Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...FTV di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik
Isi cerita yang di baca Budi :
Drifter Harry Madox bekerja sebagai penjual mobil bekas di sebuah kota kecil di Texas. Di tengah teriknya musim panas, ia mulai tertarik pada Gloria Harper, seorang wanita muda yang sopan yang bekerja di dealer mobil di kantor peminjaman. Ia memperhatikan kaki Gloria dan sepatunya yang berhias buah kayu. Dolly Harshaw, yang menikah dengan pemilik dealer, menggoda Harry tanpa malu-malu, mengatakan bahwa ia memiliki sepasang sepatu yang persis seperti milik Gloria. Tak lama kemudian, mereka mulai menjalin hubungan asmara yang panas.
Harry mengetahui bahwa semua staf bank lokal adalah petugas pemadam kebakaran sukarela dan kamera di bank tidak berfungsi. Setelah perencanaan yang matang, ia membakar sebuah gedung di seberang jalan untuk memancing mereka semua pergi dan saat mereka pergi, ia merampok bank. Hati nuraninya memaksanya untuk memasuki gedung yang terbakar untuk menyelamatkan seorang pria tunawisma yang terjebak di dalamnya. Meskipun demikian, sheriff kota mencurigai Harry melakukan perampokan dan ia ditangkap. Ia mengetahui bahwa uang itu tidak berguna karena nomor serinya telah dicatat. Dolly memberinya alibi dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan mengkhianatinya kecuali ia membunuh suaminya, yang dinikahinya demi uangnya. Ketika ia menolak, Dolly mengancam akan mengungkapnya. Ia akhirnya membunuh suaminya sendiri dengan merangsang jantungnya yang lemah secara berlebihan selama hubungan seksual yang penuh semangat.
Sementara itu, Harry menemukan bahwa Gloria diperas oleh seorang penjahat lokal bernama Frank Sutton. Sutton memiliki foto-foto telanjang yang diambilnya dari Gloria dan sahabatnya Irene Davey, setelah mengikuti mereka ke kolam renang lokal, setelah mendengar kabar Irene bersama wanita lain, yang merupakan mantan gurunya. Irene bunuh diri setelah diperas dan Harry, yang telah jatuh cinta pada Gloria yang berusia 19 tahun, menghadapi Sutton untuk mendapatkan foto-foto itu. Percakapan yang menegangkan itu meningkat menjadi perkelahian, dan Harry memukuli Sutton dengan keras, tetapi dia dengan menantang terus memeras Gloria. Harry mengunjungi Sutton di rumahnya dan menemukannya sedang berhubungan seks dengan seorang wanita yang memiliki sepatu buah kayu yang persis seperti milik Gloria. Saat Harry dan Sutton mulai berkelahi, wanita tak dikenal itu melarikan diri, menderita luka di wajahnya. Harry akhirnya membunuh Sutton dalam pergumulan berikutnya. Dia menanam uang curian itu untuk mengalihkan kecurigaan dari dirinya sendiri, dan membuang sepatu itu, karena yakin itu milik Gloria. Ia kemudian memberi tahu polisi bahwa Sutton, yang tidak memiliki pekerjaan dan sedikit aset, baru-baru ini membayar tunai untuk sebuah mobil baru, sehingga seolah-olah Sutton telah merampok bank. Nomor serinya cocok dan Harry menerima janji hadiah besar karena memberikan informasi yang membantu polisi "memecahkan" perampokan tersebut. Ia berencana untuk menikahi Gloria dan membawanya ke Kepulauan Karibia.
