CAMPUR ADUK

Monday, May 6, 2024

AMMONITE

Setelah nonton Tv yang acara musik dangdut. Budi duduk santai di depan rumahnya, ya sambil menikmati minum teh dan makan singkong rebus. 

"Nyanyi saja dan main gitar!" kata Budi. 

Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :

"Dari cara dirimu memandangkuMasih ada getaran cintaMerasuk dalam relung hatikuMenyibak tirai kasih
Namun hati jua ku tak kuasaBagai embun tersengat mentariManalah mungkin kugapai cintamuBila orang tuamu tak pernah merestuiPercintaan kau denganku
Aku laksana secawan maduJangan pernah kau tuangkan di lautanTakkan mungkin, tak mungkin berubah rasaBiarlah sudah usah kau kenangMasa indah yang telah kita laluiMungkin itu suratan dari Ilahi
Nak memilikimu apa daya hati tak kuasaBercinta denganmuTak ubahnya terbuai mimpi
Biarlah luka ini kutelan bersama sisa cinta laraJangan pernah kau deraikan air mataIringi berkesudahan cinta kau denganku
Namun hati jua ku tak kuasaBagai embun tersengat mentariManalah mungkin kugapai cintamuBila orang tuamu tak pernah merestuiPercintaan kau denganku
Aku laksana secawan maduJangan pernah kau tuangkan di lautanTakkan mungkin, tak mungkin berubah rasaBiarlah sudah usah kau kenangMasa indah yang telah kita laluiMungkin itu suratan dari IlahiNak memilikimu apa daya hati tak kuasaBercinta denganmuTak ubahnya terbuai mimpi
Biarlah luka ini kutelan bersama sisa cinta laraJangan pernah kau deraikan air mataIringi berkesudahan cinta kau denganku"

***

Budi selesai bernyanyi, ya gitar berhenti di mainkan dan gitar di taruh di samping kursi. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum teh dan makan singkong rebus. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada tahun 1840-an, kolektor fosil dan ahli paleontologi Mary Anning tinggal bersama ibunya yang sakit, Molly, yang membantu Mary menjalankan toko kecil di Lyme Regis, Dorset. Mary menghabiskan pagi hari di pantai saat air surut untuk mencari fosil untuk toko, dengan amon kecil menjadi temuannya yang paling umum. Ketika dia kembali, dia membantu ibunya mencuci dan memoles koleksi delapan patung binatang.

Suatu hari, ahli geologi Roderick Murchison mengunjungi toko Mary ditemani oleh istrinya, Charlotte. Dia mengungkapkan kekagumannya pada karya Mary dan menawarkan untuk membayarnya untuk perjalanan berpemandu ke pantai di mana dia dapat belajar dari Mary tentang pengumpulan fosil. Meskipun awalnya antagonis, Mary menerima tawarannya. Malam itu di kamar mereka di Three Cups Hotel, Roderick memperlakukan Charlotte dengan dingin, menolak rayuan seksualnya dan mengatakan bahwa sekarang bukan waktunya untuk memiliki bayi lagi.

Roderick kembali dari perjalanan paginya bersama Mary ke garis pantai dan menemukan Charlotte terkurung di tempat tidurnya dalam keadaan tertekan. Dia kembali ke toko Mary dan mengungkapkan bahwa Charlotte telah dikirim ke Lyme Regis untuk sembuh, dan mempercayakannya pada perawatan Mary karena dia akan berangkat ke Eropa selama empat sampai enam minggu. Mary dengan enggan setuju, tidak ingin melewatkan uangnya. Charlotte mulai berkencan dengan Mary dalam perjalanan pantai paginya.

Setelah mandi di laut sebagai bagian dari rehabilitasinya, Charlotte jatuh sakit karena demam tinggi. Dokternya, Dr. Lieberson, mengatur istirahat di tempat tidur dan menugaskan Mary untuk menjadi perawat di samping tempat tidurnya. Mary mengunjungi temannya Elizabeth Philpot, dari siapa dia membeli sebotol salep untuk membantu pemulihan Charlotte. Mary menolak tawaran ramah Elizabeth untuk datang berkunjung. Charlotte dengan cepat pulih, dan sejak saat itu menemani Mary pada lebih banyak jalan-jalan dan mencoba membantu pekerjaan rumah tangga. Bersama Mary, dia mampu membuat bingkai cermin yang terbuat dari cowries. Sedih dengan usahanya yang gagal untuk memiliki bayi, Charlotte mengetahui bahwa patung-patung yang dibersihkan Molly setiap hari mewakili delapan anaknya yang telah meninggal.

