CAMPUR ADUK
Wednesday, April 6, 2022
TAKJIL
Tuesday, April 5, 2022
CINTA SAMPAI MATI
Lirik lagu yang dinyanyikan Budi dengan baik dengan judul ‘Cinta Sampai Mati’ :
“Duhai engkau, sang Belahan Jiwa
Namamu terukir dalam pusara
Di setiap langkah, ku s'lalu berdoa
Semoga kita bersama
Duhai engkau, tambatan hatiku
Labuhkanlah cintamu di hidupku
Ku ingin kau tahu betapa merindu
Hiduplah engkau denganku
Dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Bersujud dan lalu aku meminta
Semoga kita bersama
Dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Cintaku untukmu s'lalu terjaga
Dan aku pasti setia
Ho-oh-oh
Ho-wo-oh-ho-oh-wo-wo-ho-oh
Ho-wo-uh-wo-oh-uh
Duhai engkau, tambatan hatiku
Labuhkanlah cintamu di hidupku
Ku ingin kau tahu betapa merindu
Hiduplah engkau denganku
Dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Bersujud dan lalu aku meminta
Semoga kita bersama
Dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Cintaku untukmu s'lalu terjaga
Dan aku pasti setia
dengarkanlah
(Di sepanjang malam, aku berdoa)
Ku berdoa (bersujud dan lalu aku meminta)
Dan meminta (semoga kita bersama)
Wo-oh, dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Cintaku untukmu s'lalu terjaga
Dan aku pasti setia
Ku setia”
***
Budi pun selesai main gitarnya dan bernyanyi, ya gitar di taruh di kursi yang kosong. Budi mengambil gelas berisi kopi di meja, ya di minum dengan baik kopi lah. Eko pun dateng ke rumah Budi. Seperti biasa motor di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi lah. Eko pun duduk bersama Budi lah. Ya Budi menaruh gelas berisi kopi di meja dengan baik.
“Malam di bulan Ramadhan,” kata Eko.
Eko mengambil bakwan gorengan di piring dan di makan dengan baik bakwan gorengan lah.
“Memang malam di bulan Ramadhan,” kata Budi.
“Tenang banget,” kata Eko.
“Ya…begini keadaan daerah sini,” kata Budi.
Budi mengambil bakwan gorengan di piring, ya di makan dengan baik bakwan goreng lah. Eko selesai makan bakwan satu buah, ya membuat kopi lah.
“Cinta sampai mati…harus apa tidak?” kata Budi.
Eko selesai buat kopinya, ya di minum dengan baik kopinya.
“Cinta sampai mati….harus apa tidak? Ya sebenarnya…tergantung siapa orang yang cintai itu? Ya pantes mendapatkan cinta dengan sepenuh hati, ya sampai mati….tidak masalah sih,” kata Eko.
Eko menaruh gelas berisi kopi di meja.
“Orang yang di cintai itu membuat kesan yang baik. Tidak masalah….cinta sampai mati,” kata Budi.
Budi selesai makan bakwan goreng, ya mengambil gelas berisi kopi di meja, ya di minum dengan baik kopi lah.
“Kaya cerita tentang Dono dan Wulan, ya cinta sampai mati,” kata Eko
Gelas berisi kopi di taruh di meja sama Budi.
“Iya cerita tentang Dono dan Wulan, ya cinta sampai mati,” kata Budi menegaskan omongan Eko.
“Setiap kenangan bersama orang yang di cintai, ya membuat luka terbuka kembali,” kata Eko.
“Memang kenangan yang berkesan susah untuk di lupakan,” kata Budi.
“Obatnya sih. Ya……penggantinya Wulan,” kata Eko.
“Memang sih. Obatnya itu adalah orang yang di sukai, ya penggantinya Wulan, ya bisa menghilangkan kenangan masa lalu dan berusaha berjalan di masa depan dengan baik, ya bersama orang yang di sukai,” kata Budi.
“Jika orang yang di sukai tidak bisa di harapkan. Kenyataan putus karena ada masalah,ya Rara menikah dengan orang pilihan orang tua Rara. Ya obatnya…cuma berserah diri pada Tuhan. Ya menjalankan ibadah dengan baik. Apalagi di bulan Ramadhan. Lebih baik lagi di tekunin ibadahnya. Ketenangan di dapatkan dengan baik,” kata Eko.
