CAMPUR ADUK

Sunday, February 1, 2026

COLLATERAL

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Toraja.....di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen cerita yang menarik dan bagus, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Max Durocher, seorang sopir Los Angeles yang teliti, bekerja keras untuk membuka bisnis limosin. Salah satu penumpangnya malam itu adalah jaksa Departemen Kehakiman Amerika Serikat, Annie Farrell. Dalam perjalanan menuju kantor Annie, mereka berbincang dan Annie memberikan kartu namanya pada Max.

Penumpang Max selanjutnya adalah Vincent. Terkesan oleh navigasi Max di Los Angeles, Vincent menawarkan Max $600 untuk mengantarnya malam itu yang sebenarnya melanggar peraturan. Dengan enggan, Max akhirnya menerima tawaran tersebut. Ketika Max menunggu di perhentian pertama, seorang mayat terjatuh di atas taksinya. Vincent kemudian menyatakan bahwa dirinya adalah seorang pembunuh bayaran, dan mayat tersebut adalah salah satu dari lima targetnya yang ia incar. Ia memaksa Max untuk menyembunyikan mayat tersebut di bagasi dan melanjutkan perjalanan.

Pada pemberhentian kedua, Vincent menahan Max di kemudi menggunakan tali kabel. Max menarik perhatian sekelompok pemuda dan meminta bantuan mereka, tetapi dua pemuda merampoknya dan mengambil koper Vincent. Vincent kembali dan membunuh kedua pemuda tersebut dengan pistol. Vincent kemudian menawarkan Max untuk minum di klub jazz favoritnya. Di sana, Vincent memulai percakapan dengan pemiliknya, Daniel, dan membunuhnya secara tiba-tiba di depan Max. Max meminta Vincent untuk melepasnya, tetapi Vincent mengancam akan membunuh Max jika ia tidak menuruti Vincent.

Atasan Max menggertaknya lewat radio, memberitahu bahwa ibunya, Ida, berusaha meneleponnya. Mengetahui bahwa setiap malam Max selalu mengunjungi ibunya di rumah sakit, Vincent bersikeras agar Max tidak melanggar rutinitasnya. Di rumah sakit, Ida dengan bangganya memberitahu Vincent bahwa Max memiliki perusahaan limosin, di mana hal tersebut menguak kebohongan Max pada ibunya.

Kewalahan dengan situasi tersebut, Max pergi dengan membawa koper Vincent yang berisi dokumen tentang targetnya, dan melemparnya ke jalan tol. Vincent memaksa Max untuk menemui mafia narkotika Felix Reyes-Torrena untuk mendapatkan informasi tentang dua target terakhir, dan mengancam akan membunuh Ida jika tidak melaksanakannya. Max, berpura-pura menjadi Vincent, sukses mendapatkan informasi tersebut. Namun, Felix menyuruh bawahannya untuk membunuh “Vincent” jika ia tidak berhasil melakukan pekerjaannya. Max dan Vincent melanjutkan perjalanan untuk menemui target selanjutnya, Peter Lim, yang sedang berada di sebuah kelab malam.

Sementara itu, Detektif Narkotika Ray Fanning menguak hubungan antara tiga korban dan melaporkannya ke Agen Spesial FBI Frank Pedrosa. Pedrosa mengidentifikasi bahwa ketiga korban adalah saksi dalam persidangan federal yang mendakwa Felix keesokan harinya. Pedrosa mengumpulkan pasukan untuk mengamankan Lim. Di kelab, Vincent berhasil membunuh seluruh pembunuh bayaran Felix, Lim dan seluruh pengawalnya, dan meninggalkan kelab tersebut. Fanning menyelamatkan Max dan membawanya ke luar namun dibunuh Vincent, yang mengisyaratkan Max untuk kembali ke taksi.

Dalam pelarian mereka, Max dan Vincent mencemooh kehidupan satu sama lain. Vincent mengejek Max karena ia kurang berambisi, sementara Max mencaci kekurangan Vincent karena ketidakmampuannya untuk mengerti orang lain. Tahu bahwa Vincent akan membunuhnya, Max menabrakkan taksinya dengan sengaja. Keduanya selamat namun Vincent kabur. Seorang polisi datang untuk membantu, tetapi ia melihat mayat di bagasi dan mencoba menangkap Max. Saat akan ditahan, Max melihat laptop Vincent yang menunjukkan bahwa Annie adalah target terakhirnya. Ia melawan polisi tersebut, mengambil pistolnya, dan tergesa-gesa berlari menuju kantor Annie.