Dr Lieberson mengunjungi toko dan mengundang Mary ke resital malam. Mary menerima tetapi bersikeras untuk membawa Charlotte juga, yang dia yakini telah sembuh total. Malam itu, Charlotte bertemu dan berbaur dengan penduduk kota saat Mary yang kewalahan dan cemburu merokok di luar di tengah hujan sambil melihat melalui jendela. Mereka menonton pertunjukan lentera ajaib yang diatur ke pertunjukan cello sebelum Mary pergi dan kembali ke rumah saat hujan badai. Charlotte tiba segera setelah itu dan menemukan Mary sedang menulis puisi romantis di jurnalnya.

Menggunakan papan dari perahu yang terdampar, Mary dan Charlotte memindahkan sebuah batu besar ke toko. Di dalam, mereka menemukan fosil lchthyosaurus yang mirip dengan yang ditemukan Mary ketika dia berusia 11 tahun dan dikirim ke British Museum. Saat mereka membersihkan peralatan Mary sebagai persiapan sebelum tidur, Charlotte mencium Mary selamat malam; ini mengobarkan ketertarikan mereka satu sama lain, dan mereka melakukan seks oral. Hubungan mereka berkembang, saat mereka dengan gembira berenang di lautan dan berbagi makanan. Sebuah surat segera datang dari Roderick, menginstruksikan Charlotte untuk pulang ke London. Bingung, Charlotte dan Mary melakukan hubungan seks yang penuh gairah pada malam sebelum keberangkatan Charlotte. Beberapa waktu kemudian, Molly jatuh di rumah dan meninggal tak lama kemudian. Elizabeth mengunjungi Mary yang depresi untuk mengungkapkan belasungkawa. Dia mendorong Mary untuk tidak meninggalkan hubungannya dengan Charlotte, seperti yang dilakukan Mary dengan hubungan romantis mereka sendiri setelah kematian ayah Mary.

Mary menerima surat dari Charlotte yang memintanya melakukan perjalanan ke London. Saat tiba di rumah Murchison, Mary melihat salah satu fosil amon besarnya dipajang di lemari kaca. Charlotte membawa Mary ke atas, di mana dia menunjukkan Mary sebuah kamar tidur berperabotan lengkap yang siap untuk dia pindah. Merasa terganggu, Mary pergi setelah menuduh Charlotte tidak menghargai hidupnya, menyatakan dia tidak akan menjadi hiasan untuk ditampilkan Charlotte dalam "sangkar berlapis emas". Di British Museum, Mary berjalan melewati aula lukisan dan pahatan. Dia menemukan kotak pameran yang berisi lchthyosaurus aslinya tetapi melihat bahwa itu tidak menyebutkan dirinya. Charlotte tiba, dan kedua wanita itu saling menatap melalui kaca.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum teh dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Di meja di lihat Eko, ya ada gelas yang terbuat bambu, ya gelas bambu di ambil Eko dan berkata "Gelas ini....buatan Budi kan?"

"Iya. Gelas bambu...buatan aku," kata Budi. 

"Buatan Budi gelas bambu. Nilai kreatifitas," kata Eko. 

"Memang nilai kreatifitas," kata Budi. 

"Kaya cerita orang-orang dulu, ya make gelas bambu untuk minum," kata Eko. 

"Memang sih...cerita orang-orang dulu, ya pake gelas bambu. Di film-film lawas, ya gelas bambu di gunakan dengan baik," kata Budi. 

"Film-film lawas pake gelas bambu. Sederhana cerita orang-orang dulu," kata Eko. 

"Apa adanya saja pada masa dulu. Ya pada masa sekarang sih, ya terserah manusia yang punya selera mau pake gelas terbuat apapun," kata Budi. 

"Pada masa sekarang, ya terserah mau pake gelas terbuat apapun, ya murah atau mahal tuh harga gelas," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

Eko mengambil tekok berisi teh, ya tekok di tuangkan dengan baik, ya gelas bambu di isi air teh lah. Gelas bambu yang telah terisi teh, ya di minum dengan baik gitu. 

