"Malam gelap bertabur bintang di langit," kata Budi.
Seperti biasa sih Budi duduk di depan rumahnya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Grace Pudel adalah seorang gadis muda di Melbourne, Australia, pada tahun 1970-an, yang tinggal bersama saudara kembarnya Gilbert dan ayah mereka yang berkebangsaan Prancis, Percy, seorang mantan pemain sulap yang kini menjadi pecandu alkohol yang lumpuh. Ia mengembangkan hobi mengumpulkan siput, yang ia bagikan dengan ibunya yang meninggal saat melahirkan. Si kembar memiliki hubungan yang dekat dan saling mendukung, dan Gilbert membela Grace dari teman-teman sekolah yang mengejeknya karena bibirnya yang sumbing.
Ketika Percy meninggal dalam tidurnya, si kembar dipisahkan dan dikirim ke panti asuhan di berbagai sisi negara. Grace dikirim ke Canberra di mana dia dibesarkan oleh Ian dan Narelle, yang baik tetapi sering absen karena menjadi swinger. Gilbert dikirim ke keluarga petani fundamentalis agama di Perth, yang memperlakukannya dengan kekejaman dan pelecehan, terutama dari matriark Ruth. Selama bertahun-tahun, Gilbert menulis surat kepada Grace, berjanji untuk menemukan dan bersatu kembali dengannya ketika dia dewasa. Sementara harapan ini membuatnya terus maju, Grace tidak dapat membentuk koneksi dan gairah apa pun dalam hidupnya di Canberra. Hal ini menyebabkan dia secara obsesif membeli dan menimbun produk dan barang koleksi bertema siput yang dia temukan.
Saat remaja, Grace akhirnya berteman dengan seorang wanita tua eksentrik namun baik hati bernama Pinky, yang selalu menemukan sisi positif dalam hidupnya meskipun mengalami beberapa kemalangan, seperti kehilangan dua suami dan banyak pekerjaan. Ketika Ian dan Narelle pensiun untuk bergabung dengan kelompok nudis, Pinky menjadi ibu angkat Grace, terus mendukungnya selama masa pubertas meskipun Grace masih merasa tertekan dan tidak punya tujuan. Sementara itu, Gilbert terus menderita pelecehan dari keluarga angkatnya, dengan hanya putra bungsunya Ben yang memperlakukannya dengan kasih sayang dan kekaguman atas pemberontakannya.
Setelah beranjak dewasa, Grace jatuh cinta pada Ken, tetangga barunya yang bekerja sebagai tukang reparasi microwave. Keduanya dengan cepat menjalin hubungan cinta, yang akhirnya membuat Ken melamarnya. Namun, pada hari pernikahan mereka, Grace menerima surat dari Ruth, yang melaporkan bahwa Gilbert telah meninggal dalam kebakaran, yang dimulainya karena marah setelah Ruth yang homofobik menyetrumnya dan Ben setelah mengetahui hubungan mereka. Grace sangat terpukul dengan kematian Ken, menjadi semakin tertekan karena kebiasaan menimbun dan makan berlebihannya meningkat. Grace semakin terkejut ketika menemukan buku kliping Ken, yang mengungkapkan bahwa Ken memiliki fetish terhadap wanita bertubuh besar dan telah memberinya makan berlebihan dengan maksud untuk membuatnya bertambah gemuk. Dia menceraikannya, hanya menyisakan Pinky untuk merawatnya dan membantunya menurunkan berat badan. Grace juga menyesal menggunakan uangnya untuk membeli perlengkapan siput daripada mencari Gilbert ketika dia masih hidup.
Beberapa waktu kemudian, Pinky didiagnosis menderita penyakit Alzheimer, yang menyebabkan Grace menjadi orang yang merawatnya. Pinky akhirnya meninggal setelah beberapa bulan, menyebutkan kentang dalam kata-kata terakhirnya, yang membuat Grace bingung. Grace membawa abunya ke kebun sayur Pinky dan melepaskan toples siputnya. Sekarang sendirian tanpa tujuan hidup, Grace memutuskan untuk bunuh diri dengan memakan racun, tetapi dia memuntahkannya pada detik terakhir setelah menyadari bahwa Pinky telah meninggalkan kotak tabungannya untuknya di ladang kentang. Di dalam kotak itu juga ada surat dari Pinky, yang berterima kasih kepada Grace atas tahun-tahun kebersamaan mereka dan mendorongnya untuk menjalani kehidupan baru yang tidak dibayangi oleh perjuangan dan trauma masa lalunya. Grace berusaha mengikuti nasihatnya, dimulai dengan membuang dan membakar koleksi bertema siputnya, hanya menyimpan beanie siput yang dibuat untuknya oleh Percy.