“Berserah diri pada Tuhan. Jalan yang terbaik. Obat yang terbaik. Ibadah dengan baik. Ketenangan yang di dapatkan. Keikhlasan hati di dapatkan dengan baik,” kata Budi.
“Sudah ngomongin urusan cinta. Lebih baik main catur!” kata Eko.
“Ok…main catur!” kata Budi.
Budi mengambil papan catur di bawah meja, ya di taruh di atas meja papan catur. Budi dan Eko menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur. Keduanya main catur dengan baik. Sedangkan Abdul, ya di rumahnya, ya tepatnya di kamarnya. Abdul sedang baca al-qur’an dengan baik dengan tujuannya khatam baca al-qur’an di bulan Ramadhan.
Sunday, April 3, 2022
APA KURANGNYA AKU?
“Apa kurangnya aku?” kata Budi.
Eko merasa aneh dengan omongan Budi. Eko berkata “Budi….omongan tadi maksudnya apa?”
“Omongan aku tadi, ya tentang cewek yang belum mendapatkan cowok,” kata Budi.
“Cewek toh!” kata Eko.
“Cerita…Eko,” kata Budi.
“Oooooo cerita toh. Ceritanya seperti apa?,” kata Eko.
“Begini ceritanya,” kata Budi.
Eko mendengarkan dengan baik cerita Budi lah.
Isi cerita yang di ceritakan Budi :
Nama tokohnya siapa ya? Ini saja…….Vita. Vita kuliah di Jakarta. Dengan baik, ya Vita menjalankan kehidupan mahasiswi dengan baik. Vita telah berpikir dengan baik, ya ingin menikah dengan cowok yang baik yang menyukainya. Apalagi Vita sudah semester trakhir, ya belum juga punya cowok. Sedangkan Tina temannya Vita, ya teman kuliah yang paling dekat banget. Tina sudah berganti pacar sampai tiga kali karena cowoknya, ya tukang selingkuh sih. Tina berharap cowok yang ketiga, ya terakhir menurut Tina, ya tidak jadi cowok selingkuh sih. Vita banyak belajar dari Tina, ya tetang cowok karena pengalaman Tina yang pacaran dan juga telah pernah sakit hati karena cowok juga sih.
Vita tetap belum mendapatkan cowok yang di jadikan pacar. Vita hatinya berkata di saat Vita di depan cermin “Kenapa ya cowok tidak tertarik pada aku? Padahal aku ini cantik. Apa kurangnya aku?”. Vita tidak mau berlarut-larut dengan dirinya yang belum punya pacar, ya masih jomlo lah. Vita menjalankan aktivitasnya seperti biasa saja. Sampai urusan skripsi pun selesai, ya berarti Vita telah selesai menyesaikan pendidikannya, ya tinggal wisuda saja.
“Keberhasilan aku dalam pendidikan karena aku fokus kuliah dengan baik,” kata Vita.
Tina yang kerjaannya pacar, ya belum menyelesaikan pendidikannya. Wisuda Tina di tunda tahun depan. Vita pun menjalankan wisudanya dengan baik, ya bersama teman-teman satu angkatan. Vita telah wisuda, ya berpikir untuk bekerja di perusahaan. Pikiran yang lain, ya Vita ingin santai dulu gitu. Vita ingin menghilang kepenatan dirinya karena fokus kuliah sampai selesai. Vita pun pulang kampung di Sidoharjo. Ya di kampung, ya Vita tinggal dengan kakek dan nenek lah. Vita menjalankan kehidupannya dengan baik sebagai gadis desa yang baik, ya tapi sudah punya gelar pendidikan S1, berarti Vita tidak bisa dianggap enteng dari segi kepintaran gitu.
Vita bertemu dengan cowok yang menyebalkan bernama Ivan. Ya Ivan anak orang kaya sih dan pendidikannya tinggi S1. Vita tidak tahu siapa Ivan itu ? Vita tidak suka dengan Ivan gitu. Ya Ivan suka dengan Vita. Rasa suka Ivan dengan Vita, ya suka-suka banget gitu. Karena rasa suka Ivan sama Vita, ya jadinya Ivan terus berusaha bertemu dengan Vita. Ya Vita merasa jengkel banget terus-terusan bertemu dengan Ivan. Sampai Ivan bertemu dengan kakek dan nenek di rumah sih. Ivan menyatakan untuk menikah dengan Vita. Ya kakek dan nenek setuju sih Ivan menikah dengan Vita. Tetap saja Vita menolaknya Ivan. Vita yang liburan di kampung kacau karena ada cowok yang menyukainya sampai ingin menikahinya. Vita memutuskan untuk kembali ke Jakarta, ya untuk kerja lah.