"Emmm. Enak tehnya. Sesuai iklannya," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

Eko gelas berisi teh di taruh di meja. 

"Enaknya minum teh. Bersama cewek yang di sukai...Purnama," kata Eko. 

"Eko ingin minum dengan Purnama. Jauh merindukan cewek yang di sukai," kata Budi. 

"Ya bisa di bilang merindu," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Budi...kepengen juga kan, ya minum bersama Tasya, ya kan Budi?" kata Eko. 

"Iya aku kepengen juga minum dengan Tasya. Aku merindu kan Tasya karena jauh," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Kalau aku kaya sih. Ya aku inginnya sering makan malam romantis sama Tasya dan liburan ke tempat yang indah-indah. Moment romantis," kata Budi. 

"Maunya Budi...kalau kaya. Membuat moment romantis sama Tasya," kata Eko. 

"Karena cinta," kata Budi. 

"Memang karena cinta," kata Eko.

"Gimana dengan Eko, ya kalau kaya...mau buat apa sama Purnama?" kata Budi. 

"Kalau aku kaya?" kata Eko yang berpikir panjang. 

"Emmm," kata Budi. 

"Ya sama dengan rencana seperti Budi," kata Eko. 

"Sama toh. Makan malam romantis dan liburan toh," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi. 

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan maju mundur cantik, ya Budi!" kata Eko. 

"Oke. Main permainan maju mundur cantik!" kata Budi. 

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan maju mundur cantik dengan baik.

"Ngomong-ngomong Budi. Keinginan Budi. Apa masih ingin minum...teh gitu dengan artis cewek yang Budi sukai?" kata Eko.

"Keinginan itu kan cuma sekedar keinginan saja. Tidak terpenuhi tidak masalah sih," kata Budi.

"Memang cuma keinginan saja sih," kata Eko.

"Yaaa sebenarnya masih sih. Ingin minum teh bersama artis cewek yang di sukai," kata Budi.

"Masih toh keinginan Budi toh," kata Eko.

"Kalau Eko gimana?" kata Budi.

"Ikut-ikutan saja sama dengan Budi. Minum teh dengan artis cewek yang di sukai," kata Eko.

"Kalau minum teh sama artis cowok. Ya tidak jauh bedanya....minum teh sama Eko. Cowok sama cowok," kata Budi.

"Yang di cari Budi...rasa yang beda, ya kan Budi....kalau minum teh dengan artis cewek?" kata Eko.

"Memang yang di cari rasa yang beda," kata Budi.

"Tujuannya.....berteman baik saja!" kata Eko.

"Just friends," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Singkatnya hidup ini. Umur," kata Eko. 

"Umur toh. Moment bersama teman baik, ya di nikmati dengan baik kan Eko?" kata Budi. 

"Ya memang harus di nikmati dengan baik, ya moment bersama teman baik," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

Eko dan Budi tetap asik main permainan maju mundur cantik. 

Saturday, May 4, 2024

MURIEL'S WEDDING

Malam yang tenang dan lingkungan keadaan baik. Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Muriel Heslop, seorang wanita muda yang canggung secara sosial, menjadi sasaran ejekan oleh teman-temannya yang dangkal dan egois, Tania, Cheryl, Janine, dan Nicole. Dia menghabiskan waktunya mendengarkan lagu-lagu ABBA dan terus-menerus melamun tentang pernikahan glamor untuk membawanya keluar dari kota pantai buntu Porpoise Spit dan menjauh dari ayahnya yang mendominasi, Bill, seorang politisi korup yang terus-menerus meremehkan istrinya, Betty, dan lima anak.

Muriel menghadiri pernikahan Tania dan Chook, di mana dia melihat Chook dan Nicole berhubungan seks di ruang cuci. Tamu pernikahan Dianne, seorang detektif department store, ya memanggil polisi ke Muriel karena mencuri gaun yang dia kenakan, dan polisi secara terbuka mengawal Muriel keluar dari resepsi.