Setahun kemudian, Grace menjalani kehidupan yang stabil, mengejar mimpinya menjadi animator stop-motion. Pada pemutaran film pendeknya, Gilbert menampakkan diri kepadanya, setelah selamat dari kebakaran dan menemukan jalan kepadanya. Setelah reuni penuh air mata, si kembar hidup bahagia bersama lagi dan akhirnya memenuhi keinginan mendiang ayah mereka untuk menyebarkan abunya saat menaiki rollercoaster di Luna Park, taman hiburan yang mereka kunjungi saat masih anak-anak.
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik sih...di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Ngomong-ngomong Budi tentang orang-orang yang tinggal di Batam," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Orang-orang yang tinggal di Batam dengan baik, ya tetap berusaha dengan baik dengan usaha-usaha yang di jalankan dengan tujuannya tetap bertahan karena hidup ini, ya kompetisi, ya dan juga di usahakan dengan baik maju, ya kan Budi?" kata Eko.
"Berdasarkan informasi dari media ini dan itu sih....tetap sih orang-orang yang tinggal dengan baik di Batam....berusaha dengan baik dengan usaha-usaha yang di jalankan dengan baik tujuannya tetap bertahan karena hidup ini, ya kompetisi, dan juga di usahakan maju," kata Budi.
"Roda ekonomi tetap di jalankan dengan baik demi hidup ini," kata Eko.
"Realitanya memang begitu," kata Budi.
"Ya hasil sih....rezeki.....masing-masing!" kata Eko.
"Omongan Eko benar sekali!" kata Budi.
"Yaaa berarti tetap sama di Bandar Lampung dan daerah-daerah lain tentang orang-orang yang berusaha dengan baik menjalankan usaha-usaha tetap bertahan karena hidup ini, ya kompetisi, dan juga di usahakan maju, ya kan Budi?" kata Eko.
"Iya Eko...tetap sama sih...!!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan kartu gaplek!" kata Eko.
"Okey main permainan kartu gaplek!" kata Budi.
Budi mengambil kartu gaplek di bawah meja, ya kartu gaplek di kocok dengan baik dan kartu gaplek di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu gaplek dengan baik gitu.
"April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya dan abangnya bernama Arbil gitu. Mila dan Valen adalah orang tua Arbil dan April gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen yang kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Mila kerjaannya sih bekerja sama dengan baik sih dengan Tasya menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Tasya adiknya Mila. Ya Tasya seorang janda dengan anak bernama Melati gitu. Budi suami Tasya telah lama meninggal karena serangan jantung. Melati menjalankan sekolah SMP yang ada di Batam gitu. Memang sih rumah Valen lagi di buat tingkat dua gitu, ya jadi Valen dan Mila sering sih ke supermarket WISCO untuk membeli barang-barang berkaitan dengan rumah yang sedang di bangun lantai dua gitu. Pendapat Valen dan Mila sih…supermarket WISCO…pelayanan bagus, ya aman dan nyaman gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik sih, ya punya teman baik sih…satu kelas gitu yang bernama Mutia gitu. Mutia anaknya Rara dan Aladul gitu. Aladul kerja dengan baik sih menjalankan usaha bengkel mobil dan motor gitu. April dan Mutia seperti kebiasaannya cewek-cewek sih jalan-jalan sih tujuannya happy-happy gitu. Ya April dan Mutia biasa sih ke mall DC (Diamond City) gitu. Di mall DC, ya April dan Mutia belanja dengan baik, ya makan dan minum juga gitu. Pendapat April dan Mutia sih…mall DC…aman, nyaman, dan juga pelayanannya bagus gitu. Robi teman sekelasnya April dan Mutia gitu. April dan Mutia sih suka dengan Robi karena Robi baik perilakunya, pinter, dan jogo main futsal gitu. Fattah dan Aqella adalah orang tuanya Robi. Ya Fattah menjalankan usaha dealer mobil gitu. Mutia dan April yang suka dengan Robi, ya Mutia dan April sepakat sih bersaing sih untuk bisa jadian sama Robi gitu. Hubungan pertemanan Robi, April, dan Mutia baik sih. Abril pernah berpacaran sih dengan Melly, ya Melly teman kuliah Arbil gitu. Hubungan Arbil putus sama Melly karena Melly hamil sih di hamili sama Ardian gitu. Ardian adalah mantan Melly gitu. Ardian menjalankan usaha dealer motor gitu. Ardian dan Melly menikah dengan baik demi anak yang di kandung Melly gitu. Arbil berusaha dengan baik sih melupakan Melly gitu. Memang sih