. Menara pengawas yang dijaga dan tiang-tiang tinggi dengan lampu minyak berjejer di sekeliling desa sebagai perlindungan. Warna merah dilarang, karena menarik perhatian makhluk-makhluk itu.

Setelah seorang penduduk desa muda meninggal karena sakit, Lucius Hunt meminta izin dari para tetua untuk pergi ke hutan dan mengambil perlengkapan medis dari "kota-kota" untuk menghindari tragedi serupa, tetapi ditolak. Kemudian, ibu Lucius yang janda, Alice, mempertanyakan keinginannya untuk mengunjungi "kota-kota" yang digambarkan oleh para tetua sebagai tempat yang jahat.

Para tetua tampaknya memiliki rahasia, dan masing-masing menyimpan kotak hitam terkunci yang berisi barang-barang yang tidak diketahui. Diketahui bahwa selama penduduk desa menghindari hutan, makhluk-makhluk itu akan menjauh. Lucius diam-diam menjelajah ke dalam hutan, meskipun ia kemudian memberi tahu para tetua dan mengklaim bahwa hutan itu aman. Segera setelah itu, bangkai-bangkai hewan yang dikuliti muncul di desa. Suatu malam, makhluk-makhluk itu memasuki desa, meninggalkan cipratan cat merah di pintu-pintu orang sebagai peringatan.

Putri Elder Edward Walker, Kitty, tertarik pada Lucius, tetapi Lucius mencintai Ivy, adik perempuan Kitty yang tuna netra. Kitty kemudian menikah dengan orang lain, yang memungkinkan Ivy dan Lucius bertunangan. Sebelum mereka dapat menikah, Noah Percy, seorang pemuda dengan cacat perkembangan, menusuk Lucius karena cemburu, melukainya dengan serius. Saat para tetua mempertimbangkan nasib Noah, ia tetap terkunci di sebuah bangunan kecil.

Edward menentang para tetua lainnya dengan mengirim Ivy, ditemani oleh dua pemuda, melalui hutan untuk mengambil obat bagi Lucius, yang berjuang untuk hidup. Sebelum Ivy pergi, Edward bercerita tentang pembunuhan ayahnya yang kaya raya. Ia kemudian mengakui bahwa makhluk-makhluk itu sebenarnya adalah para tetua yang menyamar sebagai monster untuk mengabadikan legenda dan menakut-nakuti serta mencegah anggota yang lebih muda untuk pergi. Ia juga memberi tahu Ivy bahwa cerita rakyat menunjukkan bahwa makhluk-makhluk seperti itu mungkin benar-benar ada. Di hutan, kedua pemuda itu menjadi takut dan meninggalkan Ivy. Ivy terus berjalan sendirian dan dibuntuti oleh makhluk, yang ditipunya hingga jatuh ke dalam lubang yang dalam saat makhluk itu menyerang. Makhluk itu adalah Noah yang mengenakan kostum yang ia temukan tersembunyi di bawah papan lantai. Sementara itu, Edward dan istrinya, Tabitha, membuka kotak mereka, yang berisi foto-foto mereka dan para tetua lainnya saat mereka masih jauh lebih muda. Kelompok itu berdiri di luar pusat konseling modern, mengungkapkan bahwa saat itu sebenarnya adalah akhir abad ke-20 atau awal abad ke-21.

Ivy memanjat tembok tinggi. Di sisi lain, ia bertemu dengan seorang penjaga taman Suaka Margasatwa Walker, yang terkejut karena ia datang dari hutan. Ivy memberinya daftar obat-obatan yang harus ia dapatkan. Penjaga itu mengambil obat-obatan itu tanpa memberi tahu atasannya, dan ia juga tidak menyebut-nyebut Ivy.