Max menggunakan pistol untuk mengambil paksa ponsel milik seorang pejalan kaki dan menelepon Annie melalui nomor yang ia berikan di kartu namanya. Max memperingatkan Annie bahwa Vincent mengejarnya. Awalnya Annie ragu sampai Max memberitahunya tentang saksi yang dibunuh Vincent dan bos mafia Felix. Max mendesaknya untuk menelepon 911. Vincent sudah sampai di kantor Annie dan Max mengejarnya. Vincent menggunakan kapak untuk memadamkan arus listrik dan telepon yang sedang digunakan Annie.

Ketegangan dimulai ketika listrik padam. Vincent menemukan Annie, menodongnya dengan pistol, tetapi dilukai oleh Max yang kemudian kabur bersama Annie dengan berlari. Vincent mengejar mereka ke kereta metro. Terpojok di gerbong kereta, Max membuat keputusan akhir di mana ia dan Vincent terlibat dalam baku tembak. Pada akhir konfrontasi, keadaan di kereta tiba-tiba menjadi gelap ketika mereka menembak satu sama lain. Kegelapan yang ada membuat keahlian menembak Vincent menjadi tidak berguna. Vincent yang terluka parah terduduk di kursi penumpang saat Max dan Annie menatapnya. Vincent mengutarakan perkataan yang sama ketika ia menceritakan seseorang yang meninggal tanpa disadari di kereta metro, seraya bertanya pada Max apakah akan ada orang yang menyadarinya sebelum ia sendiri meninggal. Max dan Annie turun di stasiun berikutnya, di fajar hari esok.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, yaaa buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Jumanji....saja Budi!" kata Eko.

"Oke....main permainan Jumanji!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Jumanji di bawah meja, ya permainan Jumanji di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silahkan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmmm," kata Eko.