Setelah dipanggil oleh pemilik bisnis baru, Dolly, ke rumah Harshaw, Harry memperhatikan saat mereka tiba bahwa Gloria mengenakan sepatu buah kayunya. Kemudian Harry melihat bekas luka baru di wajah Dolly dan menyadari bahwa itu adalah dia dan bukan Gloria yang berhubungan seks dengan Sutton. Sebelum dia bisa bermanuver, Dolly merusak rencana Harry dengan menunjukkan kepadanya salinan surat resmi yang katanya telah dia percayakan kepada pengacaranya, untuk dibuka jika dia meninggal. Surat itu adalah kisah langsung yang akan melibatkannya dalam perampokan bank, dalam kematian Sutton, dan mencatat penggelapan Gloria, informasi yang dia dapatkan dari Sutton. Dolly memberi tahu Gloria bahwa Harry mengatakan kepadanya bahwa dia menggunakan dana perusahaan untuk membayar Sutton. Dolly kemudian memberi tahu Gloria bahwa dia tidak akan pergi ke polisi dan bahwa dia dapat mempertahankan pekerjaannya di dealer mobil untuk membayar kembali uang yang dia curi. Percaya bahwa dia telah dipermainkan, Gloria yang patah hati meninggalkan Harry. Terjebak dan marah, Harry mencoba mencekik Dolly, tetapi tidak sanggup membunuhnya. Harry pasrah hidup bersama Dolly, dan meninggalkan kota bersamanya.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik sih di meja ada anglo di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasanya berisi air panas dan juga piring yang ada singkong goreng gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Hidup kita tetap sama kan Budi?" kata Eko.
"Ya tetap sama sih....hidup kita!" kata Budi.
"Sederhana!!!" kata Eko.
"Ya sederhana!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Budi mau cerita. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Noel tinggal dengan baik di Medan. Agama Noel adalah Hindu gitu. Demi hidup ini, ya harus kerja sih jadi Noel kerja dengan baik sih...jadi sopir angkot gitu. Kerjaan sopir angkot di jalankan dengan baik sama Noel, ya memang sih... berkompetisi dengan sopir angkot lain yang terpenting itu kompetisi sehat gitu jadi rezeki masing-masing gitu. Hasil dari kerjaan sopir angkot di syukuri dengan baik sih...Noel, ya dengan cara ibadah sesuai dengan ajaran Hindu gitu. Noel biasa sih ke warung kopinya Jolina gitu, ya karena kopi buatan Jolina...enak dan gorengan buatan Jolina...enak gitu. Sebenarnya Noel suka dengan Jolina, ya tapi Jolina sudah punya suami yang bernama Fattah gitu. Ya Fattah kerjaannya menjalankan bengkel motor gitu. Hubungan pertemanan Noel dan Jolina baik gitu. Kebiasaan Noel, ya membeli koran dan koran di baca dengan baik gitu. Berita di koran bagus-bagus gitu, ya paling menarik menurut Noel sih...cerpen Nariti, Romansa Danau Toba gitu. Afan baru berada di Medan sekarang gitu. Selama ini...Afan merantau di Jakarta gitu dan kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Demi permintaan Ayah dan Ibu, ya Afan memutuskan untuk pulang ke Medan gitu. Ya Afan agama Hindu. Afan merasakan perubahan di Medan, ya banyak manusia karena manusia kerjaannya beranak pinak gitu kalau urusan perkembangan ekonomi di Medan yang tahu sih orang-orang pemerintah yang menjalankan penelitian ini dan itu gitu. Afan bertemu dengan teman masa SMA, ya Noel. Ya Afan dan Noel ngobrol dengan baik di warung kopi Jolina...sambil menikmati minum kopi dan makan gorengan gitu. Memang sih.....yang di obrolin Noel dan Afan tentang lingkungan sosial masyarakat di Medan berdasarkan realita yang di jalankan Noel, ya