Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel JTV, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pada tahun 1915, jurnalis dan pejuang hak pilih yang sudah menikah, Louise Bryant, bertemu dengan jurnalis radikal John Reed untuk pertama kalinya di sebuah ceramah di Portland, Oregon, dan tertarik dengan idealismenya. Setelah bertemu dengannya untuk wawancara tentang politik internasional yang berlangsung sepanjang malam, ia menyadari bahwa menulis adalah satu-satunya pelariannya dari kehidupan yang penuh frustrasi. Terinspirasi untuk meninggalkan suaminya, Bryant bergabung dengan Reed di Greenwich Village, New York City, dan berkenalan dengan komunitas aktivis dan seniman setempat, termasuk anarkis dan penulis Emma Goldman dan penulis naskah Eugene O' Neill.
Kemudian, mereka pindah ke Provincetown Massachusetts, untuk berkonsentrasi pada kepenulisan mereka, dan terlibat dalam dunia teater lokal. Melalui tulisannya, Bryant menjadi seorang feminis dan radikal. Reed terlibat dalam aksi mogok kerja bersama "Reds" dari Industrial Workers of the World. Terobsesi dengan perubahan dunia, ia menjadi gelisah dan menuju St. Lois untuk meliput Konvensi Nasional Demokrat tahu 1916.
Selama Reed tidak ada, Bryant terlibat dalam hubungan yang rumit dengan O'Neill. Sekembalinya, Reed menemukan perselingkuhan itu dan menyadari bahwa dia masih mencintai Bryant. Keduanya menikah secara diam-diam dan tinggal bersama di Croton-on-Hudson, New York, tetapi masih memiliki keinginan yang saling bertentangan. Ketika Reed mengakui perselingkuhannya sendiri, Bryant naik kapal ke Eropa untuk bekerja sebagai koresponden perang. Setelah kambuhnya gangguan ginjal menyebabkan salah satunya diangkat, Reed diperingatkan untuk menghindari perjalanan berlebihan atau stres, tetapi dia memutuskan untuk mengambil jalan yang sama seperti Louise dan pergi ke Eropa. Bersatu kembali sebagai profesional, keduanya menemukan gairah mereka kembali menyala saat mereka melakukan perjalanan ke Rusia dan tersapu dalam jatuhnya rezim Tsar dan peristiwa Revolusi 1917.
Setelah kembali ke Amerika Serikat, Reed menulis Ten Days That Shoot the World, sementara Louise dipanggil untuk bersaksi di depan Komite Overman. Untuk menerapkan cita-cita komunis yang ia lihat di Rusia, Reed menjadi aktif di Bagian Sayap Kiri baru Partai Sosialis Amerika. Partai Sosialis segera mengalami pergeseran politik besar, dengan Reed dan Sayap Kiri terpilih menjadi 12 dari 15 kursi Komite Eksekutif Nasionalnya, tetapi anggota Komite yang menjabat mencegah pengambilalihan partai dengan membatalkan pemilihan dan mengeluarkan seluruh Sayap Kiri. Ideologi yang berbeda di antara anggota yang dikeluarkan menyebabkan mereka terpecah menjadi dua organisasi saingan, dengan Reed membentuk Partai Buruh Komunis Amerika. Karena ingin menjadikan kelompoknya sebagai Partai Komunis Amerika Serikat yang sebenarnya, Reed berencana untuk kembali ke Rusia untuk mendapatkan pengakuan resmi dari Komintern Soviet. Karena bosan dengan pertikaian politik, Bryant mengancam akan mengakhiri hubungan mereka jika dia pergi, tetapi dia tetap melakukannya, berjanji akan pulang sebelum Natal.