Diketahui bahwa Edward Walker, seorang mantan profesor sejarah, mendirikan desa tersebut lebih dari dua dekade sebelumnya. Ia merekrut orang-orang yang ditemuinya di sebuah klinik konseling kesedihan untuk mengisolasi diri mereka dari kekerasan sosial. Kekayaan keluarga Edward mendanai cagar alam, membangun desa di dalamnya, dan bahkan membayar pemerintah untuk menjadikannya zona larangan terbang.

Ivy kembali ke desa dengan obat-obatan, tanpa pernah melihat dunia modern. Kotak-kotak para tetua diperlihatkan berisi kenang-kenangan dan barang-barang lain dari kehidupan mereka sebelumnya; suara mereka terdengar mengingat trauma masa lalu. Para tetua berkumpul di sekitar tempat tidur Lucius setelah mengetahui bahwa Ivy telah kembali dan bahwa monster (Noah) telah terbunuh. Edward menghibur orang tua Noah yang berduka dengan mengatakan bahwa kematiannya akan memungkinkan mereka untuk melanjutkan lelucon tentang makhluk-makhluk yang menghuni hutan.

***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Di meja Eko melihat ada kliping gitu.

“Emmm,” kata Budi.

“Kliping,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko mengambil kliping gitu.

“Seperti biasanya….Budi…buat kliping,” kata Eko.

“Yaaa memang aku buat kliping. Tetap seperti biasa sih…buat kliping tujuannya sih nilai kreatifitas dan nilai belajar aku,” kata Budi.

“Aku buka saja….kliping…ingin tahu saja…kliping apa yang di buat Budi?” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko membuka dengan baik kliping dengan baik, ya di lihat dan di baca artikel-artikel koran di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai baca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih, ya cukup lama sih…Eko membaca artikel-artikel koran di kliping gitu, ya akhirnya selesai gitu.

“Kliping yang di buat…Budi….bagus!” kata Eko.

“Terima kasih…Eko…pujiannya!” kata Budi.

“Budi membuat kliping…kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik tentang hotel-hotel yang ada di Batam,” kata Eko.

“Yaaa memang sih…Eko…aku buat kliping, ya kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih….tentang hotel-hotel yang ada di Batam karena….masih berkaitan dengan ekonomi,” kata Budi.

“Ekonomi,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Memang sih…hotel-hotel yang ada di Batam….berkaitan dengan ekonomi,” kata Eko.

“Pemilik hotel-hotel dan orang-orang yang kerja dengan baik di hotel-hotel gitu...tujuannya adalah uang. Uang yang di dapatkan dengan baik dari usaha-usaha yang di jalankan dan kerja dengan baik di  tempat usaha-usaha gitu, yaaa uang di gunakan ini dan itu demi hidup ini,” kata Budi.

“Uang,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Hotel-hotel di Batam….bagus dan pelayanannya,” kata Eko.

“Ya berdasarkan realita dan artikel-artikel di koran menceritakan dengan baik sih….hotel-hotel di Batam,” kata Budi.

“Roda ekonomi di gerakkan dengan baik demi hidup ini,” kata Eko.

“Manusia menggerakkan dengan baik sih roda ekonomi sih,” kata Budi.

“Kompetisi tetap terjadi urusan usaha hotel-hotel di Batam,” kata Eko.

“Persaingan memang sengit sih!!!,” kata Budi.

“Bagi yang memahami dengan baik ilmu agama sih….hasil sih…rezeki…masing-masing,” kata Eko.

“Omongan Eko…benar sekali!!!” kata Budi.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja dengan baik sih.

“Apakah Budi ada keinginan dengan baik ke Batam dan nginep di hotel yang ada di Batam?” kata Eko.

“Keinginan sih…ada sih..Eko…ke Batam dengan tujuan sih liburan dan nginep di hotel yang ada di Batam. Yaaa keinginan sekedar keinginan saja sih….aku kan sadar sih keadaan aku yang cuma kerjaannya buruh di perusahaan gitu,” kata Budi.

