Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit malam. Setelah nonton Tv yang acara menarik sih....film lawas di chenel ANTV gitu, yaaa seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik dan bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik mantang.
Isi cerita yang di baca Budi :
Shaina Mehra adalah seorang psikiater yang tinggal di Warsawa, Polandia. Ayahnya Brijesh membawa lamaran pernikahan dan memintanya untuk bertemu dengan petugas polisi Himanshu Tyagi. Keduanya bertemu di kereta, di mana Shaina mengungkapkan bahwa dia memiliki mantan pacar Devi Lal Singh, dan berbicara tentang pengalaman gilanya dengannya. Devi terbukti cerdas dan suka bertualang, selalu mencari Tendangan dalam hidupnya. Shaina sedang membantu temannya, Vidhi kawin lari dengan teman Devi, Vanchit, ketika dia bertemu Devi. Setelah pengejaran yang panjang dan lucu, Devi membuat Vidhi dan Vanchit menikah di kuil, tetapi juga membantu ibu Vidhi mencapai kuil untuk "menendang". Shaina bertemu keluarga Devi; keduanya mulai berkencan dan jatuh cinta. Atas sarannya, Devi mendapat pekerjaan di laboratorium kimia tetapi segera mengundurkan diri, menderita karena kurangnya "tendangan". Devi mencoba bersembunyi dari Shaina bahwa dia menganggur lagi tetapi dia segera menemukannya. Shaina memarahinya, dan Devi putus dengannya. Himanshu berbagi pengalamannya dengan seorang pencuri yang dia benci karena dia tidak bisa menghentikannya.
Iblis perampok, telah menargetkan orang kaya yang terkait dengan pengusaha korup Shiv Gajra, dan merampok mereka. Iblis sebenarnya adalah Devi. Saat Himanshu gagal menangkap Iblis, Devi menghubungi dan menyebut dia sebagai partner dan menghinanya dengan menyebutnya pecundang yang merupakan petunjuk yang diberikan Devi kepada Himanshu. Saat bersama Himanshu di Warsawa, Shaina melihat Devi yang ada di sana untuk perawatan setelah kehilangan ingatannya karena kecelakaan. Dia menawarkan untuk menangani kasus Devi dan membawanya pulang. Pada kenyataannya, Devi bertindak tentang kehilangan ingatannya; rencana sebenarnya adalah berteman dan menipu Himanshu dan merampok Shiv, yang akan datang ke Polandia. Devi memasuki acara amal dan merampok Shiv, tetapi Himanshu dan Shaina menemukan kebenaran Devi dan dia melarikan diri. Himanshu melihat Devi dan memperingatkannya bahwa dia akan dibunuh, tetapi Devi mengatakan dia akan merampok dana pesta yang sangat besar pada 14 November.
Dalam kilas balik, niat dan perbuatan baik Devi yang sebenarnya diungkapkan oleh ayahnya Ratan Lal. Dia memberi tahu Shaina bahwa Devi melakukan perampokan untuk membantu anak-anak miskin yang berjuang melawan penyakit. Devi menyelamatkan seorang gadis, Jhumki setelah membaca surat di tangan orang tuanya yang sudah meninggal, dan mendapatkan Tendangan paling kuat ketika dia tersenyum padanya. Ketika seorang dokter mengatakan kepadanya beberapa anak sedang berjuang melawan penyakit, dia menyelamatkan mereka dengan merampok mereka untuk mendapatkan uang untuk perawatan mereka mengetahui bahwa itu akan memberikan banyak tendangan .. Pada 14 November, setelah melawan antek Shiv, Devi membunuhnya. Himanshu diatur dengan petugas untuk menembak Devi, tetapi anak-anak memblokir tembakannya. 14 November adalah Hari Anak, dan anak-anak yang sakit akan berdoa untuk Devi, setelah itu Himanshu menyadari perampokan itu untuk anak-anak. Pada 15 November, Devi bergabung dengan kepolisian untuk menangkap Iblis. Dia tiba di kantor polisi dan berdiri di depan Himanshu, yang tidak dapat berbuat apa-apa tentang situasi tersebut, oleh karena itu menyelesaikan tantangannya. Himanshu dikeluarkan dari kasing dan diberikan kepada Devi, yang sekarang menjadi polisi. Devi kemudian berterima kasih kepada Himanshu, mengatakan bahwa dia tidak pernah menentangnya, tetapi dia menentang sistem yang korup.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik mantang. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Monopoli saja Budi!!!" kata Eko.