Karena sekarang ilegal untuk bepergian ke Rusia, Reed memasuki negara itu dengan bepergian ke Finlandia dan menyelinap melintasi perbatasan. Namun, sesampainya di sana, ia menjadi kecewa dengan kebijakan otoriter yang diberlakukan Bolshevik terhadap Rusia komunis. Reed mencoba untuk pergi dan kembali ke Bryant, tetapi dipenjara di Finlandia setelah tertangkap mencoba menyeberangi perbatasan. Setelah mengetahui penangkapannya, Louise mencari bantuan pemerintah AS untuk membebaskannya, tetapi ditolak, karena saat ia tidak ada, ia telah didakwa atas tuduhan penghasutan. Tanpa jalan lain, Louise secara ilegal melakukan perjalanan ke Finlandia sendiri, tetapi pada saat ia tiba, Reed telah dikembalikan ke Rusia sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara kedua negara.
Sekarang tinggal di Petrograd, Reed bekerja sebagai propagandis dengan Komintern, dan berbagi apartemen dengan Emma Goldman, yang telah dideportasi dari AS Tidak menyadari bahwa Louise telah melakukan perjalanan ke Finlandia, dia berulang kali mencoba untuk melakukan kontak dengannya dengan mengirim telegram ke New York dan menjadi semakin frustrasi karena kurangnya tanggapan. Louise pergi ke Petrograd, di mana dia ditemukan oleh Emma, yang mengatakan kepadanya bahwa Reed dikirim untuk menyampaikan pidato di Baku. Sekembalinya ke Petrograd, Tentara Putih Tsar menyerang kereta Reed. Reed berhasil selamat dari serangan itu dan bersatu kembali dengan Louise di stasiun kereta. Segera setelah itu, dia dirawat di rumah sakit karena tifus, dan Louise merawatnya. Pada hari terakhirnya, mereka saling mengucapkan kata-kata penuh kasih sayang. Louise menyusuri lorong untuk mencarikannya air dan kembali untuk menemukan Reed mati. Dia memasuki kamarnya, memegang tangannya, dan duduk di samping tempat tidurnya.
***
Budi selesai baca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Di meja memang Eko melihat dengan baik...ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasanya sih berisi air panas, ya ada piring yang ada singkong goreng gitu, ya ada kliping, dan ada mainan topeng yang terbuat dari kardus gitu.
"Topeng," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko mengambil mainan topeng gitu.
"Budi buat mainan topeng Ultraman Omega.....yang terbuat dari kardus," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Budi buat mainan topeng...nilai kreatifitas Budi," kata Eko.
"Yaaa memang aku buat mainan topeng...nilai kreatifitas aku!" kata Budi.
Eko memakai mainan topeng dengan baik gitu.
"Keren kan Budi aku memakai topeng ini?" kata Eko.
"Keren Eko!!!" kata Budi.
Eko melepas mainan topeng.
"Mainan topeng, ya mainan anak-anak dengan tujuan happy-happy saja!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Mainan topeng di taruh Eko di meja dengan baik gitu.
"Kliping," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko mengambil kliping dengan baik gitu.
"Budi buat kliping," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko membuka kliping dengan baik, ya di lihat dan di baca dengan baik artikel-artikel koran gitu.
"Budi buat kliping, ya kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan tentang perikanan-perikanan yang ada di Jawa Barat jadi objek wisata," kata Eko.
"Memang aku membuat kliping... kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan tentang perikanan-perikanan yang ada di Jawa Barat jadi objek wisata, ya berkaitan dengan baik dengan ekonomi dan ekonomi," kata Budi.
"Yaaa memang sih...perikanan-perikanan yang ada di Jawa Barat yang jadi objek wisata berkaitan dengan baik urusan ekonomi dan ekonomi," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Demi hidup ini...orang-orang menggerakkan roda ekonomi dengan baik," kata Eko.
"Memang sih...orang-orang menggerakkan roda empat dengan baik," kata Budi.
Eko menutup kliping dengan baik dan kliping di taruh di meja gitu.
"Budi buat kliping tujuan nilai belajar," kata Eko.
