Malam hari, ya bulan purnama bersinar dengan baik sih. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus....seni dan kebudayaan suku Sakai di chenel TVRI, ya seperti biasa si Budi duduk santai di depan rumahnya...sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sih, yaaa sambil menikmati minum teh dan makan gorengan gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Vibha Singh adalah seorang birokrat korup di Departemen Akuntansi Pemerintah India yang memaksa banyak kliennya untuk memberikan "persentase" uang mereka yang mungkin telah dicuri atau disita. Dengan dukungan asistennya Hamid Ibrahim, dia terus melakukannya dan menyembunyikan uang tersebut di ruang bawah tanah Rashtrapati Bhavan, yang hanya diketahui olehnya, dan melanjutkan gaya hidupnya hingga dia menerima berita dari Kirit Ojha, Sekretaris Kehormatan Perdana Menteri, yaaa bahwa bantuannya sangat dibutuhkan oleh Perdana Menteri untuk tugas tertentu. Ojha mengirim orangnya, Irfan Ali untuk bekerja sama dengan mereka dan memulai penyelidikan dari dalam departemen mereka untuk menghindari penangkapan, karena penyelidikan yang dimaksud adalah terhadap penjahat terkenal King, yang baru-baru ini mencuri permata dari pemilik rumah perhiasan Tn. Mehta, dan telah mengklaim bahwa target berikutnya adalah Rashtrapati Bhavan. Untuk itu, seorang peretas dari departemen teknis, bernama Raj Naik, dipilih untuk menguraikan pesan-pesan geng tersebut.
Hamid dan Irfan menyelidiki geng balap liar yang anggotanya berusaha keras untuk mendekati King. Geng tersebut, yang terdiri dari pemimpinnya, Tara Loha, dan rekan serta sahabatnya, Bikki Kumar dan Naina Sethi, terlibat dalam balap liar ilegal. Sementara Irfan berspekulasi bahwa Arjun tertentu dapat menyusup ke geng dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang King, seorang pria muncul entah dari mana. Pria itu, Samar, mengganggu Tara ketika dia mencoba bertemu dengan pemenang balap liar baru-baru ini, dan memenangkan kepercayaan Tara dengan mendapatkan kembali mobil yang diberikan kepadanya beserta sejumlah uang, ketika dia kehilangan keduanya setelah ditangkap oleh seorang polisi, Mukhtar Rathore. Melalui rangkaian kejadian yang terjadi setelahnya, Samar menjalin hubungan baik dengan Tara, Bikki, dan Naina, berlibur bersama kelompok tersebut di Israel selama beberapa hari berikutnya, ketika Irfan menyadari, bersama dengan Singh dan Hamid, bahwa beberapa pesan yang mereka terima seolah-olah sebagai pesan penawaran layanan pelanggan sebenarnya adalah pesan berkode. Mereka meminta Raj untuk menguraikan pesan kode rel, dan menemukan bahwa barang rampasan King terletak di dekat kantor polisi Gopigunj. Tara menerima pesan tersebut dan berangkat bersama Bikki dan Naina untuk mengambilnya, dengan polisi, yang dipimpin oleh Irfan dan Hamid, dalam pengejaran, ketika terungkap bahwa penyusup, Arjun, adalah bagian dari pertemuan balap jalanan, dan telah mampu memimpin melawan trio tersebut, tetapi Tara, Bikki, dan Naina kemudian diselamatkan oleh entitas misterius, yang kemudian terungkap sebagai Samar sendiri. Mengaku dirinya sebagai King, bahkan saat ia menggunakan nama itu sebagai alias kriminal sederhana untuk melakukan perampokan, Samar membuat kelompok itu melakukan perampokan Rashtrapati Bhavan yang didambakan, yang bertujuan untuk mendapatkan uang Singh, dan rencana mereka mulai berhasil, tetapi beberapa hari kemudian, mendekati perampokan, Irfan menyadari bahwa Raj sebenarnya bersekutu dengan King, dan menginterogasinya, menghambat aspek peretasan dari rencana kelompok tersebut.