"Okey...main permainan Monopoli!!!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli....di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Monopoli....dengan baik gitu.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen tinggal dengan baik di Jakarta, ya di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Fattan. Rumah tangga yang di jalankan Fattan dan Khanza baik. Niki adalah anaknya Fattan dan Khanza. Ya Niki menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Jakarta.Teman baik Niki adalah Celyna. Ya Celyna memang satu kelas satu sekolah SMA dengan Niki. Celyna anaknya Tiara dan Aslan. Ya Aslan menjalankan dengan baik usaha toko pakaian gitu. Valen memang berteman baik sama Niki dan juga Celyna. Ya Valen kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Hasil dari kerjaan sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sih sama Valen gitu. Valen tetap seperti biasa sih menelpon dengan baik sih kedua orang tuanya di Palembang dengan tujuannya sih keadaan orang tua gitu. Fattah dan Aqella adalah orang tuanya Valen. Ya Valen senang sih keadaan kedua orang tuanya di Palembang, ya baik-baik saja. Kedua orang tua senang sih dengan keadaan Valen di Jakarta, ya baik-baik saja gitu. Fattah menjalankan dengan baik usaha toko elektronik di Palembang gitu. Valen hobynya memang membaca komik. Ya komik yang di baca Valen adalah komik Dewa Erlang dan Dewa Ganesa. Pendapat baik Valen tentang komik Dewa Erlang dan Dewa Ganesa, ya ceritanya...bagus, karakter tokoh-tokohnya...bagus sih dan juga gambarnya...bagus gitu. Valen yang suka menggambar, ya Valen menyalurkan dengan baik hobynya dengan cara membuat komik yang bercerita tentang Valen yang kerjaannya sopir mobil Taxi gitu, ya Valen bisa berubah menjadi Kamen Rider gitu. Valen menjalin kisah cinta dengan cewek cantik yang bernama Sridevi gitu. Ya Valen yang menjadi Kamen Rider....bertarung dengan baik untuk mengalahkan monster-monster yang menyerang manusia gitu. Kerjaan sopir mobil Taxi di jalankan dengan baik sih sama Valen gitu, ya demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi sih. Valen memang masih jomlo sih, ya ada sih keinginan sih untuk pacar gitu. Ya Valen yang tinggal di Jakarta, ya mengerti dengan baik sih keadaan bahwa menemukan cewek yang bisa menerima Valen cukup sulit sih...karena cewek-cewek zaman sekarang mengerti dengan baik harta tujuannya kehidupan yang layak dan tidak mau hidup sulit gitu jadi kemungkinan cewek-cewek zaman sekarang sih...memilih cowok kaya raya gitu. Valen berteman baik sih dengan Tono. Ya Tono tinggal bersama dengan kedua orang tuanya. Dimitri dan Diandra adalah orang tua Tono gitu. Dimitri dan Diandra menjalankan dengan baik usaha warung di depan rumah gitu. Tono punya adik yang tidak normal seperti manusia pada umumnya, ya nama adik Tono adalah Toto gitu. Kedua orang tua dan Tono menjaga dengan baik Toto gitu. Ya Tono kerjaannya sopir mobil Taxi sih. Hasil dari kerjaan sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sih sama Tono gitu. Tono hobynya membaca komik Angling Dharma gitu. Pendapat baiknya Tono sih tentang komik Angling Dharma sih, ya ceritanya...bagus, karakter...tokoh-tokohnya bagus gitu, dan juga gambarnya....bagus gitu. Tono memang bisa menggambar, ya jadi Tono menyalurkan menggambarnya dengan membuat lukisan gitu. Toto memang di ajarkan dengan baik melukis sama Tono gitu. Hasil lukisan yang di buat Tono dan Toto...cukup banyak gitu. Lukisan ada yang di jual sih sama Tono gitu. Lukisan buatan Toto lebih banyak laku gitu, ya Tono dan kedua orang tua senang sih dengan kerjaan Toto menghasilkan uang dengan baik untuk kebaikkan Toto dalam menjalankan hidup ini gitu. Pertemanan Valen dan Tono yang baik, ya keduanya biasa sih ngobrol dengan baik sih di depan rumah Tono sambil main catur, minum kopi, dan makan singkong rebus. Yang di obrolin Valen dan Tono sih tentang cerita kerjaan orang-orang pemerintahan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi berdasarkan berita media ini dan itu sih. Valen menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil Taxi, ya begitu juga Tono menjalankan sopir mobil Taxi gitu. Tono pernah gagal sih menyatakan cinta sama cewek yang bernama Sandra. Sekarang ini sih, ya Sandra sudah menikah dengan Ivan gitu. Ya Ivan kerjaannya menjalankan usaha restoran gitu. Tono sekarang dekat sih dengan cewek yang bernama Keyla gitu. Ya Keyla kerjaannya jualan nasi uduk gitu. Arbil dan Melly adalah orang tua Keyla gitu. Arbil kerjaannya sopir mobil angkot gitu. Memang Arbil punya mobil angkot sendiri gitu. Keyla pernah pacaran sih dengan cowok yang bernama Kenzo. Hubungan kisah cinta Keyla dan Kenzo putus karena Mutiara gitu. Kenzo menjalankan dengan baik usaha bengkel mobil gitu. Keyla telah dengan baik sih melupakan Kenzo, ya karena memang mungkin belum jodoh sih sampai ke pernikahan gitu. Cerita Kenzo dan Mutiara memang menikah dan menjalankan dengan baik rumah tangga gitu. Sekarang ini sih, ya Mutiara sedang hamil anaknya Kenzo gitu. Tono yang suka dengan Keyla, ya Tono berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Keyla gitu. Valen dapat penumpang sih, ya Ibu hamil yang mau melahirkan gitu jadi Valen membawa dengan baik sih mobil Taxi gitu. Ya yang di takutin sih Valen sih Ibunya melahirkan di mobil Taxi gitu karena banyak cerita tentang Ibu yang melahirkan di mobil Taxi gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih, ya mobil Taxi yang di bawa Valen sampai juga di rumah sakit gitu. Dokter dan suster menangani dengan baik Ibu yang mau melahirkan. Ya Ibu melahirkan dengan baik anaknya gitu. Suaminya memang datang ke rumah sakit. Ya Suami...senang istri dan anaknya selamat gitu. Valen tetap dengan baik sih menjalankan kerjaan sopir mobil Taxi gitu. Tono yang suka dengan Keyla, ya Tono berhasil jadian dengan Keyla gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Tono dan Keyla. Valen senang sih dengan kisah cinta Tono dan Keyla gitu. Valen dan Tono tetap biasa sih ngobrol di depan rumah Tono. Yang di obrolin Valen dan Tono sih tentang sepak bola yang di tayangkan dengan baik di Tv gitu. Ya kerjaan Tono dan Valen....sopir mobil Taxi di jalankan dengan baik sih. Valen masih jomlo sih, ya ingin sih punya pacar sih. Ada sih penumpang cewek yang biasa langganan mobil Taxi Valen, ya Valen jadinya berteman baik sih dengan cewek yang bernama Cantika gitu. Ya Valen suka sih dengan Cantika, ya Valen cukup berteman baik sama Cantika karena Cantika sudah punya pacar sih yang bernama Eby gitu. Ya Eby memang menjalankan usaha dealer mobil dan juga Eby sudah punya istri yang bernama Zahra dan anak yang bernama April. Ya April menjalankan sekolah SD gitu. Zahra memang curiga sih dengan Eby menjalin hubungan kisah cinta dengan cewek gitu. Eby memang berusaha dengan baik sih agar urusan hubungan kisah cinta dengan Cantika tidak ketahuan dengan Zahra gitu. Ya Cantika mau sama Eby karena Eby memodalin usaha kafe Cantika gitu. Ya kafe yang di jalankan Cantika....baik sih. Ya Cantika memang tahu sih Eby sudah punya istri gitu. Ya Cantika memang cinta sama Eby gitu. Sebenarnya Cantika bisa menerima sih jadi istri kedua Eby gitu tapi apakah istri Eby bisa menerimanya gitu?. Valen yang berusaha dengan baik untuk kerja di perusahaan, ya akhirnya berhasil sih kerja di perusahaan PT. NIRWANA gitu. Pemilik perusahaan PT. NIRWANA adalah Afan. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Sridevi baik sih. Syaqirah adalah anaknya Afan dan Sridevi gitu. Ya Syaqirah menjalankan dengan baik sih sekolah SMP yang ada di Jakarta gitu. Valen kerja dengan baik di perusahaan PT. NIRWANA, ya Valen tidak kerja sopir mobil Taxi gitu. Tono senang sih Valen berubah jalan hidupnya dari sopir mobil Taxi sih kerja di perusahaan PT. NIRWANA gitu. Ya Tono sadar diri sih bahwa dirinya hanya lulusan SMA gitu, ya sedangkan Valen memang lulusan Universitas di Palembang gitu jadi hal wajar sih...Valen bisa berhasil kerja di perusahaan PT. NIRWANA gitu. Tono tetap kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu dan urusan kisah cinta Tono dan Keyla baik sih. Ya Tono dan Keyla merencanakan