"April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya gitu. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. April memang punya abang yang bernama Arbil gitu. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Memang sih Arbil di Jakarta tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Rakha dan Mala gitu. Memang Rakha dan Mala adalah suami istri sih. Rakha dan Mala menjalankan rumah tangga baik gitu dan bahagia dengan anak bernama Sridevi gitu. Ya Sridevi kerjaannya model gitu, ya karena memang Sridevi cantik dan body bagus gitu. Arbil memang kerja sih di perusahaan PT. JAYA yang ada di Jakarta gitu. Valen, Mila, dan April senang sih....Arbil kerja di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Valen tetap seperti biasanya menjalankan dengan baik bengkel mobilnya. Mila seperti biasanya dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah...urusan pengajian gitu. April kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. April punya teman baik sih...teman kuliah yang bernama Dinda gitu. Dinda anaknya Saiful dan Dewi gitu. Saiful kerjaannya pengacara gitu. Pertemanan April dan Dinda baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan mengendari motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuan sih happy-happy gitu. Tempat favorit sih....Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Gilang dan Wika gitu. Memang Gilang dan Wika....suami istri gitu. April dan Dinda ngobrol dengan baik sih di Warkop tentang Politik Masa Sekarang gitu. Memang sih...pendapat April dan Dinda tentang makanan dan minuman di Warkop....enak gitu. Keinginan April dan Dinda sih....ngobrol dengan Walikota Batam tentang Edukasi Politik gitu. April dan Dinda ngobrol di Warkop....sekedar obrolan saja sih....seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Ya April dan Dinda tetap dengan baik sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Dinda memang sekarang berpacaran dengan Ferdi gitu. Ya Ferdi satu fakultas dan satu tempat kuliah dengan Dinda gitu. Ferdi anaknya Fildan dan Selfi gitu. Ya Fildan dan Selfi menjalankan usaha toko Hp gitu. April pernah sih berpacaran sih pada masa SMA dengan cowok yang bernama Yusuf gitu. Hubungan April putus sama Yusuf karena Yusuf menjalin kisah cinta sama Della gitu. Sekarang ini, ya April melupakan dengan baik Yusuf demi kebaikan April gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Jakarta dan kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Kenzo dan Mutiara orang tua Afan gitu. Kenzo dan Mutiara menjalankan usaha toko kelontong gitu. Pada masa SMA sih....Afan berpacaran sih dengan cewek yang bernama Molly Lee gitu. Ya Molly Lee keturunan suku China gitu. Ceritanya sih Molly Lee meninggal karena kecelakaan motor gitu. Afan memang bersedih sih karena Molly Lee meninggal gitu, ya Afan memang menerima keadaan sih Molly Lee meninggal gitu. Sekarang sih Afan mengenang saja sih... Molly Lee gitu. Ya memang sekarang sih Afan berpacaran sih dengan Novia gitu. Ya Novia anaknya Dimitri dan Diandra gitu. Dimitri dan Diandra menjalankan usaha toko kelontong gitu. Novia memang cantik dan bodynya bagus...makanya Novia kerjaannya model gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam, ya Arbil pernah berpacaran sih cewek yang bernama Zahra gitu. Karena kesalahan Arbil sih menjalin hubungan kisah cinta dengan Melly jadi Arbil putus sama Zahra gitu. Ya Zahra memutuskan dengan baik jadian dengan teman baik yang bernama Eby gitu. Arbil yang menjalankan hubungan kisah cinta sama Melly, ya cukup singkat sih kisah cinta gitu Arbil dan Melly gitu...putus sih karena karena permasalahan sih....Melly di tidurin sama Ardian gitu jadinya Melly...hamil gitu. Ardian menikah sama Melly demi anak yang di kandung Melly gitu. Sekarang ini Arbil melupakan dengan baik Melly dan juga Zahra gitu. Pertemanan yang baik Arbil dan Afan gitu, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuan happy-happy gitu. Tempat favorit Arbil dan Afan sih....kafe gitu. Pemilik kafe adalah Trian dan Adila gitu. Trian dan Adila...suami istri gitu. Pendapat Arbil dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe sih....enak gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrolin dengan baik sih tentang YouTube...Vilmei yang di tonton di Hp Afan gitu. Arbil menilai YouTube Vilmei bagus, ya begitu juga Afan menilai YouTube Vilmei bagus gitu. Afan sebenarnya suka Vilmei karena wajah Vilmei mirip dengan Molly Lee gitu. Arbil dan Afan memang berpendapat dengan baik tentang YouTube yang di tonton sih Rama dan Lilis lucu sih. Ya Afan dan Arbil ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang suku China yang ada di Jakarta gitu, ya orang-orang China tinggal dengan baik di Jakarta dan juga menjalankan dengan baik usaha ini dan itu sih. Memang sih kompetisi tetap terjadi dengan baik sih dari usaha-usaha yang di jalankan sama atau beda sama orang-orang suku China gitu....bagi yang memahami ilmu agama sih....hasil sih rezeki masing-masing gitu. Keinginan Abril dan Afan sih ingin ngobrol sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Tiongkok gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan tetap dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. Robi dan Kenzi yang tinggal dengan baik di Batam dan kuliah dengan baik gitu. Robi anaknya Ivan dan Keyla. Ivan menjalankan usaha dealer motor gitu. Kenzi anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan dengan baik toko perhiasan emas gitu. Pertemanan yang baik sih...Robi dan Kenzi, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuan sih happy-happy gitu. Tempat favorit Robi dan Kenzi