“Keinginan Budi ada…ingin liburan ke Batam dan nginep di hotel yang ada di Batam. Budi sadar dengan keadaannya…cuma buruh di perusahaan. Yaaa kalau orang kaya sih…pasti liburan ke Batam dan nginep di hotel yang ada di Batam,” kata Eko.

“Orang kaya….menikmati hidup lebih baik dari pada orang tidak mampu gitu. Orang kaya ke Batam sih untuk liburan dan nginep dengan baik di hotel yang ada di Batam,” kata Budi.

“Orang-orang yang ingin perubahan hidup tetap ke Batam dengan tujuan kerja dengan baik di Batam, ya tinggalnya orang-orang tinggal di rumah kontrakan atau kosan,” kata Eko.

“Memang sih…Eko…..orang-orang yang ingin perubahan hidup sih tetap ke Batam dengan tujuannya kerja dan tinggal dengan baik di rumah kontrakan atau kosan. Orang-orang itu pun ada yang kerja di hotel-hotel di Batam,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Eko ada keinginan ke Batam untuk liburan dan nginep dengan baik di hotel di Batam?” kata Budi.

“Ya aku ada sih keinginan sih liburan ke Batam dan nginep di hotel di Batam gitu. Kan aku sama dengan Budi…kerjaannya buruh di perusahaan gitu. Ya aku sadar juga dengan keadaan aku yang cuma kerjaan buruh di perusahaan,” kata Eko.

“Eko ada keinginan toh…liburan ke Batam dan nginep di hotel di Batam,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Keadaan Batam gimana Budi?” kata Eko.

“Ya berdasarkan artikel-artikel di koran sih….keadaan Batam sih….antara baik dan buruk perilaku manusia gitu…antara paham agama dan tidak paham agama gitu, yaaa 6 ajaran agama yang berkembang di Indonesia,” kata Budi.

“Antara baik dan buruk perilaku manusia gitu….antara paham agama dan tidak paham agama,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Lingkungan sosial masyarakat di Batam,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Orang-orang yang buruk di lingkungan sosial masyarakat di Batam gitu lebih baik di tangkap dengan baik sama polisi dan di penjara sama polis gitu dengan tujuannya sih…lingkungan sosial masyarakat di Batam….jadi baik,” kata Eko.

“Ya sepakat sih dengan omongan Eko….tentang orang-orang yang buruk di lingkungan sosial masyarakat di Batam gitu…di tangkap dan penjara polisi dengan tujuannya lingkungan sosial di Batam jadi baik,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Eko.

“Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Main permainan Monopoli saja Budi!” kata Eko.

“Okey main permainan Monopoli!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik.

“Hidup ini tetap sama kan Budi…tentang lingkungan sosial masyarakat…di Lampung?” kata Eko.

“Yaaa tetap sama sih Eko…hidup ini tentang lingkungan sosial masyarakat di Lampung!” kata Budi.

“Antara baik dan buruk perilaku manusia gitu…antara paham agama dan tidak paham agama, ya 6 ajaran berkembang dengan baik di Indonesia,” kata Eko.

“Memang sih…antara baik dan buruk perilaku manusia gitu….antara paham agama dan tidak paham agama, ya 6 ajaran agama yang berkembang di Indonesia gitu. Yaaa propinsi-propinsi yang di Indonesia…sih tetap sama juga sih…antara baik dan buruk perilaku manusia gitu….antara paham agama dan tidak paham agama,” kata Budi.

“Yaaa orang-orang yang buruk lebih baik di tangkap dan di penjara sama polisi…tujuaannya lingkungan sosial masyarakat jadi baik,” kata Eko.