Di perjalan menuju Jakarta, ya Vita berpikir dengan baik tentang Ivan. Vita merasa dirinya suka dengan Ivan karena Ivan berusaha dengan baik untuk mendapatkan Vita dengan caranya yang dapat menyenangkan Vita. Vita menyembunyikan rasa suka sama Ivan dan yang di tunjukkan rasa jengkel saja di depan Ivan . Vita membuang pikiran itu, ya berusaha fokus dengan keinginannya untuk bekerja di perusahaan, ya di Jakarta. Ivan tahu Vita ke Jakarta. Ivan memutuskan untuk mengejar cintanya ke Jakarta.
Vita melamar kerjaan di perusahaan bonafit di Jakarta. Wawancara pun berhasil dengan baik, ya Vita pun masuk kerjaan di perusahaan yang bonafit. Vita menjalankan dengan baik, ya kerja di perusahaan sih. Sampai akhirnya Vita bertemu dengan Ivan juga di perusahaan. Vita memang terkejut bertemu dengan Ivan di satu perusahaan dan juga Vita tidak menyangka kalau Ivan itu pinter, ya bergelar S1. Vita mengingat dengan baik di kampung, ya Ivan itu kelakuannya selayaknya orang kampung dan tidak terlihat pendidikan tinggi gitu. Ivan yang suka dengan Vita, ya Ivan terus dekat Vita dengan tujuan sih, ya menikahi Vita. Vita membuka hati untuk Ivan, ya urusan tetap saja masih sebatas teman. Lisa teman kerja Vita di perusahaan, ya menyukai Ivan sih. Lisa terus berusaha dekat dengan Ivan. Vita makin jengkel banget dengan kedekatan Ivan dan Lisa.
Lisa berusaha dengan baik agar Ivan menerima cinta Lisa. Ivan dengan baik, ya menolak Lisa dan menerima Lisa sebagai teman baik saja. Ivan terus menjalankan rencananya ingin menikahi Vita, ya cewek yang benar-benar di sukai Ivan. Ivan bertemu dengan orangtua Vita di rumah. Ya orang tua Vita setuju Ivan jadian dengan Vita, ya menikah gitu. Sebenar sih Vita tetap jengkel dengan Ivan, ya hanya di depan Ivan saja. Di dalam hati Vita, ya Vita telah menyukai Ivan sih. Pergolakan terjadi di dalam diri Vita. Ivan tahu banget tentang Vita masih menolaknya. Ivan pun memutuskan untuk tidak memaksakan dirinya untuk menikahin dengan Vita.
Vita telah mengecewakan Ivan sekian kalinya. Ivan ingin bersikap biasa-biasa saja dengan Vita. Akhirnya Vita memutuskan menerima menikah dengan Ivan. Vita telah setuju menikah dengan Ivan, ya jadinya di segerakan menikah dengan Ivan. Pernikahaan pun di jalankan dengan baik banget, ya teman dekat Vita…..si Tina, ya di undang di pernikahan Vita dengan Ivan. Tina tetap bersama cowoknya ketiga, ya urusan pacaran langgeng sih. Acara pernikahan di jalankan dengan baik sampai selesai. Bulan madu pun, ya Vita dan Ivan memilih untuk di kampung, ya Sidoharjo sih. Di kampung, ya Ivan pun bercerita dengan baik siapa dirinya pada Vita. Ivan ternyata teman baik Vita semasa SD, ya berjanji dengan baik ingin menikahi Vita karena permintaan Vita yang masih kekanak-kanakan pada masa SD sih. Vita merasa senang banget menikah dengan Ivan karena Ivan adalah cowok yang baik yang dapat memenuhi janji masa kecil di masa SD, ya janji kekanak-kanakan banget sih. Ivan dan Vita hidup bahagia.
***
Cerita pun selesai di ceritakan Budi.
“Begitulah ceritanya,” kata Budi.
“Cewek yang belum dapet pacar, ya memang sih merasa dirinya kurang apa. Kok belum dapet pacar gitu? Padahal diri cewek itu cantik,” kata Eko.
“Emmmm,” kata Budi.
“Kalau belum waktunya bertemu dengan jodoh, ya biasanya sih….cewek masih sendiri gitu,” kata Eko.
