Malam yang gelap, ya bulan purnama bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sih...seni dan kebudayaan suku Minagkabau di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca dengan baik cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sih, ya sambil menikmati dengan baik sih kopi dan gorengan gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pada tahun 1963, Frank Abagnale, Jr. tinggal di New Rochelle, New York dengan ayahnya, Frank Abagnale Sr. , dan ibunya yang berdarah Prancis, Paula. Ketika Bank Chase Manhattan menolak pinjaman Frank Sr. karena masalah yang tidak diketahui dengan IRS, keluarga Abagnale dipaksa keluar dari rumah mereka yang besar ke sebuah apartemen kecil. Paula berselingkuh dengan Jack, teman suaminya. Sementara itu, Frank berprofesi sebagai guru pengganti di kelas bahasa Prancis. Orang tua Frank mengajukan gugatan cerai dan Frank melarikan diri. Ketika ia sudah tidak memiliki uang, Frank mulai mengandalkan penipuan dengan bermodalkan kepercayaan diri. Segera setelah itu, kemampuan Frank meningkat dan ia bahkan meniru seorang pilot maskapai penerbangan. Ia memaksa Pan Am memberikan cek gaji dan berhasil mencuri lebih dari $2.8 juta.
Sementara itu, Carl Hanratty, seorang agen spesialis penipuan bank dari FBI, mulai melacak Frank. Carl dan Frank bertemu di sebuah hotel di mana Frank meyakinkan Carl bahwa namanya adalah Barry Allen dari Secret Service dan bahwa ia juga sedang menyelidiki penipuan. Kemudian Frank pergi dan setelah itu, Carl sangat kesal karena ia terlambat menyadari bahwa dirinya juga telah ditipu. Kemudian pada hari Natal, Carl masih bekerja ketika Frank menghubunginya dan mencoba meminta maaf untuk menipu Carl. Carl menolak permintaan maafnya dan memberitahu Frank bahwa ia akan segera ditangkap, tetapi Carl tertawa ketika ia menyadari bahwa Frank menghubunginya karena ia tidak memiliki orang lain untuk diajak bicara. Frank menutup telepon dan Carl tetap menyelidikinya, tetapi tiba-tiba, Carl menyadari (berterima kasih kepada pelayan) bahwa nama "Barry Allen" berasal dari buku komik Flash dan bahwa Frank sebenarnya masih remaja.
Sementara itu, Frank melanjutkan penipuannya, kali ini dengan identitas seorang dokter dan pengacara. Saat memerankan Dr. Frank Conners, ia jatuh cinta dengan Brenda. Frank meminta izin ayahnya untuk menikahi Brenda, lalu ia mengakui kebenaran tentang dirinya dan meminta bantuan untuk mengikuti ujian Louisiana State Bar. Carl melacak Frank ke pesta pertunangannya, tetapi Frank mampu menyelinap keluar jendela kamar tidur beberapa menit sebelum Carl menerobos masuk. Sebelum pergi, Frank sempat berjanji kepada Brenda untuk bertemu di Miami dua hari kemudian sehingga mereka bisa kawin lari. Frank melihat Brenda menunggunya dua hari kemudian, tetapi ia juga melihat beberapa agen berpakaian preman sedang bersiap untuk menyergapnya. Menyadari bahwa pertemuan itu telah diatur oleh FBI, Frank melarikan diri ke Eropa.
Tujuh bulan kemudian, Carl menunjukkan kepada atasannya bahwa Frank telah mencetak sendiri cek seluruh Eropa Barat dan meminta izin pergi ke Eropa untuk mencarinya. Ketika atasannya menolak, Carl membawa cek Frank kepada para profesional yang mengaku bahwa cek itu dicetak di Prancis. Dari interogasi dengan ibu Frank, Carl mengetahui bahwa Frank sebenarnya lahir di Montrichard, Prancis. Kemudian Carl pergi ke sana dan akhirnya menemukan Frank, lalu ia memberitahu Frank bahwa polisi Prancis akan membunuhnya jika ia tidak pergi dengan Carl secara diam-diam. Awalnya, Frank menganggap Carl berbohong, tetapi Carl berjanji kepada Frank bahwa ia tidak akan berbohong kepadanya, lalu Carl membawanya keluar ketika polisi Prancis membawanya ke penjara.