“Yaaa aku sependapat dengan omongan Eko,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!!!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!!!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Valen tinggal dengan baik sih dengan kedua orang tuanya di Batam gitu. Kenzi dan Mutiara adalah orang tuanya Valen gitu. Valen dan kedua orang tuanya asalnya dari Padang gitu. Ya Valen menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Teman baik Valen adalah Robi gitu. Ya memang Robi menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Galaksi dan Aluna adalah orang tuanya Robi gitu. Robi dan kedua orang tuanya berasal dari Padang gitu. Valen dan Robi sukanya dengan motor sih, ya jadi keduanya sering jalan-jalan dengan baik sih ke Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market, ya Valen dan Robi berada gitu. Ya Valen dan Robi menikmati makan dan minum di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market, ya memang sih suasananya bagus dan pelayanannya juga bagus gitu. Valen bertemu dengan mantannya yang bernama Tasya di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market gitu. Ya Tasya bersama dengan teman baiknya yang bernama Zahra gitu. Memang sih Tasya dan Zahra menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen dan Tasya beda tempat kuliah gitu. Zahra memang berpacaran dengan Arbil gitu. Ya Abril kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Zahra dan Abril satu fakultas gitu. Kenapa Tasya putus dengan Valen sih karena Tasya menjalin kisah cinta sama Devan gitu. Sekarang ini, ya Valen dan Tasya berteman baik saja gitu. Sekarang ini hubungan kisah cinta Tasya dan Devan tidak baik-baik saja karena Tasya curiga dengan Devan yang dekat dengan Mutia gitu. Di pikiran Tasya jika benar Devan jadian sama Mutia, ya Tasya yang masih ada rasa dan masih berteman baik sama Valen sih…Tasya ingin balikan dengan Valen gitu. Seperti biasa sih Valen dan Robi menjalankan kuliah dengan baik gitu. Valen sekarang ini suka dengan cewek yang bernama Mila gitu. Ya Mila menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Mila dan Valen beda fakultas gitu. Fildan dan Selfi adalah orang tuanya Mila gitu. Robi suka juga sih sama Mila gitu. Valen dan Robi yang berteman baik, ya keduanya memutuskan untuk bersaing jadian sama Mila gitu. Pendekatan di jalankan dengan baik sih…Valen dan Robi untuk jadian sama Mila gitu. Mila…hobynya menyanyi sih dan main musik gitar gitu, ya Mila buat YouTobe dengan baik gitu dengan genre musik dangdut dan pop gitu. YouTobe yang di buat Mila menghasilkan uang gitu, ya uang di gunakan dengan baik sih sama Mila untuk membayar kuliah, infak, sodakoh, dan zakat gitu. Mila suka sih di sukai dua cowok yang baik sih seperti Valen dan Robi. Memang Mila pernah di dekat dengan cowok yang bernama Ardian. Karena Ardian perilakunya buruk sih, ya jadi Mila memutuskan menjauh dari Ardian gitu. Sekarang ini Ardian yang kelakukannya buruk banget sampai make narkoba dan menjual narkoba, ya jadi Ardian di tangkap dan di penjara sama polisi kepolisian Lapor Pak!. Bos narkoba ternyata orang China yang bernama Tony Lee dan orang kepercayaannya Tony Lee yang bernama Roy…orang Batak gitu. Polisi menangkap dan memenjarakan dengan baik Tony Lee, Roy dan semua anak buahnya Tony Lee karena mengedarkan narkoba gitu. Mila suka sih dengan Valen gitu. Ketika Valen dan Robi menyatakan cinta bersamaan gitu, ya Mila memilih dengan baik sih dengan perasaan di dalam hatinya….bahwa yang di sukai Mila adalah Valen gitu. Valen senang cintanya di terima Mila gitu. Robi yang cintanya tidak di terima Mila, ya Robi sadar dengan keadaannya....nama juga usaha gitu. Valen dan Mila menjalankan kisah cinta yang baik sih. Valen biasa jalan-jalan dengan motor, ya jadi Valen ngajak Mila jalan-jalan gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Valen dan Mila…berada di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market, ya keduanya makan dan minum dengan baik karena memang suasana sih…enak sih…SNL FOOD Grocery & Gourmet Market dan juga pelayanannya juga bagus gitu. Valen dan Robi seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Mila seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Tasya tidak jadi balikan sama Valen karena Devan tidak menjalin kisah cinta sama Mutia gitu. Hubungan kisah cinta Tasya dan Devan baik gitu. Perasaan suka Robi pada Mila masih ada, ya susah di hapuskan gitu. Hubungan pertemanan Robi dan Mila baik sih. Ya Robi memang teman baik Valen, ya di pikiran sih Robi…ingin mendapatkan Mila dengan cara menyingkirkan Valen tapi pikiran buruk itu segera di hapuskan Robi karena akan merusak hubungan Robi dengan Valen gitu. Robi memutuskan jalan-jalan sendiri dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi bertemu dengan teman masa SMA yang bernama April gitu, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. April memutuskan dengan baik kerja di Indomaret dari pada kuliah gitu. Melly dan Fattah adalah orang tuanya April gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih. Ya Robi ada suka dengan baik sih sama April, ya keinginan Robi adalah jadian dengan baik sama April gitu. April memang suka sih dengan Robi. Memang April pernah sih berpacaran dengan cowok yang bernama Yusuf gitu. Ya Yusuf meninggal karena kecelakan motor gitu. April cukup mengenang saja cintanya dengan Yusuf gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi menyatakan cinta dengan baik sih…dengan April gitu. Ya April suka dengan Robi, ya jadi April menerima dengan baik sih…Robi gitu. Ya Robi senang sih cintanya di terima sama April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April. Ya Robi bisa menghapuskan rasa suka pada Mila karena April memberikan cinta yang baik sama Robi gitu. Valen dan Mila senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih….Robi dan April gitu. Memang sih Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi dan Apri berada di Domino’s Pizza gitu, ya keduanya menikmati dengan baik makan dan minum gitu. Memang sih…pelayanan Domino’s Pizza…bagus sih dan memang pizzanya…enak begitu juga minumannya….enak gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!!!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Kisah persahabatan yang baik sih….tokoh Valen dan tokoh Robi,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Monopoli gitu.