dan juga ngobrolin tentang lingkungan sosial masyarakat di Jakarta berdasarkan realita yang di jalankan Afan gitu. Ya obrolan tentang pertandingan sepak bola berdasarkan berita di koran, ya di obrolin dengan baik sih....sama Noel dan Afan gitu. Afan yang tinggal baik di Medan, ya memutuskan untuk kerja di perusahaan gitu, ya jadi melamar kerjaan dengan baik gitu. Berkat dari usaha dan doa sesuai ajaran Hindu gitu, ya Afan kerja juga di perusahaan PT. MAJU gitu. Ya Afan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Kenzo gitu. Ya Kenzo menjalankan rumah tangga dengan baik sama Aqeela gitu. Ya Kenzo dan Aqeela agamanya Kristen Katolik gitu. Noel dan Afan tetap sih ngobrol di warung kopi Jolina, ya obrolan yang di obrolin Noel dan Afan tentang lingkungan sosial masyarakat di Bekasi, ya berdasarkan berita di koran gitu, ya dan juga berita tentang pertandingan tenis meja...di obrolin dengan baik sama Noel dan Afan gitu. Suatu hari Afan bertemu dengan teman masa SMA...Tiara gitu. Tiara beragama Hindu dan kerjaannya Tiara menjalankan usaha butik gitu. Status Tiara janda gitu. Kenapa Tiara Janda? Karena Tiara bercerai dengan Rangga gitu. Keadaan Rangga di penjara karena Rangga kerjaannya pengedar narkoba gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Tiara baik gitu. Memang sih Afan bercerita sama Noel tentang Afan bertemu dengan Tiara teman masa SMA gitu. Noel kenal Tiara, ya Tiara teman masa SMA...Noel gitu. Yang Noel masih ingat dengan baik sih...Afan suka dengan Tiara pada masa SMA gitu. Noel ingin tahu sih...apakah Afan masih menyimpan rasa suka sama Tiara pada masa SMA sampai sekarang gitu?. Afan memegang dadanya dengan baik gitu, ya rasa suka sama Tiara...masih di rasakan dengan baik gitu. Afan menegaskan dengan baik dengan berkata pada Noel "Aku masih suka Tiara". Noel senang saja sih...Afan suka dengan Tiara gitu. Memang cerita masa SMA, ya Afan berusaha menyatakan cinta sama Tiara gitu. Karena Tiara cantik, ya banyak cowok yang suka gitu. Pada akhirnya Tiara jadian sama Gibran gitu. Karena Tiara jadian sama Gibran jadi Afan tidak menyatakan cinta sama Tiara, ya rasa suka di simpan saja. Kisah Gibran sekarang sih, ya Gibran menjalankan rumah tangga dengan baik sama Sridevi gitu. Agama Gibran dan Sridevi adalah Hindu gitu. Kisah cinta Gibran dan Tiara telah lama putus gitu. Kerjaan yang di jalankan Gibran menjalankan usaha rumah makan gitu. Putus dari Gibran, ya Tiara jadian sama Rangga sampai menikah gitu. Afan yang masih suka sama Tiara, ya Afan berusaha dengan baik untuk jadian sama Tiara gitu. Noel mendukung sih....Afan jadian sama Tiara gitu. Noel sebenarnya sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Lyodra gitu. Ya Lyodra penjual jamu gendong gitu dan agama Lyodra adalah Hindu gitu. Memang sih...ada cowok yang suka dengan Lyodra gitu, ya cowok itu bernama Adit gitu. Ya Adit agama Hindu dan kerjaanya Adit sopir angkot gitu. Urusan Noel yang ingin jadian sama Lyodra jadinya Noel bersaing dengan Adit gitu. Persaingan sengit sih...Noel dan Adit urusan jadian sama Lyodra gitu. Cerita fantasinya, ya Noel dan Adit bertarung dengan baik di dunia fantasi gitu. Noel yang menjadi Trunks dan Adit yang menjadi Frieza, ya keduanya bertarung dengan sengit sih. Cerita kenyataannya, ya Lyodra memilih dengan baik sih...antara Noel dan Adit gitu. Dengan merasakan di dalam hati, ya Lyodra memilih Noel gitu. Jadi Adit di tolak Lyodra