Menjelang pencurian, Samar menyampaikan kepada Tara bahwa ia akan secara sah mengubah uang curian itu menjadi berlian dan menyimpannya di Museum London, dan bahkan saat Bikki dan Naina menikah, Samar menyiapkan rencana alternatif yang siap dilaksanakan. Pencurian itu berjalan dengan sangat baik ketika Irfan, Hamid, dan Singh lengah, dengan Singh yang pingsan dan uangnya dicuri, tetapi selama pelarian hebat ke bandara, Tara membodohi Samar dan memastikan bahwa ia ditangkap oleh polisi, saat itulah Tara mengungkapkan kepadanya bahwa ia adalah Raja, dan merupakan tindakan impulsif baginya untuk mengkhianatinya meskipun ia sangat pintar. Irfan dan Hamid mengejar Samar dan menangkapnya.
Dua bulan kemudian, Tara telah mengubah identitasnya menjadi Shahida Khan yang acak, dan pergi ke Bank of London, yaaa dengan Bikki di belakangnya, untuk menyimpan berliannya di brankas. Namun, di tempat itu, dia melihat Samar, yang menyamar sebagai Lakhan Sharma, manajer brankas, dan segera menyadari bahwa Peter Tulip (Irfan), yang kemudian muncul di hadapannya, sebenarnya adalah bos Samar, dan bahwa Samar diizinkan masuk sebagai Ojha awal. Tara yang terkejut, bersama dengan Bikki yang tak berdaya, kemudian berjalan pergi bersama Samar dan Irfan ke dalam brankas.
***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus dan menarik gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum teh dan makan gorengan gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Kisah cinta apa Eko?" kata Budi.
"Kisah cinta berdasarkan aku nonton Tv sih...artis Ranty Maria dan artis Rayn Wijaya," kata Eko.
"Ooo...kisah cinta artis toh...kisah cinta yang baik sampai pernikahan sih artis Ranty Maria dan artis Rayn Wijaya. Dunia ini ada cerita kisah cinta tidak sampai pernikahan kan Eko?" kata Budi.
"Dunia ini...yaaa memang sih...ada sih kisah cinta tidak sampai ke pernikahan gitu karena permasalahan ini dan itu," kata Eko.
"Acara Tv...bagus kan Eko...pernikahan artis Ranty Maria dan artis Rayn Wijaya?" kata Budi.
"Bagus!!!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah patah hati jika urusan pernikahan artis, ya kan Budi?" kata Eko.
"Memang sih Eko...kisah patah hati sih pernikahan artis!" kata Budi.
"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.
"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.
"Anggap saja...aku penggemar artis Ranty Maria, ya aku patah hati lah karena artis Ranty Maria menikah dengan artis Rayn Wijaya," kata Eko.
"Aku ikutan saja sih sama Eko. Aku juga penggemar artis Ranty Maria, ya aku patah hati lah karena artis Ranty Maria menikah dengan artis Rayn Wijaya," kata Budi.
"Kalau urusan artis Ryan Wijaya sih urusan cewek-cewek yang suka dengan artis Ryan Wijaya...jadi cewek-cewek patah hati deh karena artis Ryan Wijaya menikah dengan artis Ranty Maria," kata Eko.
"Aku setuju dengan omongan Eko....tentang cewek-cewek yang suka dengan artis Ryan Wijaya, ya cewek-cewek patah hati karena artis Ryan Wijaya menikah dengan artis Ranty Maria," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan ular tangga Budi!" kata Eko.
"Oke...main permainan ular tangga!!!" kata Budi.