Tuesday, December 9, 2025

RACE 3

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema misteri di chenel ANTV, ya seperti biasa sih...Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik dan bagus gitu, ya sambil menikmati minum teh dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Shamsher Singh adalah pedagang senjata India yang kuat di Abu Dhabi dan memiliki pulau pribadi, Al-Shifa, yaaa untuk memperdagangkan senjata. Sikander "Sikku" Singh adalah anak tiri Shamsher. Yash, asisten Shamsher, adalah rekan dekat di kerajaan Shamsher, dan Raghuvendra "Raghu" Singh, adalah asisten pribadi dan orang kepercayaan dekat Shamsher. Dalam adegan kilas balik, terungkap bahwa Rana Singha adalah saingan bisnis Shamsher, yang menciptakan masalah bagi keluarga Shamsher dan bisnisnya. Saat Sanjana dan Sooraj, anak-anak Shamsher, mencapai usia 25 tahun, pengacara keluarga mereka menjelaskan surat wasiat mendiang ibu mereka. Sesuai surat wasiat, si kembar berhak atas 50% dari properti dan 50% saham sebagai mitra bersama (masing-masing 25%), dan 50% sisanya untuk Sikander. Kesenjangan ini menyebabkan si kembar semakin membenci Sikander karena Shamsher lebih menyukai Sikander daripada si kembar. Shamsher memberi tahu mereka berdua bahwa Sikander adalah putra dari kakak laki-laki Shamsher, Ranchor Singh, yang sebenarnya adalah CEO Al-Shifa.