gitu. Cerita fantasinya, ya Noel yang menjadi Trunks dan Adit yang menjadi Frieza gitu, ya keduanya bertarung dengan sengit gitu. Trunks yang berubah menjadi Super Saiya 1 mengalahkan Frieza gitu. Keadaan Frieza terkapar di arena pertarungan gitu. Noel yang menjadi Trunks, ya Noel....senang menang gitu. Adit yang menjadi Frieza, ya Adit...kalah....kesal gitu. Cerita kenyataannya, ya Adit yang di tolak Lyodra, ya Adit menerima dengan baik gitu karena Lyodra telah adil sih...memilih cowok yang di sukai adalah Noel gitu. Noel dan Lyodra menjalankan kisah cinta yang baik gitu. Afan senang sih...Noel menjalin kisah cinta dengan Lyodra gitu. Noel dan Lyodra jalan bareng sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Medan tujuannya happy-happy gitu. Ya Afan yang berusaha jadian sama Tiara, ya Afan harus bersaing dengan mantan suami Tiara yang bernama Rangga gitu. Ya Rangga yang keluar dari penjara, ya Rangga ingin balikan sama Tiara gitu. Afan dan Rangga bersaing sih...urusan Tiara gitu. Cerita fantasinya, ya Afan yang menjadi Optimus Prime dan Rangga yang menjadi Megatron gitu. Optimus Prime dan Megatron bertarung dengan sengit gitu. Cerita kenyataannya, ya Tiara tidak mau balikan sama Rangga, ya Tiara dengan tegas menolak Rangga gitu. Tiara memilih lembaran baru dengan Afan gitu. Cerita fantasinya, ya Afan yang menjadi Optimus Prime dan Rangga yang menjadi Megatron, ya keduanya bertarung dengan sengit sih. Dengan seluruh kemampuan Optimus Prime....bisa mengalahkan Megatron gitu. Sedangkan keadaan Megatron terkapar di arena pertarungan gitu. Afan yang menjadi Optimus Prime, ya Afan senang menang gitu. Sedangkan Rangga yang menjadi Megatron, ya Rangga kesal...kalah gitu. Cerita kenyataannya, ya Rangga menerima sih di tolak Tiara, ya Rangga tidak bisa balikan dengan Tiara gitu. Rangga memutuskan untuk menjalankan hidupnya dengan baik, ya menjalankan usaha toko pakaian gitu dan Rangga terus ibadah dengan baik sesuai ajaran Hindu tujuannya jadi baik gitu, ya karena Rangga kapok masuk penjara karena jadi pengedar narkoba gitu. Afan yang jadian sama Tiara, ya keduanya menjalankan kisah cinta dengan baik gitu. Rasa Afan senang banget sih...bersama cewek yang di sukai dari masa SMA sampai sekarang...Tiara gitu. Noel senang sekali sih...Afan jadian dengan Tiara. Afan dan Tiara jalan bareng sih, ya keduanya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Medan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah persahabatan tokoh Noel dan tokoh Afan, ya dan kisah cinta," kata Eko.
"Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main catur saja!" kata Eko.
"Oke. Main catur!" kata Budi.
Budi mengambil papan catur di bawah meja, ya papan catur di taruh di atas meja. Eko dan Budi menyusun bidak catur di atas papan catur. Keduanya main catur dengan baik. Ya ceritanya di buat dengan baik sih...cukup lama sih tentang Eko dan Budi main catur gitu. Abdul datang juga sih ke rumah Budi, ya motor Abdul di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Abdul membawa kresek yang isinya makanan gitu, ya kresek di taruh di meja dan Abdul duduk dengan baik gitu.
“Emmm,” kata Eko.
“Abdul isi kresek apa?” kata Budi.
“Pop Mie….tiga buah,” kata Abdul.
“Pop Mie….isi dalam kresek,” kata Budi.
“Abdul bagi-bagi rezeki sama teman baiknya….aku dan Budi, ya makanan Pop Mie,” kata Eko.
“Emmm,” kata Abdul.
“Ngomong-ngomong Abdul…gimana kerjaan Abdul…dagang di pasar?” kata Budi.