Budi mengambil permainan ular tangga dengan baik sih di bawah meja gitu, ya permainan ular tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"April tinggal dengan baik di Jakarta dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah orang tuanya April. Abangnya April yang bernama Abril tidak tinggal di Jakarta, ya Arbil tinggal di Batam gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Batam, ya tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Fattah dan Aqella gitu. Memang sih Fattah dan Aqella…suami istri gitu. Aqella istri kedua Fattah sih. Istri pertama Fattah adalah Raisa sih. Memang sih Raisa meninggalnya karena penyakit kanker gitu. Fattah yang hidup sendiri karena Raisa meninggal gitu, ya Fattah butuh teman hidup gitu…jadinya Fattah menikah dengan Aqella gitu. Tasya anaknya Fattah dan Raisa gitu. Zahra anaknya Fattah dan Aqella gitu. Tasya menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Zahra menjalankan sekolah SMA dengan baik di Batam gitu. Arbil memang berteman baik sih sama Tasya dan Zahra gitu. Ya Arbil cowok gitu, ya jadi Arbil suka sih dengan Tasya dan Zahra gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Batam…PT. JAYA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Batam gitu. Valen dan Mila memang memberikan nasehat dengan baik sih pada Arbil untuk selalu berhati-hati di Batam gitu karena hidup di Batam…antara baik dan buruk perilaku manusia gitu antara paham agama dan tidak paham agama. Arbil memang mengerti dengan baik nasehat kedua orang tuanya, ya memang sih Arbil yang tinggal dengan baik di Batam gitu…merasakan dengan baik sih…perilaku orang-orang yang tinggal di Batam antara baik dan buruk perilakunya gitu antara paham agama dan tidak paham agama…6 ajaran agama gitu yang berkembang baik di Indonesia gitu. Urusan agama dan juga organisasi berkaitan dengan agama sih….Arbil tahu sih tentang perdebatan orang-orang gitu, ya Arbil tidak mau ikut campur urusan perdebatan agama dan juga organisasi berkaitan dengan agama gitu. Arbil yang memahami dengan baik ilmu agama karena di ajarkan dengan baik dengan orang tua yang paham agama gitu, ya kata-kata yang selalu di omongin sama orang tua pada Arbil “Tuhan yang Maha Tahu kebenaran tentang agama yang ada di dunia ini”. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Batam gitu. Valen tetap sih menjalankan usaha bengkel motornya gitu. Mila kegiataannya sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di mesjid...urusan pengajian gitu. April menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. April berteman baik sih dengan Della…teman kuliah gitu. Della anaknya Kenzo dan Mutiara gitu. Mutiara istri keduanya Kenzo gitu. Istri pertamanya Kenzo adalah Sandra gitu. Ya Sandra telah lama meninggal sih karena penyakit jantung gitu. Mutia adalah anaknya Sandra dan Kenzo. Mutia kerja dengan baik sih di perusahaan PT. ANDROMEDA gitu. Mutia berpacaran dengan teman kerja yang bernama Ferdi gitu. Ya Ferdi anaknya Fildan dan Selfi gitu. Ya Fildan kerjaannya menjalankan usaha Seafood gitu. Pertemanan April dan Della baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Della sih…Warkop gitu. Ya Warkop pemiliknya Syakirah gitu. Syakirah menjalankan pacaran dengan Yusuf gitu. Ya Yusuf kerjaannya pengantar paket gitu. Syakirah teman April dan Della dari masa SMA sampai sekarang gitu. Syakirah tidak kuliah, ya makanya Syakirah membuat usaha Warkop gitu. Usaha Warkop yang di jalankan Syakirah sih…hasilnya lumayan sih. Pendapat April dan Della sih…makanan dan minuman di Warkop enak gitu, ya hidup ini memang sih April dan Della mengikuti perkembangan zaman sih jaringan internet gitu jadi April dan Della menyebarkan dengan baik sih informasi tentang Warkop Syakirah…makanan dan minumannya enak gitu…jadi orang-orang yang mendapatkan informasi tertarik dengan baik ke Warkop Syakirah jadinya Warkop rame gitu. Di Warkop sih…April dan Della ngobrol dengan baik sih tentang olahraga Voli berdasarkan acara Tv tentang pertandingan Voli gitu. Ya yang diinginkan April dan Della sih…ngobrol dengan Wakil Presiden