Adegan kemudian melompat ke sebuah pesawat yang membawa Frank dan Carl pulang dari penjara, kemudian Carl memberitahu Frank bahwa ayahnya telah meninggal. Berduka, Frank melarikan diri dari pesawat dan kembali ke rumah lamanya di mana ia menemukan ibunya dengan kekasih gelapnya serta seorang gadis yang diketahui adalah adik tirinya. Frank kemudian menyerahkan dirinya, divonis 12 tahun penjara dan dikunjungi oleh Carl seiring berjalannya waktu. Ketika Frank menunjukkan bahwa salah satu cek yang dibawa Carl sebagai bukti itu palsu, Carl meyakinkan FBI untuk menawarkan kesepakatan kepada Frank di mana Frank dapat menjalani sisa hukumannya bekerja di departemen penipuan bank FBI, lalu Frank menerima kesepakatan tersebut. Saat bekerja di FBI, Frank merindukan masa-masa pengejaran dengan Carl dan bahkan mencoba berperan sebagai pilot maskapai lagi, tetapi ia terpojok oleh Carl, yang menegaskan bahwa Frank akan kembali ke pekerjaan FBI karena tidak ada yang mengejarnya. Pada hari Senin berikutnya, Carl cemas karena Frank belum masuk kerja, tetapi Frank akhirnya tiba dan mereka membahas kasus mereka selanjutnya.
Cerita ini berakhir dengan Frank yang telah menikah selama 26 tahun, memiliki tiga putra, tinggal di Midwest dan masih berteman baik dengan Carl. Mereka telah menangkap beberapa pemalsu uang yang paling sulit ditangkap di dunia dan menghasilkan jutaan dolar setiap tahun karena karyanya menciptakan cek yang tak bisa dipalsukan.
***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati dengan baik sih kopi dan gorengan gitu. Eko datang ke rumah Budi sih, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi sih. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Langsung saja Budi...main permainan Monopoli!" kata Eko.
"Oke...main permainan Monopoli!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"April tinggal dengan baik di Batam dengan ke dua orang tuanya. Valen dan Mila adalah orang tua April. April memang punya abang sih yang bernama Arbil. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal di Jakarta gitu. Di Jakarta…Arbil tinggal di rumah kontrakan gitu.Pemilik rumah kontrakan adalah Galaksi dan Aluna gitu. Galaksi dan Aluna…suami istri. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih Galaksi dan Aluna, ya bahagia dengan anak yang bernama Zahra gitu. Zahra menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Memang Zahra berpacaran dengan baik sama Eby gitu. Eby satu kelas dengan Zahra gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU gitu yang ada di Jakarta gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Valen tetap dengan baik sih menjalankan usaha bengkel motornya. Mila kegiataannya sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian di masjid gitu. April menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Jakarta dan kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil memang berteman baik sih…teman kerja yang bernama Afan gitu. Saiful dan Dewi adalah orang tuanya…Afan gitu. Saiful dan Dewi menjalankan usaha pakaian gitu. Pertemanan yang baik Arbil dan Afan sih keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta gitu. Di suatu tempat ada syuting sinetron gitu. Arbil dan Afan ke tempat syuting sinetron gitu. Di tempat syuting sinetron, ya Arbil dan Afan menonton dengan baik syuting sinetron Langit untuk Renata gitu. Memang sih di rumah Arbil dan Afan…nonton sih sinetron Langit untuk Renata gitu, ya pendapat Arbil dan Afan sih…sinetron Langit untuk Renata….ceritanya bagus gitu. Arbil dan Afan memang berfoto dengan baik sih dengan artis sinetron Langit untuk Renata, ya Daisy Natalya dan Lavicky Nicholas. Foto memang di simpan dengan baik sih sama Arbil dan Afan di Hp gitu. Pendapat Arbil dan Afan sih tentang artis sinetron Langit untuk Renata…..baik sih perilakunya gitu. Setelah nonton syuting sinetron