Dalam kilas balik, yang menggambarkan desa Handia tahun 1970-an, sejarah keluarga Singh digambarkan. Kedua bersaudara Singh biasa memasok senjata ke tentara India. Politisi lokal Handia meminta mereka senjata ilegal, yang ditolak Ranchor. Penolakannya menyebabkan persaingan dengan politisi lokal, Gajendra Pathak. Suatu hari, selama penyergapan terhadap truk senjata yang dimiliki oleh perusahaan Ranchor, putra Gajendra, Narendra, dibunuh oleh Ranchor. Ranchor kemudian meninggal ketika mobilnya diledakkan oleh sebuah bom. Perusahaan senjata yang dimiliki oleh keluarga Singh dinyatakan sebagai organisasi anti-negara dan dituduh memasok senjata kepada teroris. Shamsher mengirim Sikander ke Beijing untuk belajar dan membawa ibu Sikander yang janda, Sumitra, ke Al-Shifa. Setelah setahun, si kembar lahir.

Di Al-Shifa masa kini, suatu malam, Yash berbicara tentang pacarnya. Sikander mengungkapkan bahwa di Beijing, ia jatuh cinta dengan seorang gadis bernama Jessica yang memutuskan hubungan dengannya. Teman masa kecil Shamsher, Brijmohan, mengatakan kepadanya bahwa hotel temannya digunakan oleh politisi untuk motif cabul mereka di mana semua aktivitas ditangkap pada kamera video mata-mata dan disimpan di hard disk. Hard disk disimpan di loker bank di Kamboja. Shamsher menunjuk Sikander untuk mengambil hard disk, dan ia berjanji untuk mendapatkan disk tersebut. Keesokan harinya, saat pesta, terungkap bahwa Jessica sebenarnya adalah pacar Yash. Sikander dan Jessica bertemu secara pribadi di ruang keamanan. Keesokan harinya, Sooraj dan Sanjana, yang telah merekam pertemuan Sikander-Jessica, menayangkan video itu ke Yash. Yash yang marah pergi ke apartemen Jessica dan menemukan Sikander hadir bersamanya. Sikander kemudian memberitahunya bahwa kedua interaksi mereka di masa lalu dengan Jessica direncanakan oleh Sooraj dan Sanjana, sebagai bagian dari rencana mereka untuk menghancurkan Sikander. Yash bekerja sama dengan Sikander melawan si kembar tetapi berpura-pura bersama si kembar juga. Sikander, si kembar, Yash dan Jessica, menjalankan misi untuk memulihkan hard disk.

Setelah mengambil hard disk, Shamsher menyingkirkan Sikander dengan menanam bahan peledak di mobilnya dan menuju ke sebuah konferensi dengan para politisi yang video-videonya yang tidak pantas disimpan di dalam disk. Shamsher menceritakan kematian Sikander kepada para politisi, di hadapan si kembar. Dia kemudian menyumbat hard disk dan terkejut saat mengetahui bahwa disk itu bukan yang asli. Sebaliknya, itu hanya berisi sebuah video, yang difilmkan sendiri oleh Sumitra sebelum kematiannya, di mana dia mengungkapkan kebenaran bahwa Ranchor dibunuh oleh Shamsher, dan si kembar adalah anak-anak Ranchor. Sikander tiba, dan mengungkapkan bahwa dia tahu bahwa Shamsher membunuh ayahnya, tetapi merahasiakannya selama sepuluh tahun dan berpura-pura setia kepada Shamsher. Sebelum kedatangan Sikander, Shamsher mengungkapkan bahwa Yash adalah putra kandungnya kepada si kembar sebelum memukuli mereka. Setelah pertarungan di padang pasir antara Sikander dan Yash, Sikander menghancurkan seluruh pasukan Shamsher dan membuat Yash dan Shamsher menyerah kepada Jessica yang ternyata adalah petugas Interpol. Ayah dan anak yang ditangkap itu diterbangkan ke desa asal mereka, Handia.