Indonesia tentang Politik Amerika gitu. Obrolan April dan Della sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi gitu. April dan Della menjalankan kuliah dengan baik sih. Della memang berpacaran sih dengan Rangga gitu. Rangga menjalankan usaha toko Hp gitu. Trian dan Adila adalah orang tua Rangga gitu. Trian dan Adila menjalankan usaha toko kelontongan gitu. April memang masih jomlo sih. Ya April dekat sih dengan teman baik dari masa SD sampai sekarang yang bernama Robi gitu. Robi kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Robi dan April beda tempat kuliah gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih, ya April suka dengan Robi jadi April memendam rasa sama Robi gitu. Robi memang berpacaran sih dengan Jihan gitu. Jihan satu fakultas dan satu tempat kuliah dengan Robi gitu. Jihan anaknya Ardian dan Jelita gitu. Ardian kerjaannya pengacara gitu. Robi anaknya Raja dan Indah gitu. Raja menjalankan usaha dealer motor gitu. Robi memang ada rasa sama April sih, ya Robi sadar sih bahwa diri Robi berpacaran dengan Jihan gitu. Robi berteman baik…teman kuliah yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Ivan dan Keyla gitu. Ivan menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Robi dan Afan suka dengan olahraga basket, ya keduanya sering bertanding basket gitu tujuannya kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Pertemanan Robi dan Afan yang baik, ya keduanya sering sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Robi dan Afan sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Noel dan Jolina gitu. Memang sih Noel dan Jolina…suami istri gitu. Pendapat Robi dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak sih. Di kafe, ya Robi dan Afan ngobrol dengan baik sih…tentang permasalahan pemerintahan ini dan itu berdasarkan berita di media ini dan itu, ya jadi pertanyaan sih….bagaimana menyelesaikan permasalahan pemerintahan gitu karena di pemerintahan sih berkaitan dengan Politik Kepentingan sih?. Keinginan Robi dan Afan sih ngobrol dengan Wakil Presiden Indonesia tentang Politik Agama dan Politik Hukum gitu. Obrolan Robi dan Afan sekedar obrolan saja sih…seperti obrolan muda dan mudi pendidikannya tinggi gitu. Robi dan Afan menjalankan kuliah dengan baik sih. Afan memang berpacaran dengan baik sih sama Sridevi gitu. Sridevi kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Afan dan Sridevi…beda tempat kuliah gitu. Gilang dan Cinta adalah orang tua Sridevi gitu. Gilang kerja dengan baik sih di kepolisian Lapor Pak!. Arbil yang tinggal dengan baik di Batam dan kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman baik sih….teman kerja yang bernama Devan gitu. Ya Devan memang sudah menikah sih dengan Aliya gitu. rumah tangga yang di jalankan Devan dan Aliya baik dan bahagia dengan anak bernama Zahra gitu. Ya Zahra…balita gitu. Pertemanan Arbil dan Devan yang baik, ya keduanya sering jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Devan sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Mohan dan Victoria gitu. Memang sih…Mohan dan Victoria…suami istri gitu. Pendapat Arbil dan Devan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak sih. Di kafe, ya Arbil dan Devan ngobrol dengan baik sih tentang kerjaan di perusahaan dan juga permasalahan pemerintahan di Batam gitu, ya jadi pertanyaan sih bagaimana pemerintahan di Batam menyelesaikan masalah gitu karena masih berkaitan dengan Politik Kepentingan gitu?. Keinginan Arbil dan Devan sih…ingin ngobrol dengan Wakil Presiden Indonesia tentang Politik Tiongkok gitu. Obrolan Arbil dan Devan sih sekedar obrolan sih, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Arbil dan Devan seperti biasa sih menjalankan kerjaan dengan baik sih di perusahaan gitu. Arbil memang pernah sih berpacaran sih pada masa kuliah sih dengan cewek yang bernama Melly gitu. Hubungan Arbil dan Melly putus sih karena Melly menjalin kisah cinta dengan Dimitri gitu. Ya Dimitri pemilik hotel Horison gitu. Arbil sekarang ini sih telah melupakan dengan baik Melly gitu. Pertemanan yang baik Arbil