Segera setelah itu, nyonya Bill yang dikabarkan, Deidre Chambers, merekrut Muriel ke dalam bisnis pemasaran bertingkatnya, dan "teman" Muriel secara resmi mengeluarkannya dari grup mereka setelah mengklarifikasi bahwa dia tidak akan menemani mereka dalam liburan pulau. Betty menandatangani cek kosong agar Muriel membeli produk untuk bisnis kosmetik, tetapi Muriel malah menggunakan cek tersebut untuk menarik $12.000 dan tetap mengikuti mantan temannya ke pulau. Di sana, Muriel bertemu dengan Rhonda Epinstall, seorang kenalan SMA lama, dan mereka dengan cepat menjalin persahabatan, dipererat saat Rhonda dengan gembira memberi tahu Tania tentang Nicole dan Chook.

Muriel kembali ke rumah dan dihadang oleh Betty terkait uang yang dicuri. Muriel segera kabur ke Sydney, berbagi flat dengan Rhonda dan mengganti namanya menjadi Mariel. Dia mendapat pekerjaan di toko vidio, bertemu dan berkencan sebentar dengan pria canggung tapi baik hati, Brice Nobes.

Suatu malam, Rhonda tiba-tiba jatuh, tampaknya lumpuh. Saat di rumah sakit, Muriel menelepon ke rumah dan mengetahui bahwa ayahnya sedang diselidiki karena menerima suap. Rhonda memiliki tumor kanker di tulang belakangnya dan menjalani beberapa operasi, akhirnya membuatnya tidak bisa berjalan secara permanen. Muriel berjanji pada Rhonda untuk menjaganya dan tidak pernah membiarkannya kembali ke Porpoise Spit. Dia juga memanfaatkan krisis kesehatan Rhonda untuk mendapatkan layanan yang dimanjakan di banyak toko pengantin, mencoba gaun pengantin dan mengambil foto untuk memanjakan impian pernikahannya. Ketika Rhonda menemukan apa yang telah dilakukan Muriel, Muriel akhirnya mengakui ketertarikannya pada pernikahan buku cerita, dan mereka bertengkar dengan marah.

Putus asa, Muriel bersekongkol untuk menikahi perenang Afrika Selatan David Van Arkle agar dia bisa bergabung dengan Tim Australia di Olimpiade mendatang ; dia dibayar $ 10.000 oleh orang tua David untuk perannya dalam skema tersebut. Di pernikahan Muriel yang rumit di Sydney, dia memamerkan Tania, Cheryl, dan Janine sebagai pengiring pengantinnya; Rhonda, muak dengan perilaku Muriel, menolak menjadi satu. Bill secara terbuka memperlakukan Deidre sebagai teman kencannya, dan Betty datang terlambat ke pesta pernikahan karena tidak mampu membeli tiket pesawat; Muriel tidak memperhatikannya di pesta pernikahan. Rhonda pindah kembali ke rumah ibunya, tidak bisa tinggal di Sydney tanpa bantuan. Setelah pernikahan, David membuat penghinaannya terhadap Muriel menjadi jelas baginya.

Di Porpoise Spit, Betty yang semakin putus asa mengutil sepasang sandal yang dia coba, dan Dianne menelepon polisi. Bill mengatur agar tuduhan itu hilang. Segera setelah Betty memohon kepada Bill, memberitahunya bahwa dia membutuhkan bantuan, dia mengumumkan niatnya untuk menceraikannya dan menikahi Deidre. Betty kemudian ditemukan tewas oleh putrinya, Joanie. Deidre mengklaim Betty mengalami serangan jantung, tetapi Joanie mengungkapkan kepada Muriel bahwa kematian Betty adalah bunuh diri.

Ketika Muriel hancur di pemakaman ibunya, David menghiburnya, dan mereka akhirnya mewujudkan pernikahan mereka. Kematian ibunya memaksa Muriel untuk mencermati hidupnya, dan dia memberi tahu David bahwa dia tidak bisa lagi menikah dengannya karena tidak satu pun dari mereka yang sedang jatuh cinta, dan dia ingin berhenti berbohong.

Bill meminta Muriel untuk membantu membesarkan saudara-saudaranya, karena Deidre cenderung tidak menikah dengannya dengan anak-anak di belakangnya. Dia juga kehilangan pekerjaannya di dewan kota. Muriel melawannya, memberinya $ 5.000 dari uang pernikahannya dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan membayar sisa jumlah yang dicuri ketika dia mendapat pekerjaan di Sydney. Membuat ayahnya terkesan dengan kepribadiannya yang lebih tegas, Muriel menuntut agar dia menghentikan perlakuan kasarnya terhadap saudara-saudaranya.