Pada klimaksnya, Sikander mengungkapkan bahwa ia telah merencanakan berbagai kejadian selama ini dan mengungkapkan semua rencana dan rahasia kepada si kembar dan Jessica. Shamsher terlihat menyuap seorang polisi, sementara Yash terlihat sedang melatih tubuhnya di dalam sel penjara. Sikander, yang bersatu kembali dengan saudara kembarnya di Al-Shifa, mengungkapkan rencana penyerahan hard disk asli kepada Jessica. Sikander membuat pernyataan metaforis dan menyebut dirinya sebagai "Harimau" dari ras baru saat ia menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Ular Tangga saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Ular Tangga !!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Rahsya dan Naura menjalankan dengan baik rumah tangganya, ya anak dua sih. Anak pertama Rahsya dan Naura adalah Irshad. Anak keduanya Rahsya dan Naura adalah Gibran gitu. Irshad tidak tinggal di Batam, ya Irshad tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta memang Irshad tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga yang di jalankan Saiful dan Dewi baik, ya bahagia dengan anak bernama Lesti. Ya Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Bali dengan suami yang bernama Rizki dan anak bernama Aqella.Ya Aqella…balita gitu. Rizki memang menjalankan usaha hotel Horison, ya pemilik hotel Horison adalah Ayah dan Ibu Rizki. Aladul dan Ridwan adalah orang tuanya Rizki. Rumah tangga yang di jalankan Rizki dan Lesti baik, ya bahagia dengan anak…Aqella gitu. Memang ada yang tidak suka dengan rumah tangga yang di jalankan Rizki dan Lesti, ya orang tidak suka itu bernama Amanda gitu. Ya Amanda mantannya Rizki. Ardian dan Jenny adalah orang tuanya Amanda. Ardian menjalankan usaha dealer mobil gitu. Rizki memang tahu sih Amanda tidak suka dengan Lesti, ya Rizki berusaha menjauh dari Amanda demi Lesti, ya agar rumah tangga yang di jalankan Rizki dan Lesti tetap baik dan bahagia dengan anak…Aqella gitu. Irshad yang tinggal dengan baik di Jakarta, ya Irshad kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA gitu. Rahsya, Naura, dan Gibran…senang sih  Irshad yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Rahsya memang menjalankan dengan baik usaha rumah makan Rasa Nusantara. Naura dan Gibran memang membantu dengan baik sih usaha rumah makan yang di jalankan dengan baik sama Rahsya gitu. Gibran menjalankan dengan baik sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Irshad yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Irshad berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Dika. Ya Dika anaknya Fildan dan Melly gitu. Fildan kerjaannya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Irshad yang berteman baik dengan Dika, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Irshad dan Dika adalah kafe gitu. Pemilik kafe adalah Hari dan Selfi. Memang sih….Hari dan Selfi…suami istri gitu. Di kafe, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih tentang artis Celine Evangelista yang cantik penampilannya tapi sayang sih…artis Celine Evangelista janda gitu. Irshad dan Dika menganggap bahwa mantan suami Celine Evangelista termasuk cowok bodoh gitu menyiayiakan cewek cantik Celine Evangelista gitu karena Irshad dan Dika saja ingin punya cewek seperti cantik Celine Evangelista….di tolak mentah-mentah sama cewek gitu. Memang sakit sih di tolak, ya Irshad dan Dika adalah cowok gitu jadi tahan banting sih di tolak cewek jadi seiring waktu..hilang juga rasa sakit di tolak cewek gitu. Pendapat Irshad dan Dika tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Obrolan Irshad dan Dika di kafe…sekedar obrolan saja gitu. Irshad dan Dika kerja dengan baik  sih di perusahaan gitu. Dika sekarang ini sedang dekat dengan cewek yang bernama Adara gitu. Pertemuan pertama Dika dan Adara di kafe gitu. Pertemanan yang baik sih Dika dan Adara gitu. Adara anaknya Irfan