dengan Tasya dan Zahra sih, ya Arbil suka sama Tasya sih jadi keinginan Arbil sih jadian dengan Tasya gitu. Mila memang menyuruh April beres-beres rumah gitu, ya Mila ada urusan dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah sih…pengajian di mesjid gitu. April beres-beres rumah dengan baik sih. Ketika beres-beres di kamar Ayah dan Ibu gitu April menemukan sebuah kotak di bawah tempat tidur gitu. Kotak memang di buka dengan baik sih sama April gitu. Isi kotak ternyata buku diary Ibunya April gitu. April membuka buku diary dan di baca dengan baik sih buku diary gitu. Isi diary yang di baca April sih tentang kisah cinta Mila dengan Valen di masa SMA gitu. Rival Mila urusan cinta sih Cantika gitu. Valen lebih memilih Mila karena hubungan pertemanan Valen dan Mila baik, ya nyaman gitu. Sedangkan Valen dengan Cantika sih, ya memang sih Valen berpacaran dengan Cantika gitu. Hubungan Valen dan Cantika putus sih karena orang tua Cantika tidak suka dengan Valen gitu. April yang membaca dengan baik diary Ibunya sampai selesai gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di kotak dengan baik gitu. April senang sih dengan kisah cinta orang tuanya gitu, ya makanya Arbil dan April terlahir kedunia ini gitu. Ya April membereskan dengan baik sih rumah sih. Mila memang selesai dari pengajian gitu, ya memang Mila membeliin makanan kesukaan April gitu. Mila pulang ke rumah sih dan memeriksa kerjaannya April dengan baik. Hasil kerjaan April baik sih, ya Mila memberikan makanan kesukaan April gitu…Pizza gitu. April senang sih dapat makan kesukaannya Pizza yang di beliin sama Ibu tersayang gitu. April makan dengan baik sih Pizza yang enak sesuai dengan iklan bersama Ibu tersayang..Mila gitu. April dan Della pertemanan keduanya baik dan juga kuliahnya baik gitu. Arbil yang berteman baik sama Zahra dan Tasya gitu. Zahra suka dengan Arbil sih. Arbil suka dengan Tasya gitu. Ya Arbil menyatakan cinta sama Tasya, ya Tasya ternyata suka dengan Arbil jadinya Tasya menerima Arbil dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Tasya gitu. Zahra tidak ada harapan sih bersama Arbil karena Tasya gitu. Zahra lebih baik menerima cintanya Eby, ya memang Eby suka banget sama Zahra gitu. Eby memang satu kelas sama Zahra gitu. Ya Eby anaknya Fajar dan Dinda gitu. Fajar menjalankan usaha dealer mobil gitu. Devan senang sih kisah cinta yang di jalankan Arbil dan Tasya baik sih. Arbil yang menjalankan pacaran dengan Tasya, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya keduanya ada rasa gitu. Jihan menuduh Robi menjalin kisah cinta dengan April gitu karena cemburu Jihan dengan kedekatan Robi dan April gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April…jadi buruk karena tuduhan Jihan gitu bahwa Robi dan April menjalin kisah cinta gitu. April menjauh dari Robi karena tidak mau jadi penyebab sih…rusak hubungan Robi dan Jihan gitu. Robi mengerti dengan keadaan sih…bahwa April menjauh karena Jihan, ya memang sih Robi merasa kehilangan teman baik sih…April gitu. Robi memang tetap menjalankan pacaran dengan Jihan gitu. Sampai.....Robi tahu sih…..bahwa Jihan menjalin kisah cinta dengan William gitu. William kerja dengan baik sih di perusahaan PT. BULE gitu. Robi putus dengan Jihan gitu. Jihan tetap berpacaran dengan baik sama William gitu. Robi yang menyukai April, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan April gitu. April mengetahui dengan baik bahwa Robi telah putus dari Jihan karena Jihan menjalin kisah cinta sama William gitu. April yang suka dengan Robi sih, ya April menerima cinta Robi dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April sih. Della senang dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Afan senang dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April yang pacaran dengan baik, ya keduanya sih jalan bareng sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja," kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Della," kata Eko.
"Begitulah ceritanya!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih...main permainan ular tangga gitu.