Muriel pergi ke rumah Rhonda, tempat mantan penyiksa Muriel berkunjung, dan menawarkan untuk membawanya kembali ke Sydney. Rhonda menerima dan memberi tahu gadis-gadis lain apa pendapatnya tentang mereka. Muriel dan Rhonda menuju ke bandara, dengan senang hati meninggalkan Porpoise Spit untuk masa depan yang lebih menjanjikan.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

"Nyanyi saja dan main gitar!" kata Budi.

Budi mengambil gitar yang di taruh samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu.

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :

"Kauberikan sejuta harapanIndahnya cinta bersamamuMembuat aku terlenaHanyut dalam asmara
Namun, semua tinggallah ceritaTak pernah bisa jadi nyataSehingga cinta yang kaubawaBerselimutkan dusta
Ku terbuai cinta palsumu
Kusesali diri ini mencintaiDengan hatiku yang suciMengapa engkau curangi?Kauhancurkan harapan dan perasaanYang selalu menganggapmuTulus di dalam hatimu
Ku terbuai cinta palsumu
Kauberikan sejuta harapanIndahnya cinta bersamamuMembuat aku terlenaHanyut dalam asmara
Namun, semua tinggallah ceritaTak pernah bisa jadi nyataSehingga cinta yang kaubawaBerselimutkan dusta
Ku terbuai cinta palsumu
Kusesali diri ini mencintaiDengan hatiku yang suciMengapa engkau curangi?Kauhancurkan harapan dan perasaanYang selalu menganggapmuTulus di dalam hatimu
Ku terbuai cinta palsumu"

***

Budi selesai bernyanyi, ya gitar berhenti di mainkan dan gitar di taruh di samping kursi. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dengan Budi. Eko melihat ada lampion di bawah meja, ya Eko berkata "Lampion". 

"Emmm," kata Budi. 

"Lampion di bawah meja. Buatan Budi?" kata Eko. 

"Iya Eko. Lampionnya buatan aku. Nilai kreatifitas aku saja!" kata Budi. 

"Nilai kreatifitas sih kalau buat sendiri lampion," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 
.
"Lampion pastinya di gunakan kalau mati lampu, ya Budi?" kata Eko. 

"Kok...Eko tahu. Lampion di pake saat mati lampu?" kata Budi. 

"Tebak-tebakan saja....kaya acara kuis di Tv. Kalau bener dapet poin. Jika salah, ya tidak dapat poin!" kata Eko. 

"Di kaitkan acara kuis di Tv. Becanda..kan Eko?" kata Budi. 

"Iya...becandaan!" kata Eko. 

"Memang sih Eko, ya lampion di gunakan ketika mati lampu. Kalau masa lalu, ya lampion di pake dengan baik setiap malam. Maklum masa lalu tidak ada listrik," kata Budi. 

"Masa lalu keadaannya, ya apa adanya saja. Beda dengan zaman sekarang, ya perkembangan teknologi ini dan itu," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Lampion cenderung di pake...orang-orang China. Ada huruf Mandarin di lampion gitu," kata Eko. 

"Cenderungnya memang begitu....lampion di pake orang-orang China. Tentang huruf yang ada di lampion, ya bisa saja huruf Arab untuk menunjukkan beda, ya kan?" kata Budi. 