"Omongan Eko benar sekali!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan ular tangga saja Budi!" kata Eko.
"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.
Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Robi tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya gitu. Epy dan Wulan adalah orang tuanya Robi gitu. Ya Robi dengan kedua orang tuanya memang berasal dari Padang gitu. Epy menjalankan dengan baik sih usaha toko elektronik gitu. Robi dan Wulan memang membantu dengan baik sih…usaha toko elektronik…Epy gitu. Robi memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Keahlian Robi memperbaiki benda-benda elektronik ini dan itu gitu, ya jadi Robi buat YouTobe tentang memperbaiki benda-benda elektronik. Dari membuat YouTobe yang baik sih, ya Robi menghasilkan uang gitu. Ya uang dari YouTobe di gunakan dengan baik sama Robi untuk bayar kuliah, infak, sodakoh, dan zakat gitu. Teman baik Robi yang bernama Valen gitu. Ya Valen memang menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen dan Robi beda fakultas gitu. Rara dan Jhon adalah orang tua Valen gitu. Valen dengan kedua orang tuanya memang berasal dari Padang gitu. Ya Jhon menjalankan usaha bengkel motor dan mobil gitu. Valen memang membantu dengan baik sih kerjaan Jhon yang menjalankan usaha bengkel motor dan mobil dengan baik gitu. Rara biasa ngumpul dengan Ibu-Ibu pengajian gitu. Ya Valen suka dengan sulap gitu, ya jadi Valen membuat dengan baik YouTobe tentang sulap gitu. YouTobe yang di buat Valen di usahakan dengan baik sih, ya usaha yang baik sih….menghasilkan uang gitu. Uang dari YouTobe di gunakan dengan baik sama Valen sih….untuk membayar kuliah, infak, sodakoh, dan zakat gitu. Robi dan Valen biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor gitu, ya ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market….Robi dan Valen berada gitu. Memang sih…Robi dan Valen makan dan minum di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market. Pendapat Robi dan Valen…makanan dan minuman di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market gitu…enak gitu, ya memang keadaan di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market…nyaman dan aman gitu, ya dan paling penting pelayanannya baik gitu. Robi dan Valen di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market…bertemu dengan teman kuliah sih…..yang bernama April gitu. Ya April memang kuliah dengan baik sih di Universitas gitu. April satu fakultas dengan Robi gitu. Di SNL FOOD Grocery & Gourmet Market…April bersama dengan sepupunya yang bernama Tasya gitu. Ya Tasya memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. April dan Tasya beda tempat kuliah gitu. Robi yang suka dengan April sih…Robi berusaha sih untuk jadian sama April gitu. Valen suka sih dengan April tapi karena Robi suka banget sama April dan Robi ngebet banget untuk jadian sama April jadi…Valen memutuskan untuk menyukai Tasya saja gitu. Hubungan pertemanan Valen dan Tasya baik sih. Robi yang ingin jadian sama April, ya harus bersaing sih dengan Arbil gitu. Ya Arbil menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas gitu. Memang Arbil satu fakultas dengan Robi dan April gitu. Sebenarnya ada cewek yang suka dengan Arbil, ya cewek itu bernama Zahra gitu. Memang Zahra kuliah dengan baik di Universitas gitu. Ya Zahra beda fakultas dengan Arbil gitu. Zahra malu sih jika menyatakan cinta duluan sama Arbil, ya jadi Zahra berteman baik saja sama Arbil gitu. Persaingan terjadi sengit sih…Robi dan Arbil untuk jadian sama April gitu. Memang sih…April jalan bergantian dengan Robi dan Arbil dengan motor masing-masing sih…ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April senang sih di sukai dengan Arbil dan Robi. Ya April memang cantik sih…..memang pantes