CAMPUR ADUK

Wednesday, July 16, 2025

MERE BROTHER KI DULHAN

Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus chenel MAXStream, ya Budi duduk santai di depan rumahnya gitu, ya keadaan sih...malam yang gelap bertabur bintang di langit, ya Budi melihat dengan baik gitu dan Budi sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Setelah putus dengan pacarnya, Piyali Patel di London, Luv Agnihotri mendesak adiknya Kush, seorang asisten sutradara film dan fotografer di Mumbai, untuk mencarikannya seorang istri. Kush tiba di rumah untuk bertemu ayahnya yang seorang veteran tentara, Kolonel (Purn.) Swarnik Agnihotri dan ibu rumah tangga, Kanak dan bepergian bersama mereka ke seluruh India untuk menemukan seorang istri yang cocok untuk Luv tetapi sia-sia. Teman-temannya punya ide untuk mengiklankannya di surat kabar. Seorang pria bernama Dilip Dixit menanggapi iklan tersebut, dengan menyatakan bahwa ia sedang mencari seorang pria yang cocok untuk putrinya. Namun, ketika Kush bepergian dengan orang tuanya ke Delhi untuk bertemu keluarga Dixit, ia terkejut mengetahui bahwa calon istri tersebut tidak lain adalah Dimple "D" Dixit, yang sebelumnya ia temui dalam pertemuan tak sengaja di acara tamasya kampus lima tahun lalu.

Menjengkelkan dan berisik, Dimple adalah segalanya yang tidak dimiliki Kush, tetapi dia memohon untuk tidak membuat keributan dan memintanya untuk mempertimbangkan aliansi tersebut. Setelah bertemu Luv, Dimple setuju untuk menikah dengannya. Kakaknya Ajay ingin mereka menikah di suatu tempat di Agra dari mana Taj Mahal terlihat. Namun, selama persiapan pernikahan, Kush menyadari bahwa dia memiliki perasaan untuk Dimple, dan dia awalnya menanggapi dengan menamparnya mengapa dia tidak memberitahunya sebelumnya. Kemudian, mereka mencoba kawin lari, tetapi tidak berhasil dan mereka kembali, berencana untuk mengalihkan perhatian Luv. Akhirnya, pada malam pernikahan, Dimple membawa Piyali, seorang teman bersama, ke Agra. Luv, mengetahui bahwa dia masih memiliki perasaan untuk Piyali, keduanya kawin lari keesokan harinya dan menikah. Luv kemudian mengirim surat kepada keluarga Agnihotri dan Dixit menjelaskan alasan di balik kawin larinya.

Setelah membaca surat-surat itu, Dilip dan Swarnik bertengkar sengit tetapi menyadari bahwa satu-satunya cara untuk melindungi rasa hormat dan harga diri mereka adalah dengan menikahkan Kush dan Dimple. Namun, Kush mengajukan syarat bahwa ia akan menikahi Dimple hanya jika Luv dan Piyali diterima. Keluarga itu setuju, dengan kedua pasangan menikmati pernikahan yang layak dan mewah. Mereka hidup bahagia selamanya bersama.

***

Budi selesai baca cerpen, ya baca cerpen yang lain dengan judul Cinta Bunga, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Bunga gadis yang adun dan sebetulnya cantik, hanya saja penampilannya sekedarnya, bajunya kumal, kerena hidupnya paling sederhana. Bunga adalah anak ke dua dari empat bersaudara, abangnya yang bandel dan tukang penjudi, Jefri, saudara kandung yang lebih mudanya yang paling manja dan malas melakukan pekerjaan Mona dan terakhir saudara kandung yang lebih muda lelakinya yang paling adun dan sayang dengan Bunga adalah Dede. 

Bunga menjadi tulang punggung keluarganya dengan melakukan pekerjaan sebagai pedagang asongan di perempatan perlintasan, terminal atau pom bensin karena ayahnya Jamal yang berkerja sebagai tukang parkir kerap kali mabuk. Uang hasil kerjanya bahkan nyaris selalu bubar untuk membeli minuman.

Mereka semuanya tinggal di rumah kontrakan, di daerah perkampungan padat di pinggir kota, tetangga Bunga adalah, Mpok Yanti, pedagang nasi uduk di pinggir perlintasan perkampungan, yang paling adun pada Bunga, ia sering membantu Bunga. Heni adalah sahabat Bunga. Joko pemilik toko kelontong yang sering memberikan hutang dagangannya untuk Bunga. Retno (40 tahun) wanita judes, pemilik kontrakan paling galak pada Bunga saking bosannya menagih uang kontrakan karena Bunga selalu menunggak bayar.

Di belahan kehidupan lain, Reno adalah pria tampan yang paling ramah dan adun terhadap siapa saja, namun sifatnya menjadi berubah semenjak kematian Lena tunangannya dalam kecelakaan mobil, kini berubah menjadi paling terpukul dan pendiam. Reno menjahui wanita. Aldo sahabat adun Reno tak mampu membuatnya ceria lagi. Sherly mantan pacar Reno di SMU kembali gencar mendekati Reno. Namun Reno belum mampu melupakan Lena.

Arman adalah paman Reno, masih muda dan tampan namun sakit kanker paru-paru dan hidupnya tidak lama lagi, asisten pribadinya adalah Lukman. Arman paling kaya raya, pemilik rumah dimana Reno tinggal dengan Ratih Ibunya dan saudara kandung yang lebih muda perempuannya Rasti. 

Ratih paling berkeinginan warisan dari Arman jatuh ke tangannya, namun Arman paling membenci Ratih dan menganggapnya mata duitan. Kehidupan mereka tidak pernah akur di rumah itu.

Nina (wanita penyanyi dangdut di kafe pojok terminal yang merangkap wanita penghibur) datang ke toko Joko, dan memandang sinis pada Bunga yang ketahuan berhutang. Nina menyuruh Bunga melakukan pekerjaan seperti dirinya, paling tidak punya cukup uang. Bunga tersinggung. Joko membela Bunga. Nina cemburu (Nina sudah lama suka pada Joko).

Tante Tika (Ibu Nina, mantan pelacur tapi hatinya adun, ia sayang pada Bunga) kebetulan lewat dan melihat Retno. Tika mengeluarkan uang dan membayarkannya pada Retno. Bunga paling terkejut. Tika mengatakan ia senang membantu Bunga dan Bunga boleh mengembalikan uang itu kapan saja. Bunga paling berterimakasih.

Tika membeli makanan di warung Mpok Yati, mereka membicarakan Bunga. Tika mengungkap mengenai Dahlia (Ibu Bunga), yang pergi dari rumah. Mpok Yati juga mengingat peristiwa itu. (flashback Dahlia bertengkar dengan Jamal dan pergi dari rumah, Tika dan Mpok Yati melihatnya, Jefri, Bunga, Mona dan Andre masih kecil-kecil.)

Tiba-tiba saja Dahlia muncul kembali, kini namanya di tahu sebagai Lia Atmadi, istri Atmadi pengusaha ternama yang baru kembali dari Singapura. Lia memiliki seorang anak laki-laki, Rey. Lia merasa paling berbuat salah telah menelantarkan anak-anaknya dulu. Lia kerap kali menyuruh supirnya mengantarkan ke daerah perkampungan di pinggir kota tempat dimana Lia dulu masih menjadi istri Jamal dan memiliki empat anak yang masih kecil-kecil yang dengan tega ia campakkan. Akhir-akhirnya Lia menemukan Bunga, ia paling terharu. Lia jumlah membantu masalah Bunga, walaupun ia harus berpura-pura tidak mengenal latar belakang Bunga.

Sementara Bunga akhir-akhirnya bertambah tidak jauh dengan Reno setelah akhir-akhirnya Reno mengetahui argumen sebenarnya mengapa Bunga menikah dengan Arman. Reno mulanya menyetujui pernikahan dirinya dengan Bunga demi Ratih yang selalu membujuknya supaya harta warisan keluarga tidak dipunyai oleh orang lain. Ratih mengusulkan supaya Reno sesudah sebagian lama menikah mampu menceraikan Bunga. Namun lama kelaman Reno jatuh cinta sungguhan pada Bunga dan tak mau lagi kehilangan Bunga.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Langsung saja Budi...main permainan monopoli!" kata Budi.

"Okey....main permainan monopoli!" kata Eko.

Budi mengambil permainan monopoli di bawah meja, ya permainan monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan monopoli dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita. Ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Gema anaknya Ayu, ya Andre...Ayahnya Gema telah lama meninggal gitu. Demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi urusan usaha-usaha yang di jalankan manusia dengan tujuan kaya dan kaya...jauh dari kemiskinan gitu, ya Gema kerja dengan baik di bengkelnya Devan gitu. Gema memang jago bela diri karena di ajarkan ilmu silat sih sama Andre pada waktu Andre masih hidup gitu. Devan dan Gema hubungan seperti teman baik gitu. Ya usaha yang di jalankan Devan mengalami masalah gitu, ya jadi karena Devan mengunakan dengan baik uang modal usaha bengkel....untuk main judi online, ya tujuannya main judi online...kaya ternyata Devan jadi miskin karena kalah judi online gitu. Devan memang minjem uang juga sama Rangga, ya Rangga nagih hutangnya gitu. Ya Devan meminta waktu pada Rangga untuk membayar hutang gitu. Ya Rangga memberikan waktu pada Devan untuk membayar hutang gitu. Devan kapok judi online karena jadi miskin gitu, ya jadi Devan berusaha dengan baik menjalankan usaha bengkel motor dan mobilnya gitu. Dengan fokus menjalankan usaha gitu, ya Devan berhasil juga membayar hutang sama Rangga dan usaha bengkel Devan tetap berjalan dengan baik gitu. Kiara cewek cantik yang kerja dengan baik di sebuah kafe gitu. Devan suka dengan Kiara, ya Devan berteman baik sama Kiara gitu. Kiara punya masalah dengan Ardian gitu. Ardian suka sama Kiara tapi Kiara menolak Ardian karena kerjaannya Ardian penjual narkotika gitu. Kiara meminta perlindungan Devan gitu, ya karena Ardian terus menerus memaksa Kiara harus jadian sama Ardian gitu. Devan mau melindungi Kiara, ya tapi Devan tidak bisa bela diri gitu. Gema yang jago bela diri, ya Gema menolong Kiara gitu. Pertarungan sengit sih...Gema dengan Ardian dan dua temannya gitu. Pertarungan yang memenangkan Gema gitu. Ardian dan dua temannya babak belur sih keadaannya di hajar Gema gitu. Kiara senang di lindungi Gema, ya Kiara jatuh hati pada Gema gitu. Kiara tidak suka Devan karena Devan tidak bisa bertarung untuk menghadapi Ardian dan dua temannya. Ceritanya Ardian dan dua temannya di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak!, ya karena Ardian dan dua temannya menjual narkotika gitu. Di penjara dengan baik Ardian dan dua temannya sama polisi gitu. Gema tidak peduli dengan rasa suka Kiara pada Gema gitu. Devan senang karena Gema tidak peduli dengan rasa suka Kiara pada Gema gitu, ya Devan masih ada harapan untuk jadian sama Kiara gitu. Ya Kiara tetap suka dengan Gema gitu, ya walau sikap Gema masih dingin pada Kiara gitu. Gibran pemilik perusahaan PT. ANDROMEDA gitu. Saudara tiri Gibran yang bernama Rangga, ya Rangga merencanakan untuk mengambil alih perusahaan PT. ANDROMEDA dengan cara menyingkirkan Gibran gitu. Rangga menyuruh anak buahnya untuk mencelakai Gibran gitu. Ya Gibran sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Adara gitu. Ya Adara menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu, ya orang tua Adara adalah Fattah dan Aqeela gitu. Aqeela asli orang Indonesia dan Fattah asli orang Belarus gitu. Ya Fattah dan Aqeela bekerja sama dengan baik menjalankan usaha restoran gitu. Hubungan pertemanan Gibran dan Adara baik gitu. Setelah pulang dari rumah Adara, ya Gibran yang membawa mobil dengan baik menuju rumahnya. Dua penjahat menyetop mobil Gibran gitu. Terjadi pertarungan gitu, ya Gibran dengan dua penjahat gitu. Gibran kalah dengan dua penjahat gitu. Gema kebetulan lewat daerah terjadi kejadian gitu, ya Gema menolong yang tidak berdaya karena serangan dua penjahat gitu. Gema bertarung dengan dua penjahat. Pertarungan sengit banget gitu. Gema mengalahkan dua penjahat dengan baik, ya dua penjahat meninggal tempat tersebut dengan baik gitu. Gibran berterima kasih di tolong sama cowok yang baik gitu. Setelah berkenalan dengan baik Gibran jadi tahu siapa nama cowok yang menolong Gibran? Gema gitu. Gibran merasa keadaannya tidak aman gitu, ya jadi Gibran butuh pengawal pribadi yang melindungi Gibran gitu dari serangan orang-orang jahat gitu. Gibran pun memperkerjakan Gema untuk jadi pengawal pribadi Gibran gitu. Gema memang keluar dari kerjaan di bengkel Devan gitu. Gema kerja dengan baik jadi pengawal pribadi Gibran gitu. Ya Gibran menjalankan pertemanan dengan baik sama Adara gitu. Penjahat-penjahat suruhan Rangga, ya penjahat-penjahat tetap menyerang Gibran gitu. Gema berusaha melindungi dengan baik Gibran gitu. Gema bertarung dengan baik, ya mengalahkan penjahat-penjahat yang mau mencelakai Gibran gitu. Gibran memang bekerja sama dengan polisi dari kepolisian Lapor Pak! untuk mengusut sih....siapa dalang dari penjahat-penjahat yang menyerang Gibran gitu?. Polisi berhasil mengusut kasus Gibran gitu, ya jadi Polisi menangkap Rangga dan anak buahnya gitu. Rangga dan anak buahnya di penjara dengan baik sama polisi gitu. Devan yang suka sama Kiara, ya Kiara tetap tidak suka Devan gitu. Ya Kiara sukanya Gema gitu. Ya Gema luluh juga dengan kebaikan Kiara dan pesona kecantikan Kiara gitu, ya jadi Gema dan Kiara jadian gitu. Kiara berkata dalam hatinya karena jadian sama Gema "Kau ditakdirkan untukku". Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Gema menyadari dengan baik sih bahwa hubungan kisah cinta yang di jalankan dengan Kiara baik dan baik, ya Gema berkata dalam hatinya "Kau ditakdirkan untukku". Devan yang tidak bisa bersama Kiara, ya Devan memutuskan bersama Aliya gitu. Ya Aliya kerjaannya penjual jamu gendong gitu. Aliya yang jadian sama Devan, ya Aliya berkata dalam hatinya "Kau ditakdirkan untukku". Ya Devan mulai sadar sih.... menjalankan hubungan kisah cinta yang baik sama Aliya, ya Devan berkata dalam hatinya "Kau ditakdirkan untukku". Hubungan kisah cinta yang di jalankan Devan dan Aliya baik dan baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Ceritanya....Adara yang selesai kuliah gitu, ya Adara ke negara Belarus gitu untuk liburan dan juga menemui kakek dan nenek dari pihak Ayah, ya Fattah gitu. Ceritanya Adara sudah berada di negara Belarus, ya Adara tinggal dengan baik sama kakek dan nenek gitu, ya Adara liburan dengan baik di negara Belarus gitu. Gibran yang suka sama Adara, ya Gibran ingin jadian sama Adara jadi Gibran ke negara Belarus gitu. Gema ikut Gibran ke negara Belarus gitu. Ceritanya Gibran dan Gema sudah berada di negara Belarus, ya keduanya tinggal di hotel gitu. Gibran bersama Gema ke rumah kakek dan nenek Adara gitu. Gibran bertemu dengan Adara gitu, ya keduanya jalan-jalan dengan baik gitu. Ya Gibran yang suka sama Adara, ya Gibran menyatakan cinta sama Adara gitu. Ya Adara yang suka sama Gibran, ya Adara menerima cinta Gibran dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik gitu Gibran dan Adara gitu. Gema senang dengan kisah cinta Gibran dan Adara baik dan baik gitu. Gibran berkata dalam hatinya tentang hubungan kisah cintanya dengan Adara "Kau ditakdirkan untukku". Adara berkata dalam hatinya tentang hubungan kisah cintanya dengan Gibran "Kau ditakdirkan untukku". Gibran, Adara, dan Gema....liburan di negara Belarus dengan baik gitu. Ya Gibran dan Adara merencanakan menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta tokoh Gema dan tokoh Gibran," kata Eko.