sih....Warkop Gilang dan Wika gitu. Pendapat Robi dan Kenzi sih...makanan dan minuman di Warkop...enak gitu. Di Warkop sih, ya Robi dan Kenzi ngobrol dengan baik sih....tentang orang-orang yang tinggal dengan baik di Batam menjalankan usaha ini dan itu...terjadi kompetisi dengan baik gitu. Keinginan Robi dan Kenzi sih....ingin ngobrol dengan baik sama Walikota Batam tentang Pasar Modal gitu. Memang sih obrolan Robi dan Kenzi sekedar obrolan saja sih...seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Robi dan Kenzi seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Kenzi memang sih berpacaran dengan baik sama Jelita gitu. Jelita satu fakultas satu tempat kuliah dengan Kenzi gitu. Jelita anaknya Fajar dan Amanda gitu. Fajar dan Amanda menjalankan usaha toko pakaian gitu. Robi pernah sih berpacaran pada masa SMA dengan cewek bernama Jihan gitu. Ya hubungan Robi dan Jihan putus sih karena orang tua Jihan tidak suka Robi gitu. Sekarang ini sih, ya Robi memang telah melupakan Jihan gitu. April yang bersama Ibu tersayang di rumah gitu. April ingin tahu sih kisah cinta Ibu dan Ayah gitu. Mila menceritakan dengan baik sih...pada April kisah cinta Mila dan Valen gitu. Valen memang berteman baik sama Mila gitu. Memang Valen berpacaran dengan Cantika gitu. Cantika mengkhianati cinta Valen gitu, ya Cantika menjalankan kisah cinta dengan Andi gitu. Valen putus hubungan kisah cinta sama Cantika gitu. Valen yang berteman sama Mila, ya Valen rasa nyaman dengan Mila jadinya Valen memutuskan untuk jadian sama Mila gitu. Valen memang sih memberikan Mila buket bunga dan coklat sih karena memang Mila suka coklat gitu, ya Valen nyatakan cinta pada Mila. Ya Mila suka Valen, ya bunga dan coklat di terima Mila gitu. Kisah cinta Valen dan Mila di jalin dengan baik sih....menikah gitu, ya rumah tangga di jalankan dengan baik, ya dan lahir ke dunia ini Arbil dan April....jadinya Valen dan Mila bahagia dengan anak-anak yang di cintai dengan baik gitu. Mila yang menceritakan dengan baik kisah cinta sama Valen pada April gitu, ya April senang dengan kisah cinta Ayah dan Ibunya gitu. Hubungan April dan Mila baik, ya anak dan Ibu gitu. Hubungan April dengan Valen baik, ya anak dan Ayah gitu. Hubungan kisah cinta Afan dan Novia harus putus sih karena Novia menjalin kisah cinta dengan Owan gitu. Ya Owan pemilik hotel Horison gitu. Arbil mengerti dengan baik sih keadaan Afan yang putus cinta sama Novia gitu karena Owan gitu. Arbil mengajak Afan untuk ke kafe gitu. Di kafe Arbil memberikan masukkan yang baik sama Afan dengan tujuan sih Afan melupakan dengan baik Novia gitu. Afan menerima dengan baik sih masukkan dari Arbil gitu jadi Afan memang harus melupakan dengan baik Novia demi kebaikan Afan gitu. Di kafe tetap sih Afan dan Arbil ngobrol tentang pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Tetap sih keinginan Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Investasi gitu. Di kafe Arbil dan Afan bertemu dengan Vilmei dan kawan-kawan gitu, ya Vilmei tidak lagi membuat YouTube bisa di bilang sih Vilmei senang-senang dengan teman-teman gitu. Afan yang menyukai Vilmei karena paras Vilmei mirip Molly Lee gitu. Afan memang tidak mungkin sih bisa jadian Vilmei gitu jadi Afan cukup jadi penggemar Vilmei gitu. Afan dengan Arbil....foto dengan Vilmei gitu karena memang bisa di bilang sih Vilmei artis YouTube gitu. Vilmei senang berfoto dengan Arbil dan Afan gitu. Afan dan Arbil menyimpan dengan baik sih foto di Hp gitu. Afan dan Arbil tetap dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. Afan yang main ke rumah kontrakan Arbil gitu. Afan bertemu dengan cewek cantik yang bernama Sridevi gitu. Afan berteman baik sama Sridevi gitu. Ya Afan dan Sridevi yang saling suka jadinya jadian dengan baik. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sridevi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Sridevi gitu, ya keduanya jalan-jalan sih dengan motor Afan gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta gitu dengan tujuannya happy-happy gitu. Sridevi berteman baik sih dengan Tasya gitu. Memang Tasya kerjaannya model gitu. Tasya anaknya Jhon dan Mutia gitu. Jhon menjalankan usaha bengkel motor gitu. Arbil berteman dengan Tasya karena Afan dan Sridevi gitu. Arbil yang suka dengan Tasya, ya Arbil memutuskan dengan baik sih jadian dengan Tasya gitu. Usaha Arbil berhasil jadian dengan Tasya gitu. Afan dan Sridevi senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Tasya gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Arbil dan Tasya baik, ya keduanya jalan-jalan sih dengan baik sih dengan motor gitu....ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuan sih happy-happy gitu. Robi yang biasa ke Warkop jadi Robi berteman dengan April yang kebiasaannya ke Warkop gitu. Robi dan April beda tempat kuliah gitu. Robi dan April saling suka sih, ya jadinya keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Dinda senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Kenzi senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April yang menjalankan kisah cinta yang baik sih, ya keduanya jalan-jalan sih dengan motor Robi gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuan happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Dinda," kata Eko.

"Memang sih pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Dinda gitu," kata Budi.

"Lika liku kisah cinta tokoh April," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih....main permainan Jumanji gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

13 GOING ON 30

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sih....seni d...

CAMPUR ADUK