Malam hari, ya bulan purnama bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Makkasar di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pada tahun 1954, dua Agen Marsekal Amerika Serikat, Edward "Teddy" Daniels dan rekan barunya, Chuck Aule, pergi ke Rumah Sakit Ashecliffe khusus tahanan sakit jiwa di Pulau Shutter yang terletak di kawasan Boston Harbor, sebagai bagian dari penyelidikan terhadap menghilangnya pasien Rachel Solando. Solando ditahan karena menenggelamkan ketiga anaknya. Sesaat setelah tiba, badai menerjang pulau dan mereka tidak dapat pulang selama beberapa hari. Daniels merasa para staf tidak bisa diajak bekerja sama: kepala psikiater, Dr. John Cawley, menolak memberikan catatan staf rumah sakit; dokter dari Solando, Dr. Sheehan, pergi liburan setelah ia menghilang; Daniels dan Aule dilarang memeriksa Bangsal C (Ward C); dan mercusuar pulau sudah diperiksa.
Daniels mulai mengalami migrain. Ia kembali bermimpi soal keterlibatannya dalam pembalasan pembebasan Dachau dan istrinya, Dolores Chanal, yang meninggal akibat kebakaran yang dilakukan oleh seorang bernama Andrew Laeddis. Dalam salah satu mimpinya, Chanal memberitahu Daniels bahwa Solando masih ada di pulau, begitu pula Laeddis. Daniels kemudian menjelaskan kepada Aule bahwa melacak Laeddis adalah motif utama demi menyelesaikan kasus ini.
Ketika Daniels dan Aule melanjutkan investigasinya, mereka mengetahui bahwa Solando telah ditemukan tanpa penjelasan apapun. Karena merasa staf maupun pasien tidak membantunya, Daniels memutuskan masuk Bangsal C dan bertemu George Noyce, pasien lainnya. Noyce memperingatkan Daniels bahwa Ashecliffe melaksanakan eksperimen aneh terhadap pasien-pasiennya dan mengirimkan pasien yang tidak dapat disembuhkan ke mercusuar untuk menjalani lobotomi. Setelah Daniels pergi, Noyce menegaskan bahwa semua orang di pulau ini, termasuk Aule, terlibat dalam permainan yang dirancang untuk Daniels.
Daniels kembali menemui Aule dan mereka berdua pergi ke mercusuar, namun terpisah saat sedang menyusuri tebing. Daniels menemukan seorang wanita yang bersembunyi di gua. Ia mengaku sebagai Rachel Solando (Clarkson) yang asli. Wanita tersebut mengaku dirinya mantan psikiater di Ashecliffe sampai ia mengetahui ada eksperimen obat psikotropika untuk mengembangkan teknik pengendalian pikiran. Saat ia berusaha memberitahu pihak berwenang, ia langsung dicap sebagai pasien. Setelah meninggalkan wanita tersebut, Daniels tidak menemukan Aule dan pulang ke rumah sakit. Dr. Cawley mengklaim bahwa Daniels datang sendiri tanpa ditemani Aule.
Yakin sekaligus bingung, Daniels kembali ke mercusuar dan mendobraknya. Di atas, ia menemukan Dr. Cawley sedang menunggu dirinya. Cawley menjelaskan bahwa Andrew Laeddis adalah Daniels itu sendiri, "pasien (mereka) yang paling berbahaya", ditahan di Bangsal C karena membunuh istrinya yang depresif mania setelah ia menenggelamkan anak-anak mereka. Menurut Dr. Cawley, peristiwa dalam beberapa hari terakhir dirancang untuk mematahkan ketidakwarasan Laeddis yang penuh konspirasi. Laeddis dibolehkan memerankan Andrew Daniels yang justru merupakan anagram dari namanya. Staf rumah sakit, termasuk Dr. Sheehan yang berperan sebagai Aule dan seorang perawat yang berperan sebagai Rachel Solando, adalah bagian dari tes tersebut. Migrain yang diderita Laeddis adalah gejala penghentian konsumsi obatnya. Karena kenyataan yang ada membuat Laeddis kewalahan, ia pingsan.
Laeddis bangun di rumah sakit di bawah pengawasan Dr. Cawley dan Sheehan. Saat ditanyai, Laeddis memberitahu yang sebenarnya dengan yakin, sehingga dianggap sebagai tanda kemajuan oleh para dokter. Tetapi tetap saja, Dr. Cawley mengatakan bahwa mereka pernah mencapai kemajuan yang sama sembilan bulan sebelumnya. Sayangnya, kondisi Laeddis waktu itu langsung berbalik. Dr. Cawley memperingatkan bahwa operasi kali ini adalah kesempatan terakhir Laeddis. Beberapa waktu kemudian, Laeddis bersantai di tangga rumah sakit bersama Dr. Sheehan. Ia memanggilnya "Chuck" dan mengatakan bahwa mereka berdua harus keluar dari pulau secepatnya. Sheehan memberi tanda ke Cawley yang kemudian memberi tanda ke polisi. Sebelum dibawa oleh mereka, Laeddis bertanya kepada Dr. Sheehan, "Yang mana yang lebih buruk? Hidup sebagai monster, atau mati sebagai orang baik?". Ia kemudian dengan tenangnya pergi bersama polisi.