"Begitulah ceritanya," kata Budi.

"Kau ditakdirkan untukku," kata Eko.

"Ceritanya sih...kau ditakdirkan untukku," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik main permainan monopoli gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Yaaa hidup ini tetap sama Eko!" kata Budi.

"Cowok-cowok yang berperilaku buruk ini dan itu...masih ada di lapisan sosial masyarakat kan Budi?" kata Eko.

"Yaaa nama hidup ini...di kota Bandar Lampung, ya keragaman suku gitu....jadi masih ada sih cowok-cowok perilaku buruk ini dan itu," kata Budi.

"Latar belakang keluarga begini dan begitu cowok-cowok berperilaku buruk ini dan itu," kata Eko.

"Begitulah latar belakang keluarga begini dan begitu....cowok-cowok perilaku buruk ini dan itu," kata Budi.

"Kota lain juga ada," kata Eko.

"Ya hidup ini...kemungkinan dan kemungkinan ada sih...tentang cowok-cowok perilaku buruk ini dan itu," kata Budi.

"Hidup ini nyari baik dan aman, ya jadi lebih baik menjauh dari cowok-cowok perilaku buruk ini dan itu," kata Eko.

"Memang lebih baik menjauh dari cowok-cowok perilaku buruk ini dan itu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan monopoli gitu.

CHEENI KUM

Malam yang gelap, ya bintang bertaburan di langit dan bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel Allplay Ent, yaaa seperti biasa sih...Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.

Isi cerita yang di baca Budi :

Buddhadev Gupta adalah pemilik dan koki eksekutif berusia 64 tahun dari Spice 6, restoran India ternama di London. Ia tinggal bersama ibunya yang berusia 85 tahun, yaaa dan satu-satunya teman dan orang kepercayaannya adalah tetangganya yang berusia 9 tahun, 'Sexy', yang didiagnosis menderita kanker. Buddha sombong dan egois, sering bersikap kasar kepada koki-kokinya dan sarkastik kepada orang-orang di sekitarnya. Kepercayaan dirinya hancur ketika selama layanan makan malam suatu malam di restorannya, seekor pulao Zafrani Hyderabadi dipulangkan karena dianggap 'manis', yang menyebabkan Buddha mempermalukan wanita yang memesan hidangan itu, dengan alasan bahwa restorannya adalah yang terbaik di London. Ketika wanita itu mengirim pulao miliknya sendiri ke restoran Buddha, yang bisa dibilang lebih enak daripada di Spice 6, Buddha akhirnya menemukan koki yang menyiapkan hidangan itu dengan tidak benar dan memecatnya.

Buddha bertemu wanita itu sekali lagi setelah dia memutuskan untuk kembali ke restorannya, Nina Verma berusia 34 tahun dari India, dan dia meminta maaf. Mereka perlahan jatuh cinta meskipun kontras mencolok di usia, karakter dan sikap mereka. Mereka memutuskan untuk menikah, dan Buddha pergi ke Delhi untuk bertemu ayah Nina, Omprakash Verma, yaaa dengan mudahnya menghilangkan detail bahwa Buddha lebih tua darinya. Dia segera mengetahuinya dan merasa ngeri, dan mencoba untuk menghalangi putrinya dari menikahi Buddha dengan melakukan mogok makan yang diilhami Gandhi sampai dia mengalah. Buddha dan Nina berdebat tentang hal ini terus-menerus, menjadi hambatan utama dalam hubungan mereka, dan Buddha meninggalkan rumah mereka dengan perasaan patah hati, hanya untuk mengetahui bahwa Sexy kini telah meninggal karena kanker. Sementara itu, Omprakash dengan enggan menyetujui hubungan Buddha dan Nina, di mana Nina yang sangat gembira datang untuk menemui Buddha di sebuah kuil setempat, di mana dia mengetahui tentang Sexy juga. Dia menghibur Buddha saat dia berduka atas sahabatnya, dan dengan lembut memberi tahu dia bahwa ayahnya telah berubah pikiran.

Adegan terakhir menunjukkan Buddha dan Nina membawa ibu Buddha dan ayah Nina ke Spice 6, dan Buddha menjalin keakraban dengan Omprakash saat menonton pertandingan kriket di dekat mereka.

***

Budi selesai baca cerpen, ya baca cerpen yang lain dengan judul Luv, ya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Ferry, Steffi, Imel, Wahyu & Tata adalah teman satu sekolah yang selalu tampil kompak dalam banyak hal, meski mereka berbeda sifat & golongan. Ferry sang pemimpin sangat bijaksana dalam menghadapi semua permasalahan. Steffi adalah cewek pindahan dari London yang logat bicaranya sok bule. Imel merupakan anak pungut dari keluarga kaya. Tata dari keluarga kurang mampu yang bisa masuk sekolah elit karena beasiswa. Sedangkan Wahyu karena telat mikir, ia selalu datang terakhir dari temannya. Mereka punya suatu benda bernama luv atau kaca pembesar ajaib yang bisa berpindah tempat hanya dengan mengarahkan pada sebuah foto. Dengan luv mereka berlima suka berpetualang & menghadapi masalah sekaligus menyelesaikannya. Luv itu adalah milik kakek Ferry yang juga diperebutkan oleh seorang bernama Daco. Daco punya cucu bernama Daniella yang datang dari Amerika & ingin merebut luv milik Ferry. Oleh sebab itu, kakeknya Ferry berpesan agar luv dijaga dengan baik agar tidak jatuh ke tangan yang salah. Daniella ini merupakan saingannya Steffi dalam mendapatkan cinta dari Ferry.

Di sekolah yang sama muncul sebuah geng cewek usil bernama trio ember dengan anggotanya Rere, Dea & Via. Mereka selalu membuat onar & mengganggu keberadaan Ferry dkk. Rere adalah ketua gengnya yang selalu berada pada barisan terdepan semua masalah. Sementara Dea yang terkenal dengan senyum sinisnya suka sekali memprovokasi. Untuk Via sebetulnya anak yang baik tetapi ia punya pendirian labil. Ferry & Via sebenarnya sama-sama memendam rasa suka tetapi terhalang oleh gengsi. Bila sedang berduaan Ferry selalu sensitif dan Via menjadi salah tingkah.

***

Budi selesai baca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja ada tekok kaleng yang seperti biasa isinya teh, ada piring yang ada singkong goreng, ya ada topeng yang terbuat dari kardus, ya dan ada buku gambar gitu.

"Topeng," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil topeng di meja gitu.

"Budi buat topeng Kamen Rider...Buffa," kata Eko.

"Karena aku suka dengan Kamen Rider...Buffa, ya aku buat dengan baik topeng Kamen Rider...Buffa. Buat topeng seperti biasa sih....nilai kreatifitas aku saja!" kata Budi.

"Karena Budi...suka dengan Kamen Rider...Buffa, ya jadi Budi buat dengan baik topeng Kamen Rider...Buffa," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Cerita Kamen Rider...Buffa...bagus kan Budi?" kata Eko.

"Cerita Kamen Rider...Buffa...bagus!" kata Budi.

Eko memakai topeng gitu.

"Gimana Budi....keren kan aku pake topeng Kamen Rider...Buffa gitu," kata Eko.

"Keren sih....Eko...pake Kamen Rider...Buffa!" kata Budi.

Eko melepaskan topeng gitu.

"Mainan topeng...mainan anak-anak tujuannya happy-happy," kata Eko.

"Ya memang mainan topeng...mainan anak-anak tujuannya happy-happy!" kata Budi.

"Topeng Kamen Rider...Buffa yang di buat Budi......bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

Eko menaruh topeng di meja dengan baik gitu.

"Buku gambar," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil buku gambar gitu.

"Budi buat gambar apa di buku gambar?" kata Eko.

"Buka saja buku gambar! Eko akan tahu sendiri...apa yang aku gambar di buku gambar?" kata Budi.

Eko membuka buku gambar dengan baik gitu, ya Eko melihat dengan baik gambar-gambar yang di buat Budi gitu.

"Budi...buat gambar di buku gambar, ya tokoh Dono, Kasino, Indro...toh," kata Eko.

"Aku memang membuat gambar....tokoh Dono, Kasino, dan Indro," kata Budi.

"Karena suka dengan cerita film yang tokohnya...Dono, Kasino, dan Indro, ya Budi membuat gambarnya dengan baik di buku gambar," kata Eko.

"Bener omongan Eko!" kata Budi.

"Film yang tokohnya Dono, Kasino, dan Indro...bagus, ya terhibur yang menontonnya!" kata Eko.