"Kalau mau beda... huruf Arab di lampion tidak ada masalah sih. Atau huruf yang lain juga tidak masalah," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Selfi yang kerjaannya di toko elektronik milik Pak Andre. Ya Selfi menjalankan hidupnya dengan baik, ya kerja dan berteman dengan teman baik bernama Rara. Ya Rara kerja di toko pakaian milik Ibu Nunung. Alex yang kerjaannya sopir pribadi gitu. Alex yang bertemu dengan cewek cantik di pasar, ya cewek itu Selfi. Karena rasa suka, ya Alex berusaha mendekati Selfi dengan baik, ya dari teman sampai jadian pacaran gitu. Hubungan pacaran Alex dan Selfi berjalan dengan baik gitu. Sampai Alex ketahuan berhubungan dengan cewek kerjaannya penjual jambu gendong, ya cewek itu bernama Ayu. Selfi marah pada Alex yang ada hubungan dengan Ayu, ya Selfi memutuskan putus sama Alex. Ya Alex memohon pada Selfi tidak putus gitu. Selfi memaafkan Alex, ya tidak putus dan Alex di suruh Selfi tidak ada hubungan dengan Ayu. Ya Alex mengikuti maunya Selfi, ya tidak ada hubungan Ayu. Hubungan Selfi dan Alex berjalan dengan baik gitu. Owan yang kerjaannya penjual ketoprak demi hidup ini. Sebagai muslim yang baik, ya seperti biasa sih Owan menjalankan ibadah dengan baik di rumah dan di mesjid. Untuk pemahaman agama, ya Owan mendengarkan ceramahnya Bang Jack di mesjid gitu. Mely yang kerjaannya di minimarket demi hidup ini. Owan yang tertarik dengan Mely, ya di usahakan dengan baik jadi teman gitu. Abangnya Mely yang bernama Rian, ya tidak suka dengan Owan gitu. Rian bukan saudara kandung Mely, ya saudara tiri. Ya Rian kerjaannya bengkel motor. Pergaulan Rian dengan teman-teman geng motor gitu. Ada sih teman Rian yang masuk penjara karena bikin ulah gitu. Ya Owan yang suka dengan Mely, ya jadi tetap baik sama Rian, ya Abangnya Mely. Teman Rian yang bernama Rangga. Ya Rangga menyukai Mely gitu. Mely tidak suka dengan Rangga, ya di tolak gitu. Rangga tidak suka di tolak sama Mely karena dekat dengan Owan. Ya Owan tidak tahu kalau Rangga di tolak Mely, ya karena Owan hubungan dengan Mely, ya masih teman baik gitu. Rangga cari masalah dengan Owan, ya jadi menantang berkelahi gitu. Rangga dan Owan bertarung dengan sengit gitu. Owan yang belajar beladiri dari Bang Jack. Ya Owan mengeluarkan jurus cakar harimau untuk mengalahkan Rangga. Ya Rangga kalah dari Owan. Rian melihat Rangga di kalahkan Owan. Karena Rian tidak suka Owan, ya menyerang Owan gitu. Pertarungan sengit antara Owan dan Rangga. Dengan jurus cakar harimau, ya Owan mengalahkan Rian gitu. Rian dan Rangga kalah, ya tidak berani lagi sama Owan gitu. Ya Owan jadinya deket banget sama Mely, ya pacaran dan ada rencana menikah gitu. Suatu hari, ya Rian membawa motornya dengan baik dan menggonceng Mely gitu. Ada mobil yang ngebut banget, ya bawa mobil mabuk gitu. Mobil itu menabrak motor yang bawa Rian dan membonceng Mely. Ya Mely meninggal dan Rian selamat gitu. Sedang orang yang bawa mobil dengan keadaan mabuk, ya di penjara sama polisi Kepolisian Lapor Pak!. Owan memang bersedih kehilangan Mely karena meninggal, ya jadi di ikhlaskan saja gitu. Ya Owan menjalankan hidup ini dengan baik, ya berjualan ketoprak dan ibadah dengan baik gitu. Jhon teman baik Owan. Ya Jhon yang kerjaannya penjual bakso demi hidup ini, ya menjalankan hidup ini dengan baik. Pak Bram dengan istrinya yang bernama Dewi, ya orang kaya gitu. Dewi sedang mengandung anak, ya hamil besar gitu. Mbok Iyem yang biasa kerja jadi pembantu di rumah Pak Bram dan Ibu Dewi, ya Mbok Iyem pulang kampung ada urusan keluarga gitu. Jadi yang jadi pembantu di rumah Pak Bram dan Ibu Dewi, ya Lyodra gitu. Ya Lyodra menjalankan kerjaan jadi pembantu di rumah Pak Bram dan Ibu Dewi. Pak Bram diam-diam menyukai Lyodra, ya karena Pak Bram terpesona kecantikan Lyodra gitu. Jhon menyukai cewek cantik yang membeli baksonya, ya Lyodra. Jhon pendekatan dengan