sih di rebutkan dengan dua cowok baik Arbil dan Robi gitu. April merasa dengan baik sih….nyaman dengan Robi gitu. Ketika Robi dan Arbil menyatakan cinta dengan baik pada April gitu. Ya April yang suka dengan Robi jadi April menerima cinta Robi gitu. Ya Robi senang banget sih cintanya di terima April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…April dan Robi gitu. Arbil yang tidak jadian sama April, ya Arbil kesal sih. Arbil ingin memaksakan kehendaknya sih…..untuk mendapatkan April gitu, ya setelah di pikirkan dengan baik sih…sampai berkali-kali gitu jadi Arbil berusaha dengan baik menerima dengan baik sih…April jadian dengan Robi gitu. Valen senang sih…Robi menjalankan kisah cinta yang baik sama April gitu. Ya Valen yang ingin jadian sama Tasya, ya memang sih hubungan pertemanan baik Valen dan Tasya gitu. Ternyata Valen harus bisa menerima keadaan dengan baik sih…bahwa Tasya jadian dengan Devan gitu. Ya Devan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Hubungan kisah cinta Devan dan Tasya baik sih. Valen harus bisa menghapuskan rasa suka Valen pada Tasya karena Tasya cinta banget sama Devan gitu. Robi dan Valen menjalankan dengan baik kuliah gitu, ya begitu juga dengan April gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Robi dan April baik sih, ya keduanya jalan bareng sih dengan motornya Robi sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Ya Robi dan April ke SNL FOOD Grocery & Gourmet Market gitu, ya untuk menikmati suasana yang nyaman, aman, pelayanannya juga baik, ya makanan dan minuman enak gitu. Valen masih memikirkan Tasya, ya masih susah sih menghapus rasa suka gitu. Rara merencanakan menjodohkan Valen dengan cewek yang baik yang bernama Mila gitu. Ya Mila anaknya Andre dan Ayu gitu. Ayu teman sepengajiannya Rara gitu. Rara memperkenalkan Mila pada Valen gitu. Ya Mila kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen dan Mila beda tempat kuliah gitu. Valen yang ingin menghapus rasa suka sama Tasya, ya Valen suka dengan Mila jadi Valen menerima perjodohan dengan Mila gitu. Rara dan Ayu senang sih…perjodohan Valen dan Mila berhasil gitu. Rencana menikah Valen dan Mila, ya setelah keduanya selesai kuliah gitu. Valen yang dekat dengan Mila merasa senang sih, ya jadi Valen benar-benar cinta Mila dan Valen berhasil menghapus rasa suka pada Tasya gitu. Mila suka dengan Valen gitu. Robi dan April senang sih…dengan kisah cinta Valen dan Mila yang di jodohkan sama Ibu Valen dan Ibu Mila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Valen dan Mila gitu. Arbil yang berteman baik sama Zahra, ya Arbil suka dengan Zahra. Karena rasa suka jadi Arbil menyatakan cinta sama Zahra gitu. Ya Zahra senang banget sih…Arbil menyatakan cinta sama Zahra gitu. Ya Zahra menerima dengan baik sih cinta Arbil gitu. Arbil dan Zahra menjalankan kisah cinta dengan baik sih. Ya Arbil dan Zahra jalan-jalan dengan baik sih dengan motornya…Arbil ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Di Warung Bang Jon, ya Arbil dan Zahra berada gitu. Ya Arbil dan Zahra menikmati dengan baik sih…makanan dan minuman yang enak di Warung Bang Jon, ya keduanya ngobrolin urusan kisah cinta keduanya dan juga urusan kuliah gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan motornya Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi dan April berada di Domino’s Pizza gitu, ya keduanya menikmati dengan baik sih…makanan dan minuman yang enak sambil ngobrol urusan kisah cinta keduanya dan juga urusan kuliah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah persahabatan yang baik tokoh Robi dan tokoh Valen," kata Eko.
"Yaaa begitulah ceritanya!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko, yaaa asik main permainan ular tangga dengan baik gitu.
No comments:
Post a Comment