"Terhibur dengan baik penonton yang menonton film yang tokohnya Dono, Kasino, dan Indro!" kata Budi.

"Gambar yang di buat Budi....bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko....pujiannya!" kata Budi.

Eko menutup buku gambar, ya buku gambar di taruh di meja gitu.

"Main permainan monopoli saja!" kata Eko.

"Okey...main permainan monopoli!" kata Budi.

Budi mengambil permainan monopoli di bawah meja, ya permainan monopoli di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan monopoli dengan baik.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal di Bekasi dengan Ibunya Ayu gitu, ya Ayahnya Victoria yang bernama Wendy...telah lama meninggal gitu. Asal Victoria dari Solo gitu. Victoria kerja dengan baik di kafe gitu yang ada live musik gitu, ya pemilik kafe adalah Fattah gitu. Penyanyi kafe adalah Aqeela gitu, ya Aqeela berpacaran dengan Irsyad. Ya Irsyad kerja dengan baik menjalankan usaha toko pakaian gitu. Gema dan Gibran memang berasal dari Solo, ya keduanya tinggal di Bekasi dan keduanya kerja dengan baik di bengkel mobil gitu, ya pemilik bengkel adalah Adit gitu. Ya Adit menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Jolina gitu. Victoria kenal Gema dan Gibran gitu, ya jadi ketiganya memang berteman baik...dari masa SMA di Solo sampai sekarang gitu. Gema memang menyukai Victoria gitu, ya tapi Gema pernah di tolak Victoria dari masa SMA di Solo sampai sekarang gitu. Gema sekarang sih berpacaran dengan Kiara gitu. Kiara kerja dengan baik di Mall gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Gema dan Kiara baik gitu. Victoria suka dengan Fattah gitu. Ya Fattah sedang dekat dengan cewek yang bernama Vio gitu. Ya Vio menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Hubungan pertemanan yang di jalankan Fattah dan Vio baik gitu, ya keduanya ada rasa suka jadinya berpacaran gitu, ya keduanya sering jalan-jalan sih ke tempat yang baik yang ada di Bekasi dengan tujuannya happy-happy gitu. Victoria hanya bisa memendam rasa sukanya gitu pada Fattah gitu, ya karena hubungan kisah cinta Fattah dan Vio baik gitu. Ada cowok yang suka dengan Vio, ya cowok itu bernama William gitu. Ya William memang anak orang kaya, ya memang William kuliah di Universitas tapi William kuliahnya tidak benar gitu, ya jarang masuk kuliah dan William lebih sering main dengan teman-temannya geng motor gitu. William memang berusaha dengan baik sih untuk mendapat Vio gitu, ya tapi Vio menolak William gitu. William juga kesal sih Vio berpacaran dengan Fattah gitu. William merencanakan dengan baik mendapatkan Vio dengan cara lain gitu. Gibran sedang dekat dengan cewek cantik bernama Adara gitu. Ya Adara menjalankan dengan baik usaha toko kelontong gitu. Hubungan pertemanan Gibran dan Adara baik gitu. Ya Adara pernah gagal menikah gitu, ya cowok yang di cintai Adara yang bernama Dhika...meninggal karena serangan jantung gitu. Adara memang sedih sih karena Dhika meninggal gitu. Demi hidup ini, ya Adara tidak berlarut-larut dengan kesedian karena tidak baik gitu. Adara tetap menjalankan hidupnya dengan baik, ya kerja dengan baik menjalankan usaha toko kelontong dengan baik gitu...demi hidup ini gitu. Ya memang Adara orang asli Bekasi, ya lahirnya di Bekasi gitu jadi Adara paham banget dengan keadaan lingkungan di Bekasi gitu, ya orang-orang menjalankan dengan baik usaha-usaha ini dan itu..dengan baik memang terjadi kompetisi dengan baik sih, ya bagi paham agama sih...hasil sih rezeki masing-masing gitu. Gibran dan Adara yang berteman baik, ya ada rasa gitu jadi keduanya memutuskan untuk jadian gitu. Gema dan Victoria senang sih...Gibran jadian dengan Adara gitu. William yang suka Vio, ya William merencanakan dengan baik gitu...untuk menjebak Vio untuk di tidurin gitu. Usaha William berhasil menidurin Vio gitu. Vio membenci William karena menidurin Vio gitu. Rasa suka William pada Vio, ya William mau bertanggung jawab jika Vio hamil gitu. Vio tidak sudi sih diri Vio hamil anak William gitu. Vio pun memang melaporkan William ke polisi kepolisian Lapor Pak! karena William memperkosa Vio gitu. William memang di penjara polisi gitu. Vio di periksa sama dokter, ya Vio benaran hamil anaknya William gitu. William tetap di penjara gitu karena kasus pemerkosaan pada Vio gitu. Vio ingin menggugurkan anak yang di kandungnya gitu. Fattah memang tahu sih masalah Vio yang di perkosa Wiliam dan Vio hamil anak William gitu. Fattah berusaha dengan baik mencegah Vio mengugurkan anaknya karena bisa berdampak pada Vio sendiri gitu. Fattah yang cinta sama Vio, ya Fattah menerima dengan baik keadaan Vio gitu. Ya Fattah segera menikahi Vio gitu. Victoria yang suka sama Fattah, ya Victoria tidak salah menyukai Fattah gitu karena demi cinta Fattah bisa menerima Vio yang keadaannya di perkosa William, ya sampai Vio mengandung anaknya William gitu. Pernikahan Fattah dan Vio di jalankan dengan baik gitu. Rumah tangga pun di jalankan dengan baik Fattah dan Vio gitu. Ceritanya sampai Vio melahirkan anak gitu, ya Vio menerima anaknya dengan baik begitu juga Fattah dan anak di berinama Noel gitu. Victoria tetap kerja dengan baik di kafenya Fattah, ya Gema dan Gibran tetap kerja dengan baik di bengkel...miliknya Adit gitu. Hubungan pertemanan Victoria, Gema, dan Gibran tetap baik gitu. Rasa suka Victoria sama Fattah tetap gitu, ya ada sih keinginan sih Victoria jadi istri keduanya Fattah gitu. Victoria bertemu cowok ganteng di kafe, ya cowok itu bernama Farhan gitu. Ya Farhan kerjaannya dokter sebuah rumah sakit gitu. Hubungan Victoria dengan Farhan baik gitu, ya berarti pertemanan keduanya baik gitu. Kisah cinta...Farhan gagal menikah sama Jihan gitu karena Jihan memutuskan lebih memilih menikah dengan Ardian gitu. Ardian pemilik perusahaan PT. SENTOSA gitu. Jihan yang jadi istri Ardian, ya Jihan tinggal di rumah mewahnya Ardian di Jakarta gitu. Hubungan pertemanan Farhan dan Victoria baik dan baik, ya keduanya ada rasa cinta gitu jadi keduanya jadian gitu. Victoria yang sudah berpacaran dengan baik sama Farhan, ya Victoria sudah melupakan sih keinginannya jadi istri kedua Fattah gitu. Gema dan Gibran senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Victoria dan Farhan baik gitu. Victoria inginnya cepat menikah, ya Farhan setuju jadi segera menikah gitu. Pernikahan terjadi Farhan dan Victoria, ya acara pernikahan berjalan dengan baik dan bahagia gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja," kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik main permainan monopoli gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Yaaa hidup ini tetap sama sih Eko!" kata Budi.

"Lingkungan sosial masyarakat...di Batam...tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Yaaa tetap sama sih...lingkungan sosial masyarakat di Batam. Antara baik dan buruk perilaku manusia. Antara paham agama dan tidak paham agama, ya 6 ajaran agama," kata Budi.

"Yang baik dan paham agama, ya tidak masalah," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Yang buruk dan tidak paham agama ini....yang jadi masalah," kata Eko.

"Memang yang jadi masalah sih....tetap yang buruk dan tidak paham agama," kata Budi.

"Usaha-usaha ini dan itu...di Batam, ya tetap terjadi kompetisi dengan baik gitu," kata Eko.

"Memang usaha ini dan itu...tetap terjadi persaingan dengan baik. Yang persaingan sehat sih, ya tidak ada masalah gitu. Yang bermasalah sih persaingan tidak sehat ini, ya yang bermasalah," kata Budi.

"Orang-orang yang tidak paham agama, ya tetap saja sih...demi usaha yang laris manis ke tempat orang pinter. Ya orang pinter sih, ya cerita tetap sama aja tiap daerah ceritanya gitu dengan cara...citra yang baik di depan seperti orang-orang yang ahli agama, ya di belakangnya sih memang kerjaannya seperti dukun gitu," kata Eko.

"Memang sih...orang pinter atau dukun pandai menutupi kerjaannya yang asli dengan cara seperti ahli agama," kata Budi.

"Manusia dan manusia di usahakan usaha ini dan itu...tujuannya uang dan uang demi hidup ini," kata Eko.

"Realitanya memang begitu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan monopoli gitu.

Tuesday, July 15, 2025

APAHARAN

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel Allplay Ent, ya seperti biasa Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik banget, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Ajay Shastri adalah seorang lulusan yang menganggur, tetapi jujur, yang bermimpi bergabung dengan kepolisian di Bihar. Ayahnya, Raghuvansh Shastri, adalah seorang pria yang sangat berprinsip dan moralistis. Dia adalah mantan guru sekolah, penganut Gandhi, dan aktivis sosial, yang mengharapkan Ajay untuk mengikuti jejaknya dan percaya pada cita-cita dan nilai-nilainya. Ketika cita-cita ayahnya mulai berbenturan dengan Ajay, keretakan antara ayah dan anak itu muncul. Ajay meminjam banyak uang dengan bantuan temannya dan menyuap pejabat tinggi di departemen kepolisian untuk mendapatkan namanya pada daftar prestasi kepolisian. Ketika ayah Ajay mengungkapkan skandal korupsi ke media, segalanya menjadi serba salah, dan meninggalkan tekanan dari para kreditornya, Ajay dan temannya, Kashinath, memutuskan untuk menculik seorang pejabat pemerintah untuk membayar kembali uang itu.

Penculikan itu menjadi kacau pada menit terakhir. Ternyata korban berada di bawah perlindungan Gaya Singh, antek Tabrez Alam, seorang MLA yang kuat dan pemimpin partai Muslim yang berpengaruh, yang juga seorang don dunia bawah dan pengendali jaringan penculikan besar. Ajay dan teman-temannya ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Gaya Singh dan anak buahnya menyerang dan mempermalukan mereka karena ikut campur dalam jaringan penculikan mereka. Ajay memohon kepada DSP Veerendra Shukla untuk menyelamatkannya, yang baru-baru ini mengalami ketegangan hubungan dengan Gaya karena konflik pendapat. Shukla membantu Ajay dan teman-temannya melarikan diri dari penjara.

Ajay kemudian menculik Sooraj Mal, salah satu pengusaha terkemuka dan tokoh yang sedang naik daun dalam politik lokal, yang juga untuk waktu yang lama, menjadi incaran Tabrez Alam dan Gaya Singh, tetapi keduanya tidak dapat melakukan tugasnya karena keamanan yang ketat yang diberikan kepadanya. Gaya Singh menjadi panik setelah mengetahui tentang penculikan itu dan mencari Ajay. Shukla dan Ajay bergabung dan memancing Gaya ke dalam perangkap, yang menuju ke lokasi tempat Ajay diberitahu untuk bersembunyi. Gaya menyadari bahwa dia telah ditipu dan Ajay membunuhnya setelah pertengkaran singkat. Ajay kemudian menyerah kepada Tabrez dan memintanya untuk merekrutnya ke dalam gengnya. Tabrez melihat potensi dalam diri Ajay dan mengizinkannya menjadi bagian dari gengnya. Ajay mulai bekerja keras dan dengan cepat naik pangkat di jajaran kerajaan Tabrez. Dia menerima Ajay dan menempatkannya lebih tinggi dari saudaranya sendiri, Usmaan, dengan motif tersembunyi. Berenang dalam kekuasaan, Ajay menjadi gangster paling berkuasa di negara bagian itu dan di bawah wewenang Tabrez, menjadi pimpinan jaringan penculikan paling sukses di Bihar, yang dikonsolidasikan Ajay dengan membunuh pemain-pemain kecil dan menyingkirkan semua pesaing Tabrez.