"Budi mau cerita toh. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. Abangnya April yang bernama Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih Jakarta gitu. Memang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Valen dan Mila memang mendidik dengan baik Arbil jadi Valen dan Mila senang sih Arbil kerja di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Arbil yang tinggal di Jakarta tinggal dengan baik di rumah kontrakan sih. Pemilik rumah kontrakan adalah Kenzo dan Mutiara gitu. Ya Kenzo dan Mutiara…suami istri gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Kenzo dan Mutiara, ya bahagia dengan anak bernama Melly gitu. Melly menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Arbil suka sih dengan Melly gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik sih. Valen tetap sih dengan baik sih menjalankan usaha bengkel mobil gitu. April menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Teman baik April…teman kuliah yang bernama Della gitu. Ya Della anaknya Gilang dan Cinta gitu. Ya Gilang kerjaannya pengacara gitu. April dan Della biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Della adalah warung kopi gitu. Pemilik warung kopi adalah Yusuf gitu. Ya Yusuf memang teman baik April dan Della dari masa SMA sampai sekarang gitu. Memang Yusuf tidak kuliah, ya makanya menjalankan usaha warung kopi gitu. Usaha warung kopi yang di jalankan Yusuf sih......hasilnya lumayan dan di syukurin dengan baik sih. Yusuf memang menjalankan pacaran sih dengan Syaqirah gitu. Ya Syaqirah memang menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Di warung kopi, ya April dan Della memang ngobrol dengan baik sih tentang lingkungan sosial masyarakat di Batam berdasarkan media ini dan itu sih. Memang sih pendapat April dan Della…makanan dan minuman di warung kopi…Yusuf…enak gitu. Keinginan April dan Della sih…ngobrol dengan baik sama Walikota Batam sih….tentang usaha mikro dan makro berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Batam gitu. Memang sih obrolan Arpil dan Della sekedar obrolan saja sih seperti obrolan pemuda-pemudi yang berpendidikan tinggi gitu. April dan Della menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. Arbil memang berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Trian gitu. Memang sih Trian sudah menikah sih dengan cewek yang bernama Adila gitu. Rumah tangga yang di jalankan Trian dan Adila baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella…balita gitu. Arbil dan Trian biasa sih jalan-jalan dengan baik sama motor masing-masing ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya sih happy-happy gitu. Tempat favorit sih Arbil dan Trian sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Fildan dan Selfi gitu. Fildan dan Selfi…suami istri gitu. Memang sih pendapat Arbil dan Trian sih…makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Di kafe, ya Arbil dan Trian biasa sih ngobrol sih tentang permasalahan ini dan itu yang ada di Jakarta berdasarkan berita media ini dan itu sih. Keinginan Arbil dan Trian sih…ingin ngobrol sih dengan Wakil Gubernur Jakarta…tentang Investasi gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Trian sekedar obrolan sih, ya seperti masyarakat umum yang berpendidikan tinggi gitu. Ya Arbil dan Trian menjalankan kerjaannya dengan baik di perusahaan dengan baik sih. Valen yang menjalankan bengkel mobil dengan baik gitu. Di bengkel Valen bertemu mantannya yang bernama Jelita gitu. Ya Jelita ke bengkel Valen tujuannya ingin membenarkan mobilnya yang rusak gitu. Jelita memang status janda dengan anak satu yang bernama Fattah gitu. Ya Fattah menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Suami Jelita yang bernama Farhan…meninggalnya sudah lama gitu. Jelita menjalankan usaha dealer motor gitu. Valen yang berteman baik sama Jelita, ya Valen akrab banget dengan Jelita gitu. Mila yang melihat dengan baik keakraban Valen dan Jelita gitu, ya Mila kesal sih kedekatan Valen dengan matannya…Jelita gitu. Di rumah, ya ketika Valen mau makan makanan yang biasa di masakan Mila untuk Valen dan April gitu ternyata di meja makan tidak ada makanan gitu. Valen memang bertanya sih pada Mila, ya kenapa Mila tidak membuat makanan gitu? Ya Mila memberitahukan dengan baik sama Valen bahwa Mila tidak mut masak untuk Valen gitu. Mila asik saja dengan nonton Tv acaranya musik dangdut gitu. Valen mencari tahu sih kenapa mut Mila jelek gitu, ya dengan Valen bertanya sama April gitu. Ya April tidak mau memberitahu sih pada Valen…kenapa Mila mutnya jelek