“Realita kehidupan ini,” kata Budi.
“Memang,” kata Eko.
Abdul sampai di rumah Budi, ya memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Abdul duduk dengan baik bersama Eko dan Budi.
“Puasa di jalankan dengan baik. Sholat tarawih di jalankan dengan baik,” kata Abdul.
“Sebagai muslim yang baik, ya menjalankan aturan agama dengan baik,” kata Eko.
“Memang muslim yang baik menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan baik,” kata Budi.
“Kalau begitu main kartu remi saja,” kata Eko.
“Apa lebih baik kita baca al-qur’an?” saran Abdul.
“Di mesjid kan sudah,” kata Budi.
“Aku juga sudah sih baca al-qur’an di mesjid,” kata Eko.
“Ya…aku juga sudah sih baca al-qur’an di mesjid. Di bulan Ramadhan ini lebih baik khatam baca al-qur’an. Jadi baca al-qur’an lagi,” kata Abdul.
“Khatam baca al-qur’an di bulan Ramadhan. Ok baca al-qur’an. Main kartu reminya lain kali saja!” kata Eko.
“Memang lebih baik….baca al-qur’an,” kata Budi.
“Baik..kan baca al-qur’an di bulan Ramdhan, ya sampai khatam, ya di usahakan dengan baik,” kata Abdul.
Abdul, Budi dan Eko yang sepakat untuk baca al-qur’an. Ya Budi mengambil kitab al-qur’an, di meja di dalam rumah. Kitab al-quran, ya diberikan sama Budi ke Eko dan Abdul untuk di baca dengan baik. Ketiganya pun baca al-qur’an dengan baik banget.
Friday, April 1, 2022
ASMARA
Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :
"Bila tak ada lagi cintamu
Yang indah untukku
Harusnya kau tahu betapa hidupku
Sepi tak sempurna
Bila tak ada lagi sayangmu
Yang tulus untukku
Harusnya kau tahu betapa hidupku
Sakit dan kuterluka
Hingga aku terjatuh tersiksa batinku
Sudah tak sempurna
Rusaklah harapanku dan lalu kau pergi
Kini terbang jauh hilang
Asmara ini telah menyakitkanku
Cinta menusuk jantungku
Dan merusak hidupku
Oh
Asmara kurang apa ku padamu
Sampai kau tak kenal aku
Hingga kuterluka
Oh
Oh hingga aku terjatuh tersiksa batinku
Sudah tak sempurna
Rusaklah harapanku terlalu kau pergi
Kini terbang jauh hilang
Asmara ini telah menyakitkanku
Cinta menusuk jantungku
Dan merusak hidupku
Oh
Asmara kurang apa ku padamu
Sampai kau tak kenal aku
Hingga kuterluka
Asmara ini telah menyakitkanku
Cinta menusuk jantungku
Dan merusak hidupku
Oh
Asmara kurang apa ku padamu
Sampai kau tak kenal aku
Oh hingga kuterluka"
***
Budi selesai menyanyikan lagunya dengan baik, ya menaruh gitar di kursi yang kosong lah. Budi mengambil gelas berisi kopi di meja, ya di minum dengan baik.
"Nikmatnya minum kopi enak," kata Budi.
Budi pun menaruh gelas berisi kopi di meja.
"Emmmm baca koran ah," kata Budi.
Budi mengambil koran di bawah meja dan di baca dengan baik koran lah.
"Oooooooo berita tentang agama, ya penetapan puasa bulan Ramadhan, ya telah di tetapkan dengan sidang Isbad. Ok. Puasa Ramadhan di jalankan dengan baik. Karena aku beragama Islam. Selayaknya menyakini agama Islam dengan baik, ya menjalankan aturan-aturan agama Islam dengan baik lah," kata Budi.
Budi terus membaca berita di koran dengan baik dari berita dalam negeri, ya urusan pemerintahan, ekonomi, sosial, politik, budaya, seni, olah raga, hiburan, ya sampai dengan berita kriminalitas. Sedang berita luar negeri, ya dari urusan pemerintahan negara lain yang ini dan itu. Eko pun sampai di rumah Budi, ya memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi lah. Eko pun duduk bersama dengan Budi lah.
"Suasana keadaan lingkungan sini tenang," kata Eko.
Eko mengambil bakwan goreng di piring, ya di makan dengan baik bakwan goreng lah. Budi berhenti membaca korannya, ya koran di taruh di atas meja lah.