Istri Menteri Dalam Negeri tertangkap kamera menerima suap dan skandal itu menjadi berita utama. Menteri Dalam Negeri menawarkan Ajay untuk meninggalkan Tabrez dan malah bergabung dengannya. Ia kemudian memberikan rekaman percakapan antara dirinya dan Ajay, yang direkamnya secara diam-diam, kepada Tabrez dengan harapan dapat menciptakan perbedaan di antara mereka. Sementara itu, koresponden berita Akash Ranjan mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi skandal yang melibatkan menteri dalam negeri. Tabrez mengirim Ajay untuk membunuh Akash sehingga ia akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah saat ini, yang akan menyebabkan kejatuhannya. Ia akan segera berkuasa dengan memanfaatkan ketidakstabilan politik. Ajay dihubungi oleh SP Anwar Khan, yang memberitahunya tentang motif sebenarnya Tabrez. Ia tiba di tempat konferensi pers hanya untuk mengetahui bahwa orang sebenarnya di balik perdebatan skandal suap yang sedang berlangsung adalah ayahnya. Ia pergi tanpa membunuh Akash Ranjan dan dihadapkan oleh Shukla, yang dikirim oleh Tabrez untuk membunuhnya, tetapi ia berhasil membunuh Shukla dan melarikan diri.

Ajay menyerahkan diri kepada Khan dan menjadi pemberi persetujuan kepada departemen kepolisian, mengungkap segalanya tentang kegiatan ilegal Tabrez. Laporan ini disampaikan kepada menteri dalam negeri oleh Komisaris , mengutip surat perintah penangkapan Tabrez Alam. Menteri dalam negeri malah membuat kesepakatan dengan Tabrez, untuk menghancurkan semua bukti terhadapnya dengan imbalan uang dan kekuasaan, dan keduanya bergandengan tangan untuk membentuk pemerintahan baru di negara bagian, dengan bantuan dukungan MLA masing-masing. Khan meminta maaf untuk Ajay karena semua usahanya hancur oleh pergolakan politik. Ajay pulang untuk terakhir kalinya dengan bantuan Khan, di mana ia menyaksikan ayahnya mengenang tentang dia dan menebus kesalahannya dengannya setelah mengetahui betapa dia mencintainya. Dia kembali ke penjara di mana Tabrez datang menemuinya setelah menjadi menteri dalam negeri negara bagian yang baru. Dia menyombongkan diri di depan Ajay di penjara. Ajay tiba-tiba mengeluarkan pistol dan menembak mati Tabrez. Setelah mendengar suara tembakan, anak buah Tabrez memasuki ruangan dan menembak Ajay, sehingga mengakhiri hidup mereka berdua.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca koran saja!" kata Budi.

Budi mengambil koran di bawah meja, ya koran di baca dengan baik gitu. Berita-berita di koran, ya beritanya bagus-bagus dari berita pemerintahan luar negeri, pemerintahan dalam negeri, militer, ekonomi, sosial, budaya, agama, sampai dengan olah raga gitu. Cukup lama Budi baca koran, ya akhirnya Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Budi selesai baca koran dan koran di taruh di bawah meja gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas, dan ada piring yang ada singkong goreng gitu.

"Kopi," kata Eko.

"Eko mau kopi...buat sendiri kopi!" kata Budi.

Budi menyerahkan satu bungkus sachet kopi TOP pada Eko gitu, ya Eko mengambil dengan baik satu bungkus sachet kopi TOP gitu.

"Kopi TOP," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Budi beli kopinya di warung kan Budi?" kata Eko.

"Aku memang beli kopi TOP di warung!" kata Budi.

"Warung orang Indonesia," kata Eko.

"Yang jual orang Indonesia di sebut warung Indonesia," kata Budi.

"Berdasarkan berita di Tv sih, ya ada warung orang Indonesia yang ada luar negeri gitu," kata Eko.

"Nama juga berita, ya memberitakan ini dan itu dengan baik. Manusia demi hidup ini....menjalankan usaha dengan baik....salah satunya warung orang Indonesia gitu. Warung, ya nilai usaha di bilang sih tradisional. Kalau modern...minimarket gitu," kata Budi.

"Usaha yang di jalankan di jalan baik gitu, ya karena tujuannya untuk kebaikan diri, dan keluarga," kata Eko.

"Memang yang terpenting itu...usaha yang di jalankan di jalan baik demi kebaikan diri, dan keluarga," kata Budi.

"Aku buat kopi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuat kopi dengan baik gitu, ya singkat waktu kopi jadi dan kopi di minum dengan baik sama Eko gitu.

"Enak kopi...TOP!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum kopi, ya gelas berisi kopi di taruh di meja gitu.

"Andai," kata Eko.

"Obrolan andai-andai kan Eko?" kata Budi.

"Iya Budi...obrolan andai-andai!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Minum kopi di warung kopi....dengan artis cantik Selfi," kata Eko.

"Ya okey sih...minum kopi di warung kopi...dengan artis cantik Selfi," kata Budi.

"Obrolanya sih...obrolan biasa saja sih," kata Eko.

"Aku paham Eko...obrolan biasa saja gitu," kata Budi.

"Hubungan pertemanan terjalin dengan baik...aku dan artis Selfi gitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kalau Budi...minum kopi di warung kopi...dengan artis siapa, ya Budi?" kata Eko. 

"Aku mau minum kopi di warung kopi...dengan artis cantik Melly gitu," kata Budi.

"Okey juga sih...Budi...minum kopi di warung kopi dengan artis cantik...Melly," kata Eko.

"Selfi dan Melly...cerita di beritanya belum ada pasangan gitu, ya jadi tidak ada yang cemburu kan Eko dari pasangannya?" kata Budi.

"Memang sih...Selfi dan Melly belum ada pasangan gitu. Jadi tidak ada urusan cemburu dari pasangan gitu. Aman pertemanan!" kata Eko.

"Memang jadinya aman pertemanan!" kata Budi.

"Sudah ah...obrolan andainya!" kata Eko.

"Okey....obrolan andai selesai!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko menikmati minum kopi dengan baik dan makan singkong goreng gitu.

"Ngomong berita Tv tentang Parade di Paris, ya ada TNI menunjukkan kebolehannya dengan baik gitu, ya gimana pendapat Eko?" kata Budi.

"Parade di Paris toh," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"TNI menunjukkan kebolehannya di Parade di Paris," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Penonton yang baik yang nonton berita Tv, ya menilainya...bagus!" kata Eko.

"Bagus...penilaian Eko!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku sependapat dengan Eko. Bagus sih...TNI menunjukkan kebolehannya di Parade di Paris!" kata Budi.

"Citra baik di mata dunia....TNI," kata Eko.

"Ya memang citra baik di mata dunia.... TNI," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan kartu gaplek saja Budi!" kata Eko.

"Ya okey main kartu gaplek!" kata Budi.

Budi mengambil kartu gaplek di bawah meja, ya kartu gaplek di kocok dengan baik dan kartu gaplek di bagikan dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita. Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Gema yang hoby membuat cerita sampai jadi novel dan di terbitkan dengan baik gitu. Ya kerjaan membuat novel cuma kerjaannya sambilan Gema, ya kerjaan utama Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Pemilik perusahaan PT. SEJAHTERA adalah Andre gitu. Gibran anaknya Andre dan Ayu gitu. Ya Ayu adalah istri tercinta Andre gitu. Gibran memang menjadi bos di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Gema dan Gibran berteman baik sih dari masa SMA, ya sampai sekarang gitu. Gibran pada masa SMA, ya pernah gagal jadian sama Adara gitu. Ya Adara anaknya Wendy dan Kiky gitu. Ya Wendy menjalankan usaha hotel Horison gitu. Ya Adara sekarang kabarnya kerja di Paris tujuannya untuk nilai pengalaman hidup gitu, ya kerja di perusahaan HERMES gitu. Gema berteman baik dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Teman kerja Gema yang bernama Victoria, ya Victoria suka dengan Gema gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Victoria baik gitu. Gibran di jodohkan sama Andre dengan cewek yang bernama Naura gitu. Ya Naura kerjaannya model gitu, ya Naura anaknya Surya dan Bulan gitu. Kerjaannya Surya menjalankan usaha restoran gitu. Surya dan Andre berteman baik gitu. Gibran dan Naura bertemu, ya keduanya saling suka gitu. Rencana pernikahan pun di jalankan Gibran dan Naura gitu. Sebenarnya Naura mengidap penyakit kanker gitu. Ya Naura berusaha bertahan hidup dengan penyakitnya gitu. Sampai hari pernikahan, ya Gibran menikah dengan baik dengan Naura gitu. Rumah tangga di jalankan Gibran dan Naura begitu singkat gitu karena Naura meninggal gitu. Ya Naura di makamkan dengan baik. Gibran memang mencintai Naura gitu, ya untuk menghilangkan kesedihan Gibran liburan ke Paris. Gema teman baik Gibran, ya Gema ikut ke Paris dengan tujuan Gema ke Paris mengumpulkan data ini dan itu untuk membuat novel gitu. Ceritanya di buat dengan baik...Gibran dan Gema telah di Paris, ya keduanya menginap di hotel gitu. Gema dan Gibran liburan di Paris dengan baik, ya cerita tentang Paris sama sih... seperti beritakan media ini dan itu gitu. Gema di Paris mengumpulkan data ini dan itu...untuk di buat novel gitu. Ada acara Parade di Paris gitu. Gema dan Gibran menonton dengan baik Parade gitu. Yang membuat Gibran dan Gema sebagai orang Indonesia bangga, ya di Parade di Paris ...ada TNI yang menunjukkan kebolehannya dengan baik gitu. Gema mengecek berita di HP-nya, ya media memberitakan dengan baik Parade di Paris. Ya acara Parade di Paris berjalan dengan baik, ya meriah dan semua orang-orang senang menonton Parade di Paris yang bagus banget gitu. Liburan Gema dan Gibran di Paris, ya pokoknya happy-happy gitu. Gibran menghilangkan kesedihan karena kematian Naura gitu. Gema bertemu dengan teman masa SMA, ya Adara, ya pertemu tidak sengaja di jalan gitu jadi pertemanan Gema dan Adara pun tetap baik gitu. Gibran juga bertemu dengan Adara. Gibran dan Adara tetap berteman baik gitu. Gema tahu sih, ya Gibran suka sama Adara gitu. Gibran sering jalan bareng sama Adara gitu. Pada waktunya Gibran menyatakan cinta pada Adara gitu. Ya Adara menerima cinta Gibran gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Gema senang dengan kisah cinta Gibran dan Adara gitu. Liburan di Paris, ya selesai gitu. Gibran dan Gema pulang ke Indonesia, ya tepatnya Jakarta gitu, ya sedangkan Adara memutuskan ikut pulang ke Indonesia, ya Jakarta gitu jadi Adara keluar dari kerjaannya di perusahaan HERMES gitu. Ceritanya, ya Gema dan Gibran telah berada di Jakarta gitu, ya Adara juga gitu. Ya Gema dan Gibran pulang ke rumah masing-masing gitu, ya begitu juga Adara. Ya Gibran dan Gema kerja dengan baik di perusahaan gitu. Adara yang tidak kerja di Paris, ya di Jakarta...Adara kerja dengan baik mengelola hotel Horison gitu. Hubungan kisah cinta Gibran dan Adara berjalan dengan baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Gema yang berteman dengan Kiara dan Victoria, ya Gema adalah cowok sih....inginnya sih...dapetin Kiara dan Victoria gitu, ya setelah di pikirkan dengan baik sih....Gema memilih Kiara gitu. Gema menyatakan cinta dengan baik sama Kiara, ya Kiara menerima cinta Gema. Hubungan kisah cinta pun di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Victoria yang tahu, ya Gema menjalin cinta sama Kiara jadi Victoria yang tidak bisa bersama Gema gitu. Ya Victoria jadian dengan Fattah gitu. Ya kerjaan Fattah, ya polisi dari kepolisian Lapor Pak!. Gibran dan Adara yang saling mencintai, ya keduanya menikah dengan baik gitu. Gema senang dengan pernikahan Gibran dan Adara gitu. Ya Gema yang membuat novel, ya novel jadi dan sudah di terbitkan gitu. Novel yang di buat Gema di berikan pada Gibran dan Adara untuk hadiah pernikahan karena memang novel yang di buat Gema...ceritanya tentang kisah cinta Gibran dan Adara gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, ya asik main permainan kartu gaplek gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Eko?" kata Budi.

"Hidup ini tetap sama Budi!" kata Eko.

"Manusia tetap saja membahas tentang putra Tuhan atau Tuhan adalah manusia," kata Budi.

"Nama juga obrolan...pasti di obrolin dengan baik...putra Tuhan atau Tuhan adalah manusia," kata Eko.