baik sama Lyodra dan usaha itu berhasil, ya Jhon berteman baik dengan Lyodra gitu. Pak Bram yang hasratnya menggebu-gebu karena persona kecantikan Lyodra, ya pendekatan dengan baik. Lyodra memang menolak Pak Bram dengan halus gitu. Ya Pak Bram pada akhirnya mendapatkan Lyodra, ya berhubungan badan. Hubungan Pak Bram dan Lyodra tidak ketahui sama Ibu Dewi. Ketika Lyodra hamil, ya jadi Lyodra meminta taggung jawab sama Pak Bram. Ya Pak Bram tidak ingin bertanggung jawab atas kehamilan Lyodra gitu. Lyodra mengancam pada Pak Bram jika tidak bertanggung jawab atas kehamilan, ya Lyodra akan bicara pada Ibu Dewi. Pak Bram tidak peduli ancaman Lyodra karena kemungkinkan Ibu Dewi, ya tidak akan percaya dengan omongan Lyodra gitu. Ya Lyodra punya rekaman hubungan badan dengan Pak Bram, ya jadi Ibu Dewi bisa percaya pada Lyodra dari hasil rekaman tersebut. Pak Bram mengikuti maunya Lyodra dengan baik, ya bertanggung jawab dan menikah. Lyodra menjadi kaya karena fasilitas yang di berikan sama Pak Bram gitu. Lyodra tidak jadi pembantu, ya jadi Mbok Iyem yang jadi pembantu di rumah Pak Bram dan Ibu Dewi gitu. Jhon tidak pernah bertemu dengan Lyodra dan kabarnya telah menikah gitu. Sampai akhirnya Ibu Dewi tahu kalau Pak Bram telah menikah dengan Lyodra dan punya anak lagi. Ibu Dewi yang sakit hati karena hubungan Pak Bram dengan Lyodra gitu. Ibu Dewi memilih cerai sih, ya walau Pak Bram berusaha dengan baik tidak ingin cerai Ibu Dewi demi anak gitu. Keputusan tetap keputusan, ya Ibu Dewi cerai dari Pak Bram karena sakit hati gitu. Pak Bram yang telah bercerai dengan Ibu Dewi, ya Pak Bram terus menjalin rumah tangga dengan baik dengan Lyodra gitu. Jhon pernah berharap bersama Lyodra, ya jadi melupakan gitu. Tiara yang kerjaannya pembantu di rumah Pak Andre dan Ibu Ayu. Jhon tertarik dengan cewek cantik yang membeli baksonya, ya Tiara. Pendekatan di jalankan Jhon karena suka dengan Tiara gitu. Usaha Jhon berhasil jadi teman baik Tiara, ya sampai akhirnya pacaran gitu. Owan teman baiknya Jhon. Owan tahu hubungan pacaran Jhon dengan Tiara, ya Owan senang gitu. Selfi yang ada kisah cinta sama Alex. Ternyata Alex berulah lagi, ya ada hubungan dengan Hesti penjual kue keliling gitu. Selfi yang tahu hubungan Alex dengan Hesti, ya jadi Selfi memilih putus dari Alex gitu. Ya Alex telah memohon maaf sih pada Selfi, ya tetap di putus hubungan gitu. Ya Alex jadinya melanjutkan hubungan dengan Hesti. Selfi fokus kerja demi hidup ini. Owan bertemu dengan cewek cantik bernama Selfi gitu. Memang Owan masih suka dengan Mely, ya tapi Mely telah meninggal. Owan memutuskan untuk lembaran baru kisah cintanya, ya jadi mendekati Selfi dengan baik gitu. Selfi suka dengan Owan. Ya Owan berteman baik sama Selfi, ya sampai jadian pacaran dan segera menikah demi kebaikan keduanya. Jhon teman baik Owan, ya Jhon senang Owan dan Selfi kisah cinta bahagia gitu. Begitulah ceritanya," kata Budi. 

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja. Dunia ini, ya ada yang lebih baik bercerita dari pada aku yang lebih baik itu....sinetron dan film," kata Budi. 

"Aku paham omongan Budi!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Rumah tangga. Dari dulu sampai sekarang, ya cerita tentang perselingkuhan. Tokoh Bram mengkhianatin tokoh Dewi karena tokoh Bram berhasrat dengan tokoh Lyodra," kata Eko. 

"Ujian dalam rumah tangga perselingkuhan," kata Budi. 

"Lika liku kisah cinta tokoh Owan dan tokoh Jhon," kata Eko. 

"Yaaa begitulah ceritanya," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko. 

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan maju mundur cantik!" kata Eko.

"Oke. Main permainan maju mundur cantik!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan maju mundur cantik dengan baik gitu.

CAMPUR ADUK

BAD NEWS BEARS

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa s...

CAMPUR ADUK