“Kerjaan aku di pasar….sih…dagang sih…baik!” kata Abdul.
“Baik toh kerjaan…Abdul dagang di pasar!” kata Budi.
“Kerjaannya Eko dan Budi….jadi buruh di perusahaan gimana?” kata Abdul.
“Baik…kerjaan aku jadi buruh di perusahaan,” kata Budi.
“Baik sih kerjaan aku jadi buruh di perusahaan,” kata Eko.
“Baik toh!!! Kerjaan Eko dan Budi jadi buruh di perusahaan,” kata Abdul.
“Emmm,” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Keadaan lingkungan pasar…Abdul?” kata Budi.
“Yaaa lingkungan pasar kan, ya secara umum kan ragam suku….antara baik dan buruk perilaku manusia gitu….antara paham agama dan tidak paham agama gitu, ya 6 ajaran agama,” kata Abdul.
“Umum..toh!!!...ragam suku….antara baik dan buruk perilaku manusia gitu antara paham agama dan tidak paham agama, ya 6 ajaran agama,” kata Budi.
“Penilaian Abdul tentang lingkungan pasar…secara umum!!!” kata Eko.
“Ada cerita yang menarik apa tidak Abdul?” kata Budi.
“Cerita ini menarik sih menurut aku tapi kalau orang lain, ya apa menarik apa tidak?” kata Abdul.
“Ceritain saja Abdul…cerita yang menurut Abdul menarik!” kata Eko.
“Ceritain…Abdul!” kata Budi.
“Ya ceritanya sih…tentang orang tua kaya dan orang tua miskin yang punya anak gitu. Memang orang tua punya anak di didik dengan baik dengan tujuannya menjalankan hidup ini di jalan baik gitu. Anak memang ada yang susah di didik gitu. Cerita relita, media ini dan itu, ya sampai film dan sinetron…tentang anak yang susah didik sama orang tua jadinya tuh anak bertindak semau-maunya gitu. Orang tua kaya dan orang tua miskin yang punya anak yang susah didik, ya tuh anak bertindak semau-maunya gitu…..bikin marah orang tua gitu. Sampai-sampai orang tua yang marah berkata “Seadainya tidak punya anak gitu, ya aku tidak akan marah semurka ini karena kelakuan anak ku yang buruk”. Orang tua yang mengingat nasehat sih tentang bersabar mendidik anak gitu. Hidup di Bandar Lampung, ya 6 ajaran agama berkembang dengan baik jadi di buat secara umum sih…nasehatnya dari ahli agama sih…harus bersabar mendidik anak gitu. Orang tua bersama ahli agama berusaha dengan baik merubah perilaku anak yang buruk jadi baik gitu. Anak sadar jadinya sih, ya berubah sih dari perilaku buruk jadi baik gitu. Orang tua kaya dan orang tua miskin…senang dengan anaknya yang perilakunya baik gitu. Begitulah ceritanya!!!” kata Abdul.
“Cerita yang bagus!!!” kata Budi.
“Cerita yang bagus!!!” kata Eko.
“Emmm,” kata Abdul.
“Orang tua memang harus bersabar dengan baik mendidik anaknya,” kata Budi.
“Sabar dengan baik mendidik anak,” kata Eko.
“Emmm,” kata Abdul.
“Makan Pop Mie Eko, Abdul!!!” kata Budi, ya Budi mengambil Pop Mie di dalam kresek gitu.
“Ok…makan Pop Mie!” kata Eko, ya Eko mengambil Pop Mie di kresek gitu.
“Ok…makan Pop Mie!” kata Abdul, ya Abdul mengambil Pop Mie di kresek gitu.
Budi, Eko, dan Abdul membuat Pop Mie dengan baik gitu, ya ceritanya sih…di buat dengan baik sih….ketiganya telah membuat Pop Mie dan di makan dengan baik sih Pop Mie yang enak sih rasanya gitu.
No comments:
Post a Comment