"Obrolan terjadi pro dan kontra, ya karena berkaitan dengan agama ini dan itu," kata Budi.

"Dari zaman dulu, ya aku belum lahir sampai aku sudah lahir, yaaa sampai aku jadi pemuda yang berpendidikan lulusan SMA....obrolan tentang putra Tuhan atau Tuhan adalah manusia, ya obrolan pro dan kontra berkaitan dengan agama karena ada tujuan ini dan itu sih...masih berkaitan urusan dunia ini," kata Eko.

"Berarti obrolan...tentang putra Tuhan atau Tuhan adalah manusia.... tetap...pro dan kontra sampai seterusnya," kata Budi.

"Hanya kematian yang membuat manusia diam. Berarti obrolan tentang putra Tuhan atau Tuhan adalah manusia...selesai gitu," kata Eko.

"Memang kematian yang membuat obrolan selesai," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan gaplek gitu.

ROWDY RATHORE

"Malam gelap bertabur bintang di langit," kata Budi.

Ya Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

Isi cerita yang di baca Budi :

Shiva adalah pencuri kecil-kecilan di Mumbai. Kemudian suatu hari ia menghadiri sebuah pesta pernikahan di mana ia jatuh cinta dengan Paro dari Patna. Ia mengatakan yang sebenarnya tentang menjadi pencuri dan memutuskan untuk berhenti melakukan kejahatan karena ia sangat mencintai Paro. Sebelum memberikan komitmennya untuk berhenti melakukan kejahatan, ia memutuskan untuk melakukan perampokan besar bersama dengan teman penipu ulungnya 2G, yang akan memungkinkannya untuk mendapatkan banyak uang untuk menjalani kehidupan yang mudah. ​​Ia juga "menipu" seorang wanita di stasiun kereta api dan melarikan diri dengan sebuah koper. Hal ini membawa Shiva ke Chinki, seorang gadis kecil yang berada di dalam koper, bukannya kekayaan yang ia kira ada di sana. Chinki berpikir bahwa ia adalah ayahnya. Bingung, ia terpaksa membawa Chinki bersamanya, karena seorang polisi Vishal Sharma mengawasinya.

Shiva takut Paro akan memergokinya bersama Chinki, dan dia akan kehilangan Chinki selamanya. Dia menemukan foto Chinki dan ayahnya, yang tampak persis seperti Shiva, sehingga menyadari mengapa Chinki mengira Shiva adalah ayahnya. Akhirnya, terungkap bahwa ayah Chinki adalah Vikram Singh Rathore, seorang polisi pemberani, disiplin, dan terhormat yang ditakuti para penjahat. Saat mengejar penjahat untuk menemukan putrinya, Vikram tertabrak mobil, dan otaknya mengalami trauma parah. Dokter mengatakan kepadanya bahwa cedera otaknya cukup serius hingga membahayakan nyawanya.

Setelah beberapa hari, Shiva muak dengan Chinki dan merusak alat perekam yang digunakannya untuk mendengarkan suara mendiang ibunya. Keesokan paginya, ia mengetahui bahwa ibu Chinki telah meninggal. Merasa bersalah, ia memperbaiki alat perekam itu dan mulai menyayangi Chinki, merawatnya. Sayangnya, Paro melihat ini dan yakin bahwa ia memiliki seorang putri yang ia sembunyikan darinya, dan Chinki pun pergi ke Patna dengan hati yang hancur. Tak lama kemudian, para penjahat yang mengejar Vikram melihat Shiva. Mengira ia adalah Vikram, mereka mulai mengejarnya. Shiva dan Chinki melarikan diri untuk menyelamatkan diri dan bertemu dengan wanita dari stasiun kereta api, yang menyuruh Shiva untuk lari. Shiva segera dikepung oleh para penjahat; terungkap bahwa Vikram sedang menonton semuanya dari atas sebuah gedung. Tepat saat Shiva akan ditikam, Vikram menyelamatkannya dan mengalahkan para penjahat itu, tetapi terluka parah. Di rumah sakit, Shiva menyadari bahwa wanita di stasiun kereta api itu sebenarnya adalah seorang polisi sungguhan, Inspektur Razia Khan. Para petugas memberi tahu Shiva bahwa pria yang mirip dengannya adalah Vikram, dan menceritakan seluruh kejadiannya,

Enam bulan lalu, Vikram pergi ke sebuah desa bernama Devgarh sebagai ASP yang baru. Di sana, seorang preman bernama Baapji dan putranya Munna membuat masalah, menyiksa dan merampas uang dari penduduk desa. Vikram segera menangkap Munna dengan paksa karena memperkosa istri Vishal, tetapi ia dibebaskan karena pengaruh politik Baapji. Baapji mengatur sebuah pesta untuk merayakan pembebasan Munna. Di pesta itu, Munna mempermalukan para polisi dan menyuruh mereka menurunkan celana mereka. Vikram, sebagai target berikutnya, kembali ke balkon, tempat Munna terpeleset dan tewas dalam prosesnya. Keesokan harinya, Vikram diserang oleh saudara laki-laki Baapji, Titla, di mana ia ditikam dari belakang saat orang-orang merayakan kematian Munna, dan ditembak di kepala saat mencoba menyelamatkan seorang anak desa. Ia kemudian dianggap telah meninggal. Saat para polisi bersiap untuk menguburnya, ia mulai bernapas, setelah selamat. Semua orang berjanji untuk tidak mengungkapkan hal ini kepada siapa pun. Para petugas kemudian membawa Vikram ke Mumbai untuk dirawat.

Setelah Shiva mendengar seluruh ceritanya, para dokter berkata bahwa Vikram tidak punya banyak waktu lagi. Vikram meminta Shiva untuk merawat Chinki. Shiva berjanji dan berkata bahwa Chinki sekarang adalah putrinya. Vikram tersenyum dan meninggal sambil memegang tangan Shiva. Shiva, bersumpah untuk menyelesaikan pekerjaan Vikram yang belum selesai, mengambil identitas Vikram dan pergi ke Devgarh bersama Chinki untuk membalas dendam. Paro mengetahui kebenarannya dan sampai di sana karena dia masih mencintai Shiva (meskipun dia masih menyebut dirinya sebagai Vikram Rathore). Dia berbaikan dengannya dan bersumpah bahwa dia juga akan merawat Chinki. Shiva membakar pabrik minuman keras Baapji dan membagikan kembali biji-bijian dan uang kepada penduduk desa. Dia juga mendorong petugas polisi untuk memukul Baapji dan kru dengan tongkat. Setelah klimaks yang berat, Shiva akhirnya membunuh Baapji dan Titla, dan menyelamatkan Paro dan Chinki setelah mereka diculik oleh Baapji dan Titla. Kisah tentang Devgarh yang sekarang jatuh kembali ke tangan yang aman dan Shiva, Paro dan 2G berangkat dengan kereta api bersama Chinki, mungkin kembali ke Mumbai.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Main permainan kartu Domino saja!" kata Eko.

"Okey main permainan kartu Domino gitu," kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria kerja dengan baik di sebuah rumah sakit gitu. Asal Victoria dari Solo, ya Victoria di tinggal di Bekasi bersama Ibu tercinta Ayu gitu. Ayah Victoria yang bernama Wendy telah lama meninggal gitu. Gema dan Gibran yang tinggal di Bekasi, ya menjalankan usaha kafe yang ada live musik gitu. Penyanyi kafe adalah Adara gitu. Gibran dan Adara menjalin hubungan pacaran gitu. Victoria berteman baik dengan Gema dan Gibran, ya dari masa SMA di Solo sampai...sekarang gitu. Victoria sering sih ke kafe Gibran dan Gema dengan tujuan menikmati keadaan di kafe, ya yang penting makan dan minuman yang di buat Gibran dan Gema...enak gitu. Fattah yang kerjaannya menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ya Fattah yang sering ke kafe dengan teman baiknya bernama Adit gitu. Ya Adit kerjaannya pengacara gitu. Di kafe Fattah dan Adit bertemu dengan cewek cantik yang bernama Victoria gitu. Fattah dan Adit berteman baik sama Victoria gitu. Adit yang sudah punya istri yang bernama Jolina, ya Adit tidak ingin main-main dengan cewek seperti Victoria karena Adit cinta pada Jolina...jadi Adit takut banget bertengkar sama Jolina gitu, ya yang paling fatalnya jika bertengkar sama Jolina sih...tidur di luar rumah gitu. Jolina sebelum menikah dengan Adit, ya kerjaanya Jolina adalah model gitu. Karena kecantikan Jolina, ya banyak cowok yang suka Jolina. Adit paling beruntung sih menikahi cewek cantik seperti Jolina gitu. Kalau Adit berpaling ke cewek lain, ya Adit jadi cowok yang bodoh sih...karena Jolina cinta sama Adit gitu. Rumah tangga yang di jalankan Adit dan Jolina baik gitu. Fattah yang masih Jomblo, ya Fattah menyukai Victoria gitu. Hubungan pertemanan Fattah dan Victoria baik gitu. Gema sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara kerjaannya menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Kiara baik gitu. Usaha Fattah berhasil jadian sama Victoria gitu. Kisah cinta di jalankan Fattah dan Victoria gitu, ya keduanya menikah gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Fattah dan Victoria gitu. Gema yang berteman baik sama Kiara, ya Gema berhasil jadian sama Kiara gitu. Kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Cerita di buat dengan baik gitu, ya cerita maju empat tahun gitu. Fattah dan Victoria yang menjalankan rumah tangga dengan baik gitu, ya punya anak yang bernama Aqeela gitu. Gibran memang menikah dengan baik sama Adara, ya rumah tangga di jalankan dengan baik tapi belum punya anak gitu, ya karena Adara tidak bisa punya anak gitu. Seperti cerita banyak orang-orang yang setia pada istri walau istri tidak bisa punya anak gitu, yaaa jadi cerita Gibran tetap setia pada Adara gitu. Gema yang menjalankan pacaran dengan Kiara gitu, ya Kiara lulus kuliah gitu...Gema segera menikah Kiara gitu. Rumah tangga pun di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Keinginan Kiara kerja, ya Gema membolehkan Kiara kerja gitu. Ya Kiara kerja dengan baik di perusahaan PT. CAHAYA gitu, ya pemilik perusahaan adalah Noel gitu. Ya Noel menjalankan rumah tangga dengan baik sama Stevani... bahagia, ya dengan anak gitu bernama Vio gitu. Vio menjalankan sekolah SMA gitu. Fattah menjalin kisah cinta dengan cewek yang bernama Stevani gitu, ya sampai menikah sirih gitu. Ya Stevani kerjaanya model gitu. Victoria awalnya tidak curiga sih dengan kerjaannya Fattah yang menjalin kisah cinta dengan cewek cantik Stevani gitu. Pada akhirnya Victoria mengetahui dengan baik Fattah menjalin kisah cinta sama Stevani gitu. Victoria kecewa gitu...pada Fattah, ya karena selama ini Victoria setia pada Fattah tapi balasannya Victoria dikhianati sama Fattah dengan cara Fattah menjalin kisah cinta dengan cewek cantik Stevani. Victoria bukan tipe cewek yang bisa menerima istri kedua jika jalan agama gitu. Rasa sakit yang di rasakan Victoria karena Fattah gitu, ya Victoria memutuskan untuk bercerai sama Fattah gitu. Fattah memang kekeh tidak ingin bercerai sama Victoria gitu. Victoria tetap kekeh ingin cerai sama Fattah, ya dan pengadilan pun mengesahkan Victoria bercerai sama Fattah gitu. Ya Fattah menerima bercerai dengan Victoria gitu, ya Fattah tetap menjalin rumah tangga dengan baik sama Stevani gitu. Gema dan Gibran teman baik Victoria gitu, ya Gema dan Gibran mengerti dengan baik sih...keadaan Victoria yang bercerai sama Fattah karena Fattah sudah menikah dengan cewek cantik Stevani gitu. Victoria menjalankan hidupnya dengan baik bersama anak tersayang Aqeela, ya kerjaannya Victoria...sebagai dokter di sebuah rumah sakit tetap baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Fattah...nama cowok sih seperti biasanya tidak mampu setia pada istri tokoh Victoria, ya tokoh Fattah menikah sirih dengan tokoh Stevani," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main kartu Domino gitu.

Monday, July 14, 2025

INDIA'S MOST WANTED

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....Gendang (Generasi Dangdut) di chenel TVRI, ya seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum teh dan makan singkong rebus. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Seorang pria diam-diam meninggalkan hotel The Pune Kitchen setelah diam-diam meninggalkan tas berisi bom. Beberapa saat kemudian, bom meledak, yaaa menewaskan beberapa orang, dan melukai banyak lainnya.