Arbil susah melupakan Melly karena Arbil cinta Melly gitu. Sekarang ini, ya Arbil dekat sih dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Ya Zahra teman kuliah Arbil gitu. Epy dan Wulan adalah orang tuanya Zahra gitu. Ya Epy menjalankan usaha penjualan Hp gitu, ya Wulan membantu dengan baik sih usaha Epy yang di jalankan dengan baik gitu. Zahra pernah berpacaran dengan Eby gitu. Eby beda tempat kuliah sama Zahra gitu. Arbil yang suka dengan Zahra, ya Arbil inginnya jadian sama Zahra tujuannya Arbil sih…melupakan dengan baik Melly gitu. Eby yang masih cinta sama Zahra, ya Eby ingin balikan dengan Zahra gitu. Arbil memang menjalankan pendekatan dengan baik sih untuk jadian sama Zahra gitu, ya Arbil ngajak Zahra jalan-jalan sih dengan motor Arbil ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil punya tempat favorit sih…Warkop Agam Medan 22, ya jadi Arbil bersama Zahra ke Warkop Agam Medan 22 gitu. Memang sih Arbil dan Zahra ngobrol dengan baik sih, ya sambil makan dan minum di Warkop Agam Medan 22 gitu. Ya pendapat Arbil dan Zahra sih makanan dan minuman Warkop Agam Medan 22…enak sih, ya pelayanannya bagus gitu. Arbil yang mengerti dengan pergaulan dengan baik di lingkungan sana dan sini, ya pendapat Arbil sih…keadaan di Warkop Agam Medan 22…aman gitu jadinya nyaman gitu untuk orang-orang yang menikmati dengan baik makan dan minum gitu, ya jika ada orang berengsek gitu…segera di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak! gitu. Polisi memang bergerak dengan baik di lingkungan untuk menangkap orang-orang berengsek berdasarkan laporan masyarakat gitu. Zahra senang sih bersama Arbil gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Zahra baik sih. Seperti biasa sih Arbil dan Zahra menjalankan kuliah dengan baik gitu. Eby yang ingin balikan sama Zahra, ya Eby berusaha dengan baik menyakini Zahra gitu bahwa Eby tidak ada hubungan lagi dengan Mawar gitu. Memang sih hubungan Eby dan Zahra putus karena Mawar gitu. Ya Mawar dan Eby satu fakultas dan satu tempat kuliah gitu. Zahra dilema sih antara Arbil dan Eby gitu. Mutia dan April memang bersaing sih urusan Robi gitu. Ya Robi yang suka dengan baik sama April, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk jadian sama April gitu. Mutia berusaha agresif sih…agar jadian sama Robi gitu. Robi yang jatuh hati sama April, ya jadi Robi tidak kena bujuk rayu Mutia gitu. April dan Mutia memang bersaing dengan sehat sih urusan Robi gitu. Robi yang suka banget sih sama April, ya Robi menyatakan cinta sama April gitu. Ya April suka dengan Robi, ya April menerima cinta Robi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Mutia yang tidak di pilih Robi, ya Mutia sadar sih…keputusan memang Robi yang memutuskan mau dengan siapa? Yang di pilih Robi adalah April gitu. Demi kebaikan pertemanan Mutia dan April, ya Mutia menerima dengan baik sih…April menjalin cinta dengan Robi gitu. Mutia senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Robi dan April baik sih. Ya Robi dan April yang menjalankan hubungan kisah cinta dengan baik, ya keduanya jalan-jalan dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Ya Robi dan April ke mall DC gitu, ya belanja, makan, dan minum gitu. Zahra yang dilema memilih antara Arbil dan Eby, ya Zahra pernah kecewa karena Eby dan Zahra sedang senang bersama Arbil gitu jadi Zahra ingin bersama Arbil gitu. Zahra menolak balikan sama Eby gitu. Ya Eby mengerti sih di tolak balikan sama Zahra gitu. Ketika Arbil menyatakan cinta sama Zahra, ya Zahra yang suka dengan Arbil jadinya Zahra menerima dengan baik cinta Arbil gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Zahra gitu. Arbil sekarang bisa melupakan dengan baik Melly karena cinta Zahra pada Arbil gitu. Ya Arbil dan Zahra sering jalan bareng sih, ya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih…Arbil dan Zahra biasa ke Warkop Agam Medan 22 sih karena memang makanan dan minumannya enak gitu dan pelayanannya bagus gitu. Cerita memang di buat dengan baik sih…Valen membangun dengan baik rumah lantai duanya gitu. Valen dan Mila bersama kedua anaknya tinggal dengan baik di rumah di bangun dengan baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan kartu gaplek gitu.