Langit untuk Renata gitu, ya Arbil dan Afan pulang ke rumah masing-masing gitu. Seperti biasa sih Arbil dan Afan kerja dengan baik di perusahaan gitu. April yang kuliah dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Dinda gitu. Dinda anaknya Gilang dan Wika gitu. Gilang menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Pertemanan yang baik April dan Dinda gitu, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Dinda sih….Warkop gitu. Warkop pemiliknya Della dan Yusuf. Memang Yusuf dan Della…suami istri gitu. Pendapat April dan Dinda sih…makanan dan minuman di Warkop…enak sih. Di Warkop, ya April dan Dinda ngobrol dengan baik sih….organisasi-organisasi agama yang ada di Batam gitu. Keinginan April dan Dinda sih….ngobrol dengan baik sama Walikota Batam tentang Politik, Ekonomi, dan Agama. Obrolan April dan Dinda sih…sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. April dan Dinda seperti biasa sih kuliah dengan baik gitu. Dinda memang berpacaran sih dengan Devan gitu. Ya Devan menjalankan usaha dealer motor gitu. April pernah sih pacaran sih pada masa SMA dengan cowok yang bernama Mohan gitu. Hubungan kisah cinta April dan Mohan….putus karena Mohan menjalin kisah cinta dengan Raisa gitu. Sekarang ini sih….April telah melupakan dengan baik Mohan demi kebaikan April gitu. Cerita Mohan sih tetap bersama Raisa sih, ya keduanya kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil dan Afan kerja dengan baik sih di perusahaan gitu dan tetap sih kebiasaan keduanya sih jalan-jalan dengan motor masing-masing ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe gitu. Pemilik kafe adalah Kenzo dan Mutiara gitu. Memang sih Kenzo dan Mutiara…suami istri gitu. Arbil dan Afan berpendapat dengan baik sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak sih. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Tiongkok yang cabangnya ada di Jakarta gitu karena masih berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Memang sih Afan dan Arbil menonton YouTobe Vilmei di Hp Afan gitu, ya Afan dan Arbil berpendapat sih….YouTobe Vilmei..bagus sih, ya Rama dan Lilis..lucu sih. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta sih tentang Politik Ekonomi Tiongkok gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan sih…biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan pernah sih menjalankan kisah cinta pada masa kuliah dengan cewek keturunan China yang bernama Molly Lee gitu. Hubungan kisah cinta Afan dan Molly Lee putusnya sih karena perbedaan agama sih. Afan agama Islam dan Molly Lee agama Kristen gitu. Molly Lee menikah dengan Andy Law yang memang keturunan suku China dan Andy Law agamanya Kristen gitu. Andy Law menjalankan usaha dealer motor gitu. Afan memang berusaha dengan baik sih melupakan Molly Lee. YouTobe Vilmei di tonton dengan baik sama Afan di Hp gitu, ya Afan selalu teringat dengan Molly Lee karena paras Molly Lee…mirip dengan Vilmei gitu. Arbil pernah berpacaran sih pada masa kuliah di Batam dengan cewek yang bernama Tasya gitu. Hubungan Arbil dan Tasya harus putus sih karena orang tua Tasya gitu. Tasya di jodohkan dengan Rangga gitu. Rangga menjalankan usaha dealer mobil gitu. Rangga dan Tasya menikah dengan baik gitu. Sekarang ini sih, ya Arbil telah melupakan dengan baik sih…Tasya demi kebaikkan Arbil gitu. April dan Dinda yang biasa ke Warkop gitu. April bertemu dengan teman masa SMP yang bernama Robi gitu. Robi sekarang sih kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi dengan April dan Dinda beda tempat kuliah gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih. Karena April sih…Robi berteman dengan baik sama Dinda gitu. Dinda suka sih dengan Robi, ya Dinda sadar sih bahwa dirinya punya pacar sih…Devan gitu. Robi memang punya teman baik sih…teman kuliah sih yang bernama Raja gitu. Robi anaknya Andhika