Di PMO, New Delhi, terjadi pertemuan yang memanas di mana seorang pejabat tinggi mencaci-maki badan mata-mata atas kegagalan intelijen yang terus-menerus sehingga menyebabkan lebih banyak serangan terhadap India akhir-akhir ini. Sebuah kelompok yang dipimpin oleh Prabhat Kumar mengajukan diri untuk melacak dalang di balik serangan ini, Yusuf (yang dijuluki GHOST), yang menurut laporan intelijen, bersembunyi di Nepal dengan menyamar sebagai seorang dokter. Atasannya, Rajesh Singh, menentang keras hal ini karena Nepal secara strategis penting bagi India, tetapi akhirnya menyerah dengan ultimatum empat hari.

Tim yang terdiri dari Shaumik, Javed, Amit, Bittu, dan Ravi memasuki Kathmandu dengan menyamar sebagai turis. Di sana, Prabhat bertemu dengan seorang informan bernama Laluji yang mengatakan kepadanya bahwa dia mungkin telah melihat orang yang mereka cari di sebuah rumah di Pokhra, dekat ibu kota. Sementara itu, ISI mendapat informasi tentang para agen tersebut karena mereka curiga dengan bahasa tubuh mereka dan fakta bahwa mereka berada di Kathmandu sebagai turis tanpa anak-anak atau wanita. Mereka mengaktifkan sumber mereka, tetapi tidak ada gunanya. Marah, mereka menambah tenaga kerja dan amunisi mereka, untuk berjaga-jaga. Di sisi lain, Prabhat memutuskan untuk pergi ke tempat di mana Laluji telah melihat HANTU. Saat mengikuti Laluji, Prabhat mengenali Yusuf saat yang terakhir melewatinya dengan sepeda motor. Dia memberi tahu Singh, yang terpaksa memberi tahu tentang perkembangan yang sedang berlangsung dengan manajemen seniornya, yang mencemoohnya karena keputusan tergesa-gesa ini tanpa mengawasi siapa pun, tetapi memutuskan untuk membantu tim.

Keadaan berubah ketika Prabhat diberitahu tentang ISI yang mengikuti tim tersebut. Karena waktu yang hampir habis, Prabhat memutuskan untuk menangkap Yusuf pada malam yang sama. Ia meminta bantuan, dan tim polisi lokal yang terdiri dari tiga orang bergabung dengan mereka, yang membuatnya terkejut. Saat tim tersebut masuk ke dalam rumah, duta besar India menerima telepon bahwa orang yang mereka curigai adalah seorang teknisi turbin dan bukan seorang dokter, yang membuat tim tersebut semakin tertekan. Prabhat yang sekarang tampak marah menelepon duta besar dan memberinya waktu lima menit untuk memanggil tim Nepal atau tim tersebut akan masuk ke dalam. Sementara itu, ISI menyadari bahwa orang-orang India ada di sana untuk menangkap Yusuf dari Pokhra, tempat ia bersembunyi, dan mereka pergi untuk menghadapi rekan-rekan mereka dari India.

Karena tidak ada pilihan lain, Prabhat dan timnya menyerbu masuk meskipun sudah diperingatkan oleh polisi, dan menemukan Yusuf bersama Maachis, teroris lain yang dicari. Mereka membawa keduanya dan segera berangkat ke India. ISI mengejar mereka dan hampir mengejar orang-orang India itu, tetapi Prabhat berhasil menyeberangi perbatasan Nepal dan gerbang ditutup saat ISI mendekat. Terungkap bahwa kepala petugas keamanan diyakinkan oleh Prabhat untuk membantu mereka dalam misi ini. Penangkapan Yusuf dan Maachis dipublikasikan dan tim merayakannya dengan tenang.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu. Memang di meja Eko melihat dengan baik ada tekok kaleng yang berisi teh, ya piring yang ada singkong rebus, ya ada mainan yang terbuat dari kardus, ya dan buku gambar gitu.

"Mainan," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil mainan gitu. 

"Budi buat mainan berupa jam yang terbuat dari kardus, ya jamnya Ben 10," kata Eko.

"Iya aku buat mainan jamnya Ben 10 dari kardus!" kata Budi.

"Nilai kreatifitas Budi buat mainan jam Ben 10!" kata Eko.

"Memang nilai kreatifitas...aku buat mainan jam Ben 10!" kata Budi.

"Cerita Ben 10...bagus kan Budi?" kata Eko.

"Memang Eko...cerita Ben 10 bagus!" kata Budi.

"Terhibur yang menonton acara Tv Ben 10!" kata Eko.

"Terhibur dengan baik...menonton acara Tv Ben 10!" kata Budi.

Eko menaruh mainan jam Ben 10 yang terbuat dari kardus...di meja gitu, ya dan Eko mengambil buku gambar dengan baik gitu.

"Budi buat gambar apa...di buku gambar, ya Budi?" kata Eko.

"Ya Eko buka saja buku gambar dengan baik! Eko akan tahu sendiri...apa yang aku gambar?" kata Budi.

"Ok...aku buka buku gambar!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuka buku gambar, ya di lihat dengan baik gambar-gambar yang di buat Budi gitu.

"Budi gambar artis cewek cantik Korea di buku gambar," kata Eko.

"Becandakan Eko?" kata Budi.

"Aku memang becanda sih. Yang di gambar Budi...di buku gambar...bukan artis cewek cantik Korea," kata Eko.

"Memang bukan artis cewek cantik Korea yang aku gambar," kata Budi.

"Budi suka dengan baik Digimon...di gambar dengan baik Digimon," kata Eko.

"Memang aku suka dengan acara Tv...Digimon...jadi aku gambar dengan baik Digimon," kata Budi.

"Memang sih acara Tv...Digimon...bagus, ya menghibur penonton yang menonton acara Tv...Digimon," kata Eko.

"Ya memang sih terhibur dengan baik yang menonton acara Tv...Digimon," kata Budi.

"Gambar-gambar yang di buat Budi di buku gambar..bagus!" kata Eko.

"Terimakasih Eko pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menutup buku gambar dan buku gambar di taruh di meja gitu.

"Main kartu Domino saja Budi!" kata Eko.

"Okey main kartu Domino!" kata Budi.

Budi mengambil permainan kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu Domino dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria yang berasal dari Solo, ya Victoria tinggal di Bekasi dengan kedua orang tuanya gitu. Andre dan Ayu...orang tua Victoria gitu. Victoria kerja dengan baik di kafe yang ada live musik gitu, ya pemilik kafe adalah Adit gitu. Ya Adit jomblo sih sekarang. Memang sih Adit pernah pacaran dengan cewek yang bernama Vio, ya tapi Vio meninggalkan Adit demi menikah dengan bule yang bernama William gitu. William dan Vio sekarang tinggal di Australia gitu. Penyanyi di kafe adalah Irsyad gitu. Ya Irsyad berpacaran dengan cewek cantik yang bernama Reina gitu. Ya Reina menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Jolina memang kerja di kafe Adit gitu, ya jadi Jolina berteman dengan baik sama Victoria dan juga Irsyad gitu. Ya Jolina memang orang asli Bekasi karena lahir di Bekasi gitu, ya Jolina tinggal bersama Ibu yang tersayang Hesti gitu. Ayah Jolina yang bernama Andhika telah lama meninggal gitu. Cerita tentang kehidupan di Bekasi, ya sama saja dengan berita di media ini dan itu...sih. Urusan usaha-usaha yang di jalankan orang-orang tetap terjadi kompetisi dengan baik gitu...hasil sih....rezeki masing-masing gitu. Gema dan Gibran memang berasal dari Solo, ya sekarang tinggal di Bekasi gitu dan keduanya kerja dengan baik di restoran gitu, ya pemilik restoran adalah Rakha gitu. Ya Rakha menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Mala gitu. Victoria berteman baik sama Gema dan Gibran gitu, ya dari di masa SMA di Solo sampai sekarang gitu. Suatu hari, ya Victoria mengalami masalah di jalan karena kejambretan gitu...untung saja Victoria di tolong cowok baik yang bernama Fattah gitu. Pejahat telah di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak!, ya penjahat di penjara polisi gitu. Victoria berteman baik sama Fattah gitu. Fattah itu baik dan ganteng, ya kerjaannya dokter di sebuah rumah sakit...jadi Victoria suka dengan Fattah gitu. Keinginan Victoria sih.. ingin jadian sama Fattah gitu. Suatu hari, ya Jolina bertemu dengan cowok ganteng setelah membeli pakaian di Mall gitu, ya Jolina berkenalan dengan cowok ganteng gitu jadi Jolina jadi tahu deh nama cowok ganteng adalah Fattah gitu. Fattah dan Jolina berteman baik gitu. Keinginan Jolina sih ingin jadian dengan Fattah yang kerjaannya dokter di sebuah rumah sakit gitu. Victoria dan Jolina yang berteman baik jadinya bersaing karena keduanya menyukai cowok yang sama, ya Fattah gitu. Ketika Fattah ke kafe, ya Victoria dan Jolina memberikan pelayan terbaik untuk Fattah gitu. Adit dan Irsyad melihat dengan baik ulah Victoria dan Jolina yang suka dengan Fattah gitu. Fattah senang sih berteman dengan Victoria dan Jolina gitu. Ya Fattah yang di jodohkan sama orang tuanya dengan cewek yang bernama Indah gitu. Ya Indah kerjaannya model gitu. Victoria dan Jolina memang tahu sih, ya Fattah di jodohkan sama Indah gitu. Ya Victoria dan Jolina tetap berusaha dengan baik jadian sama Fattah, ya Victoria dan Jolina bersaing dengan Indah urusan Fattah gitu. Gema berteman baik dengan Kiara gitu. Kiara memang keadaannya buta gitu. Surya dan Bulan menjaga dengan baik Kiara yang keadaannya buta gitu. Fattah batal perjodohan dengan Indah gitu. Indah menikah dengan Raja gitu. Raja kerjaannya pengacara gitu. Victoria dan Jolina senang sih...Fattah batal perjodohan dengan Indah gitu. Ya Victoria dan Jolina tetap bersaing dengan baik sih...untuk jadian sama Fattah gitu. Gibran berteman baik sama Adara gitu. Ya Adara pedagang sayur di pasar gitu. Fattah memang menyukai Victoria dan Jolina gitu. Ya Fattah memilih dengan baik sih, ya memilih dengan hati gitu...jadi yang terpilih adalah Victoria gitu. Fattah dan Victoria menjalin kisah cinta dengan baik gitu. Jolina yang gagal jadian sama Fattah, ya tidak ada masalah sih...nama juga usaha gitu. Adit selama ini suka dengan Jolina gitu. Ya Adit dan Jolina jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Adit dan Jolina gitu. Gema dan Gibran sebagai teman baiknya Victoria gitu, ya Gema dan Gibran senang dengan baik...Victoria menjalankan kisah cinta yang baik dengan Fattah gitu. Gema yang suka sama Kiara, ya Gema jadian sama Kiara gitu. Gibran yang suka dengan Adara, ya Gibran jadian sama Adara. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, yaaa dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Victoria dan tokoh Jolina...bersaing dengan baik untuk jadian sama tokoh Fattah yang kerjaannya dokter di sebuah rumah sakit. Tokoh Victoria berhasil jadian sama tokoh Fattah," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik main kartu Domino gitu.

"Ngomong-ngomong Budi...gimana kabar teman Budi...Daniel?" kata Eko.

"Kabar teman aku.....Daniel....baik Eko?" kata Budi.

"Baik toh...kabar Daniel," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Budi bertemu dengan Daniel...yang di obrolin...banyak hal seperti biasanya kan Budi?" kata Eko.

"Ya memang sih Eko yang aku obrolin sama Daniel.....banyak hal sih," kata Budi.

"Yang di obrolin masih berkaitan dengan lingkungan sosial masyarakat," kata Eko.

"Ya cerita...obrolan masih...berkaitan banget dengan lingkungan sosial masyarakat...Lampung," kata Budi.

"Realita dan berita di media ini dan itu," kata Eko.

"Ya iya lah...Eko.....realita dan berita di media ini dan itu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Di dalam struktur ini dan itu...masih kan orang-orang yang ini dan itu kan Budi?" kata Eko.

"Masih Eko....di dalam struktur ini dan itu... orang-orang yang ini dan itu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main kartu Domino gitu.