"Sidang Isbad telah menetapkan puasa Ramadhan," kata Eko.
"Beritanya aku baca dengan baik di koran," kata Budi.
"Ya...seperti biasanya aku menjalankan puasa di bulan Ramadhan," kata Eko.
Eko selesai makan bakwan satu buah, ya Eko membuat kopi dengan baik.
"Aku juga menjalankan puasa di bulan Ramadhan," kata Budi.
Budi mengambil bakwan di piring, ya di makan dengan baik bakwan lah. Eko selesai membuat kopi, ya di minum dengan baik kopi lah.
"Berkumpul dengan orang-orang sholeh di mesjid, ya menjalankan sholat tarawih, ya memperkuat tali persaudaraan dan juga keimanan jadi kuat," kata Eko.
"Memang berkumpul dengan orang-orang sholeh di mesjid, ya menjalankan sholat tarawih, ya memperkuat tali persaudaraan dan juga keimanan semakin kuat," kata Budi, ya menegaskan omongan Eko.
Eko menaruh gelas berisi kopi di meja. Budi selesai makan bakwan goreng, ya mengambil gelas berisi kopi di meja, ya di minum dengan baik kopi lah.
"Acara Tv, ya seperti biasa menyuguhkan acara-acara Ramadhan dengan baik," kata Eko.
Budi menaruh gelas berisi kopi di meja lah.
"Realitanya kan seperti itu, ya acara Tv di bulan Ramadhan," kata Budi.
Eko melihat gitar di kursi, ya Eko berkata "Budi abis main gitar ya?"
"Iya aku abis main gitar," kata Budi.
"Lagu apa yang di nyanyikan Budi?" kata Eko.
"Lagu...dengan judul 'Asmara'....," kata Budi.
"Asmara toh. Kisah cinta," kata Eko.
"Emmmm," kata Budi.
"Jangan-jangan Budi menyanyikan lagu asmara, ya merasani cewek yang Budi sukai, ya sesuai dengan alur cerita dari lagu yang di nyanyikan Budi lah?" kata Eko, ya niatnya becanda gitu.
"Sekedar menyanyi saja Eko. Hiburan gitu," kata Budi.
"Aku paham sekedar hiburan, ya menyanyi dan bermain gitar. Kalau begitu main catur saja!" kata Eko.
"Ok...main catur!" kata Budi.
Budi mengambil papan catur di bawah meja, ya papan catur di atas meja lah. Budi dan Eko, ya menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur.
"Kisah cinta itu ada yang bahagia, ya kan Eko?" kata Budi.
"Ya memang sih kisah cinta......ada yang bahagia. Contohnya : artis saja, yang kisah cintanya bahagia sampai pernikahan dan di karuniai buah cinta yang baik dan juga lucu. Jadinya menjalankan kehidupan rumah tangganya dengan baik, ya agama yang di yakini dengan baik, ya di jalankan juga baik," kata Eko.
"Ada pun kisah cinta.....tidak bahagia, ya bisa di bilang patah hati, ya kan Eko?" kata Budi.
"Ya memang sih kisah cinta.....ada yang tidak bahagia, ya patah hati. Contohnya : artis saja, yang kisah cintanya putus atau cerai dengan persoalan yang ini dan itu," kata Eko.
"Asmara," kata Budi.
"Asmirandah," kata Eko niatnya becanda.
"Kalau Asmirandah, ya nama artis itu mah Eko," kata Budi.
"Ya memang Asmirandah nama artis. Aku cuma becanda. Abisnya Budi....ngomong Asmara," kata Eko.
"Ya...ya....ya. Sekedar obrolan saja," kata Budi.
"Emmmmm," kata Eko.
Keduanya main catur dengan baik banget, ya sambil menikmati minum kopi dan juga gorengan lah.
CAMPUR ADUK
BAD NEWS BEARS
Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa s...
CAMPUR ADUK
-
1. Asal Usul Pangeran Jayakusuma Alkisah cerita, ada sebuah kerajaan yang besar di daerah Timur dengan rajanya yang bernama Prabu Braw...
-
Sekurang-kurangnya sepuluh atau lima belas orang, laki-laki dan perempuan, berdiri dalam satu deretan panjang, berbaris dari belakang dan...
-
Pagi indah sekali di Baturaden. Matahari bersinar cerah menimpa pohon-pohon ceramah yang kelihatan hijau berkilat. Puncak Gunung Slamet m...