dan Hesti gitu. Andhika kerjaannya polisi kepolisian Lapor Pak!. Surya dan Amanda adalah orang tuanya Raja gitu. Surya kerjaannya polisi kepolisian Lapor Pak!. Sepak terjangnya Andhika dan Surya sih…berhasil dengan baik sih menangkap penjahat kelas teri sampai kelas kakap gitu. Penjahat-penjahat di penjara dengan baik gitu. Cerita di penjara sih terkadang terjadi keributan sih antara penjahat ini dan itu sih karena persoalan ini dan itu sih. Robi dan Raja memang biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favorit sih Robi dan Yusuf sih…Warkop Della dan Yusuf gitu. Memang sih pendapat yang baiknya Robi dan Raja sih….makanan dan minuman di Warkop…enak gitu. Di Warkop sih, ya Robi dan Raja ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang tinggal dengan baik sih di Batam, ya ragam suku sih jadi ragam juga sih seni dan kebudayaan gitu. Keinginan Robi dan Raja sih ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam tentang Politik, Ekonomi, dan Budaya gitu. Obrolan Robi dan Raja sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Robi dan Raja seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Raja memang berpacaran dengan Indah gitu. Ya Indah anaknya Dimitri dan Diandra gitu. Dimitri dan Diandra menjalankan usaha toko kain gitu. Indah satu fakultas satu tempat kuliah dengan Raja gitu. Robi pernah sih berpacaran sih pada masa SMA sih dengan cewek yang bernama Jihan gitu. Ya Jihan meninggal karena kanker gitu. Sekarang ini, ya Robi masih mengenang dengan baik sih Jihan gitu. Arbil dan Afan yang biasa ke kafe, ya keduanya bertemu dengan cewek cantik sih yang bernama Melly gitu. Melly kerjaannya model gitu. Jhon dan Jelita adalah orang tua Melly gitu. Jhon dan Jelita menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik sama Melly gitu, ya Arbil dan Afan suka sih dengan Melly gitu. Arbil dan Afan membuat kesepakan dengan baik sih untuk bersaing sehat sih untuk jadian dengan Melly gitu. Persaingan Arbil dan Afan sengit sih demi untuk jadian dengan Melly gitu. Tiba-tiba Afan berhenti sih bersaing dengan Arbil urusan jadian dengan Melly gitu. Afan bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Sridevi gitu, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Sridevi kerja di perusahaan PT. CAKRA gitu. Fildan dan Selfi adalah orang tua Sridevi gitu. Fildan dan Selfi menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Afan yang terpesona dengan kecantikan Sridevi yang sekarang sih, ya Afan ingin jadian dengan Sridevi gitu. Arbil mengerti sih Afan suka dengan Sridevi gitu. Arbil jadinya mulus sih jadian dengan Melly gitu. Afan yan berusaha dengan baik jadian dengan Sridevi, ya Afan berhasil jadian dengan baik sama Sridevi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Sridevi gitu. Ya hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Robi yang suka dengan April gitu, ya Robi berusaha dengan baik sih jadian dengan April gitu. Robi memang menyatakan cinta pada April dengan memberikan sebuah buket bunga dan coklat sih, ya memang sih April suka coklat gitu. April yang suka dengan Robi jadi April menerima buket bunga dan coklat gitu. Robi senang sih cintanya di terima April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Dinda senang dengan kisah cinta April dan Robi. Raja senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April jalan bareng sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
“Cerita yang bagus,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Dinda,” kata Eko.
“Ya memang sih pertemanan yang baik sih…tokoh April dan tokoh Dinda,” kata Budi.
“Lika liku kisah cinta tokoh April,” kata Eko.
“Ya begitulah ceritanya sih….lika liku kisah cinta tokoh April,” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Budi dan Eko tetap dengan asik sih main permainan Monopoli gitu.
No comments:
Post a Comment