menikah demi kebaikkan keduanya gitu. Valen yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Valen berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Andre gitu. Ya Andre memang sudah punya istri yang bernama Ayu. Rumah tangga yang di jalankan Andre dan Ayu...baik sih. Robi anaknya Andre dan Ayu. Ya Robi berumur dua tahun gitu. Valen yang berteman baik sama Andre, ya keduanya biasa sih ngobrol di kafe gitu. Yang di obrolin Valen dan Andre di kafe sih tentang kerjaan di perusahaan dan juga ngobrol tentang sepak bola yang di tayangkan di Tv gitu. Keinginan Valen dan Andre sih...ingin ngobrol dengan baik sih sama Menteri Pertahanan tentang Kinerja Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia masih berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan juga keamanan nasional gitu. Memang sih obrolan Valen dan Andre di kafe sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen dan Tono kerja dengan baik di perusahaan gitu. Di perusahaan, ya memang ada banyak karyawati sih yang kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya jadi Valen suka dengan teman kerja yang bernama Mila gitu. Ya Mila anaknya Irfan dan Monica gitu. Irfan menjalankan dengan baik sih usaha toko mainan gitu. Pertemanan Valen dan Mila baik, ya Valen suka dengan Mila gitu. Rasa detak jatung Valen ketika dekat dengan Mila, ya rasanya beda gitu. Valen berkata di dalam hatinya sih "Apakah ini rasanya jatuh cinta?". Valen yang suka dengan Mila, ya Valen memang sih selalu membayangkan jika jadian dengan Mila gitu...Valen sering jalan dengan Mila sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen memang mencari tahu sih tentang rasa sukanya dengan Mila, ya Valen ngobrol dengan Tono dan Andre gitu. Ya Tono dan Andre memang memberikan masukkan baik sih sama Valen, ya bahwa Valen jatuh cinta sama Mila. Valen suka dengan Mila, ya yang di takutin Valen sih ketika menyatakan cinta sama Mila di tolak gitu. Valen jadi mencari tahu dengan baik sih Mila...sudah punya pacar atau tunangan gitu?. Ternyata Mila belum punya pacar/tunangan gitu. Valen senang sih Mila...Jomlo, ya kemungkinan sih bisa sih Valen menyatakan cinta sama Mila di terima gitu. Tono dan Andre memang mendukung dengan baik sih Valen jadian dengan Mila, ya karena Valen suka dengan Mila gitu. Valen masih takut sih menyatakan cinta sama Mila, ya di tolak Mila karena...apakah Mila sama dengan cewek-cewek yang mengerti dengan baik tentang harta jadi memilih cowok yang kaya raya demi hidup layak dengan baik gitu?. Pertemanan di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila gitu. Rasa suka Valen pada Mila, ya benar-benar suka sih sama Mila gitu. Ya jadi Valen mengumpulkan keberanian dengan baik untuk menyatakan cinta sama Mila, ya jadi Valen tidak takut di tolak Mila gitu. Valen menyatakan cinta sama Mila sih di kafe gitu. Mila suka dengan Valen, ya Mila menerima cinta Valen gitu. Ya Valen senang banget sih cintanya di terima Mila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila gitu. Tono dan Andre senang sih dengan kisah cinta Valen dan Mila. Pacaran di jalankan dengan baik Valen dan Mila, ya keduanya sering jalan bareng sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen jadi mengerti setelah pacaran dengan Mila, ya bahwa Mila....cewek yang beda dari cewek-cewek yang suka dengan cowok yang kaya raya demi hidup ini gitu. Valen senang dengan Mila, yang bisa mengertiin Valen jadi Valen bisa sih ngertiin Mila gitu. Hubungan kisah cinta Valen dan Mila tetap baik sih, ya jadi keduanya merencanakan menikah gitu demi kebaikkan keduanya gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh Valen dan tokoh Tono," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah cinta tokoh Valen dan tokoh Mila," kata Eko.
"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Judulnya...Budi?" kata Eko.
"Yaaa judulnya sih....Rasa Jatuh Cinta," kata Budi.
"Oke sih...judulnya...Rasa Jatuh Cinta. Tokoh Valen merasakan dengan baik jatuh cinta sama tokoh Mila," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Monopoli gitu.