PYAAR KA PUNCHNAMA 2

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik gitu. Setelah nonton acara Tv yang acara menarik dan bagus di chenel Allplay Ent, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

"Baca cerpen!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik sama Budi....di pilih-pilih cerpen yang ingin di baca Budi, yaaa dan terpilih salah satu cerpen yang di baca Budi dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Tiga bujangan Anshul "Gogo" Sharma, Siddharth "Sid" Gandotra alias Chauka dan Tarun Thakur adalah teman sekamar dan sahabat karib. Gogo jatuh cinta pada Ruchika "Chiku" Khanna; Chauka jatuh cinta pada Supriya Agarwal. Thakur mulai berkencan dengan Kusum Singh, dan mereka menjalin hubungan yang akrab. Chiku, Supriya dan Kusum tidak menyukai satu sama lain.

Chiku terlalu dekat dengan temannya Sunny, karena mereka tinggal bersama dan bahkan bisa tidur di satu ranjang. Supriya tidak punya nyali untuk memberi tahu keluarganya tentang Chauka dan memperkenalkannya sebagai teman biasa bagi mereka yang membuatnya kesal. Ayahnya mencarikan calon suami untuknya, dan bahkan meminta Chauka untuk membantunya, yang membuat masalah menjadi rumit. Kusum terlalu berhati-hati tentang uang: dia bersikeras bahwa setiap orang, terlepas dari hubungan mereka dengan orang lain, seharusnya hanya menghabiskan uang mereka sendiri. Namun kemudian mulai menggunakan uang Thakur untuk memenuhi banyak kebutuhan dan keinginannya.

Ketiga pria itu menjadi terlalu lelah untuk menyelesaikan masalah dalam kisah cinta mereka sendiri, yang menyebabkan pacar mereka bersedia membantu menyelesaikan masalah tersebut. Chiku mengusir Sunny dari rumahnya; Supriya akhirnya memberi tahu ayahnya bahwa dia mencintai Siddharth dan ingin menikahinya, tetapi ditolak mentah-mentah; Kusum juga setuju untuk tidak terlalu peduli dengan uang. Kusum mengungkapkan kepada Thakur bahwa hasil tes kehamilannya negatif, tetapi menyatakan dirinya bersedia untuk memulai sebuah keluarga jika Thakur mendukungnya secara finansial.

Meskipun ketiga anak laki-laki dan ketiga anak perempuan itu sudah berusaha, masalah tetap ada: setelah Chiku mengusir Sunny dari rumahnya, Gogo tidak sengaja mendengar teman-teman sekamarnya mengatakan bahwa dia harus putus dengan Gogo dan jatuh cinta pada Sunny, karena mereka semua mengira dia dan Sunny adalah pasangan yang cocok; Supriya kabur dari rumah dan bertemu Siddharth dan menghabiskan malam bersamanya. Ayahnya tiba di sana keesokan paginya bersama polisi. Dia menuduh Siddharth membawa Supriya pergi dari rumahnya tanpa persetujuannya. Supriya, yang tidak pernah punya nyali untuk menentang ayahnya, mendukung klaim ayahnya dan bersaksi melawan Siddharth. Namun, hal itu menguntungkan Siddharth karena dia putus dengan Supriya, sehingga menyelamatkan hidupnya dari kehancuran. Thakur mengundurkan diri dan memulai situs webnya sendiri, didorong oleh Kusum. Namun, Kusum menolak untuk mendukung rencana Thakur secara finansial meskipun itu akan menguntungkan mereka berdua jika berhasil.

Akhirnya, ketiga anak laki-laki itu menyerah pada cinta mereka karena merasa putus asa. Gogo memutuskan hubungan dengan Chiku sambil mengatakan "Aku mencintaimu" dan dia berkata bahwa dia belajar darinya bahwa tiga kata itu adalah kata-kata yang paling murah. Siddharth memutuskan hubungan dengan Supriya di kantor polisi tepat setelah dia bersaksi melawannya. Thakur memutuskan hubungan dengan Kusum dan mengatakan kepadanya bahwa dia harus mengembalikan lebih dari 850.000 rupee yang telah dia belanjakan untuknya, karena menurut aturan hidupnya, dia tidak suka menerima bantuan dari siapa pun. Cerita diakhiri dengan menunjukkan ketiga pria itu lajang, bahagia, dan menikmati kebersamaan, berbicara di telepon dengan ibu mereka.

***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas gitu, ya dan ada piring yang ada singkong goreng gitu.

"Ngopi," kata Eko.

"Eko...buat sendiri...kopi!" kata Budi.

Budi memberikan satu bungkus sachet kopi Torabika, ya Eko mengambil dengan baik satu bungkus sachet kopi Torabika gitu.

"Kopi Torabika gitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Buat kopi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuat kopi Torabika dengan baik, ya singkat waktu kopi jadi....dan kopi di minum dengan baik gitu.

"Enak kopi Torabika!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum kopi Torabika, ya gelas berisi kopi di taruh di meja dengan baik gitu.

"Andai," kata Budi.

"Obrolan andai-andai kan Budi?" kata Eko.

"Iya...Eko...obrolan andai!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Andai...kaya raya gitu," kata Budi.

"Ya andai kaya toh," kata Eko.

"Hidup ini....cewek-cewek yang berpendidikan dengan baik, ya cewek-cewek inginnya dapat cowok yang kaya tujuannya hidup yang di jalankan senang dan bahagia, ya jauh dari kesulitan hidup ini....miskin," kata Budi.

"Cewek-cewek yang berpendidikan sudah mengerti sih...penting kekayaan untuk menjalankan hidup, ya jadi cewek-cewek milihnya cowok kaya gitu," kata Eko.

"Kaya punya segalanya, ya bisa mendapatkan artis cewek Korea kan Eko?" kata Budi.

"Ya nama kaya segala, ya artis cewek Korea bisa di dapatkan dengan baik gitu," kata Eko.

"Hidup dengan baik dengan artis cewek Korea di Indonesia dan Korea gitu," kata Budi.

"Cinta dengan artis cewek Korea, ya dengan kekayaan bisa hidup dengan baik di Indonesia dan Korea gitu," kata Eko.

"Cinta yang penuh dengan kebahagian gitu," kata Budi.

"Bahagia," kata Eko.

"Kalau Eko....ingin artis cewek Korea apa tidak?" kata Budi.

"Kalau mengikuti...Budi, ya tidak ada masalah sih....dengan artis cewek Korea. Kalau mengikuti selera aku sih....artis cewek Indonesia saja!" kata Eko.

"Kalau selera Eko....tetap artis cewek Indonesia toh," kata Budi.

"Andai kaya, ya berarti kan...sampai punya istri dua bisa kan Budi?" kata Eko.

"Kan khayalan...andai, ya jadi dengan kekayaan...bisa dapat istri dua gitu," kata Budi.

"Istri dua, ya benar-benar bahagia," kata Eko.

"Ya iya sih....istri dua....benar-benar bahagia gitu," kata Budi.

"Seperti cerita raja dengan punya istri dua," kata Eko.

"Yaaa aku setuju dengan Eko, ya kayanya seperti raja yang punya istri dua," kata Budi.

"Cinta di bagi dengan adil dengan baik," kata Eko.

"Karena punya kekayaan, ya cinta bisa di bagi adil dengan baik sama dua istri, yang terpenting...bahagia," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Obrolan andai selesai!" kata Budi.

"Okey...obrolan andai selesai!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan kartu Domino...Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan kartu Domino!" kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main permainan Domino dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. ANDROMEDA, ya pemilik perusahaan adalah Gibran gitu. Gema dan Gibran memang teman baik gitu, ya dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Kiara menjalankan kuliah dengan baik Universitas gitu. Ya Kiara memang berteman baik sama Gema, ya karena rumah Kiara bersebelahan dengan rumah Gema gitu. Kiara suka dengan Gema, ya Gema tetap menganggap Kiara teman baik saja gitu. Gibran yang kaya berteman baik dengan cewek cantik yang bernama Adara gitu, ya Adara orang asli Korea gitu. Ya Adara di Indonesia menjalankan usaha kafe gitu. Gibran suka dengan Adara gitu. Gema yang tahu sih...Gibran suka dengan Adara jadi Gema mendukung Gibran jadian dengan Adara gitu. Gibran yang kaya, ya ingin liburan ke Brazil gitu. Gema di ajak Gibran sih untuk liburan ke Brazil gitu. Ceritanya di buat gitu, ya Gibran dan Gema sudah berada di Brazil gitu, ya keduanya nginap di hotel gitu. Liburan di Brazil di jalankan dengan baik Gibran dan Gema, ya keduanya jalan-jalan dengan baik gitu. Di Brazil terkenal dengan kopinya, ya Gibran dan Gema ke kafe yang menjual kopi terbaik Brazil gitu. Di nikmati dengan baik minum kopi sama Gibran dan Gema sambil menikmati keadaan lingkungan yang baik gitu. Setelah minum kopi di kafe, ya Gibran dan Gema berjalan-jalan dengan baik gitu. Gibran bertabrakan dengan cewek gitu. Cewek memasukan sesuatu kantong jaket Gibran gitu. Cewek setelah meminta maaf pada Gibran karena menabrak tidak sengaja, ya cewek pun pergi gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!, ya mengejar cewek tersebut gitu. Gibran merasa ada yang aneh gitu di kantong jaketnya, ya jadi Gibran memeriksanya gitu, yaaa ternyata sebungkus kecil narkotika gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!...masih mencari cewek yang menabrak Gibran gitu. Gibran dan Gema sepakat untuk mencari cewek tersebut gitu. Usaha Gibran dan Gema, ya berhasil menemukan cewek tersebut gitu. Cewek itu bernama Victoria, ya Victoria menyamar gitu dan kerja di sebuah butik gitu. Gibran dan Gema berteman baik dengan Victoria gitu. Gibran pun mengembalikan sebungkus plastik kecil narkotika gitu pada Victoria gitu. Ya Victoria ketakutan gitu, ya karena Victoria tidak ingin masuk penjara karena sebungkus plastik kecil narkotika gitu. Ya Victoria terpaksa sih menjual narkotika, ya karena pacarnya Victoria yang bernama Noel, ya Noel pengedar narkotika gitu. Noel muncul dengan dua temannya gitu. Ya Noel marah sama Victoria sampai ketahuan polisi...menjual narkotika gitu. Gibran dan Gema menolong Victoria gitu. Terjadilah pertarungan gitu, ya Gibran dan Gema bertarung dengan Noel dan dua teman Noel gitu. Pertarungan sengit sih. Gema dan Gibran memang menguasai bela diri silat gitu. Noel memang menguasai bela diri capoeira gitu dan dua temannya Noel menguasai tinju gitu. Pada akhirnya, ya Gema dan Gibran mengalahkan Noel dan dua temannya. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!, ya polisi menangkap Noel dan dua temannya gitu. Sebenarnya Gibran dan Gema bekerja sama dengan polisi untuk mengusut tuntas pengedar narkotika gitu. Dengan bantuan Gema dan Gibran, ya Victoria tidak di tangkap polisi gitu jadi tuduhan kena semua pada Noel dan dua temannya gitu. Setelah Noel dan dua temannya di tangkap polisi, ya kelompok pengedar narkotika di tangkap semua dan di jebloskan ke penjara gitu. Victoria senang terbebas dari Noel, ya jadi Victoria memutuskan untuk pergi dari Brazil ke Amerika dengan tujuan kerja di Amerika gitu. Liburan Gibran dan Gema selesai di Brazil gitu, ya keduanya pulang ke Indonesia, ya tepat Jakarta gitu. Ceritanya di buat dengan baik, ya Gibran dan Gema sudah berada di Indonesia tepatnya di Jakarta gitu. Seperti biasa Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. ANDROMEDA gitu. Ya Gibran tetap seperti biasa sih...bos yang baik...menjalankan perusahaan PT. ANDROMEDA dengan baik gitu. Hubungan pertemanan Gibran dan Adara baik, ya keduanya jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Ya acara pernikahan di rencanakan Adara dan Gibran di adakan di Jakarta dan Seoul gitu. Gema dekat sih dengan teman kerja yang bernama Mala gitu. Hubungan pertemanan di jalankan dengan baik Gema dan Mala. Ketika Gema tahu Kiara sedang dekat sama William gitu. Ya William memang teman kuliah Kiara gitu. Gema merasakan sesuatu di hatinya gitu, ya jadi Gema mengerti dengan baik yang di sukai adalah Kiara gitu. Jadi Gema menyatakan cinta sama Kiara, ya Kiara menerima cinta Gema dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!, ya dunia ini ada yang lebih baik bercerita dari pada aku, ya yang lebih baik itu....film dan sinetron....luar negeri dan dalam negeri karena berkaitan dengan ekonomi gitu," kata Budi.