gitu. Valen memberikan uang pada April, ya April memberitahukan pada Valen gitu kenapa mut Mila jelek? Ya karena Valen bertemu dengan mantannya…Jelita, ya akrab banget gitu Valen dan Jelita jadi Mila kesal sih dengan kedekatan Valen dengan Jelita gitu. Valen yang tahu bahwa mut Mila jelek karena Jelita, ya di biarkan saja sih sama Valen karena Mila cemburu gitu…Valen akrab dengan Jelita gitu. Valen sih cinta sama Mila dengan baik…makanya Arbil dan April ada gitu. April anak ceweknya Valen jadi April yang memasakin makanan buat Valen gitu. Makanan yang di buat April jadi gitu, ya Valen menikmati dengan baik makanan buatan April yang enak gitu. Urusan Valen dan Jelita selesai, ya mobil Jelita bagus sih di servis Valen gitu. Valen memberikan uang hasil bengkel pada Mila, ya Mila senang sih dapat uang dari Valen gitu. Mila urusan cemburunya sama Jelita berakhir gitu karena Valen menggobalin Mila dengan baik jadinya Mila luluh sama Valen gitu. Valen dan Mila jalan-jalan sih dengan mobil Valen gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen dan Mila bisa di bilang sih pacaran gitu. April senang sih hubungan Valen dan Mila baik gitu.April dan Della memang menjalankan kuliah dengan baik gitu. Memang April dan Della masih seperti biasa sih ke warung kopinya…Yusuf gitu. Hubungan kisah cinta Yusuf dengan Syaqirah baik gitu. Ya April dan Della biasa ngobrol di warung kopi sih…tentang keinginan masyarakat yang beragam Kristen ingin berjaya di Batam masih berkaitan dengan ekonomi gitu, ya dan juga keinginan masyarakat yang beragama Islam ingin berjaya di Batam masih berkaitan dengan ekonomi gitu. Memang sih April dan Della ngobrol dengan baik sih tentang orang Kristen masuk Islam atau Islam masuk Kristen gitu…berdasarkan realita dan media ini dan itu sih. Obrolan April dan Della sih sekedar obrolan saja gitu. April dan Della kuliah dengan baik sih. Di kampus memang sih ada cowok yang di sukai April dan Della gitu, ya cowok itu bernama Eby gitu. Ya Eby anaknya Galaksi dan Aluna gitu. Ya Galaksi menjalankan usaha dealer mobil gitu. April memang pernah berpacaran dengan Robi sih pada masa SMA gitu. Ya Robi anaknya Rangga dan Cinta gitu. Rangga menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantra gitu. April putus hubungan dengan Robi karena Robi dekat dengan Mawar gitu. Ya Mawar anaknya Wendy dan Kiky gitu. Ya Wendy menjalankan usaha toko Hp gitu. April memang masih mengingat Robi, ya tandanya sih April masih ada rasa sama Robi gitu. Della ngajak April untuk bersaing sih untuk jadian dengan Eby gitu. April mau sih bersaing sama Della urusan Eby gitu. Pendekatan memang di jalankan dengan baik sih April dan Della urusan dengan Eby gitu. Memang sih hubungan pertemanan Eby dengan April dan Della baik sih. Eby sebenarnya senang sama Della gitu. Eby memutuskan dengan baik jadian sama Della gitu. Della senang sih jadian sama Eby gitu. April senang saja sih Della jadian sama Eby gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Della, ya keduanya sering sih jalan bareng dengan motor Eby gitu…ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil mendapatkan kenyatan dengan baik sih bahwa Melly jadian dengan Tono gitu. Ya Tono anaknya Andre dan Ayu gitu. Tono kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU gitu. Andre menjalankan usaha toko kelontongan dengan Ayu gitu. Arbil memang suka cewek lain sih selain Melly, ya cewek itu bernama Tasya gitu. Tasya teman kerja Arbil di perusahaan gitu. Arbil dan Tasya hubungan pertemanannya baik sih. Arbil memutuskan dengan baik sih jadian dengan Tasya gitu. Ketika Arbil menyatakan cinta sama Tasya, ya cinta Arbil di terima Tasya karena Tasya suka sama Arbil gitu. Arbil dan Tasya menjalankan kisah cinta dengan baik gitu. Trian senang dengan kisah cinta Arbil dan Tasya baik gitu. Arbil dan Tasya jalan bareng sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. April dan Della biasa sih ke warung kopi Yusuf gitu. Di warung kopi, ya April bertemu Robi gitu. Robi menjalankan kuliah dengan baik sih. Robi dengan April dan Della beda tempat kuliah gitu. Robi dengan Mawar tidak ada hubungan kisah cinta gitu. Ya Robi dan April ngobrol dengan baik sih. Robi ingin balikan sama April gitu. April yang masih ada rasa sama Robi jadi April menerima balikan sama Robi gitu. Della dan Yusuf senang sih Robi dan April kembali menjalin kisah cinta gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Robi dan April gitu, ya keduanya jalan bareng sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
No comments:
Post a Comment