dan Jelita gitu. Irfan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Adara kerjaannya wartawati di surat kabar Suara Rakyat….sudah banyak sih membuat artikel gitu, ya salah satu artikel yang di buat bercerita tentang cowok yang bernama Rio yang tinggal di rumah kontrakan, ya Rio kerjaannya pencuri dan penipu gitu, yaaa asalnya Rio dari Sumantra Utara gitu. Warga masyarakat di lingkungan sosial yang tinggal di Jakarta memang resah sih dengan pencurian di lingkungan gitu. Polisi menangkap Rio dengan baik di rumah kontrakannya gitu dan Rio di masukkan ke penjara gitu. Selama ini Rio kerjaannya mulus ada orang-orang yang melindungi, ya orang-orang itu berasal dari Sumatra Utara jadi karena Rio telah di penjara dengan baik sama polisi, ya maka semua yang berhubungan dengan Rio di tangkap polisi dan orang-orang yang berperilaku buruk di masukkan ke dalam penjara gitu. Dika yang suka dengan Adara, ya Dika berusaha dengan baik jadian sama Adara gitu. Memang Dika berdoa dengan baik sih, ya agar bisa jadian dengan Adara dan Dika tidak ingin di tolak sama Adara gitu. Adara memang suka sih dengan Dika, ya karena Dika baik dan kerjaannya baik gitu. Hubungan pertemanan Dika dan Adara baik, ya nyaman gitu. Ketika waktunya tepat sih, ya Dika menyatakan cinta sama Adara gitu. Adara yang suka dengan Dika, ya Adara menerima cinta Dika. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dika dan Adara gitu. Irshad senang sih dengan kisah cinta Dika dan Adara gitu. Dika dan Adara jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Irshad sekarang ini dekat dengan cewek yang bernama Pipit gitu. Pipit memang teman kerja Irshad di perusahaan gitu. Pipit anaknya Rangga dan Cinta. Rangga menjalankan usaha toko kain gitu. Pipit memang di sukai sama Reza. Ya Reza anaknya Alfa dan Mentari. Alfa  pemilik usaha dealer motor gitu. Reza menjalankan usaha dealer motor Ayahnya dengan baik gitu. Irshad yang suka dengan Pipit, ya Irshad ingin jadian dengan Pipit gitu. Reza suka dengan Pipit, ya Reza ingin jadian dengan Pipit gitu. Persaingan terjadi sih antara Irshad dan Reza urusan Pipit gitu. Pipit sering jalan dengan Reza, ya Irshad takutnya gagal urusan jadian sama Pipit gitu. Irshad memang berdoa dengan baik agar berhasil jadian dengan Pipit, ya Irshad mana mau di tolak gitu sama Pipit gitu. Waktunya tepat sih, ya Irshad menyatakan cinta sama Pipit. Ya Pipit suka dengan Irshad makanya Pipit menerima cinta Irshad gitu. Ya Irshad senang sih cintanya di terima sama Pipit gitu. Urusan Pipit dan Reza cuma sebatas teman saja. Reza yang tidak bisa jadian sama Pipit karena Pipit sukanya sama Irshad gitu. Reza fokus saja dengan kerjaannya gitu menjalankan usaha dealer motor gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Irshad dan Pipit gitu. Dika senang sih dengan kisah cinta Irshad dan Pipit gitu. Ya Irshad dan Pipit jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Irshad dan Dika menjalankan dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. Memang sih Irshad dan Dika biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih tentang permalahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan media ini dan itu yang penuh dengan pro dan kontra gitu. Keinginan Irshad dan Dika sih ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Bisnis Internasional gitu. Memang sih obrolan Irshad dan Dika di kafe sekedar obrolah saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Irshad dan Dika seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan, ya urusan kisah cinta dengan cewek masing-masing sih….baik gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik sih tokoh Irshad dan tokoh Dika,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Eko dan Budi tetap asik main permainan Ular Tangga gitu.

CAMPUR ADUK

BAD NEWS BEARS

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa s...

CAMPUR ADUK