"Aku paham omongan Budi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran, ya begitulah juga dengan kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Gibran dan tokoh Gema ke Brazil, ya bisa di bilang Turis Indo," kata Eko.

"Ya ia sih....Turis Indo....tokoh Gibran dan tokoh Gema ke Brazil," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan kartu Domino gitu.

YAADON KI BAARAAT

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus gitu di chenel MAXStream, yaaa seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Tiga bersaudara Shankar, Vijay dan Ratan merayakan ulang tahun ayah mereka dengan ibu mereka, dan pembantu mereka. Sang ibu menyanyikan lagu Yaadon ki baarat , yang dia nyanyikan setiap tahun dan anak laki-lakinya menyukai lagu itu. Nanti bapaknya keluar. Namun, dalam perjalanan ia menyaksikan pencurian yang dilakukan oleh Shakal dan antek-anteknya.

Shakal menyadari bahwa dia akan berada dalam bahaya jika ayahnya melaporkannya ke polisi dan memutuskan untuk membunuhnya sebelum tindakan lebih lanjut. Kemudian, Shakal dan antek-anteknya masuk ke rumah mereka dan menembak ayahnya. Sang ibu, mendengar semua keributan pergi untuk memeriksa hanya untuk menemukan suaminya meninggal. Shakal menembaknya juga. Insiden itu disaksikan oleh Shankar dan Vijay dan mereka melarikan diri. Mereka mencapai stasiun kereta api di mana Shankar berhasil mengejar kereta. Dia mencoba membawa Vijay bersamanya tetapi sayangnya mereka berpisah. Tanpa tujuan, Shankar menghabiskan waktu untuk mengemis. Dia bertemu Usman, anak laki-laki lain seperti dia yang menghabiskan waktu mencuri makanan dari toko untuk memuaskan rasa laparnya.

Pembantu itu mendekati kantor polisi yang mengajukan kasus hilang untuk Vijay dan Shankar. Atas saran polisi, pembantu tersebut memutuskan untuk mengadopsi Ratan. Vijay ditemukan tidak sadarkan diri oleh seorang penjaga tanah sebuah rumah besar milik seorang pria kaya. Penjaga tanah mengadopsinya.

15 tahun kemudian 

Kakaknya telah tumbuh menjadi orang dewasa yang matang. Shankar, yang tertua sekarang bergabung dengan Usman dalam kejahatan di sekitar kota. Namun, dia masih dihantui oleh pembunuhan orang tuanya dan bersumpah untuk membunuh pelakunya dan menemukan saudara-saudaranya. Vijay, yang kedua, sekarang menjadi pemuda pengangguran dan menawan. Ratan, si bungsu, tinggal bersama pembantu dan kini telah memulai sebuah band di hotel surga dan melakukan pertunjukan untuk mencari nafkah.

Vijay bertemu Sunita dan menggodanya meskipun Sunita menunjukkan ketidaksukaan terhadap Vijay. Kemudian, Vijay kembali ke rumah dan menemukan Sunita di sana. Belakangan, terungkap bahwa Sunita adalah putri orang kaya. Sebuah pesta diselenggarakan oleh Sunita di mansion. Dimana, dia menyanyikan 'Chura Liya Hai'. Vijay jatuh cinta padanya. Sunita yang mengetahui hal ini, bertindak seolah-olah dia juga jatuh cinta. Kemudian, dia secara terbuka mengejeknya.

Vijay berpura-pura sakit, Sunita yang mengetahui hal ini merasa kasihan padanya. Vijay dan sahabatnya, Salim membuat drama untuk membuat Sunita jatuh cinta padanya. Mereka bertindak seolah-olah Vijay menderita Kanker dan mungkin akan segera mati. Sunita memutuskan untuk membuatnya bahagia dan pergi jalan-jalan bersamanya. Namun, dia jatuh cinta pada Vijay. Kemudian, Vijay mengungkapkan kepada Sunita bahwa dia tidak menderita kanker. Sunita marah pada awalnya, tetapi memaafkan Vijay. Ratan jatuh cinta dengan rekan penari dan penyanyinya.

Sementara itu, saudara-saudara bertemu beberapa kali, namun, mereka tidak pernah tahu bahwa mereka adalah saudara. Dalam sebuah konser, Ratan menyanyikan 'Yaadon ki Baarat' untuk menemukan saudara-saudaranya. Vijay dan Shankar yang hadir disana sangat gembira dan Vijay ikut bernyanyi bersamanya. Vijay dan Ratan bersatu. Shankar menulis surat kepada Ratan meminta dia untuk bertemu dengannya tetapi tidak bisa karena bosnya yang tidak lain adalah Shakal. Shankar menemukan bahwa Shakal adalah pembunuh orang tuanya.

Shakal memutuskan untuk melarikan diri ke negara lain. Shankar mengetahui hal ini, dia bergandengan tangan dengan saudara-saudaranya dan Sunita untuk mengalahkan Shakal selamanya. Shakal menyadari bahwa Shankar telah menemukan pembunuh orang tuanya. Dia dan putranya Rupesh mencoba melarikan diri dari Shankar tetapi dia memojokkan mereka. Akhirnya, Shakal dan Rupesh mencoba melarikan diri melalui rel kereta api. Selama ini, kaki Shakal terjebak di rel kereta api. Shankar mengambil kesempatan ini untuk membunuh Shakal tetapi sebelum dia bisa membunuhnya, Shankar melihat kereta datang dan meninggalkan Shakal untuk mati, sambil menahan Rupesh. Shakal terbunuh oleh kereta yang akan datang. Pada akhirnya, Shankar bersatu dengan saudara-saudaranya.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Main permainan kartu Domino saja!" kata Eko.

"Ok. Main permainan kartu Domino!" kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main dengan baik kartu Domino gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita toh!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria memang tinggal di Bekasi bersama Ibu tirinya yang bernama Ayu gitu. Ayahnya yang bernama Andre telah lama meninggal gitu dan Ibu kandung Victoria yang bernama Hesti, ya Hesti telah lama meninggal gitu. Victoria kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu, ya pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Victoria suka dengan Fattah yang ganteng dan baik gitu. Jolina teman kerja Victoria di perusahaan gitu, ya Jolina suka dengan Fattah gitu. Ya Jolina lebih agresif dari Victoria untuk dekat dengan Fattah gitu. Fattah dan Jolina memang dekat banget sih, yaaa jadi isu berkembang sih di lingkungan perusahaan bahwa Jolina dan Fattah dekat ada hubungan spesial gitu. Fattah sebagai bos yang baik, ya menganggap Jolina...karyawati yang baik dalam menjalankan kerjaannya gitu. Nama juga cowok, ya Fattah suka sih dengan Jolina yang penampilan yang cantik gitu. Victoria memang membaca artikel di jaringan internet tentang pelet gitu, ya Victoria yang suka dengan Fattah, ya Victoria berpikir dengan baik...apa Fattah di pelet saja agar Victoria jadian sama Fattah?. Victoria mengabaikan urusan pelet gitu, ya Victoria tetap biasa saja kerja di perusahaan dan hubungan Victoria dengan Fattah baik gitu. Gema dan Gibran kerja dengan baik sebagai wartawan gitu. Seperti biasa kerja wartawan sih...Gema dan Gibran membuat berita yang datanya di dapatkan dari lingkungan sosial masyarakat, ya salah satu berita yang di buat Gema dan Gibran berkaitan dengan ekonomi yang memberitakan urusan minat masyarakat yang berkunjung ke Mall dan membeli barang di Mall berdasarkan kepentingan ini dan itu, ya keuangan masyarakat berdasarkan latar belakang tempat kerja di perusahaan dan pemerintahan gitu, ya ada cerita masyarakat miskin yang berkunjung ke Mall...tujuannya melihat-lihat isi Mall, ya untuk membeli barang di Mall di perhitungkan dengan baik karena dasarnya keuangan masyarakat miskin gitu. Victoria berteman baik sama Gema dan Gibran gitu, ya ketiganya berteman baik dari masa SMA di Solo gitu. Ya Victoria, Gema dan Gibran yang berteman baik...biasa ngumpul di kafe yang ada live musik gitu. Penyanyi di kafe adalah Reina gitu. Pemilik kafe adalah Irsyad gitu. Irsyad dan Reina menjalin hubungan pacaran gitu, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Gema sedang dekat dengan cewek bisu yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara anaknya Surya dan Wulan. Keadaan Kiara yang bisu, ya Surya dan Wulan menjaga Kiara dengan baik gitu. Kerjaannya Kiara melukis gitu. Hasil dari penjualan lukisan Kiara...lumayan gitu. Gema yang berteman baik sama Kiara, ya Gema yang kerjaannya wartawan gitu...Gema memang membantu mempromosikan lukisan Kiara dengan baik di muat di media ini dan itu gitu. Gibran sedang dekat cewek yang bernama Adara gitu. Ya Adara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Hubungan pertemanan Gibran dan Adara baik gitu. Rakha teman kuliahnya Adara gitu. Ya Rakha suka dengan Adara gitu. Gibran dan Rakha bersaing sih untuk jadian dengan Adara gitu. Victoria yang suka dengan Fattah, ya Victoria berharap jadian sama Fattah gitu. Jolina yang suka dengan Fattah, ya Jolina tetap dekat dengan baik sama Fattah gitu. Fattah sedang dekat dengan cewek yang bernama Aqeela gitu. Ya Aqeela menjalankan usaha restoran gitu. Hubungan pertemanan Fattah dan Aqeela baik sih, ya keduanya sering jalan bareng gitu. Victoria yang tahu Fattah dekat dengan Aqeela dan juga keduanya sering jalan bareng gitu, ya jadi Victoria sadar sih...tidak mungkin bersama Fattah gitu. Jolina yang tahu kedekatan Fattah dan Aqeela gitu, ya Jolina tetap saja dekat Fattah karena Jolina suka Fattah gitu. Gema yang berteman baik sama Kiara, ya keduanya jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Gibran dan Victoria senang sih kisah cinta yang di jalankan Gema dan Kiara baik gitu. Gema dan Gibran seperti biasa kerjaannya wartawan, ya ada kejadian lingkungan sosial masyarakat gitu...tentang pencurian di sebuah toko gitu, ya Gema dan Gibran memberitakan dengan baik gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak! memproses dengan baik kejadian pencurian di toko gitu. Usaha keras yang di lakukan sama polisi, ya akhirnya penjahat di tangkap dan di penjara gitu. Gibran yang bersaing dengan Rakha tujuan jadian sama Adara gitu. Ya Adara memilih Gibran gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Rakha yang tidak jadian sama Adara tidak masalah gitu. Ya Rakha jadian sama Mala gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Rakha dan Mala gitu. Gema dan Victoria senang sih dengan kisah cinta Gibran dan Adara di jalankan dengan baik gitu. Fattah yang dekat dengan Aqeela sekedar teman baik gitu. Aqeela sebenarnya di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Noel gitu. Ya Noel pemilik perusahaan PT. MAJU gitu. Perjodohan Noel dan Aqeela berhasil gitu, ya jadi rencana menikah di segerakan gitu. Victoria dan Jolina senang sih...Fattah hanya berteman saja sama Aqeela gitu. Fattah sebenarnya suka dengan Victoria gitu, ya jadi Fattah menyatakan cinta pada Victoria gitu. Ya Victoria menerima cinta Fattah gitu. Hubungan kisah di jalankan dengan baik Fattah dan Victoria gitu. Jolina yang gagal bersama Fattah karena Fattah lebih memilih Victoria gitu, ya jadi Jolina memutuskan jadian dengan Adit gitu. Ya Adit kerjaannya pengacara gitu. Gema dan Gibran teman baiknya Victoria, ya Gema dan Gibran senang sih...dengan kisah cinta Victoria dengan Fattah yang baik gitu. Fattah dan Victoria yang menjalankan pacaran dengan baik, ya keduanya sering jalan bareng gitu...ke tempat-tempat yang baik yang ada di Bekasi tujuan happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran gitu, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Bekasi, ya lingkungan sosial masyarakat...antara ini dan itu. Urusan ekonomi tetap terjadi dengan baik...kompetisi," kata Eko.

"Cerita tentang Bekasi berdasarkan...realita dan media ini dan itu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan kartu Domino gitu.

CAMPUR ADUK

BAD NEWS BEARS

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa s...

CAMPUR ADUK